MOTIVASI
Istilah dan Pengertian Motivasi
Menurut Sedarmayanti (2000:14) “ Secara etimologi, Motivasi berasal dari Bahasa Latin, yaitu dari kata movere yang berarti menggerakkan
atau to move.
Menggerakan merupakan proses pemberian motivasi kerja kepada para pegawai sehingga mereka mau bekerja denga semangat kerja
yang tinggi untuk mencapai tujuan organisasi”
Menurut A.A Anwar Prabu Mangkunegaran (2006:61) :
“Motivasi terbentuk dari sikap (attitude) karyawan dalam menghadapi situasi kerja di perusahaan (situation).
Motivasi merupakan kondisi atau energi yang mennggerakkan diri karyawan yang terarah atau tertuju untuk mencapai tujuan organisasi perusahaan.
Sikap mental karyawan yang pro dan positif terhadap situasi kerja itulah yang memperkuat motivasi kerjanya untuk mencapai kinerja maksimal.
Isitilah dan Pengertian Motivasi
Teori Motivasi
TEORI
MOTIVASI KEPUASAN
TEORI
MOTIVASI
PROSES
Teori Motivasi Proses
TEORI HARAPAN
Teori harapan ini didasarkan atas harapan (expectancy), nilai (valence) dan pertautan (instrumentality). (Azhar Arsyad, 2002: 74)
TEORI KEADILAN
Teori ini didasarkan pada asumsi bahwa individu, yang bekerja dalam rangka memperoleh tukaran imbalan dari organisasi, dimotivasi oleh suatu keinginan untuk diperlakukan adil di pekerjaan. (Kreitner dan Kinicki, 2005: 293)
TEORI PENGUKUHAN
Teori ini didasarkan atas hubungan sebab dan akibat dari perilaku dengan pemberian kompensasi. Teori pengukuhan ini terdiri atas dua
jenis pengukuhan, yaitu pengukuhan positif dan pengukuhan negatif.
(Robbins dan Judge, 2008: 244)
Teori
Motivasi Kepuasan
Motivasi para pekerja hanya untuk dapat memenuhi kebutuhan dan kepuasan biologis saja, yaitu kebutuhan yang diperlukan untuk mempertahankan
kelangsungan hidup seseorang.
TEORI MOTIVASI KLASIK ( Frederick Winslow Taylor. )Teori
01
Pertama, kebutuhan-kebutuhan manusia dapat disusun dalam satu hirarki dari kebutuhan terendah sampai kebutuhan tertinggi.
Kedua, kebutuhan yang telah terpuaskan berhenti menjadi motivator utama dari perilaku.
Manusia akan didorong untuk memenuhi kebutuhan yang paling kuat sesuai waktu,
keadaan dan pengalaman yang bersangkutan mengikuti suatu hirarki.
TEORI HIERARKI KEBUTUHAN MASLOW
02
TANGG A KE BUTUHAN menurut A.H. MASLOW
TKT. KEBUTUHAN
USIA / KEDEWASAAN PSIKOLOGIS
PSIKOLOGICAL / BASIC NEEDS (KEBUTUHAN DASAR / FISIOLOGIS) Ex. Makan, Minum, Udara, Sekresi, dll
1
SAFETY / SECURITY NEEDS ( KEBUTUHAN
KEAMANAN ) Ex. Perlindungan, Peraturan, Jaminan, Pakaian, Senjata, Rumah, dll
2
AFFECTION / BELONGING / SOCIAL NEEDS (KEBUTUHAN KASIH SAYANG / SOSIAL) Ex.
Teman, Sahabat, Pacar/Istri/Suami/ , Keluarga, dll
3
SELF ESTEEM NEEDS (KEBUTUHAN PENGHARGAAN DIRI) Ex. Status, Harkat, Martabat, Prestise, dll
4
SELF ACTUALIZATION NEEDS
(KEBUTUHAN KEBOLEHAN DIRI) Ex.
Karya Prestasi, Ilmu Pengetahuan, Keterampilan, Keahlian, dll
5
prestasi status
sosial
keamanan
makan
K E B U T U H A N
USIA KEMATANGAN
HUBUNGAN USIA DENGAN TINGKAT KEBUTUHAN
03
04
TEORI DUA FAKTOR DARI HERZBERG
a. Faktor yang dapat memotivasi (motivation factor)
b. Faktor Kebutuhan Kesehatan Lingkungan Kerja (hygiene factor)
TEORI PRESTASI DARI MC CLELLAND
Mc Clelland menyatakan bahwa ketika muncul suatu kebutuhan yang kuat di dalam diri seseorang, kebutuhan tersebut memotivasi dirinya untuk menggunakan perilaku yang dapat mendatangkan kepuasannya. (J. Winardi, 2007:81)
MANUSIA :
* MAKHLUK BIOLOGIS
* MAKHLUK SOSIAL
LINGKUNGAN
TIGA MOTIVE SOSIAL
TIGA MOTIVE SOSIAL :
1. MOTIVE BERSAHABAT ( AFFILIATION MOTIVE ) 2. MOTIVE BERKUASA ( POWER MOTIVE )
3. MOTIVE BERPRESTASI (ACHIEVEMENT MOTIVE )
• KEKUATAN MASING-MASING MOTIVE PADA
SESEORANG TIDAKLAH SAMA, JUGA MOTIVE ORANG YANG SATU BERBEDA DENGAN MOTIVE ORANG
YANG LAIN
3 MOTIVE SOSIAL
PROF. DR. DAVID C. McCLELLAND
• KURANG MENGHIRAUKAN ORANG LAIN
• LINGKUNGAN DAN KAWAN ADALAH ALAT UNTUK MENCAPAI TUJUAN
• SELALU INGIN MENCAPAI HASIL YANG LEBIH BAIK DAN MERASA PUAS BILA BERPRESTASI
• BERUSAHA MELAKUKAN SESUATU DENGAN CARA YANG KREATIF DAN INOVATIF
• INGIN MENGUASAI ORANG LAIN
• TIDAK PEDULI DENGAN PERASAAN ORANG LAIN
• BERUSAHA MENOLONG ORANG LAIN TANPA DIMINTA
• MENGUTAMAKAN KEAKRABAN
• SUKA MEMPERHATIKAN ORANG LAIN
MOTIVE BERSAHABAT
MOTIVE BERKUASA
MOTIVE BERPRESTASI
Umpan Balik Motivasi
Feed back ( umpan balik )
adalah pengetahuan yang diperoleh berkenaan suatu tugas, perbuatan
atau respon yang diberikan
( Rusli Lutan, 1988 : 300 ).
Umpan Balik Motivasi
Penguatan yang membuat
pegawai tetap melanjutkan hal yang mereka kerjakan.
Connella (2003) menyebutkan 5 prinsip umpan balik positif sbb:
Berikan penguatan secepatnya
Berikan penguatan setiap ada perkembangan, tidak hanya pencapaian prestasi
Berikan penguatan yang spesifik
Terus berikan penguatan pada perilaku baru
Berikan penguatan untuk kebiasaan yang baik secara teratur
Umpan Balik Positif
Bagaimana kita menangani pegawai yang tidak sesuai dengan ekspektasi yang ada.
Collbert dan Knapp (dalam Spenger: 2011) menjelaskan langkah-langkah sbb:
Fokus pada evaluasi
Tunjukan tujuan awal
Identifikasi tanggung jawab
Komunikasikan komponen spesifik
Diskusikan rencana tindakan baru
Konfirmasi hasil yang benar
Umpan Balik Negatif
Membuat kerja menjadi menarik
Ciri-Ciri Supervisor yang Memiliki Motivasi Tinggi
Menciptakan ekspektasi yang tinggi
Menyiapkan reward yang berarti
Menghubungkan reward dengan unjuk kerja
Memperlakukan karyawan Sebagai individu unik
Mendorong partisipasi staff
Menyiapkan umpan balik
Ciri-Ciri Karyawan yang memiliki Motivasi Tinggi
01
03 05
06
02 04
Menyukai tanggung jawab untuk memecahkan masalah
Cenderung menetapkan target yang sulit dan
berani mengambil risiko Memiliki tujuan
yang jelas dan realistik
Memiliki rencana kerja yang menyeluruh
Lebih mementingkan umpan balik yang nyata tentang hasil prestasinya
Senang dengan tugas yang dilakukan dan selalu ingin menyelesaikan
dengan sempurna
CIRI - CIRI SUPERVISOR DENGAN MOTIVASI BERPRESTASI RENDAH
01 02 03 04 05
Tidak komunikati
f
Berfikir lambat
Tidak
mendukung tim
Rasa ingin tahu rendah
Hanya
mementingkan diri
sendiri
Ciri-Ciri Karyawan yang memiliki Motivasi Rendah
01
02 04 03
karyawan akan berhenti terlibat. Mereka cenderung terlambat masuk kerja atau sering ijin sakit.
Melepaskan diri
Karyawan tidak mau mengambil tugas baru.
Tidak mengambil insiatif Karyawan tidak menghadiri konferensi/
pelatihan, atau tidak mau belajar hal baru Kehilangan minat mengembangkan diri
Jika karyawan tidak peduli lagi, maka semua ide
& pendapat hanya mengendap di pikirannya.
Menjaga ide dan pendapatnya untuk diri sendiri
Mendapatkan penghasilan
Penghasilan
01
Makin hebat suatu pekerjaaan yang diemban, maka makin prestisius orang tersebut.
Status
02
selalu meningkatkan kemampuan diri dengan belajar terus menerus dalam hal bisnis, skill, komunikasi, manajemen, leadership, .
Target Karir
03
Terkadang suatu pekerjaan dianggap tidak cocok dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman, sehingga pekerjaan sekarang dianggap batu loncatan semata untuk mendapatkan karir yang lebih baik di bidang lain.
Batu Loncatan
04
Motivasi dalam
Bekerja
Motivasi dalam Bekerja
05
Mereka yang baru lulus alias fresh graduatemenggunakan alasan ini sebagai motivasi utama untuk mendapatkan pengalaman agar bisa mempercantik CV mereka.Mencari Pengalaman
06
Karyawan yang bekerja karena panggilan jiwa yaitu bila pekerjaannya itu sesuai dengan passion dan cita-citanya.Panggilan Jiwa
07
Orang dengan motivasi ini berharap pekerjaan mereka bisa memberikan bantuan dan manfaat untuk banyak orang sehingga mereka bersemangat.Manfaat untuk Orang Lain
DAFTAR PUSTAKA
Sabdono, Andhy. 2016. Penguatan, Umpan Balik, dan Motivasi Dasar. Tesis.
Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.
https://www.qerja.com/journal/view/353-tujuh-motivasi-dalam-pekerjaan-yang-mana-mo tivasi-anda/
(Diakses pada 11 November 2020)
http://file.upi.edu/Direktori/FPEB/PRODI._MANAJEMEN_FPEB/197507042003121-AS KOLANI/Makalah_Motivasi.pdf
(Diakses pada 12 November 2020)
https://www.liputan6.com/bisnis/read/2414203/4-tanda-karyawan-mulai-kehilangan-moti vasi-kerja
(Diakses pada 12 November 2020)
https://slideshare.net/mobile/arman_muh/motivasi-supervise-dan-pendelegasian (Diakses pada 11 November 2020)