• Tidak ada hasil yang ditemukan

Observasi Tekstur dan Konsistensi Tanah

N/A
N/A
Epi Rahayu

Academic year: 2024

Membagikan "Observasi Tekstur dan Konsistensi Tanah"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

LEMBAR KERJA MAHASISWA

Kelompok : Tanggal :

Lokasi :

Tabel 1.Hasil Pengamatan Tekstur Tanah dan Konsistensi tanah No/kode

sampel tanah

koordinat Tekstur

Tanah Konsistensi tanah basah Konsistensi tanah lembab Konsistensi tanah kering Warna tanah kelekatan Plastisitas

so ss s vs po sp p vp l vr f t vt et I s sh h vh eh hue value chroma warna

tanah

(2)

Keterangan :

Tanah Basah/wet : kandungan air di atas kapasitas lapang a. Kelekatan: kekuatan adhesi (melekat) dengan benda lain

so = non-sticky/tidak lekat - tidak melekat pada jari tangan atau benda lain ss = slightly sticky/agak lekat- sedikit melekat pada jari tangan atau benda lain s = sticky/lekat - melekat pada jari tangan atau benda lain

vs = very sticky/sangat lekat- sangat melekat pada jari tangan atau benda lain b. Plastisitas– menunjukkan kemampuan tanah membentuk gulungan

po = non plastic/tidak plastis - tidak dapat membentuk gulungan tanah

sp = slight plastic/agak plastis - hanya gulungan tanah kurang dari 1 cm dapat terbentuk

p = plastic/plastis - dapat membentuk gulungan tanah lebih dari 1 cm, diperlukan sedikit tekanan untuk merusak gulungan tersebut vp = very plastic/sangat plastis - diperlukan tekanan besar untuk merusak gulungan tersebut

Tanah Lembab/medium (m) : kandungan air mendekati kapasitas lapang

l = loose/lepas - butir-butir tanah terlepas, satu dengan lainnya tidak terikat, melekat bila di tahan -> pasir

vr = very friable/sangat gembur - dengan sedikit tekanan mudah bercerai, bila digenggam mudah menggumpal, melekat bila ditekan -> dipengaruhi bahan organik f = friable/gembur- bila diremas dapat bercerai, bila digenggam masa tanah bergumpal, melekat bila ditekan

t = firm/teguh- masa tanah tahan terhadap remasan, dengan tekanan besar

vt = very firm/sangat teguh - masa tanah tahan terhadap remasan, tidak mudah berubah bentuk

et = extremely firm/amat sangat teguh- masa tanah sangat tahan terhadap remasan, bila digemgam bentuk tidak berubah Tanah Kering/dry : kadar air kurang dari titik layu permanent

l = loose/lepas- butir-butir tanah terlepas, satu dengan lainnya tidak terikat, melekat bila di tahan s = soft/lunak

sh = slightly hard/agak keras h = hard/keras

vh = very hard/sangat keras

eh = extremely hard/amat sangat keras

(3)

Tabel 2.Pengamatan Tekstur Tanah Di Lapangan Kekasaran Kelicinan Kelengketan

dan plastisitas

Pembentukan bola dan benang tanah

Kelas tekstur (12

kelas USDA) Tidak kasar

atau agak kasar

Tidak licin Sangat lengket dan plastis

Bola sangat kohesip, benang tanah mudah dibentuk cincin, sangat mengkilat

Liat (Clay)

Cukup licin seperti sutera halus

Sangat lengket dan plastis

Bola sangat kohesip, benang tanah dapat dibentuk cincin, sangat mengkilat

Liat berdebu (Silty clay)

Cukup lengket dan plastis

Kohesip, benang kohesip, benang tanah dapat dibentuk cincin, cukup mengkilat

Lempung liat berdebu (Silty clay loam) Sangat

licin dan seperti sutera

Sedikit sekali lengket dan plastis

Bola cukup kohesip, sukar dibentuk benang tanah, agak mengkilat

Debu (silt)

Sangat licin dan seperti sutera

Hampir tidak lengket dan plastis

Bola cukup kohesip, benang tanah sukar untuk dibentuk, tidak mengkilat

Lempung berdebu (silt loam) Agak kasar

sampai cukup kasar

Sedikit licin

Cukup lengket dan cukup plastis

Bola sangat kohesif, benang tanah dapat dibentuk cincin

Lempung berliat (Clay loam) Cukup kasar Tidak licin Sangat

lengket dan plastis

Bola sangat kohesip, benang tanah sukar dibentuk cincin, sangat mengkilat

Liat berpasir (sandy clay) Cukup kasar Tidak licin Sangat

lengket dan plastis

Bola cukup kohesip, benang panjang, sukar dibentuk cincin, cukup mengkilat

Lempung liat berpasir (Sandy Clay loam) Cukup kasar Agak licin Agak lengket

dan plastis

Bola cukup kohesip, sukar dibentuk benang

Lempung (loam) Sangat

kasar

Tidak licin Tidak lengket dan plastis

Bola agak kohesip, tidak dapat dibentuk benang

Lempung berpasir (sandy loam) Sangat

kasar sekali

Tidak licin Tidak lengket dan plastis

Bola agak kohesip, tidak dapat dibentuk benang

Pasir berlepung (loam sand) Bola mudah pecah/tidak

kohesip

Pasir (sand)

Referensi

Dokumen terkait

Hasil dari penelitian ini adalah sifat fisik tanah pada perkebunan kelapa sawit di Desa Kotasan yang cocok untuk ditanami tanaman kelapa sawit adalah

Tujuan praktikum ilmu tanah adalah untuk mengetahui profil suatu tanah, tekstur tanah di lapangan, konsistensi tanah, kadar air tanah, kerapatan partikel dan kerapatan massa

Tujuan praktikum ilmu tanah ini adalah untuk mengetahui tentang profil tanah, tekstur tanah, konsistensi tanah, kadar air tanah, kerapatan partikel dan massa tanah, keasaman

PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Tekstur merupakan salah satu sifat fisik tanah yang sangat berpengaruh terhadap kemampuan tanah menyimpan air dan unsur hara bagi tanaman.. Tanah

Dokumen berisi observasi tentang beberapa aspek belajar siswa di TP

Dokumen ini berisi formulir untuk observasi kinerja Kepala

Kadar P-tersedia tanah Hasil analisa tanah awal menunjukkan bahwa Ultisol memiliki kandungan P-tersedia sangat rendah yakni sebesar 4,03 ppm tekstur lempung berliat dan 2,73 ppm

Dokumen berisi catatan observasi dan refleksi guru dalam proses pengembangan