• Tidak ada hasil yang ditemukan

Organisasi dan Manajemen Pelayanan Kesehatan

N/A
N/A
muhammad alvi

Academic year: 2024

Membagikan "Organisasi dan Manajemen Pelayanan Kesehatan"

Copied!
213
0
0

Teks penuh

Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa pengertian organisasi adalah suatu sarana kerja sama antara orang-orang untuk mencapai tujuan bersama dengan menggunakan sumber daya yang dimilikinya (Satrianegara, 2009). Berdasarkan pengertian umum organisasi, kita dapat menyimpulkan bahwa pengertian organisasi pelayanan kesehatan adalah suatu sarana kerjasama antar manusia untuk mencapai tujuan bersama yaitu menyehatkan masyarakat dengan menggunakan sumber daya yang dimilikinya.

Unsur Organisasi

Dimock mengatakan bahwa organisasi adalah suatu gabungan sistematis dari bagian-bagian yang saling bergantung/terkait untuk membentuk satu kesatuan yang utuh melalui wewenang, koordinasi dan pengawasan dalam upaya mencapai tujuan tertentu (Satrianegara 2009). Kemampuan bekerja adalah kemampuan mempengaruhi orang lain dan kemampuan melaksanakan prinsip-prinsip organisasi.

Ciri-Ciri Organisasi

Ligkungan Organisasi

Dimensi Ekonomi. Dimensi ekonomi adalah kesehatan dan vitalitas keseluruhan dari sistem

Dimensi Teknologi. Dimensi ini merefleksikan metode-metode yang tersedia untuk mengubah

Lingkungan tugas (task environment), disebut juga lingkungan yangberpengaruh langsung kepada

Ringkasan

Evaluasi

Fais-Sitti Saleha, 2009, Buku Ajar Organisasi dan Manajemen Pelayanan Kesehatan dan Kebidanan, Penerbit Salemba Medika, Jakarta.

Prinsip-prinsip Organisasi

Secara fungsional, seorang pegawai dalam suatu organisasi harus mempunyai kejelasan tugas dan wewenang, kegiatan, hubungan kerja dan juga tanggung jawab pekerjaan. Prinsip Keseimbangan adalah keseimbangan antara struktur organisasi yang efektif dengan tujuan organisasi. Dalam kaitannya dengan prinsip keseimbangan ini, penataan struktur organisasi harus selaras dengan tujuan organisasi.

Struktur Organisasi

Rantai komando, merupakan aliran komando dan wewenang yang berkaitan dengan tanggung jawab tingkatan dalam suatu organisasi. Manajer dengan mudah mengetahui tugas, tanggung jawab dan wewenangnya serta tugas, tanggung jawab dan wewenang bawahannya.

Ringkasan

Menurut (Robbins dan Coulter, 2004) dalam (Ardana et al, 2008), struktur organisasi adalah kerangka formal suatu organisasi di mana tugas-tugas kerja dibagi, dikelompokkan dan dikoordinasikan. Struktur organisasi adalah pembagian orang-orang dalam jabatan tertentu, serta peran dan hubungannya satu sama lain melalui saluran yang berbeda.

Evaluasi

Tujuan Pembelajaran

Definisi dan Ruang lingkup SKN

Landasan SKN menurut Depkes RI (2009) meliputi

Dasar-dasar acuan SKN

Landasan operasionalnya mencakup seluruh ketentuan hukum mengenai penyelenggaraan SKN dan pembangunan kesehatan. Keadilan gender merupakan suatu proses untuk bersikap adil terhadap laki-laki dan perempuan dalam pembangunan kesehatan.

Tujuan dan Kedudukan SKN

Keberhasilan pembangunan kesehatan sangat ditentukan oleh dukungan sistem nilai dan budaya masyarakat yang secara kolektif terintegrasi ke dalam berbagai sistem sosial. Di sisi lain, sebagai sistem sosial yang sudah ada, termasuk potensi sektor swasta untuk berperan aktif sebagai mitra dalam pembangunan kesehatan, dilaksanakan sesuai dengan SKN.

Subsistem SKN

Pendanaan untuk layanan kesehatan perorangan diberikan melalui partisipasi dalam asuransi kesehatan yang diatur pemerintah. Subsistem manajemen dan informasi kesehatan merupakan bentuk dan cara pelaksanaan yang memadukan berbagai upaya kebijakan kesehatan, penyelenggaraan kesehatan, peraturan hukum kesehatan, pengelolaan data dan informasi kesehatan yang mendukung subsistem KNS lainnya untuk menjamin tercapainya tingkat yang lebih tinggi. . kesehatan masyarakat adalah sebuah kenyataan.

RINGKASAN

EVALUASI

Definisi Manajemen

Stoner, Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, dan penggunaan sumber daya organisasi lainnya untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditentukan. Stoner, Manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian usaha anggota organisasi, serta menggunakan seluruh sumber daya yang ada dalam organisasi untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditentukan sebelumnya.

Fungsi Manajemen

Menurut Sofyandi dan Gamiwa (2007), pengawasan adalah setelah tujuan ditetapkan, rencana dirumuskan, pengaturan struktural telah dibuat dan orang-orang telah dipekerjakan, dilatih dan dimotivasi, masih ada kemungkinan terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan. .

Efisiensi dan Efektivitas Manajemen

Sebagai suatu proses kegiatan, manajemen diartikan sebagai serangkaian kegiatan yang dimulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pengkoordinasian apa yang direncanakan, sampai pada pengawasan dan pengendalian agar sesuai dengan yang direncanakan. Penekanan dalam menyebut manajemen sebagai suatu profesi adalah pada kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok orang atau manajer dengan menggunakan keterampilan tertentu.

Bidang-Bidang Manajemen 1. Bidang Pemasaran

Bidang operasional (produksi) merupakan suatu bidang dalam perusahaan yang bertugas mengurusi kegiatan-kegiatan yang diperlukan bagi terlaksananya proses produksi. Seperti bidang manajemen lainnya, sektor keuangan juga mempunyai peranan yang menentukan keberhasilan perusahaan.

Tingkatan Manager Dan Tanggung Jawabnya

Organisasi

Barnerd (1938) mengatakan dalam bukunya “The Executive Function” bahwa: “Organisasi adalah suatu sistem kerja sama antara dua orang atau lebih” (saya mendefinisikan organisasi sebagai sistem kerja sama dua orang lagi, Stoner mengatakan bahwa organisasi suatu pola). hubungan yang melaluinya orang-orang di bawah arahan atasannya mengejar tujuan bersama.

Bentuk Organisasi a. Bentuk Organisasi Staff

Merupakan organisasi yang kekuasaan organisasinya mengalir dari puncak organisasi dan dijalankan langsung oleh para pejabat yang mengarahkan unit-unit dalam organisasi tersebut. Dengan demikian, struktur/skema organisasi akan mempunyai grafik yang berbeda-beda tergantung dari komponen-komponen yang menyusun organisasi tersebut, dan sangat dipengaruhi oleh visi dan bentuk organisasi.

Hubungan Manajemen Dan Organisasi

Secara umum fungsi manajemen terbagi menjadi beberapa fungsi yaitu perencanaan, koordinasi, pengawasan dan pengendalian kegiatan dengan tujuan agar berhasil dan berhasil mencapai tujuan yang diinginkan. Organisasi berarti sekelompok orang (2 orang atau lebih) yang secara formal bersatu dalam kerja sama untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.

RINGKASAN

Untuk mengembangkan organisasi yang baik dan dapat mencapai tujuannya, diperlukan pula manajemen yang baik.

EVALUASI

Tinjauan Pustaka

Persuasi rasional adalah penggunaan logika dan informasi untuk mempengaruhi orang agar menerima perubahan. Strategi ini melibatkan keterlibatan orang lain untuk mengidentifikasi apa yang diperlukan untuk suatu perubahan dan untuk mencapai apa yang diinginkan dari suatu perubahan.

Ringkasan

Evaluasi

Pengertian Budaya Organisasi

Jadi menurut Victor S.L Tan dalam Tunggal (2007) mengemukakan bahwa budaya organisasi. adalah suatu norma yang terdiri dari keyakinan, sikap, nilai-nilai inti dan pola perilaku orang-orang dalam suatu organisasi. Tahap terakhir, dalam rangka melestarikan budaya organisasi, dilakukan pembelajaran terhadap anggota baru dalam organisasi.

Dimensi Budaya Organisasi

Ciri-ciri derajat struktur juga dilihat dari kejelasan kebijakan dan prosedur yang dimiliki organisasi dalam menangani suatu subjek dalam organisasi. Organisasi yang memiliki budaya ini akan berusaha memahami konflik-konflik yang ada dan berusaha menyelesaikan konflik-konflik tersebut. g) dukungan emosional, keadaan organisasi dalam menunjukkan minat tulusnya terhadap kesejahteraan karyawan dengan mengetahui dan menyikapinya.

Komitmen Organisasi

Nilai-nilai inti tersebut terdiri dari ciri-ciri (a) kepekaan organisasi terhadap kebutuhan pelanggan dan karyawan, (b) keinginan organisasi untuk mendapatkan ide-ide baru dari karyawan (c) kesediaan organisasi untuk mengambil risiko kerja (d) apresiasi yang diberikan organisasi kepada karyawan (e) organisasi menerima jenis pilihan komunikasi yang tersedia dan (f) sikap ramah dan menyenangkan antar karyawan dalam organisasi. Susanto (1997) memberikan definisi budaya organisasi sebagai nilai-nilai yang menjadi pedoman sumber daya manusia dalam menghadapi permasalahan eksternal dan upaya adaptasi integrasi dalam perusahaan sehingga setiap anggota organisasi harus memahami nilai-nilai yang ada dan bagaimana cara mewujudkannya. harus bertindak atau berperilaku.

Karakteristik Budaya Organisasi

Arah berarti sejauh mana suatu organisasi atau perusahaan dapat dengan jelas menciptakan tujuan dan harapan yang diinginkan. Integrasi berarti sejauh mana suatu organisasi atau bisnis dapat mendorong unit-unit organisasi untuk bekerja secara terkoordinasi.

Konsep Manajemen Sumber Daya Kesehatan

Menurut Kurniati dan Efendi (2012), pengertian lain dari tenaga kesehatan adalah setiap orang yang mengabdikan dirinya pada bidang kesehatan, serta mempunyai pengetahuan dan keterampilan melalui pelatihan di bidang kesehatan, yang pada jenis tertentu memerlukan kewenangan untuk melakukan intervensi kesehatan. Dalam PP 32 UU 36 Tahun 2009 ditentukan tenaga keperawatan (perawat dan bidan), tenaga kesehatan (epidemiologi kesehatan, entomologi kesehatan, mikrobiologi kesehatan, penyuluh kesehatan, tenaga penyelenggara kesehatan dan sanitasi, tenaga gizi (ahli gizi dan ahli gizi), keterampilan fisik (fisioterapis, terapis okupasi, dan terapis bicara), serta tenaga teknis medis (radiografer, radioterapis, teknisi gigi, teknisi elektromedis, analis kesehatan, ahli refraksi optik, ortotik, teknisi transfusi, dan perekam medis, dan penempatan staf berdasarkan harapan of the right man in the right place dan the right man in it right jobs (penempatan pegawai pada tempat yang tepat dan posisi yang tepat).

Aktivitas Manajemen Sumber Daya Manusia

Misalnya, perencanaan SDM harus memastikan sumber daya tenaga kerja yang bervariasi untuk memenuhi jumlah pekerja yang ditentukan oleh peraturan perundang-undangan. Kompensasi diberikan kepada pekerja yang melakukan pekerjaan organisasi seperti pembayaran, insentif dan tunjangan.

Strategi Implementasi Manajemen Sumber Daya Manusia Kesehatan

Strategi penerapan Manajemen Sumber Daya Manusia melibatkan pemilihan siapa yang memiliki kualifikasi dan cocok untuk memegang posisi dalam suatu organisasi (orang di tempat yang tepat) dan bagaimana kualifikasi tersebut dapat dipertahankan dan dikembangkan seiring berjalannya waktu. Selain direktur utama, bagian yang bertanggung jawab dan berfungsi dalam pengelolaan urusan SDM adalah bagian SDM yang disebut juga dengan departemen personal (Masruroh, 2015).

Ringkasan

Sumber daya manusia merupakan aset strategis yang paling penting; peran sumber daya manusia semakin dirasakan oleh organisasi pelayanan kesehatan, baik puskesmas maupun rumah sakit serta organisasi pelayanan kesehatan.

Evaluasi

Pengertian Kepemimpinan / Leadership

Jadi, kepemimpinan adalah suatu kegiatan untuk mempengaruhi perilaku orang lain agar terarah untuk mencapai tujuan tertentu (Miftah, 1997). Pemimpin adalah seseorang yang aktif merencanakan, mengkoordinasikan, melakukan percobaan, dan mengarahkan pekerjaan untuk mencapai tujuan bersama.

Tugas Dan Peran Pemimpin

Seorang pemimpin bertanggungjawab mengatur tugas, melaksanakan tugas, membuat penilaian, untuk mencapai hasil yang terbaik.

Prinsip Dasar Kepemimpinan

Seorang pemimpin harus mampu dan mau bekerja dalam jangka waktu yang lama dan dalam kondisi yang tidak ditentukan. Seorang pemimpin mempercayai orang lain, termasuk staf bawahannya, sehingga mereka termotivasi dan mempertahankan pekerjaan dengan baik.

Kriteria Pemimpin

Peranan Pemimpin

Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Kepemimpinan 1. Karateristik pribadi

Ringkasan

Evaluasi

Definisi Konlik

Aflazur Rahim mendefinisikan konflik organisasi sebagai “suatu proses interaktif yang memanifestasikan dirinya dalam hal-hal seperti ketidakcocokan, perselisihan atau ketidakteraturan baik dalam diri individu maupun antar entitas sosial seperti individu, kelompok atau organisasi. Ian Brooks mendefinisikan konflik organisasi sebagai “..menjadi jelas, ketika setidaknya satu pihak merasa bahwa konflik itu ada dan di mana kepentingannya berada.

Kategori Konflik

Konflik penghindaran-penghindaran, misalnya orang dihadapkan pada sesuatu yang mempunyai nilai positif dan negatif sekaligus. Contohnya seperti dalam bidang ekonomi dimana Amerika Serikat dan negara lain dianggap sebagai salah satu bentuk konflik, dan konflik ini biasa disebut persaingan. Berdasarkan pengalaman, konflik ini tampaknya mengarah pada pengembangan produk baru, teknologi baru dan layanan baru, harga lebih rendah dan penggunaan sumber daya lebih efisien.

Proses Konflik

Konflik antar kelompok dalam satu organisasi yang sama Konflik ini merupakan jenis konflik yang sering terjadi dalam organisasi. Konflik yang dirasakan: kesadaran satu atau lebih pihak akan adanya konflik, menciptakan peluang munculnya konflik.

Metode Penyelesaian Konflik a. Accomodation (akomodasi)

Peran Pimpinan Dalam Penyelesaian Konflik

Ringkasan

Konsep Pelayanan Publik

Dengan SPM maka penyampaian pelayanan publik yang diberikan pemerintah daerah kepada masyarakat akan lebih terjamin. Pengelola penyedia layanan publik atau pejabat yang ditunjuk bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan dan menyelesaikan keluhan/masalah dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

Tingkat Kepuasan Pelayanan Publik Pada Puskesmas 1. Analisis Indikator Kepuasan Masyarakat

Penerapan Kebijakan Pelayanan Publik Bagi Masyarakat Dengan Kebutuhan Khusus

Pelayanan sosial kepada lanjut usia bersifat sementara dilaksanakan pada siang hari pada waktu-waktu tertentu. Eksperimen dengan Trauma Center for the Elderly di 5 lokasi yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta, NTB dan Makassar.

Tatalaksana Dan Model Pelayanan Publik

Ini adalah model kelembagaan atau prediktif di mana kebijakan yang diterima adalah layanan yang stabil, kelembagaan, dan stabil. Model ini bersifat komprehensif dimana bentuk kebijakan yang diambil tidak bersifat spesifik dan parsial, beberapa permasalahan yang saling terkait diatur dan dirumuskan secara terpadu dalam satu bentuk.

Pengertian Puskesmas

Sebagai Unit Pelaksana Teknis Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota (UPTD), Puskesmas mempunyai peranan dalam melaksanakan sebagian tugas teknis operasional Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan merupakan unit pelaksana tingkat pertama dan pelaksana pembangunan kesehatan di daerah. Indonesia. Dinas kesehatan kabupaten/kota bertanggung jawab atas terselenggaranya seluruh upaya pembangunan kesehatan di wilayah kabupaten/kota, dan Puskesmas hanya bertanggung jawab atas sebagian upaya pembangunan kesehatan yang dibebankan oleh dinas kesehatan kabupaten/kota. melayani. sesuai kemampuan Anda.

Fungsi Pelayanan Di Puskesmas

Pelayanan kesehatan masyarakat tersebut meliputi promosi kesehatan, pemberantasan penyakit, kesehatan lingkungan, perbaikan gizi, peningkatan kesehatan keluarga, keluarga berencana, pelayanan kesehatan jiwa masyarakat, dan berbagai program kesehatan masyarakat lainnya.

Struktur Organisasi Puskesmas

Unit pelaksana teknis fungsional Puskesmas yang melakukan upaya kesehatan masyarakat, termasuk pembinaan UKBM, dan upaya kesehatan perseorangan.

Manajemen Pelayanan Puskesmas

Setiap puskesmas kota bebas menentukan model manajemen mana yang ingin diterapkan, namun yang terpenting adalah mendapatkan hasil sebagai berikut. Serta kualitas pelayanan kesehatan yang ditandai dengan kepatuhan yang tinggi dari para profesional kesehatan dan kepuasan pasien yang lebih baik.

Fungsi Manajemen Di Puskesmas

Pembagian tugas berdasarkan program induk Puskesmas terdiri dari 12 hingga 18 program utama yang meliputi perawat dan bidan.

Instrumen Manajemen Puskesmas

Puskesmas adalah unit pelaksana teknis pada pelayanan kesehatan kabupaten/kota yang bertugas melaksanakan pembangunan kesehatan di wilayah kerja tertentu. Menurut Departemen Kesehatan RI (2004), Puskesmas adalah suatu unit pelaksana teknis pada pelayanan kesehatan kabupaten atau kota yang bertugas menyelenggarakan pembangunan kesehatan di suatu bidang kesehatan.

BIROKRASI

  • Inovasi Birokrasi Dalam Pelayanan Publik
  • Kontingensi Perilaku Birokrasi Pemda
  • Posisi Strategis Birokrasi Dalam Transformasi Government
  • Manajemen Organisasi Birokrasi
  • Kinerja Birokrasi Pemerintah

Disiplin organisasi pembelajar pada organisasi pemerintah daerah terlihat dari perubahan cara kerja pegawai, serta penggunaan pengetahuan dan pengalamannya. Begitu pula dengan faktor gaya kepemimpinan, budaya organisasi dan organisasi pembelajaran sebagai variabel eksogen berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku birokrasi pemerintah kabupaten atau kota (Hidayat, 2000).

Referensi

Dokumen terkait

Melihat berbagai hasil evaluasi yang baik dari pelaksanaan program manajemen pelayanan kesehatan jiwa berbasis komunitas melalui pelayanan keperawatan kesehatan jiwa

Melihat berbagai hasil evaluasi yang baik dari pelaksanaan program manajemen pelayanan kesehatan jiwa berbasis komunitas melalui pelayanan keperawatan kesehatan jiwa

Mata kuliah ini membahas tentang konsep manajemen mutu, visi misi dan strategi mutu pelayanan kesehatan, total quality management, continuous quality improvement, gugus kendali

Dari kutipan yang diambil dari buku Strategi Terkini Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan: Konsep dan Implementasi; Pelayanan prima dimaknai sebagai pelayanan terbaik dan telah

Seorang Magister IKM lulusan MIKM Unud mampu menggunakan pendekatan ilmu manajemen, epidemiologi, kedokteran, dan sosial ekonomi untuk mengembangkan pelayanan

KESIMPULAN Jaminan Kesehatan Nasional JKN memberikan kesempatan untuk meningkatkan manajemen mutu pelayanan kesehatan di Indonesia.Manajemen mutu pelayanan kesehatan sangat penting

Dokumen ini membahas tentang penjaminan mutu pelayanan kesehatan, termasuk konsep mutu, instrumen peningkatan mutu, dan prinsip manajemen

Buku ajar yang membahas tentang prinsip dasar manajemen