Peraturan Daerah Kabupaten Kulon Progo Nomor 1 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Kulon Progo Tahun 2012-2032; Peraturan Daerah Kabupaten Kulon Progo Nomor 12 Tahun 2017 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Kulon Progo. Rencana Strategis Badan Lingkungan Hidup ini merupakan penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kulon Progo Tahun 2017-2022 yang dituangkan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Kulon Progo Nomor 12 Tahun 2017.
Peraturan Daerah Kabupaten Kulon Progo Nomor 1 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Kabupaten Kulon Progo Tahun Ini.
Sistematika Penulisan
Menyelaraskan dan memfokuskan visi dan misi daerah, tujuan, sasaran dan program yang tertuang dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kulon Progo untuk periode tertentu.
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
BAB II GAMBARAN PELAYANAN PERANGKAT DAERAH
BAB III PERMASALAHAN DAN ISU-ISU STRATEGIS PERANGKAT DAERAH
RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SERTA PENDANAAN BAB VII. KINERJA PENYELENGGARAAN BIDANG URUSAN
PENUTUP
Tugas, Fungsi dan Struktur Perangkat Daerah
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kulon Progo (DLH) dibentuk dengan Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah. Berdasarkan Lampiran Peraturan Bupati Kulon Progo nomor 62 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Fungsi dan Tugas serta Tata Kerja pada Dinas Lingkungan Hidup, maka bagan struktur organisasi Dinas Lingkungan Hidup adalah sebagai berikut. Jumlah pegawai Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kulon Progo berdasarkan gender dan golongan pada tahun 2017.
Berdasarkan jabatannya, DLH Kulon Progo mempunyai 3 orang pejabat tahap III, 6 orang pejabat tahap IV, dan 11 Jabatan Fungsional Umum (JFU).
Kinerja PelayananDinas Lingkungan Hidup
Tabel di atas menunjukkan bahwa sebagian besar aset tetap yang ada di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kulon Progo baik berupa gedung, peralatan mesin dan kantor, serta aset lainnya (pohon peneduh jalan) sebagian besar berada dalam kondisi baik (98,3). 3 Persentase luas lahan dan/atau lahan untuk produksi biomassa yang telah ditentukan dan status kerusakan yang telah dikomunikasikan Renstra DLH Kulon Progo 2017-2022 Halaman 21 Tabel 5 menunjukkan bahwa sebagian besar indikator SPM setiap tahunnya telah tercapai 100% dari target.
Sebab, sesuai amanat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, target SPM ditingkatkan sebesar 20% secara bertahap setiap tahunnya. Pada kondisi awal tahun 2009, target SPM adalah sebesar 20. Target Indikator Kinerja Utama (IKK) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kulon Progo terdiri dari 4 (empat) indikator, yaitu: (1) Penegakan peraturan perundang-undangan di bidang lingkungan hidup, dan (2) Cakupan pemantauan pelaksanaan Amdal. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kulon Progo memiliki 2 (dua) Indikator Kinerja Utama (IKU), yaitu (1) Indeks Kualitas Udara dan (2) Indeks Kualitas Air.
Dari Tabel 5 terlihat bahwa indikator kinerja indeks kualitas udara dalam periode tahunan selalu mencapai target, bahkan pada tahun 2014 hingga 2016 dapat melebihi target dengan persentase antara. Faktor pendorong keberhasilan tersebut adalah pengembangan Ruang Terbuka Hijau di Kabupaten Kulon Progo menjadi salah satu prioritas sehingga dapat mengurangi dampak pencemaran udara khususnya yang berasal dari kendaraan bermotor.
Capaian Indeks Kualitas Udara
Renstra DLH Kulon Progo Tahun 2017-2022 Sementara itu, Indeks Kualitas Air IKU OPD baru mampu mencapai target pada tahun pertama Renstra yaitu pada tahun 2012 dengan kinerja sebesar 100,1. Pada tahun-tahun berikutnya yaitu tahun 2013 hingga tahun 2016, Indeks Kualitas Air tidak dapat mencapai target, dan hasilnya mendekati target tersebut. Pada akhir periode Renstra tahun 2016, kualitas air sungai di 5 titik pengukuran di Sungai Serang hanya memenuhi baku mutu sebanyak 3 titik, sedangkan 2 titik sisanya masuk dalam kategori tercemar ringan. Meskipun pencemaran air cenderung meningkat, namun diperlukan upaya yang lebih kuat untuk mengendalikan pencemaran air, yang merupakan salah satu fokus Rencana Strategis periode berikutnya.
Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa 7 (tujuh) parameter kualitas air sungai terukur (TSS, DO, BOD, COD, Fosfat, Fecal coli dan Total coliform) yang tidak memenuhi baku mutu antara lain Fecal coli dan Total coliform. Hasil laboratorium tersebut menunjukkan masih adanya pencemaran air sungai oleh limbah feses yang dapat timbul dari feses di udara terbuka atau pencemaran air sungai oleh limbah peternakan yang tidak diolah dengan baik, sehingga DLH Kulon Progo harus semakin ditingkatkan. polusi di masa depan. sinergi program dan kegiatan dengan OPD lain yang terkait dengan kesehatan lingkungan. Anggaran, pendapatan dan realisasi belanja pelayanan DLH Kulon Progo dapat dilihat pada Tabel 6. Berdasarkan data pada Tabel 6 terlihat bahwa rata-rata anggaran belanja tidak langsung (gaji dan tunjangan) meningkat sebesar 3,67% setiap tahunnya meningkat seiring dengan peningkatan pertumbuhan realisasi sebesar 5,81%, sedangkan untuk Direct Shopping.
Capaian Indeks Kualitas Air
Hal ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup serta meningkatkan pengelolaan dan konservasi lingkungan hidup. Anggaran dan realisasi belanja dinas organisasi perangkat daerah (OPD) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kulon Progo. Renstra DLH Kulon Progo Tahun 2017-2022 Halaman 25 Anggaran dan realisasi pendanaan per program pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kulon Progo periode 2012-2016 disajikan pada tabel 7.
Permasalahan ini tentunya perlu dikaji lebih lanjut dalam mekanisme anggaran agar dapat dikembangkan solusi optimal dalam pelaksanaan anggaran dan belanja. Penganggaran dan realisasi pembiayaan dinas perangkat daerah (OPD dinas lingkungan hidup Kabupaten Kulon Progo) pada rencana strategis periode sebelumnya. Peningkatan koordinasi pelayanan perizinan (izin lingkungan, izin Penyimpanan Sementara Limbah B3, izin Pengumpulan Sementara Limbah B3, izin pembuangan air limbah yang telah diolah ke badan air, izin pembuangan air limbah yang telah diolah ke darat; SPPL ( Lingkungan).Pernyataan Manajemen); UKL-UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup – Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup).
Pencemaran air sungai akibat limbah penyulingan minyak atsiri menyebabkan berkurangnya limbah peternakan ikan dan babi dari Provinsi Jawa Tengah serta mencemari Sungai Kedung Besi (Samigaluh). Koordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) yang selama ini rutin memantau burung migran di Trisik dan muara Sungai Bogowonto agar bisa menjadi potensi wisata. Diharapkan ada sinergi program dan kegiatan dengan BKSDA agar penyu tetap bisa mendarat dan bertelur di Kulon Progo.
Harus ada forum bersama agar lingkungan hidup tidak menjadi sektor yang terpinggirkan, sehingga dengan forum ini seluruh kegiatan lingkungan hidup dapat terintegrasi. Terdapat program kegiatan dari BLH DIY dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang mendukung pelaksanaan tugas lingkungan hidup (pengawasan, sosialisasi peraturan, acara/kampanye lingkungan hidup).
PERMASALAHAN DAN ISU-ISU STRATEGIS PERANGKAT DAERAH
Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan Perangkat Daerah
Perumusan IKLH di masing-masing daerah belum ditetapkan sehingga Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) dapat dibandingkan antar daerah dan nasional. RENSTRA DLH KULON PROGO TAHUN 2017-2022 Halaman 32 Sedangkan identifikasi permasalahan strategis yang timbul dari lingkungan eksternal disajikan pada tabel 9. Visi, misi dan program bupati dan wakil bupati terpilih dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah. Kabupaten Kulon Progo Tahun 2017-2022 sebagai berikut.
Tugas dan fungsi Dinas Lingkungan Hidup Kulon Progo berkaitan erat dengan Misi Daerah ke-4 dan sejalan dengan Program Pembangunan Daerah yaitu Program Pemanfaatan Sumber Daya Alam Secara Berkelanjutan. Menjaga kualitas lingkungan hidup untuk meningkatkan daya dukung lingkungan hidup, ketahanan air dan kesehatan masyarakat, dengan indikator kinerja Indeks Kualitas Lingkungan hidup pada rentang 66,5-68,6 pada tahun 2019. Memanfaatkan potensi sumber daya hutan dan lingkungan hutan secara berkelanjutan untuk menunjang perekonomian untuk meningkatkan dan meratakan kesejahteraan masyarakat, dengan indikator kinerja untuk meningkatkan kontribusi Sumber Daya Hutan dan Lingkungan Hidup terhadap devisa negara dan PNBP.
Evaluasi Rencana Strategis Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia secara ringkas disajikan pada Tabel 11. Berdasarkan kajian Rencana Strategis Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Tahun 2015-2019 bersama-sama dengan faktor penghambat dan pendorong keberhasilan pengobatan. 1 Peningkatan kualitas lingkungan hidup yang tercermin pada Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) tahun 2019 didukung oleh sistem data informasi lingkungan hidup yang handal dan keseimbangan sumber daya alam dan lingkungan hidup.
Hanya sedikit sumber daya manusia di DLH Kulon Progo yang memahami penerapan sistem data informasi lingkungan. RENSTRA DLH KULON PROGO TAHUN 2017-2022 Hal 35 Mengenai Renstra Badan Lingkungan Hidup 2017-2021 DIY, saat ini sedang dalam proses penyusunan dan belum ditentukan pada saat penyusunan Renstra Kulon DLH Kabupaten Progo, sehingga belum selesai ada review Renstra BLH DIY.
Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis
Tugas dan fungsi pengembangan ruang terbuka hijau berada pada UPTD Kebersihan dan Pertamanan Dinas PUPKP Kulon Progo. Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (SES) merupakan dokumen yang disusun untuk menjamin terlaksananya prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan dalam pembangunan suatu daerah, serta penyusunan kebijakan dan program pemerintah. Mengurangi beban pencemaran dari sektor industri melalui sistem pemantauan Program Penilaian Kinerja Perusahaan (PROPER) BLH DIY.
Analisis isu-isu strategis merupakan bagian penting dan krusial dalam proses penyusunan rencana pembangunan daerah. Permasalahan strategis berdasarkan tugas dan fungsi OPD merupakan kondisi yang perlu diprioritaskan dalam perencanaan pembangunan karena dampaknya yang signifikan terhadap OPD. RENSTRA DLH KULON PROGO TAHUN 2017-2022 Halaman 37 yang apabila tidak diantisipasi akan menimbulkan kerugian yang lebih besar.
Permasalahan strategis DLH Kulon Progo diperoleh dari analisis internal berupa identifikasi permasalahan pembangunan serta analisis eksternal berupa kondisi yang menciptakan peluang dan ancaman bagi DLH dalam lima tahun ke depan. Terdapat juga beberapa tempat wisata alam lainnya seperti Taman Sungai Tuk Mudal, Air Terjun Kembang Soka, Perkebunan Teh Nglinggo (Samigaluh), Puncak Suroloyo, Gua Kiskendo, Perkebunan Krisan, Wisata Alam Pule Payung dan masih banyak lagi yang lainnya.
TUJUAN DAN SASARAN
Strategi dan kebijakan telah disusun untuk mewujudkan maksud dan tujuan visi dan misi yang diwujudkan Dinas Lingkungan Hidup Kulon Progo Tahun 2017-2022 yang diuraikan di bawah ini. Maksud, Tujuan, Strategi dan Kebijakan Dinas Lingkungan Hidup VISI : Terwujudnya masyarakat Kulon Progo yang sejahtera, aman, damai, berkarakter dan berbudaya berdasarkan iman dan takwa. Mendorong pertumbuhan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Dinas Lingkungan Hidup dalam menguasai bidangnya.
Berdasarkan tujuan dan sasaran jangka menengah daerah, rencana program dan kegiatan, indikator kinerja program dan kegiatan, target kinerja program, dan kerangka pendanaan yang akan dilaksanakan dalam Renstra periode tersebut diuraikan sebagai berikut. Rencana pendanaan, indikator dan target kinerja kegiatan pada Dinas Lingkungan Hidup tahun 2017 sampai dengan tahun 2022 disajikan pada tabel 16. Dinas Kabupaten Kulon Progo 2017-2022.
KINERJA PENYELENGGARAAN BIDANG URUSAN
Renstra Jasa Lingkungan periode ini disusun sebagai dokumen penjabaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kulon Progo. Rencana strategis Dinas Lingkungan Hidup periode tersebut disusun dengan harapan dapat dijadikan pedoman dalam merencanakan program dan kegiatan untuk 5 tahun ke depan.