1
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT BERBASIS JASA LAYANAN PESAN ANTAR MELALUI PLATFORM DIGITAL TUMBASNO.ID DI LINGKUNGAN WETAN PASAR
KECAMATAN KALIWATES KABUPATEN JEMBER
SKRIPSI
diajukan kepada Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
untuk memenuhi salah satu persyaratan memperoleh gelar Sarjana Sosial (S.Sos)
Fakultas Dakwah
Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam
Oleh:
Balqis A’abidah Islahi NIM : D20192009
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI KIAI HAJI ACHMAD SIDDIQ JEMBER PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM
FAKULTAS DAKWAH APRIL 2023
i
ii
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT BERBASIS JASA LAYANAN PESAN ANTAR MELALUI PLATFORM DIGITAL TUMBASNO.ID DI LINGKUNGAN WETAN PASAR
KECAMATAN KALIWATES KABUPATEN JEMBER
SKRIPSI
Telah diuji dan diterima untuk memenuhi salah satu persyaratan memperoleh gelar Sarjana Sosial (S.Sos)
Fakultas Dakwah
Program Studi Manajemen Dakwah Hari: Rabu
Tanggal: 12 April 2023 Tim Penguji
Ketua Sekretaris
H. Zainul Fanani, M.Ag Anugerah Sulistiyowati, M.Psi.
……… ………
NIP. 197107272005011001 NUP. 201802166 Anggota:
1. Dr. Minan Jauhari, M.Si (197808102009101004) 2. Dr. Achmad Fathor Rasyid. S.Sos., M.Si (198703022011011014)
Menyetujui Dekan Fakultas Dakwah
Prof. Dr. Ahidul Asror, M. Ag.
NIP. 19740606200003100
iiii
MOTTO
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama suka diantara kamu. Dan janganlah membunuh dirimu. Sungguh Allah mana penyayang padamu1”
1 Kementerian Agama RI, Al-Qur’an Cordoba Special For Muslimah (PT Cordoba Internasional Indonesia, 2016)
iv
PERSEMBAHAN
Skripsi ini penulis persembahkan sebagai wujud ungkapan terimakasih yang mendalam kepada orang yang selalu memberikan dukungan dan doanya sehingga skripsi ini bisa selesai dengan lancar. Beliau diantaranya :
1. Ibu Hikmatul Husna sebagai ibu yang sangat luar biasa, karena kasih sayang dan doa-doa yang beliau haturkan kepada penulis menjadikan semangat dalam mengerjakan segala hal.
2. Abah Muhammad Islahuddin sebagai abah saya yang kuat sebagai tulang punggung keluarga, beliau telah mendukung saya untuk tidak patah semangat dalam melakukan segala sesuatu.
3. Adik Ahmad Muhammad Al-Barqi Islahi, sosok laki-laki gagah yang selalu melindungi sebagai saudara laki-laki dan selalu memberikan support dan doanya.
4. Abang Muhammad Alfin Nur Firdaus, sosok laki-laki segalanya bagi penulis, support dan doa yang selalu beliau kasih kepada penulis.
v
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis ucapkan kepada Allah SWT. Yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya sehingga penulis dapat menyelesaikan secara maksimal untuk menuntaskan tugas akhirnya yaitu skripsi dengan judul “Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Berbasis Jasa Layanan Pesan Antar Melalui Platform Digital Tumbasno.id di Lingkungan Wetan Pasar Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember”. Hal ini dilakukan dengan tujuan menyelesaikan studi perkuliahan sebagai persyaratan mendapatkan gelar sarjana sosial (S.Sos) dalam Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah Kiai Haji Achmad Siddiq Jember dapat terselesaikan dengan baik.
Penulis juga mengerjakan penelitiannya dengan banyak dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu penulis menyampaikan rasa terima kasih kepada beberapa pihak, yaitu :
1. Bapak Prof. Dr. H. Babun Suharto, SE, M.M selaku Rektor UIN KHAS Jember,
2. Bapak Prof. Dr. Ahidul Asror, M.Ag selaku Dekan Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember,
3. Bapak H. Zainul Fanani, M.Ag selaku Ketua Prodi Pengembangan Masyarakat Islam.
4. Bapak Dr. Achmad Fathor Rosyid,S.Sos., M.Si. selaku Dosen Pembimbing skripsi.
5. Bapak dan Ibu dosen khususnya Fakultas Dakwah yang telah memberikan pengalaman dan ilmu kepada penulis selama di bangku kuliah.
vi
6. Kepada Tim Tumbasno.id yang telah memberikan ruang bagi penulis untuk meneliti pemberdayaan yang telah dilakukan di Tumbasno.id kepada masyarakat Wetan pasar.
Penulis ucapkan terimakasih karena dengan kesempatan ini dapat menyelesaikan penelitian dengan usaha yang sangat maksimal. Peneliti memiliki harapan bahwa dengan penelitiannya dapat memberikan manfaat bagi pembacanya. Penulis menyadari bahwa tulisan ini jauh dari kata sempurna.
Sehingga kritik dan saran yang diharapkan bisa menjadi koreksi terus untuk penulis agar lebih baik. Penulis berharap kepada semua pihak mendapatkan pahala berupa kebaikan yang akan diberikan oleh Allah SWT.
Jember, April 2023 Penulis
Balqis A’abidah Islahi D20192009
vii
ABSTRAK
Balqis A’abidah Islahi, 2023: Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Berbasis Jasa Layanan Pesan Antar Melalui Platform Digital Tumbasno.id di Lingkungan Wetan Pasar Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember.
Kata Kunci : Pemberdayaan ekonomi masyarakat, Jasa layanan pesan antar, Platform digital Tumbasno.id
Pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan suatu bentuk usaha yang dilakukan untuk upaya membangun daya diri masyarakat dalam hal ekonomi dengan memberikan motivasi, dorongan dan menggali potensi yang sebenarnya dimiliki oleh masyarakat. Pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dilakukan Tumbasno.id merupakan bentuk pemberdayaan dengan memanfaatkan media teknologi yang telah bertumbuh masa sekarang yang berbasis jasa layanan pesan antar. Sehingga dengan adanya Tumbasno.id menjadi lapangan pekerjaan bagi masyarakat Wetan pasar yang mengalami penurunan tingkat ekonomi.
Fokus penelitian ini ialah : (1) Bagaimana proses pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis jasa layanan pesan antar melalui platform digital Tumbasno.id di lingkungan Wetan pasar ? (2) Bagaimana hasil dari pemberdayaaan pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis jasa layanan pesan antar melalui platform digital Tumbasno.id di lingkungan Wetan pasar ? (3) Apa dampak yang diberikan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis jasa layanan pesan antar melalui platform digital Tumbasno.id di lingkungan Wetan pasar ?
Tujuan penelitian ini ialah : (1) Untuk mengetahui proses Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Berbasis Jasa Layanan Pesan Antar Melalui Platform Digital Tumbasno.id di Lingkungan Wetan Pasar, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember. (2) Untuk mengetahui hasil dari Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Berbasis Jasa Layanan Pesan Antar Melalui Platform Digital Tumbasno.id di Lingkungan Wetan Pasar, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember.
Metode penelitian yang digunakan ialah dengan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi dilapangan. Serta menggunakan teknik triangulasi peneliti yaitu triangulasi teknik dan triangulasi sumber.
Penelitian ini menghasilkan kesimpulan yaitu (1) proses pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dilakukan telah sesuai dengan tahapan-tahapan pemberdayaan ekonomi masyarakat. (2) Hasil yang diberikan kepada masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat telah dirasakan oleh masyarakat yaitu membuka lapangan pekerjaan, membentuk kerjasama yang baik dengan masyarakat pasar, meningkatkan skill berkomunikasi, dapat berpartisipasi di lingkungan masyarakat dan lainnya.
viii
DAFTAR ISI
HALAMN COVER ... i
HALAMAN PERSETUJUAN ... ii
HALAMAN PENGESAHAN ... iii
MOTTO ... iv
PERSEMBAHAN ... v
KATA PENGANTAR ... vi
ABSTRAK ... viii
DAFTAR ISI ... ix
DAFTAR TABEL ... xi
BAB I PENDAHULUAN ... 1
A. Latar Belakang ... 1
B. Fokus Penelitian ... 8
C. Tujuan Penelitian ... 8
D. Manfaat Penelitian ... 9
E. Definisi Istilah ... 11
F. Sistematika Pembahasan ... 13
BAB II KAJIAN KEPUSTAKAAN ... 15
A. Penelitian Terdahulu ... 15
B. Kajian Teori ... 23
1. Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat ... 23
2. Jasa Layanan Pesan Antar ... 30
ix
BAB III METODE PENELITIAN ... 34
A. Pendekatan Dan Jenis Penelitian ... 34
B. Lokasi Penelitian ... 35
C. Subjek Penelitian ... 36
D. Teknik Pengumpulan Data ... 38
E. Analisis Data ... 40
F. Keabsahan Data ... 43
G. Tahap-Tahap Penelitian ... 43
BAB IV PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS ... 45
A. Gambaran Objek Penelitian ... 45
B. Penyajian Data dan Analisis Data ... 53
C. Pembahasan Temuan ... 81
BAB V PENUTUP ... 96
A. Simpulan ... 96
B. Saran-Saran ... 97
DAFTAR PUSTAKA ... 99 LAMPIRAN-LAMPIRAN
x
DAFTAR TABEL
Tabel 1. 1 Tabel Angka Kemiskinan di Jember ... 3
Tabel 1. 2 Tabel Data Masyarakat Wetan Pasar ... 6
Tabel 2. 1 Tabel Persamaan dan Perbedaan Penelitian Terdahulu ... 15
Tabel 3. 1 Tabel Informan ... 38
xi
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang
NKRI merupakan negara yang masih termasuk kedalam negara berkembang. Negara Indonesia yang memiliki banyak sumberdaya manusia maupun sumberdaya alam, namun dalam peningkatan perekonomian masih belum begitu mapan. Para ahli ekonomipun mengatakan bahwasannya negara Indonesia merupakan satu diantara beberapa negara anggota ASEAN yang dalam tingkat persaingan ekonomi masih jauh ketinggalan banyak jika dibandingkan dengan beberapa anggota ASEAN lainnya.2 Permasalahan ekonomi yang dialami oleh negara Indonesia meliputi beberapa hal seperti tingkat kemiskinan yang tinggi, banyaknya orang pengangguran, serta adanya urbanisasi masyarakat yang terjadi di Indonesia pada setiap tahunnya dikarenakan kurangnya tenaga muda yang tidak dapat mengelola potensi sumberdaya alam yang dimiliki, mereka lebih memilih berpindah tempat untuk mencari pekerjaan dikota dan beberapa permasalahan lainnya.3
Indonesia memiliki beragam kekayaan yang dimiliki serta sumber daya alam yang melimpah baik dari sektor perkebunan, pariwisata, pertambangan, perkebunan, kehutanan, dan sebagainya.4 Indonesia belum mampu memanfaatkan dengan baik dari berbagai banyak potensi-potensi sumber daya
2 Afriyani, “Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Home Industry Tahu Di Desa Landsbaw” (Skripsi, UIN Raden Intan Lampung, 2017), 8.
3 Zainatul Faizah, “Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Program Desa Vokasi Berbasis Potensi Unggulan Lokal” (Skripsi, UIN Walisongo Semarang, 2018), 3.
4 Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jendral Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal Direktorat Pembinaan Kursus Pelatihan, Petunjuk Teknis Bantuan Sosial Desa Vokasi, hal : 2.
alam yang dimiliki dikarenakan masih banyaknya tingkat angka kemiskinan dari daerah perkotaan maupun bahkan daerah pedesaan. Berdasarkan hasil pendataan dari Badan Pusat Statistik (BPS) terkait Presentase penduduk miskin pada Bulan Maret 2022 turun menjadi 9,54%, yang dimana presentasi ini menurun 0,17% point dari Bulan September 2021 dan menurun 0,60%
point dari Bulan Maret 2021. Data jumlah penduduk miskin pada Maret 2022 sebesar 26,16 juta orang, dan menurun 0,34 juta orang pada Bulan September 2021 dan menurun pula 1,38 juta orang terhadap Bulan Maret 2021.5 Dari hasil data tersebut dapat dilihat dari tahun 2021 ke 2022 sudah mulai terlihat angka penurunan kemiskinan yang terjadi di negara kita.
Penurunan tingkat ekonomi yang disebabkan oleh penurunan kemiskinan juga berdampak pada banyaknya pengangguran yang terjadi.
Lantas semakin banyak pengangguran yang ada di masyarakat maka akan dapat berdampak pula bagi lingkungan sekitarnya. Jikalau pengangguran tersebut terus berlanjut dan tetap tidak memperoleh suatu penghasilan untuk memenuhi kebutuhannya maka mereka akan tetap berada di ranah kemiskinan yang memiliki dampak pada kriminalitas dan juga masalah sosial budaya di masyaarakat.6 Masyarakat yang mengalami pengangguran tersebut maka akan terus mengalami penurunan tingkat ekonomi yang dihadapi.
Kota Jember menjadi satu diantara beberapa kota yang juga merasakan dampak penurunan tingkat ekonomi yang disebabkan oleh kemiskikanan
5 Badan Pusat Statistik, “Presentase Penduduk Miskin Maret 2022”, https://www.bps.go.id/ diakses hari Jum’at tanggal 12 Agustus 2022, pada 12.06.
6 Ressa Bariq Ramadhan, “Masalah Kemiskinan”, http://www.kompasiana.com, diakses hari Minggu tanggal 31 Juli 2022, pada 20.34.
maupun pengangguran yang terjadi. Kota Jember saat ini telah mengalami penurunan tingkat ekonomi dengan nilai PDRB sebesar Rp 1.185,73 milyar yang diakibatkan oleh masa pandemi Covid-19 di awal hingga akhir tahun 2020.7 Banyak masyarakat yang diberhentikan dari pekerjaannya hingga harus menggulung tikar karena biaya yang kurang mencukupi.8 Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Jember juga mengalami tren penurunan baik dari segi jumlah penduduk maupun persentase kemiskinan itu sendiri. Pada tahun 2020 tingkat kemiskinan sebesar 10,09% atau sebanyak 247,99 ribu jiwa meningkat dibandingkan dengan tahun 2019 sebesar 9,25% atau sebanyak 226,57 ribu jiwa.9 Badan Pusat Statistik Kabupaten Jember telah menyebutkan data mengenai angka tingkat kemiskinan di Jember yang semakin meningkat dari tahun 2017 hingga 2020. Hal tersebut dapat diperhatikan dalam table :10
Tabel 1. 3
Tabel Angka Kemiskinan di Jember Tahun Jumlah Penduduk
(Jiwa)
Jumlah Penduduk Miskin (Ribuan)
2020 2.536.729 247,99
2019 2.450.668 226,57
2018 2.440.714 243,42
2017 2.419.000 266,90
7 Dinas KOMINFO Jawa Timur, “Pertumbuhan Ekonomi Jember Tahun 2020 Alami Kontraksi”, https://kominfo.jatimprov.go.id/read/umum/pertumbuhan-ekonomi-jember-tahun- 2020-alami-kontraksi diakses hari Jumat tanggal 29 Juli 2022, pada 15.40.
8 Ruth Meilianna. “Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap PHK dan Pendapatan Pekerja di Indonesia”, Jurnal Kependudukan Indonesia, (Juli, 2020) : 43.
9 Pemerintah Kabupaten Jember, “Bupati Sampaikan LKPJ TA 2020”, https://www.jemberkab.go.id/bupati-hendy-sampaikan-lkpj-ta-2020/ diakses hari Jumat tanggal 28 April 2023, pada 18.51.
10 Lilia Oktafia, dkk., “Pengaruh Program Bantuan Sosial Keluarga Harapan (PHK) Terhadap Kesejhateraan Masyarakat di Kabupaten Jember”, Jurnal Ekonomi Ekuilibrium, Vo.4, 2 (2020) : 41.
Meningkatnya tingkat pengangguran dan kemiskinan disebabkan oleh adanya pandemi Covid-19 yang mengakibatkan berkurangnya lapangan kerja yang berada di Kabupaten Jember.11 Banyaknya jumlah penduduk di Kabupaten Jember, tentu saja akan memberikan sedikit masalah dalam penambahan jumlah pengangguran yang ada. Hal ini sesuai dengan teori Thomas Malthus bahwa pertumbuhan penduduk yang tinggi akan menyebabkan kebutuhan konsumsi lebih banyak daripada kebutuhan untuk berinvestasi sehingga terjadi ketidakseimbangan ketersediaan pangan dan sumber daya yang ada hanya dialokasikan lebih banyak ke pertumbuhan tenaga kerja yang tinggi daripada untuk meningkatkan kapital kepada setiap tenaga kerja sehingga akan menyebabkan penyerapan tenaga kerja yang lambat di sektor-sektor modern dan meningkatkan pengangguran.12
Terlebih pada saat ini tidak mudah dalam mencari pekerjaan tersebut karena adanya persaingan standar keterampilan khusus.13 Bahkan sebagian dari masyarakat mendapatkan suatu penolakan saat hendak melamar pekerjaan ditempat yang diinginkan. Sehingga hal tersebut menimbulkan banyak pengangguran untuk masyarakat yang belum atau bahkah tidak memiliki suatu keterampilan khusus untuk menghasilkan penghasilan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Lantas semakin banyak pengangguran yang ada di
11 Pemerintah Kabupaten Jember, “Bupati Sampaikan LKPJ TA 2020”, https://www.jemberkab.go.id/bupati-hendy-sampaikan-lkpj-ta-2020/ diakses hari Jumat tanggal 28 April 2023, pada 18.51.
12 Fery Ardi Aliansyah, “Pengangguran Masih Menjadi Masalah Ekonomi di Jember”, https://www.kompasiana.com/ferypwkteknikunej/632b375961638e60212165a5/pengangguran- masih-menjadi-masalah-ekonomi-di-jember diakses hari Minggu tanggal 30 April 2023, pada 08.41.
13 Hidayat, “Pemberdayaan Ekonomi Kreatif LAZ-Harfa dan Dampak Pada Kesejahteraan Masyarakat Desa Binaan LAZ-Harfa Pandeglang” (Skripsi, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, 2020), 1.
masyarakat maka akan dapat berdampak pula bagi lingkungan sekitarnya.
Jikalau pengangguran tersebut terus berlanjut dan tetap tidak memperoleh suatu penghasilan untuk memenuhi kebutuhannya maka mereka akan tetap berada di ranah kemiskinan yang memiliki dampak pada kriminalitas dan juga masalah sosial budaya di masyaarakat.14
Melihat kondisi yang telah terjadi dengan keadaan ekonomi yang terus merosot membuat masyarakat harus lebih keras dalam menciptakan sebuah ide yang inovasi agar tetap dapat bertahan ditengah penurunan ekonomi dan minimnya lapangan pekerjaan. Satu diantara ide yang dapat dikembangkan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi. Kemajuan teknologi ini merupakan suatu hal yang tidak bisa kita hindari dari kehidupan saat ini dengan alasan teknologi akan terus berjalan dengan suatu kemajuan dari ilmu pengetahuan.15 Ketika memanfaatkan kemajuan teknologi maka akan berdampak pula dengan dunia ekonomi jika penggunaannya dapat dilakukan secara kreatif dan inovatif. Hal tersebut dalam pemanfaatan teknologi dapat menjadi satu diantara sumberdaya bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang mengalami penurunan tingkat ekonomi yang disebabkan oleh kemiskinan dan pengangguran.
Saat ini di Kota Jember memiliki beberapa komunitas yang memiliki kesadaran terhadap pemberian solusi dari permasalahan sosial dalam hal penurunan tingkat ekonomi yang disebabkan oleh kemiskinan dan
14 Ressa Bariq Ramadhan, “Masalah Kemiskinan”, http://www.kompasiana.com, diakses hari Minggu tanggal 31 Juli 2022, pada 20.34.
15 Mohammad Trio dan Debby Arisandi. “Pemanfaaatan Digital Marketing bagi Usaha Mikro, kecil, dan Menengah pada Era Masyarakat Ekonomi Asean,” JMD: Jurnal Manajemen Dewantara, 2 (Desember, 2018) : 62.
pengangguran. Satu diantaranya yaitu Tumbasno.id yang bertempat di Lingkungan Wetan Pasar Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember.
Tumbasno.id merupakan suatu komunitas yang bergerak dan berinisatif dalam upaya pemanfaatan teknologi melalui digital marketing untuk mengurangi angka pengangguran. Pengangguran yang terjadi di lingkngan Wetan pasar banyak dirasakan oleh masyarakatnya setelah muncul masa pandemic Covid-19 sehingga menyebabkan dari masyarakat tersebut mengalami penurunan tingkat ekonomi. Menurut Isa Anshori yang merupakan masyarakat yang menjadi perangkat di lingkungan Wetan pasar bahwasannya di lingkungannya masih ada beberapa yang belum memiliki pekerjaan. Penulis memetakan data yang diberikan oleh perangkat tersebut kedalam table.
Berikut data masyarakat yang berada di Wetan pasar :16 Tabel 1. 4
Tabel Data Masyarakat Wetan Pasar
No. Pekerjaan Persen
1. Pedagang 70%
2. Pegawai 15%
3. Lain-lain/Wiraswasta 10%
4. Pengangguran 5%
Menyikapi fakta dan realita yang berada di lapangan tentang pekerjaan-pekerjaan masyarakat Wetan pasar memiliki 5% masyarakat yang mengalami pengangguran, masyarakat tersebut lebih banyak yang menjadi pengangguran ialah pemuda-pemudanya. Sehingga masyarakat harus bersihkeras dalam melakukan sebuah inovasi dan kreatifitas untuk membuat
16 M. Isa Anshori, observasi dan wawancara oleh penulis, Jember 13 Desember 2023.
suatu upaya yang dilakukan dengan tujuan membantu mereka dengan membuka lapangan pekerjaan yang mengalami pengangguran. Sehingga dengan begitu dalam diharapkan mengurangi angka pengangguran yang terjadi bagi pemuda masyarakat Wetan pasar.
Namun saat ini Lingkungan Wetan Pasar telah melakukan penerapan dari pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan media teknologi dengan mengikuti zaman dan pertumbuhan ilmu pengetahuan yaitu pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis jasa layanan pesan antar melalui platform digital Tumbasno.id yang bertepatan di Pasar Tanjung, Kecamatan Kaliwates, Jember.
Tumbasno.id merupakan Platform digital yang dibuat oleh Ferly Juli Herlambang, Platform ini didirikan pada Bulan Juli 2021, beliau membuat Platform digital ini dengan melihat banyak tetangganya yang mengalami pengangguran dan penurunan pendapatan.17 Beliau yang tinggal di lingkungan Pasar Tanjung, memiliki tetangga yang mayoritas pekerjaannya adalah seorang pedagang. Lingkungannya yang menyatu dengan area Pasar Tanjung pun membuat beliau berinisiatif untuk mendirikan Platform digital bernama Tumbasno.id yang dimana Platform digital ini memberikan peluang lapangan pekerjaan berbasis jasa layanan pesan antar semua kebutuhan masyarakat atau pelanggan yang di ambil langsung dari pedagang Pasar Tanjung. Misi beliau ialah mengurangi tingkat pengangguran dilingkungannya serta mengoptimalkan hilirisasi di Pasar Tanjung. Beliau sudah merangkul kurang
17 Ferly Juli Herlambang, diwawancarai oleh Balqis A’abidah Islahi, Jember, 29 Juli 2022.
lebih 15 anak muda dari kompleks perumahannya untuk menjadi kurir Tumbasno.id.18
Untuk mengetahui lebih jauh proses yang dilakukan Mas Ferly dengan Platform digital Tumbasno.id dalam peningkatan pemberdayaan ekonomi masyarakat Wetan Pasar, mendorong penulis untuk mengkaji lebih jauh dalam judul : Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Berbasis Jasa Layanan Pesan Antar Melalui Platform Digital Tumbasno.id di Lingkungan Wetan Pasar, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember.
B. Fokus Penelitian
Pada bagian ini akan mencantumkan dari fokus penelitian yang akan diteliti oleh peneliti dan akan dicari jawabannya. Berdasarkan dari uangkapan peneliti melalui latar belakang diatas, maka yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu :
1. Bagaimana proses Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Berbasis Jasa Layanan Pesan Antar Melalui Platform Digital Tumbasno.id di Lingkungan Wetan Pasar, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember ? 2. Bagaimana hasil dari Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Berbasis Jasa
Layanan Pesan Antar Melalui Platform Digital Tumbasno.id di Lingkungan Wetan Pasar, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember ? C. Tujuan Penelitian
Pada bagian tujuan penelitian akan menggambarkan arah yang akan dituju dalam melakukan penelitian. Berdasarkan pokok dari rumusan masalah tersebut, maka tujuan penelitian ini adalah :
18Maulana Ijal, “Aplikasi Tumbasno.id Menjadi Inovasi Penjualan di Pasar Tanjung”, https://radarjember.jawapos.com diakses hari Sabtu 30 Juli 2022 pada 17.23.
1. Untuk mengetahui proses Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Berbasis Jasa Layanan Pesan Antar Melalui Platform Digital Tumbasno.id di Lingkungan Wetan Pasar, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember.
2. Untuk mengetahui hasil dari Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Berbasis Jasa Layanan Pesan Antar Melalui Platform Digital Tumbasno.id di Lingkungan Wetan Pasar, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember.
D. Manfaat Penelitian
Pada bagian manfaat penelitian yang akan berisikan tentang suatu kontribusi yang diberikan penulis setelah menyelesaikan penelitiannya. Hasil dari penelitian ini peneliti berharap dapat bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar yang secara teoritis dan praktis, yaitu :
1. Manfaat Teoritis
a. Dalam penelitian ini diharapkan peneliti dapat mengembangkan ilmu yang telah di ajarkan selama menempuh pendidikan di UIN Kiai Haji Achmad Siddiq dalam bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat.
b. Dalam penelitian ini, peneliti mengharapkan bentuk dari kebermanfaatan secara teoritis yang dimana akan memberikan sekurag-kurangnya dapat digunakan sebagai bahan pemikiran, serta pengetahuan dan wawasan tentang bagaimana Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Berbasis Jasa Layanan Pesan Antar Melalui Platform Digital Tumbasno.id di Lingkungan Wetan Pasar, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember.
c. Dalam Penelitian ini juga diharapkan memberikan informasi suatu wawasan dan pengetahuan untuk dijadikan bahan bagi peneliti-peneliti
selanjutnya dalam mengkaji pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis jasa layanan pesan antar melalui platform digital Tumbasno.id.
2. Manfaat Praktis
a. Bagi peneliti, hasil penelitian diharapkan dapat memberikan tambahan keilmuan untuk terus belajar mengenai proses pemberdayaan ekonomi dalam masyarakat yang dilakukan oleh pendiri platform digital Tumbasno.id dengan membuka lapangan pekerjaan berbasis jasa layanan pesan antar.
b. Bagi masyarakat, hasil penelitian diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya dengan memahami aplikasi dari pemberdayaan masyarakat yang memanfaatkan media teknologi atau pengembangan sumber energi terbarukan untuk pengembangan yang berkelanjutan terutama dalam membuka lapangan pekerjaan melalui platform digital.
c. Bagi akademisi, hasil penelitian diharapkan dapat menjadi wawasan ilmu pengetahuan bagi insane akademisi, terutama prodi Pengembangan Masyarakat Islam, serta upaya pemberdayaan ekonomi dan memecahkan masalah sosial dengan menjadikan referensi ilmiah tentang pemberdayaan masyarakat dalam bidang ekonomi.
d. Bagi UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, penelitian ini dapat menambah literasi untuk kepustakaan UIN Kiai Haji Achmad Siddiq
Jember. Khususnya untuk Fakultas Dakwah, Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI).
E. Definisi Istilah
Definisi istilah akan berisi tentang pengertian-pengertian istilah yang digunakan sebagai fokus perhatian dari peneliti dalam judulnya tersebut.19 1. Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan bentuk kegiatan yang dilakukan kepada masyarakat dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan diri dalam bidang ekonomi yang dilakukan secara langsung maupun tidak langsung.20 Jika menurut Permendagri No 7 tahun 2007 menjelaskan Pemberdayaan merupakan suatu strategi yang digunakan dalam proses pembangunan bagi masyrakat dalam upaya untuk mewujudkan kemampuan serta kemandirian dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.21
Peneliti menyimpulkan dari definisi uraian diatas bahwasannya pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan suatu upaya yang dilakukan untuk memberikan daya kepada masyarakat terutama dalam bidang ekonomi supaya masyarakat dapat menumbuhkan sikap kemandirian, inovatif, dan kreatif sehingga dapat mendukung terwujudnya suatu kesejahteraan masyarakatnya.
19 Tim Penyusun, Pedoman Penulisan Karya Ilmiah IAIN Jember (Jember : IAIN Jember, 2019), 45.
20 Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta : Balai Pustaka, 2022, hal :242.
21 Menteri Dalam Negeri, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7 Tahun 2007 Tentang Kader Pemberdayaan Masyarakat, (Jakarta : 2007) Pasal 1 no.8.
2. Jasa Layanan Pesan Antar
Jasa layanan pesan antar merupakan satu diantara bentuk jasa yang akan memberikan kemudahan dengan memberikan pelayanan untuk mengantarkan pesanan oleh pelanggan kesuatu tempat sesuai dengan keinginan pelanggan. Dapat disimpulkan bahwa jasa layanan pesan antar ialah sebuah aktivitas dan pemberian jasa dimana pelanggan memesan produk yang telah disediakan produsen melalui media komunikasi yang akan diantarkan ketempat tujuan pelanggan dengan tidak perlunya pelanggan datang dan bertemu langsung dengan penjual. Layanan ini semakin dinikmati keberadaannya di kalangan masyarakat dan para pelanggan, yang dapat dipengaruhi juga oleh kualitas pelayanan yang diberikan oleh penyedia jasa layanan pesan antar.22
Peneliti menyimpulkan dari definisi uraian diatas bahwasannya jasa layanan pesan antar merupakan suatu kegiatan atau pekerjaan yang melayani konsumen atau pembeli dalam mengantarkan barang atau makanan melalui media komunikasi dari tempat yang dituju untuk dibeli menuju lokasi yang ditentukan oleh konsumen tersebut. Jasa ini di zaman sekarang sangat banyak diminati oleh banyak kalangan terutama bagi orang yang sibuk sehingga tidak sempat keluar untuk membeli bahan yang diinginkan.
3. Platform Digital Tumbasno.id
Platform Tumbasno.id merupakan Platform digital yang memberikan jasa layanan pesan antar semua kebutuhan masyarakat atau
22Eni Diah Astuti dan Nika Sintesa, “Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada Aplikasi Pesan Antar Makanan”, Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi, no.2 (Desember, 2020), 154-158.
konsumen yang diambil langsung bahan kebutuhan pokok dari pedagang yang berada di Pasar Tanjung Jember.23 Platform Tumbasno.id ialah bentuk ikhtiar masyarakat Wetan pasar untuk membantu para pedagang dan masyarakat di daerah Pasar Tanjung dan sekitarnya yang mengalami dampak drastis dari pandemic Covid-19 kemarin. Selain itu bentuk ikhtiar ini juga memberikan dampak positif dengan dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Wetan pasar bagi masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan.
Peneliti menyimpulkan dari definisi uraian diatas bahwasannya platform digital ini merupakan platform baru yang disediakan untuk masyarakat dengan berbasis jasa layanan pesan antar untuk kebutuhan pokok yang bahan tersebut langsung di beli atau diambil dari pedagang Pasar Tanjung, serta platform ini dapat membantu para masyarakat yang tidak mempunyai pekerjaan di Lingkungan Wetan Pasar dapat bekerja dengan menggunakan jasanya sebagai kurir dari platform digital Tumbasno.id.
F. Sistematika Pembahasan
Sistematika pembahasan merupakan isian yang berisi tentang deskripsi alur pembahasan skripsi yang dimulai dari bab pendahuluan hingga bab penutup.
BAB I Pendahuluan
Laporan pengamatan penelitian memberikan kajian beberapa pokok untuk memberikan gambaran laporan skripsi yang didalamnya meliputi latar
23 Tumbasno.id, https://tumbasno.id/ diakses hari Sabtu tanggal 30 Juli 2022 pada17.26.
belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, definisi istilah, dan sistematika pembahasan.
BAB II Kajian Kepustakaan
Pada bagian ini pembahasan mengenai penguraian terkait dengan penelitian terdahulu yang berkaitan dengan pengamatan yang dilakukan dengan memberikan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui beberapa platform atau penggunaan peran media dalam memberikan peluang kerja.
BAB III Metode Penelitian
Pada bagian ini membahas ungkapan terkait dengan pendekatan dan jenis penelitian, lokasi penelitian, subjek penelitian, teknik pengumpulan data, analisis data, keabsahan data dan tahap-tahap penelitian.
BAB IV Penyajian Data dan Analisis
Pada bagian ini membahas mengenai penyajian-penyajian data yang telah ditemukan dilapangan dan dilakukan analisis data tersebut dengan teori yang telah di tulis di BAB II. Pada BAB ini membahas terkait gambaran obyek penelitian, penyajian data dan analisis data, dan pembahasan temuan yang ada.
BAB V Penutup
Pada bagian ini membahas simpulan serta saran-saran yang diberikan oleh penulis kepada tulisan serta objek yang sedang diteliti. Bagian ini merupakan bagian akhir dari penulisan ilmiah skripsi yang dibuat oleh penulis.
15 BAB II
KAJIAN KEPUSTAkAN A. Penelitian Terdahulu
Bagian ini peneliti mencantumkan penelitian terdahulu sebagai perbandingan antara hasil penelitian dahulu dengan penelitian sekarang yang sedang dilakukan dengan tujuan untuk mendukung penelaah yang lebih mendetail dan sebagai acuan penulis dalam melakukan penelitian kemudian membuat dalam ringkasannya, baik penelitian yang sudah terpublikasikan atau belum terpublikasi (skripsi, tesis, disertasi, artikel yang dimuat dijurnal ilmiah dan sebagainya).24
Peneliti terdahulu sebanyak empat buah judul yang analisisnya dapat disajikan sebagai berikut :
Tabel 2. 2
Tabel Persamaan dan Perbedaan Penelitian Terdahulu
No. Nama, Tahun, dan
Sumber Judul Penelitian Persamaan Perbedaan
(1) (2) (3) (4) (5)
1. Vicentius A.M Kusuma, Zainal A.
Sahabuddin, dan Posma S.J.K Hutasoit. 2022.
Jurnal.
Strategi Digital Marketing Pada UMKM di Masa Pandemi Covid-19 Melalui Pendekatan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat.
1) Menggunakan pendekatan pemberdayaan ekonomi masyarakat 2) Peran digital
dalam melakukan pemasaran
barang atau jasa.
1) Lokasi Penelitian 2) Objek
penelitian 3) Fokus
penelitian.
2. Sukma Napis Ali.
2021. Skripsi.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Prasejahtera Melalui Bimbingan
1) Menggunakan pendekatan pemberdayaan ekonomi masyarakat
1) Lokasi Penelitian 2) Objek
Penelitian 3) Fokus
24Tim Penyusun, Pedoman Penulisan Karya Ilmiah IAIN Jember (Jember : IAIN Jember, 2019), 46.
Marketing Online oleh Yayasan Insan Mulia Sejahtera di Pasar Minggu Jakarta Selatan.
2) Peran media digital online dengan memberikan peluang kerja.
Penelitian
3. Firman Mansir dan Halim Purnomo.
2021. Jurnal
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Digital Marketing dan Media Sosial Sebagai Media Promosi Era Pandemi Covid-19
di UMKM
Panggungharjo Sewon Bantul.
1) Menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat 2) Penggunaan
media digital marketing dalam mengembangkan kreatifitas.
1) Lokasi penelitian 2) Objek
penelitian 3) Fokus
penelitian.
4. Fita Nuril Azizah dan Zuraidah. 2020.
Jurnal.
Pemberdayaan Ekonomi
Masyarakat Desa Juwet Berbasis Sumber Daya Lokal Melalui Digital Marketing di Era Covid-19.
1) Menggunakan pendekatan pemberdayaan ekonomi masyarakat 2) Penggunaan
digital dalam mengembangkan kreatifitas.
1) Lokasi penelitian 2) Objek
penelitian 3) Fokus
penelitian.
1. Vicentius A.M Kusuma, Zainal A. Sahabuddin, dan Posma S.J.K Hutasoit Peneliti terdahulu yang dilakukan oleh Vicentius, dkk dengan judul
“Strategi Digital Marketing Pada UMKM di Masa Pandemi Covid-19 Melalui Pendekatan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat”.25 Dalam penelitian terdahulu menjelaskan tentang strategi pemasaran bagi pelaku UMKM menggunakan peran digital marketing melalui konsep pemberdayaan ekonomi masyarakat. Penggunaan digital marketing dapat memudahkan bagi pembisnis dalam memantau serta menyediakan kebutuhan dan keinginan-keinginan konsumen. Konsumenpun juga dapat informasi
25Vincentius, dkk, “Strategi Digital Marketing Pada UMKM di Masa Pandemi Covid-19 Melalui Pendekatan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat”, Jurnal Cafetaria, no.1 (Januari, 2022) : 24- 35.
terkait kebutuhan yang diinginkan melalui penggunaan digital marketing tersebut Pemasaran digital telah mengalami banyak evolusi menjadi kegiatan pemasaran barang ataupun jasa.
Penulisan peneliti terdahulu menggunakan metode kualitaif dengan penelusuran terhadap beberapa literatur dan menafsirkannya secara objektif melalui analisis mendalam terhadap permasalahan. Literatur review dari pemasaran berbasis digital marketing dan pemberdayaan ekonpmi rakyat. Hasil dari penelitian menjelaskan bahwasannya pemasaran produk barang maupun jasa dapat dilakukan transksi melalui internet. Penjualan yang dilakukan dapat memantau perkembangan pasar, memperoleh informasi mengenai kebutuhan dan keinginan dari calon pelanggan. Selain itu pemasaran digital tersebut lebih efektif dan efisien tanpa perlu sring mobilisasi. Hasil penelitian juga membahas peran pemerintah dalam kelangsungan UMKM saat pandemi Covid-19 dan pemanfaatan yang dilakukan dengan penggunaan digital marketing oleh pelaku UMKM.
Persamaan penelitian ini ialah fokus dalam pembahasan mengenai peran digital dalam melakukan pemasaran barang atau jasa secara online melalui internet dalam perkembangan teknologi dengan pendekatan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Perbedaanya dengan peneliti terdahulu ini ialah terletak pada fokus penelitian jika penelitian yang dilakukan oleh Vincentius dkk yaitu membahas strategi dari digital marketing yang diberikan kepada para pelaku UMKM saat pandemi
Covid-19 melalui pendekatan ekonomi rakyat. Jika penelitian yang dilakukan oleh peniliti ialah Pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis jasa layanan pesan antar melalui platform digital Tumbasno.id di lingkungan Wetan Pasar.
2. Sukma Napis Ali
Peneliti terdahulu dilakukan oleh Sukma Napis Ali dengan judul skripsi “Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Prasejahtera Melalui Bimbingan Marketing Online Oleh Yayasan Insan Mulia Sejahtera Di Pasar Minggu Jakarta Selatan”.26 Pada penelitian terdahulu menjelaskan bahwa terdapat beberapa lembaga yang menerapkan pemberdayaan masyarakat melalui marketing online, satu diantaranya yaitu Yayasan Insan Mulia Sejahtera bertempat di Pasar Minggu Jakarta Selatan.
Yayasan tersebut merupakan sebuah lembaga sosial yang menjembatani kepedulian kepada masyarakat prasejahtera untuk meningkatkan kesejahteraan mereka melalui bimbingan marketing online tersebut.
Sasaran yang dituju ialah masyarakat prasejahtera untuk mengembangkan usaha kecil mereka.
Metode yang digunakan oleh peneliti terdahulu menggunakan cara kerja untuk memahami objek penelitian dalam rangka menemukan dan mengujinya sehingga peneliti menggunakan pendekatan kualitatif.
Peneliti menggunakan beberapa tahapan dalam melakukan penelitiannya yaitu observasi, wawancara, studi dokumen dan teknik analisis data.
26Sukma Napis Ali, “Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Prasejahtera Melalui Bimbingan Marketing Online Oleh Yayasan Insan Mulia Sejahtera Di Pasar Minggu Jakarta Selatan”, (Skripsi, UIN Syarif Hidayatullah, 2021).
Berdasarkan hasil yang temukan oleh peneliti dan melakukan analisis lapangan maka dapat diberitahukan bahwa proses pemberdayaan masyarakat prasejahtera melalui bimbingan marketing online telah memberikan keterampilan sebagai bekal dalam dunia kerja serta memberikan peluang kerja dengan penghasilan yang layak. Serta konsep pemberdayaan masyarakat yang dilakukan Yayasan ini telah dilakukan sesuai dengan konsep pemberdayaan masyarakat pada umumnya.
Persamaan penelitian ini ialah pembahasan mengenai pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui media digital online dengan tujuan menambah kreatifitas dan keterampilan sebagai bekal di dunia kerja dan memberikan peluang kerja. Perbedaan dalam penelitian ini jika peneliti terdahulu membahas tentang pemberdayaan ekonomi masyarakat prasejahtera melalui bimbingan marketing online oleh yayasan insan mulia sejahtera di Pasar Minggu Jakarta Selatan sedangkan peneliti membahas Pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis jasa layanan pesan antar melalui platform digital Tumbasno.id di lingkungan Wetan Pasar.
3. Firman Mansir dan Halim Purnomo
Peneliti terdahulu yang dilakukan oleh Firman Mansir dan Halim Purnomo dengan judul “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Digital Marketing dan Media Sosial Sebagai Media Promosi Era Pandemi Covid- 19 di UMKM Panggungharjo Sewon Bantul”.27 Dalam penelitian terdahulu menjelaskan bahwa kegiatan UMKM dapat dilakukan dalam
27Firman Mansir dan Halim Purnomo,”Pemberdayaan Masyarakat Melalui Digital Marketing dan Media Sosial Sebagai Media Promosi Era Pandemi Covid-19 di UMKM Panggungharjo Sewon Bantul”, Abdimas Singkeru, no.1 (Mei, 2021) : 39-50.
pemanfaatan digital untuk menjalankan usahanya, khususnya pada era pandemic covid-19. Penggunaan digital marketing sangat berpengaruh bagi pemilik UMKM dengan dimulainya interaksi dengan konsumen.
Adapun para UMKM juga dapat mempelajari penggunaan berbagai platform digital marketing yang marak digunakan oleh konsumen seperti marketplace yang telah tersebar dibeberapa wilayah Indonesia.
Proses tahapan yang dilakukan oleh peneliti terdahulu dengan melakukan beberapa metode pelaksanaan, Pertama yaitu Observasi dan wawancara dimana metode ini merupakan metode untuk melihat seperti apa pemahaman dan pengetahuan masyarakat dan UMKM Panggungharjo terhadap pemanfaatan digital marketing. Kedua yaitu ceramah dan diskusi, dimana metode ini dimunculkan agar peneliti dapat dengan mudah menyajikan konsep untuk menyesosialisasikan kepada masyarakat.
Ketiga yaitu demostrasi dan praktik, dimana metode ini menunjukan proses penggunakan teknologi digital sebagai media pemasaran yang mudah dan tidak berbayar sehingga masyarakat dan UMKM tetap dapat melakukan kegiatan penjualan menggunakan media digital.
Hasil dari penelitian terdahulu yaitu masyarakat serta para UMKM dapat memahami kinerja dari teknologi masa kini dengan menjual barang yang hendak di jual kepada konsumen melalui platform digital marketing yang marak digunakan oleh konsumen seperti marketplace. Namun, peneliti menukan bahwa ada kurangnya pemahaman tentang pentingnya digital marketing serta pengetahuan tentang teknologi informasi dengan cara penggunaan dan pemanfaatan media sosial dari masyarakat tersebut.
Persamaan penelitian ini adalah pengguanaan media teknologi seperti digital marketing maupun platform digital sebagai wadah kreatifitas dan inovasi bagi masyarakat dalam mengembangkan usaha barang atau jasa yang hendak dipasarkan atau dijual belikan dengan menggunakan prinsip- prinsip dari pemberdayaan masyarakat. Perbedaan dari penelitian yang disusun oleh Firman dan Halim yaitu penelitian dilakukan terhadap UMKM Panggungharjo dalam pemberdayaan masyarakat melalui digital marketing dan media sosial sebagai media promosi era pandemic covid- 19, sedangkan peneliti melakukan penelitian terkait pemberdayaan masyarakat berbasis jasa layanan pesan antar melalui platform digital Tumbasno.id di lingkungan Wetan Pasar.
4. Fita Nuril Azizah dan Zuraidah
Peneliti terdahulu yang telah dilakukan oleh Fita dan Zuraidah dengan judul “Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Juwet Berbasis Sumber Daya Lokal Melalui Digital Marketing di Era Covid-19”.28 Peneletian yang dilakukan pada pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan menggunakan metode pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) dengan berdasarkan asset atau sumber daya lokal yang akan dikembangkan.
Proses yang hendak dilakukan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan berbasis sumber daya lokal melalui digital marketing meliputi beberapa langkah penelitian yang dilakukan yaitu : Persiapan
28Fita Nuril A dan Zuraidah. “Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Juwet Berbasis Sumberdaya Lokal Melalui Digital Marketing di Era Covid-19.” Jurnal Abdikmas UKK, (2020) : 145.
(meliputi identifikasi asset dan permasalahan yang terjadi), Pelaksanaan (meliputi pelaksanaan pelatihan dan pendampingan dalam pemasaran melalui digital marketing), dan Evaluasi (pengukuran tingkat pemahaman masyarakat terhadap strategi pemasaran).29
Indikator dari kegiatan pemberdayaan yang dilakukan ialah terdapat dampak positif setelah dilaksanakannya pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat dengan memiliki kemampuan dalam hal memasarkan sumber daya lokal melalui digital marketing. Kegiatan tersebut menghasilkan masyarakat yang dapat mampu menerapkan dan memanfaatan perkembangan zaman dengan penggunaan digital marketing secara lebih baik, serta memanfaatkan media digital marketing sebagai bentuk wadah untuk membuka lapangan pekerjaan bagi pemuda desa yang belum bekerja dengan menyediakan lapangan pekerjaaan yang berbasis jasa layanan pesan antar bagi para calon-calon pelanggan.
Persamaan penelitian ini terletak pada variable bebasnya yaitu penggunaan digital marketing dan platform digital. Perbedaannya dari penelitian yang disusun oleh Fita dan Zuraidah yaitu terletak pada uji coba penelitian yang terdahulu yaitu berbasis sumber daya lokal melalui digital marketing di Desa Juwet. Sedangkan peneliti melakukan penelitian berbasis jasa layanan pesan antar melalui platform digital Tumbasno.id di lingkungan Wetan Pasar.
29Fita Nuril A dan Zuraidah. “Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Juwet Berbasis Sumberdaya Lokal Melalui Digital Marketing di Era Covid-19.” Jurnal Abdikmas UKK, (2020) : 150.
B. Kajian Teori
1. Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
a. Pengertian Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia kata pemberdayaan berasal dari kata “daya” yang memiliki suatu arti yaitu proses, cara dan perbuatan memberdayaakan.30 Pemberdayaan juga dapat disebut sebagai upaya dalam meningkatkan kemampuan serta potensi yang dimiliki masyarakat dengan tujuan mengembangkan diri secara mandiri dan bertahan hidup.31 Jika menurut Permendagri No 7 tahun 2007 menjelaskan Pemberdayaan merupakan suatu strategi dalam proses pembangunan bagi masyrakat dalam upaya-upaya untuk mewujudkan kemampuan serta kemandirian dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.32
Pemberdayaan masyarakat yang menjadi objek atau aktor dan penentu pembangunan yaitu masyarakat. Masyarakat akan diberikan fasilitas dalam mengkaji kebutuhan, masalah yang ada dan peluang pembangunan serta kehidupan mereka sendiri. Masyarakat juga yang menentukan solusi ekternal maupun sumber daya milik masyarakat itu sendiri.33 Tujuan pemberdayaan masyarakat dapat membantu
30Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), https://kbbi.lektur.id/pemberdayaan diakses hari Rabu tanggal 3 Agustus 2022, pukul 14.22.
31 Direktorat Jendral Pendidikan Islam, Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Depag RI, Pemberdayaan Masyarakat Pendekatan RRA dan PRA, (Malang : 2009), 17.
32 Menteri Dalam Negeri, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7 Tahun 2007 Tentang Kader Pemberdayaan Masyarakat, (Jakarta : 2007) Pasal 1 no.8.
33 Totok Mardikanto dan Poerwoko Soebiato, Pemberdayaan Masyarakat Dalam Perspektif Publik, (Bandung : Alfabeta, 2015), 61.
pengembangan diri dari masyarakat yang cukup lemah, termarginalkan, miskin, rentan, hingga wanita yang terkena diskriminasi atau dikesampingkan. Harapan dari pemberdayaan ialah dapat membentuk suatu individu atau masyarakat menjadi mandiri dalam berpikir, bertindak, serta mengendalikan apa yang hendak dilakukan tersebut.34
Penjelasan diatas penulis mencoba menyinggung sedikit terkait hal pemberdayaan dalam tatanan suatu ekonomi. Pemberdayaan ekonomi tersebut lebih identik dengan pembahasan kemiskinan yang hendak terjadi kepada masyarakat yang memang mengalami kendala dari perekonomian. Eknomi masyarakat ialah segala bentuk kegiatan dan upaya yang dilakukan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya seperti sandang, pangan, papan, pendidikan maupun kesehatannya.35 Pemberdayaan ekonomi ialah sebuah upaya yang diberikan kepada masyarakat untuk mendorong, memotivasi, dan membangkitkan kesadaran diri masyarakat dengan adanya potensi yang dimiliki serta upaya dalam mengembangkannya.36 Peneliti dapat mengartikan bahwasannya pemberdayaan merupakan sebuah upaya yang dilakukan sebagai pendorong percepatan dengan melakukan perubahan struktur ekonomi dalam rakyat di suatu perekonomian nasional. Perubahan struktur tersebut dalam proses perubahan yang
34 Sulistiyani, Pemberdayaan Masyarakat, (Bandung : Grafindo, 2004), 53.
35 Pusat Bahasa Departemen, Kamus Besar Bahasa Indonesia, (Jakarta : Balai Pustaka, 2002), 61.
36 Gunawan Sumodiningrat, Pemberdayaan Masyarakat dan JPS, (Jakarta : Pustaka Utama, 1999), 368.
merupakan perubahan ekonomi tradisional menjadi ekonomi modern atau bahkan dari ekonomi yang lemah menjadi ekonomi yang tangguh.
Tujuan dari pemberdayaan ekonomi masyarakat untuk dapat memenuhi suatu kebutuhan hidup dengan suatu kegiatan dari tiga kegiatan utama yang dilakukan yaitu produksi, distribusi, dan konsumsi. Tetapi dalam memenuhi pemenuhan hidup memiliki kendala yaitu terutama dalam sumber daya, sehingga erat kaitannya dengan upaya meningkatkan kemakmuran serta kesejahteraan dari masyarakat.37 Uraian diatas peneliti dapat menyimpulkan bahwasannya pemberdayaan eknomi dilakukan kepada masyarakat yang masih dapat dibilang paling bawah atau kurang mampu dengan memberikan upaya bantuan pemberdayaan supaya eknomi dapat terwujud dengan taraf hidup yang lebih meningkat.
b. Tahap-Tahap Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Pemberdayaan masyarakat memiliki beberapa tahapan yang dilakukan, yaitu :38
2) Tahap Persiapan
Tahapan ini meliputi persiapan dari agen sosial sebagai tenaga pemberdayaan masyarakat yang biasa disebut community worker yang bertujuan untuk adanya kesamaan persepsi antara anggota agen perubahan mengenai pendekatan yang akan dipilih dalam melakukan pengembangan masyarakat.
37Gunawan Sumodiningrat, Membangun Perekonomian Rakyat, (Yogyakarta : Pustaka Belajar, 1998), 24.
38Isbandi Rukminto, Intervensi Komunitas Pengembangan Masyarakat Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat, (Jakarta : Raja Grafindo, 2007), 244.
3) Tahap Pengkajian
Tahapan ini meliputi pengkajian dalam mencari informasi terhadap masalah kebutuhan yang dirasakan dan sumber daya yang dimiliki oleh masyarakat. Tahap pengkajian dilaksanakan dengan cukup melibatkan beberapa masyarakat dengan kelompok agen sosial. Dibagian ini hanya beberapa yang dilibakan.
4) Tahap Perencanaan Alternatif Program
Tahapan ini meliputi kegiatan yang dilakukan agen perubahan dengan melibatkan masyarakat untuk memahami masalah yang mereka hadapi serta alternatif program apa yang bisa direncanakan bersama dengan mencari solusi bagaimana cara mengatasi masalah tersebut.
5) Tahap Pemformulasian Rencana Aksi
Tahap ini meliputi kegiatan yang dilakukan oleh agen perubahan dalam membantu kelompok masyarakat dalam menentukan program dan kegiatan yang hendak dilakukan untuk mengatasi permasalahan yang ada.
6) Tahap Implementasi Program
Tahap ini meliputi kegiatan upaya pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat. Agen perubahan membantu masyarakat dalam melaksanakan program yang telah direncanakan agar tidak melenceng dari apa yang telah direncanakan.
7) Tahap Evaluasi
Tahap ini meliputi kegiatan yang dilakukan oleh agen perubahan bersama masyarakat untuk melakukan pengawasan program yang sudah dilaksanakan. Pada tahapan ini masyarakat harus terlibat aktif dalam pengawasan untuk mengetahui setiap nilai-nilai yang terjadi ketika program implementasi program dilaksanakan.
8) Tahap Terminasi
Tahap ini meliputi kegiatan pemutusan hubungan kerja antara agen perubahan dengan masyarakat yang sedang dilakukan pemberdayaan. Pada tahapan ini diharapkan masyarakat yang telah dilakukan pemberdayaan dapat berdiri sendiri melanjutkan apa yang telah dilakukan dan dikerjakan bersama agen sosial.
c. Tujuan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Tujuan pemberdayaan masyarakat ialah suatu kegiatan untuk mendirikan diri masyarakat atau membangun masyarakat dalam hal memajukan diri kearah yang lebih baik secara berkesinambungan.
Meningkatkan kesejahteraan diri masyarakat melalui dengan mengasah potensi yang dimiliki agar dapat meningkatkan kualitas hidup yang jauh lebih baik melalui kegiatan-kegiatan swadaya merupakan tujuan utama dari pemberdayaan masyarakat.39 Pengertian diatas peneliti dapat menyimpulkan bahwasannya pemberdayaan masyarakat
39Hamdani Fauzi, Pembangunan Hutan Berbasis Kehutanan Sosial, (Bandung : Karya Putra Darwati, 2012), 196.
dilakukan dengan tujuan untuk menciptakan masyarakat yang mendiri dengan potensi yang dimiliki sehingga dapat menciptakan hal yang baru dengan mengembangkannya sehingga dapat membantu dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan melepaskan diri dari keterbelakangan dan ketergantungan.
d. Indikator Keberhasilan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat dikatakan berhasil jika telah mencapai titik tujuan dan fokus dari perhatian utamanya.
Fokus dan tujuan pemberdayaan ekonomi yang dapat diketahui secara operasional sehingga perlu mengetahui beberapa indikator-indikator keberhasilannya. Sehingga jika dilaksanakan pemberdayaan ekonomi masyarakat dilakukan dengan adanya upaya titik fokus dalam aspek- aspek sasaran yang dituju sehingga dapat dilakukan secara optimal.40
Keberhasilan dari pemberdayaan bukan hanya dilihat dari segi fisik maupun ekonomi saja melainkan ada beberapa dari segi psikologis dan sosialnya, diantaranya41 :
1) Memiliki sumber pendapatan yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan hidup dirinya serta keluarganya. Seperti mampu membeli beras atau bahan-bahan pokok lainnya.
2) Dapat mampu mengemukakan pendapat dikeluarganya maupun kepada masyarakat umum sekitarnya. Mampu memiliki mobilitas
40Edi Suharto, Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat, (Bandung : PT Refika Aditama, 2005), 62.
41Edi Suharto, Pekerja Sosial Di Dunia Industri : Memadukan Pertumbuhan Dan Pemerataan, (Jakarta : PT Pustaka Cidesindo, 1996), 111.
yang sudah cukup luas dengan cara pergi keluar rumah atau luar wilayah.
3) Dapat berpartisipasi dalam kehidupan sosial dengan sekitarnya.
Seperti kampanye atau aksi-aksi sosial lainnya. Dengan indicator keberhasilan ini masyarakat tidak malu dan takut dalam melakukan partisipasi kepada khalayak luar.
4) Dapat membuat keputusan sendiri dengan menentukan pilihan- pilihan yang muncul dari diri sendiri. Sehingga masyarakat dapat menentukan apa yang diinginkan sesuai dengan yang ada di dirinya dan dapat mengembangkan apa yang menjadi keahliannya.
e. Prinsip Pemberdayaan Masyarakat
Pemberdayaan memiliki beberapa prinsip-prinsip yang dijadikan sebagai pedoman dalam melakukan suatu kegiatan dalam upaya yang akan dilakukan. Prinsip-prinsip pemberdayaan masyarakat yaitu :42
1) Prinsip Kesetaraan
Prinsip ini memberikan pemahaman tdalam menyikapi setiap kelebihan dan kekurangan yang dimiliki setiap individu di diri masyarakat sehingga tidak ada terjadinya diskriminasi ataupun membanding-bandingkan antara satu dengan lainnya.
2) Prinsip Partisipatif
Prinsip ini memberikan suatu pemahaman untuk bisa menggerakkan masyarakat agar turut serta dalam setiap kegiatan yang akan dilakukan.
42 Hairudin La Patilaiya, Pemberdayaan Masyarakat (Padang: PT. Global Eksekutif Teknologi, 2022), 15-16.
3) Prinsip Keswadayaan dan Kemandirian
Prinsip ini mencoba lebih mengutamakan setiap potensi yang dimiliki oleh masyarakat dibandingkan dengan menggantungkan diri kepada potensi pihak lain. Hal ini pun dilakukan dengan tujuan masyarakat dapat lebih berupaya dalam meningkatkan potensi atau kemampuan yang dimilikinya.
4) Prinsip Keberlanjutan
Kegiatan yang telah direncanakan dan dibuat bersama antara pendamping dengan masyarakat perlu dirancang dengan sebaik mungkin agar program yang terbentuk dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan mewujudkan tujuan bersama.
2. Jasa Layanan Pesan Antar a. Pengertian Jasa Pesan Antar
Jasa atau layanan ialah kinerja atau tindakan yang ditawarkan suatu pihak kepada pihak lain yang intinya tidak berwujud dan tidak menghasilkan kepemilikan manapun. Jasa dikaitkan dengan produk fisik yang bersifat tak wujud, tak terpisahkan, bervariasi dan bersifat musnah.43
Jasa transportasi saat ini bukan hanya menawarkan jasa angkut manusia saja melainkan sekarang dapat menawarkan jasa layanan pesan antar makanan secara online. Pengertian dari jasa layanan pesan antar ialah suatu aktivitas dan pemberian jasa yang diberikan kepasa
43Yeti Octavia, “Pengaruh Kualitas Pelayanan Jasa Kurir Grabfood terhadap Kepuasan Pelanggan Pada Karyawan Puskesmas Besuki Rahmad Kota Bengkulu”, (Skripsi, IAIN Bengkulu, 2020), 27.
customers untuk memesan makanan atau produk lain yang telah disediakan oleh produsen dan dilakukan dengan media komunikasi online lalu produk yang dipesan akan diantarkan sampai ketempat tujuan customer.44 Dapat disimpulkan bahwasannya jasa layanan pesan antar merupakan pekerjaan yang menawarkan jasa kepada konsumen untuk di gunakan sebagai pengantar pesan makanan melalui media telekomunikasi sehingga memudahkan konsumen dalam membeli barang atau benda tanpa harus repot keluar dari rumah maupun mengantri untuk membelinya.
b. Keuntungan dan Kerugian Penggunaan Jasa Layanan Pesan Antar
Penggunaan jasa layanan pesan antar merupakan satu diantara inovasi dan kreatifitas dari perkembangan teknologi yang penggunaannya terus bertambah hari demi hari. Layanan penggunaan jasa layanan pesan antar yang kita ketahui sangat mudah diakses melalui gadget. Masyarakat pada era sekarang banyak melakukan pembelian melalui jasa layanan pesan antar ini dengan tujuan mempermudah dalam hal pembelian secara jarak jauh. Namun, meski kelihatan sangat menguntungkan tetapi ada beberapa juga yang memiliki kerugian saat melakukan layanan pesan antar ini. Berikut meliputi beberapa keuntutungan dan kerugian dari penggunaan jasa layanan pesan antar :
44Lestari, “Sistem Informasi Pemesanan dan Layanan Antar Makanan Se-Surabaya Berbasis Android”, Jurnal Bersama, (2017) : 11.
1) Lebih hemat tenaga, yang dimana sesorang tidak perlu repot-repot keluar rumah untuk mendapatkan makanan yang diinginkan.
Hanya melakukan transaksi melalui aplikasi layanan jasa pesan antar yang nanti makanan pun akan sampai ke tempat customers.
2) Memangkas waktu, hanya melalui telepon genggam akan sangat menghemat waktu dari pada harus datang ke tempat jualan yang dituju. Bagi seseorang yang jadwal harian yang pada atau memiliki kesibukan yang tidak dapat ditinggalka kesempatan jasa layanan pesan antar ini sangat menguntungkan.
3) Lebih bebas memilih tanpa perlu memikirkan antrian yang panjang, ketika penggunaan jasa layanan pesan antar ini maka customers tidak perlu memikirkan antrian yang panjang saat telah memesan menu melalui jasa ini.
4) Memperoleh aneka diskon dan potongan, ada beberapa aplikasi layanan pesan antar yang menyediakan voucher dalam bentuk potongan harga ataupun diskon.
5) Makanan yang dipesan tidak sesuai dengan harapan, terkadang tampilan dengan makanan yang dihidangkan tidak sama persis ataupun rasa dari makanan tersebut tidak seperti yang diharapkan.
6) Harga menu lebih mahal, sebagian besar toko atau rumah makan yang umumnya memasukan data makanan ke layanan pesan antar maka akan memasang harga yang sedikit mahal dari pada memesan secara langsung.
7) Ada ongkos kirim yang perlu dibayarkan, adanya ongkos kirim yang perlu dibayarkan sudah menjadi barang tentu ketika menggunakan layanan pesan antar, ongkos kirim tersebut bervariasi, tergantung jawak yang ditempuh.45
Begitulah beberapa keuntungan dan kerugian penggunaan jasa layanan pesan antar. Layanan ini tentu sangat membantu dalam keadaan tertentu terlebih jika memiliki kesibukan membuat sesorang tidak memiliki waktu untuk membeli di luar. Namun walaupun banyak manfaat yang diberikan jasa layanan ini juga memiliki kerugian yang diberikan tapi tidak semuanya memiliki kerugian tersebut.
45Laruan, “Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Food Delivery”, https://www.kreditpintar.com/education diakses hari Minggu tanggal 7 Agustus 2022, pada 19.40.
34 BAB III
METODE PENELITIAN A. Pendekatan Dan Jenis Penelitian
1. Pendekatan Penelitian
Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan yaitu pendekatan kualitatif. Pendekatan ini menurut Bogdan dan Taylor dalam buku Lexy J.Moleong ialah dalam prosedur penelitian dimana yang menghasilkan data bersifat deskriptif melalui kata-kata tertulis maupun secara lisan dari orang- orang dan perilaku yang dapat diamati.46 Dengan melakukan pendekatan kualitatif ini peneliti mengharapkan dapat mengungkap berbagai permasalahan yang dialami oleh masyarakat secara menyeluruh serta dapat menganalisis tentang pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis jasa layanan pesan antar melalui platform digital Tumbasno.id pada lingkungan Wetan Pasar dengan mengambil metode obsevasi lapangan, wawancara serta melengkapi data-data dengan dokumentasi.
2. Jenis Penelitian
Jenis penelitian yang digunakan yaitu dengan jenis penelitian deskriptif. Pendekatan deskriptif kualitatif ialah pendekatan penelitian menggunakan data-data yang dikumpulkan berupa kata-kata, gambar dan bukan angka. Data tersebut dapat diperoleh dari beberapa hasil seperti wawancara, foto, catatan, dan lain sebagainya.47 penelitian ini dilakukan juga dengan cara menjelaskan uraian dan gambar-gambar yang telah
46 Lexy J.Moleong, Metode Penelitian Kualitatif, (Bandung : Pustaka Pelajar, 2005), 4.
47 Lexy J.Moleong, Metode Penelitian Kualitatif, (Bandung : Pustaka Pelajar, 2005),, 11.