• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penelitan dan Pengembangan dalam Pendidikan

N/A
N/A
alpin ut-palembang

Academic year: 2023

Membagikan "Penelitan dan Pengembangan dalam Pendidikan"

Copied!
56
0
0

Teks penuh

(1)

Pertemuan Pertama

Penelitan dan Pengembangan dalam Pendidikan

(Educational Research and Development)

Selamat Datang

dalam

(2)

Program Penyegaran Wawasan Dosen UT Menuju PTNBH-UT:

Berbagi Konsep Teoritik dan Pengalaman

Tentang Penelitian dan Pengembangan dalam Pendidikan

(R & D in Education)

(3)

Tujuan Pembelajaran Umum

Setelah mengikuti Program Penyegaran ini Anda diharapkan dapat mengidentifikasi penerapan konsep, prinsip, dan prosedur penelitian dan pengembangan untuk peningkatan kualitas

akademik sistem pembelajaran UT yang meliputi:

1. Analisis masalah pembelajaran dalam mata kuliah ampuan Anda

2. Model-model R & D in Education

(4)

3. Perbedaan proses R & D dengan pelaksanaan pengembangan bahan belajar (modul) UT

selama ini

4. Menampilkan gagasan penerapan R & D in Education dalam mengembangkan modul UT pada masa yad

5. Menampilkan garis besar gagasan proposal R

& D in Education tentang pengembangan

bahan pembelajaran generasi baru UT sesuai dengan konsep, prinsip, dan prosedur R & D in Education

Lanjutan

(5)

Tujuan Pembelajaran Khusus

Setelah mengikuti Program Penyegaran ini Anda diharapkan akan dapat mendeskripsikan:

1. Definisi dan maksud Penelitian dan Pengembangan untuk pendidikan.

2. Prosedur yang sistematik dalam R & D untuk pendidikan

3. Konsep-konsep dan prosedur research and information collecting sebagai Langkah awal dalam R & D in Education

(6)

4. Konsep dan prosedur penentuan tujuan

pembelajaran umum untuk mata kuliah yang Anda ampu

5. Konsep dan prosedur analisis pembelajaran (analisis tujuan pembelajaran umum) untuk MK yang Anda ampu

6. Konsep dan prosedur analisis peserta didik (mahasiswa UT) dan konteks pembelajaran mahasiswa UT

Lanjutan

(7)

7. Teknik penulisan tujuan kinerja (tujuan pembelajaran khusus) dengan format ABCD dan format AB

8. Konsep dan prosedur pengembangan instrumen asesmen untuk hasil belajar peserta didik dan proses pembelajaran

Lanjutan

(8)

9. Konsep dan prosedur pengembangan strategi pembelajaran untuk satu atau beberapa tujuan kinerja

10. Konsep dan prosedur pengembangan dan pemilihan bahan pembelajaran berdasarkan strategi pembelajaran yang telah disusun sebelumnya.

Lanjutan

(9)

11. Konsep dan prosedur desain dan

pelaksanaan evaluasi formatif terhadap

pembelajaran (terhadap bahan dan proses pembelajaran)

12. Konsep dan prosedur revisi bahan

pembelajaran dan proses pembelajaran 13. Konsep dan prosedur desain dan

pelaksanaan evaluasi sumatif

Lanjutan

(10)

14. Menampilkan gagasan penerapan R & D in Education dalam mengembangkan modul UT pada masa yad

15. Penampilan garis besar gagasan tentang penulisan proposal R & D untuk

menghasilkan modul generasi baru UT yang sesuai dengan kebutuhan dan

lingkungan pembelajaran terkini dari mahasiswa UT (Tugas Individual)

Lanjutan

(11)

Materi, Sumber, dan Media

A. Bahan presentasi yang dikembangkan Tim Narasumber B. Buku teks yang digunakan sebagai referensi:

1. Borg, Walter R., and Gall, Meredith Darmein (1983).

Educational Research : An Introduction. 4th ed. New York:

Longman Inc

2. Gall, Meredith Darmein, Gall, Joyce P., Borg, Walter R.

(2007). Educational Research: An Introduction. 8th ed.

New York: Longman Inc

3. Dick W., Carey Lou, and Carey James O. (2015). The Systematic Design of Instruction. New York: Pearson.

4. Gay, L.R., Mills, Geofttrey E. and Airasian, Peter (2009).

Educational Research: Competencies for analysis and Applications. 9th ed.. New Jersey : Pearson Education, Inc.

(12)

Kegiatan Peserta

1. Aktif menghadiri proses pembelajaran 2. Mendiskusikan dalam kelompok dan

mempresentasikan hasil diskusi kelompok tentang penelitian dan pengumpulan data informasi yang berkaitan dengan

pengembangan dan penggunaan modul UT bagi mahasiswa UT (tugas kelompok)

(13)

3. Mendiskusikan dalam kelompok dan

mempresentasikan hasil diskusi tentang akurasi dan relevansi tujuan pembelajaran umum MK UT yang Anda ampu bagi tingkat Pendidikan tinggi S1, S2, dan S3 (tugas kelompok)

Lanjutan

(14)

4. Mendiskusikan dalam kelompok dan

mempresentasikan hasil diskusi tentang akurasi

kesesuaian, dan variasi strategi pembelajaran yang digunakan dalam modul MK ampuan Anda untuk tujuan pembelajaran MK tsb (tugas kelompok)

5. Mendiskusikan dalam kelompok dan

mempresentasikan hasil diskusi tentang kualitas, akurasi, dan relevansi proses dan isi pembelajaran dalam modul UT dilihat dari kesesuaiannya dengan tujuan pembelajaran modul tsb (tugas kelompok)

Lanjutan

(15)

6. Menuliskan dan menyerahkan garis besar gagasan (ide) tentang proposal R & D untuk menghasilkan bahan pembelajaran UT yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi

pembelajaran terkini mahasiswa UT dalam ± 2 halaman (tugas individual)

7. Kegiatan butir 6 tsb di atas menjadi salah satu syarat untuk mendapatkan sertifikat pencapaian (certificate of achievement), disamping hadir

minimal 4 kali pertemuan

Lanjutan

(16)

8. Sedangkan peserta yang hadir minimal 4 kali pertemuan tanpa membuat gagasan proposal akan mendapat sertifikat

partisipasi (sertificate of Participation)

9. Kedua jenis sertifikasi tsb di atas di tanda tangani oleh Rektor UT.

Lanjutan

(17)

Pada akhir pertemuan pertama Anda diharapkan dapat:

1. Mendeskripsikan klasifikasi penelitian menurut metodenya dan menurut maksudnya

2. Mendeskripsikan peran dan fungsi dosen UT dalam melaksanakan dharma penelitian

Perguruan Tinggi

3. Mendeskripsikan konsep dan prosedur R & D dalam Pendidikan baik skala makro maupun mikro

4. Mendeskripsikan manfaat R & D dalam

pendidikan skala mikro bagi pengembangan karir dosen UT dan bagi pengembangan

lembaga UT

Pertemuan Pertama (Sesi

1)

(18)

Klasifikasi Penelitian Menurut Metodenya

1. Penelitian Kuantitatif

Digunakan untuk menjelaskan kondisi saat ini, investigasi hubungan, dan studi fenomena sebab akibat. Studi eksperimental dan korelasional,

penelitian survey termasuk dalam golongan ini

Gay, L.R., Mills, Geofttrey E. and Airasian, Peter (2009). Educational

Research: Competencies for analysis and Applications. 9th ed.. New Jersey : Pearson Education, Inc. (pp.6-28)

(19)

2. Penelitian Kualitatif

Digunakan untuk menguji secara mendalam

pemahaman tentang keberadaan suatu fenomena, mengapa keberadaan seperti itu, dan bagaimana pihak yang terlibat memandang fenomena

tersebut. Termasuk dalam penelitian ini studi kasus, etnografi, grounded theory (induktif), fenomenologi, dan penelitian sejarah

Gay, L.R., Mills, Geofttrey E. and Airasian, Peter (2009). Educational

Research: Competencies for analysis and Applications. 9th ed.. New Jersey : Pearson Education, Inc. (pp.6-28)

Lanjutan

(20)

Klasifikasi Penelitian Menurut Maksudnya

2. Evaluation Research (Penelitian Evaluasi) Adalah proses yang sistematik dalam

mengumpulkan dan menganalisa data tentang kualitas, efektivitas, manfaat atau nilai dari

suatu program, produk, atau praktek

Gay, L.R., Mills, Geofttrey E. and Airasian, Peter (2009). Educational

Research: Competencies for analysis and Applications. 9th ed.. New Jersey : Pearson Education, Inc. (pp.6-28)

(21)

3. Research and Development (R & D)

Adalah proses meneliti kebutuhan konsumen dan kemudian mengembangkan produk untuk

memenuhi kebutuhan tersebut

4. Action Research (Penelitian Tindakan)

untuk mengumpulkan informasi tentang cara-cara pelaksanaan kegiatan dalam rangka memecahkan masalah

Gay, L.R., Mills, Geofttrey E. and Airasian, Peter (2009). Educational

Research: Competencies for analysis and Applications. 9th ed.. New Jersey : Pearson Education, Inc. (pp.6-28)

Lanjutan

(22)

1. Salah satu tugas pokok & fungsi dosen

pada umumnya, termasuk dosen UT adalah PENELITI (bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi). Sebagai peneliti ia dapat

melibatkan banyak nara sumber, termasuk para pakar materi, pakar desain

pembelajaran, pakar desain visual, pakar desain web, pakar bahasa, dan para teknisi administrasi. Semua nara sumber dan

teknisi itu dibawah koordinasinya; mereka bukan peneliti

Peran Dosen Dalam Research &

Development Bahan Pembelajaran UT

Prof. Dr. M.Atwi Suparman, M.Sc

(23)

2. Peneliti berfungsi sebagai:

a. penyusun proposal penelitian,

b. mencari dan melibatkan nara sumber yang dibutuhkan dalam melaksanakan penelitian c. membuat instrumen penelitian,

d. merekrut dan menugaskan petugas lapangan untuk mengumpulkan data,

Prof. Dr. M.Atwi Suparman, M.Sc

Lanjutan

(24)

e. mengolah data,

f. menyusun laporan penelitian,

g. mendesiminasikan hasil penelitian, dan

h. mempertanggungjawabkan hasil penelitian

kepada semua pihak terkait, termasuk kepada publik dan penyedia dana.

Lanjutan

Ke delapan tugas peneliti tersebut di atas tidak boleh diwakilkan kepada pihak lain

Prof. Dr. M.Atwi Suparman, M.Sc

(25)

3. Para pakar berfungsi sebagai nara sumber (bukan peneliti) dalam beberapa keahlian seperti:

a. ahli materi (beberapa orang)

b. ahli desain pembelajaran (dapat dirangkap peneliti)

c. ahli desain media audio visual/ahli desain grafis

d. ahli desain web,

e. ahli bahasa komunikatif,

f. dan ahli lain yg diperlukan peneliti.

Lanjutan

Mereka itu nara sumber yang berfungsi sebagai

“pembantu” bagi peneliti dalam proses penelitian

(26)

4. Responden penelitian (bukan peneliti) berasal dari dari:

a.Tutor

b.Mahasiswa dan lulusan

c.Pengguna lulusan (masyarakat/perusahaan

pemakai, atasan lulusan, Ketua Prodi, Pengampu matakuliah terkait pada tingkat diatasnya dan atau dibawahnya)

d.Pengelola UPBJJ dan UT

e.Teknisi IT dan teknisi administrasi, dll

Lanjutan

Mereka menjadi nara sumber dalam pengumpulan data dan informasi yang

dibutuhkan peneliti

(27)

1. Hasil akhir penelitian dan pengembangan (R&D) ini adalah bahan pembelajaran generasi baru (BP GERU) UT atau dapat kita sebut sebagai modul UT versi masa kini, yang sesuai dengan kondisi terkini mahasiswa UT.

Pengembangannya melibatkan langkah- langkah desain sistem pembelajaran yang sudah Anda pelajari

(Atwi Suparman, 2013)

Hasil R & D in Education

(28)

2. Bahan pembelajaran yang dihasilkan

melalui proses R & D adalah produk ilmiah (scientific products) sehingga dapat

dipertanggungjawabkan penggunaannya kepada pemangku kepentingan dan publik (memenuhi public accountability) .

Jenis penelitian R & D dimaksudkan

menghasilkan produk baru yang mampu memenuhi harapan consumers.

(Atwi Suparman, 2013)

Lanjutan

(29)

3. Melalui proses R & D itu Anda dapat membuat banyak sekali karya tulis ilmiah (artikel) yang diterbitkan oleh jurnal ilmiah berkualitas tinggi (antara lain memenuhi persyaratan untuk diterima oleh jurnla terkareditasi scopus)

(Atwi Suparman, 2013)

Lanjutan

(30)

1. Apa, Mengapa, dan

Bagaimana Educational R&D?

Prof. Dr. M.Atwi Suparman, M.Sc

(31)

a. R&D is a process used to develop and validate educational

products.

Borg, Walter R., and Gall, Meredith Darmein (1983).

Educational Research : An Introduction. 4th ed.

New York: Longman Inc. (pp. 772-798)

Prof. Dr. M.Atwi Suparman, M.Sc

Apa Educational Research and Development (R&D) or Research-Based Development

Apa Educational Research and Development

(R&D) or Research-Based Development

(32)

b. Research and development is an industry – based development model in which the finding of research are used to design new products and procedures, which then are systematically, evaluated and refined field–tested until they meet specified criteria of effectiveness, quality, or similar standars.

Educational R & D holds great promise for improving education because it involves a close connection between systematic program evaluation and program development.

Gall, Meredith Darmein, Gall, Joyce P., Borg, Walter R. (2007).

Educational Research : An Introduction. 8th ed. New York: Longman Inc.

(pp. 589-596)

Prof. Dr. M.Atwi Suparman, M.Sc

Lanjutan

Lanjutan

(33)

c. R&D is the process of researching consumer needs and then developing products to fulfill those needs.

Although the R & D cycle is expensive it result in quality products designed to meet specific educational needs.

Gay, L.R., Mills, Geofttrey E. and Airasian, Peter (2009). Educational

Research: Competencies for analysis and Applications. 9th ed.. New Jersey : Pearson Education, Inc. (pp.17-19)

Prof. Dr. M.Atwi Suparman, M.Sc

Lanjutan Lanjutan

The educational products : Training materials, learning materials, media materials, or management systems.

Consumers: Mahasiswa sebagai pengguna utama, tutor, institusi UT, Pemerintah, perusahaan dan organisasi pengguna lulusan.

(34)

d) Bila dilihat dari jenis media yang digunakan terdiri

dari salah satu atau kombinasi dari beberapa media sebagai berikut.

• media cetak (text and still picture)

• realia (benda sesungguhnya)

• audio-video

• video conference

• multimedia (berbasis standalone computer)

• online (berbasis internet www atau intranet)

Lanjutan Lanjutan

Prof. Dr. M.Atwi Suparman, M.Sc

(35)

Lanjutan Lanjutan

Catatan:

Pembelajaran online banyak digunakan untuk simulasi pada perangkat simulator (untuk pilot, pengemudi kapal, pengemudi mobil, operator mesin industri, sistem

manajemen, studi kasus) yang kemudian ditindaklanjuti dengan praktikum lapangan (latihan kerja nyata) dengan praktek

menggunakan perangkat kerja sebenarnya (real equipment, infrastructure, and

environment).

Prof. Dr. M.Atwi Suparman, M.Sc

(36)

Jadi : Jadi :

1. R & D UT adalah suatu proses ilmiah yang:

a. dimulai dari mengidentifikasi kebutuhan atau masalah pembelajaran UT selama ini, dilanjutkan dengan kegiatan:

b. Mendesain sistem pembelajaran untuk

menghasilkan draft awal atau format awal bahan pembelajaran jarak jauh secara

sistematik

Selanjutnya dilakukan dengan validasi, ujicoba, dan merevisi bahan tersebut sehingga menjadi produk yang terbukti mampu memecahkan masalah

pembelajaran yang telah diidentifikasi pada awal penelitian ini (hasil research and information collecting)

(37)

• Bahan pembelajaran yang dihasilkan sesuai dengan karakteristik mahasiswa UT terkini.

• terbukti menjadi pembelajaran yang engaging, efektif, dan efisien.

• dapat dipertanggungjawabkan kualitas proses dan hasilnya kepada stakeholders dan public.

Lanjutan

Lanjutan

(38)

2. Produk baru itu berupa Bahan Pembelajaran Generasi Baru UT yang memenuhi kriteria kualitas standar efektivitas, efisiensi, dan menimbulkan engaging

learning bagi berbagai kategori mahasiswa UT terkini menurut akses terhadap internet dan

kemampuannya belajar dengan online.

Lanjutan

Lanjutan

(39)

3. Proses R & D untuk BP Generasi Baru UT merupakan kombinasi dari

penelitian dasar dan terapan untuk menciptakan (creating) bahan

pembelajaran baru yang:

a. sesuai dengan standar produk, proses/layanan pembelajaran jarak jauh terbaik,

b. memungkinkan proses dan hasil belajar yang maksimal bagi

mahasiswa UT masa kini bila usaha belajarnya sesuai alokasi waktu yang ideal.

Lanjutan

Lanjutan

(40)

4. Yang akan Anda kembangkan adalah BP Generasi Baru UT untuk menggantikan modul matakuliah ampuan Anda yang telah digunakan UT selama ini (38 tahun terakhir sampai 2022) atau menciptakan bahan pembelajaran yang sama sekali baru karena masih belum pernah dibuat.

5. Melihat produk R&D seperti itu maka semua dosen UT yang bertugas

mengampu matakuliah UT

membutuhkan kompetensi dalam mengembangkan bahan pembelajaran UT yang sesuai dengan kebutuhan terkini mahasiswa UT.(Atwi Suparman,

2022)

Lanjutan

Lanjutan

(41)

Ada dua model R & D yang paling dikenal dalam pendidikan yaitu

1. Major Steps in the R & D Cycle

2. Steps of Systems Approach Model of Educational R & D

Lanjutan

Lanjutan

(42)

1. MAJOR STEPS IN THE R & D CYCLE

Borg, Walter R. and Gall, Meredith D. (1983) 4 ed. ( p.775)

1. Research and Information

Collecting

2. Planning

3. Develop Preliminary

Form of Product

4.

Preliminary Field testing (1-3 schools)

5. Main Product Revision

10.

Dissemination and

Implementati on

9. Final Product Revision

8.

Operational Field Testing (10-

30 schools)

7.

Operational Product Revision

6. Main Field Testing

(5-15 schools)

Cirinya :

1. Penggunaan hasilnya untuk skala makro. Biayanya bisa jutaan dolar

2. Step 2 sangat general, kurang detail, tahapannya kurang sistematik

3. Step 4 sampai 8 diujicobakan di wilayah luas sehingga sesuai untuk UT

(43)

1. R, D, & D sesuai untuk penelitian skala besar misalnya untuk menghasilkan

model/ bahan pembelajaran atau model pendidikan yang akan diterapkan pada tingkat nasional, provinsi, atau minimal kabupaten

2. Sesuai untuk penelitian multi-years

Catatan

(44)

3. Membutuhkan sumber daya tenaga, waktu, dan dana yang sangat besar (sampai

puluhan milyar rupiah).

4. Model yang dihasilkan dengan siklus lengkap R, D, & D itu misalnya berupa model

pembelajaran mata kuliah tertentu yang akan digunakan untuk skala nasional.

Lanjutan

Lanjutan

(45)

Educational R & D project require substansial resources. It is highly unlikely that a graduate student will be able to find the financial and personnel support to complete a major R & D project.

If you plan to do an R & D project or a thesis or dissertation, you should keep these cautions in mind.

Gall, Meredith, D., Gall, Joyce, P. and Borg, Walter R. (2007).

Educational Research: An Introduction 8th ed. Boston, MA: Pearson Education. (p. 592)

Perlu Diperhatikan

!!!

(46)

Jadi, kesepuluh langkah R, D, & D tersebut di atas dianggap oleh pengarangnya (Gall, Meredith Darmein, Gall, Joyce P., Borg, Walter R., 2007, pp.589-596) tepat bila digunakan untuk skala luas, namun terlalu sulit dilaksanakan oleh mahasiswa yang akan menyusun tesis atau disertasi (karena perlu biaya dan tenaga sangat besar serta waktu yang lama). Pandangan pendapat tersebut berlaku pula bagi pengembangan dan penelitian modul UT.

Lanjutan

Lanjutan

(47)

Sebagai alternatif mereka mengadaptasi model The Systematic Design of Instruction (Dick, W., Carey, L.,

& Carey, J. O., 2005) sebagai R & D yang dipandang lebih mungkin diterapkan untuk penulisan tesis dan disertasi bagi mahasiswa S2 dan S3. Model The Systematic Design of Instruction ini paling popular di dunia bila dibandingkan dengan model-model desain sistem pembelajaran yang lain (jumlahnya lebih dari 100 model)

Lanjutan

Lanjutan

(48)

Borg dan Gall menyebut model Dick and Carey itu sebagai Steps of Systems Aproach Model of Educational Research and Development karena sangat sistematik Langkah-langkahnya dan sistemik yang berarti memerpahtikan seluruh sub sistem pembelajaran. Prosedur dari model tersebut sebagai berikut.

Lanjutan

Lanjutan

(49)

Prosedur R & D untuk Skala

Mikro

(50)

2. STEPS of SYSTEMS APPROACH MODEL of EDUCATIONAL RESEARCH and DEVELOPMENT

(Gall, Joyce & Borg, 2007, ed 8 )

Identify Instructional

Goal (s)

Conduct Instructio nal

Analysis

Analyze Learners and

Contexts

Write Performanc

e Objectives

Revise Instruction

Develop Assess-

ment Instrumen

t

Develop Instructi-

onal Strategy

Develop and Select Instruction

al Materials

Design and Conduct Formative Evaluation

of Instruction

Design and Conduct Summativ e

Evaluation

Step 1

Step 2

Step 3

Step

4 Step

5

Step 9

Step 6

Step 8

Step 7

Step 10

Source: Adapted from Figur 6 on pp. xxii-1 in: Dick, W., Carey, L., &

Carey, J. O (2005). The systematic design of instruction (6th ed.).

New York: Allyn & Bacon, Published by Allyn and Bacon, Boston, MA.

Copyright 2005 by Pearson Education. Adapted with permission from the publisher.

(51)

Penggunaan Model Desain Sistem Pembelajaran ini mencengangkan dunia Pendidikan, karena

dua hal sbb:

1. Seluruh proses desain pembelajaran Dick,

Carey, and Carey secara utuh diadaptasi oleh Gall, Gall, and Borg (2007) sebagai

educational research and development.

(p.590).

Mereka merekomendasikan penggunaan model ini untuk mahasiswa yang menyusun tesis dan disertasi.

Gall, Meredith, D., Gall, Joyce, P. and Borg, Walter R. (2007).

Educational Research: An Introduction 8th ed. Boston, MA: Pearson Education. (pp. 590-594)

Lanjutan

Lanjutan

(52)

2. Model the systematic design of instruction ciptaan Dick, Carey, and Carey diadopsi pula oleh pakar PJJ dan diberi judul

Instructional Design for Distance

Education. Mereka merekomendasikan agar model ini digunakan dalam

mengembangkan bahan pembelajaran jarak jauh

Lanjutan Lanjutan

Simonson, Michael., Smaldino, Sharon., Albright, Michael., and Zvacek, Susan. Teaching and Learning at a Distance:

Fundations of Distance Education. (2015) pp. 126-162

(53)

Asses Needs to

Identify Goal(s)

Conduct Instructi onal Analysis

Analyze Learners and

Contexts

Write Performa

nce Objective

s

Revise Instruction

Develop Assessmen

t Instrument

s

Develop Instruction al Strategy

Develop and Select Instruction al Materials

Design and Conduct Formative Evaluation

of Instruction

Design and Conduct summati

ve Evaluatio Source: Dick et.al (2001). Published by Allyn and Bacon, Boston, MA. n

In Simonson, Michael., Smaldino, Sharon., Albright, Michael., and Zvacek, Susan. Teaching and Learning at a Distance: Fundations of Distance Education. (2015) pp. 126-162

3. Instructional Design for Distance

Education

(54)

Model R & D yang Akan Digunakan UT dalam Penelitian Ini

Adalah Kombinasi dari

1. Major Steps in The R & D Cycle (Borg & Gall, 1983) sesuai untuk sebaran mahasiswa UT yang berskala nasional (diambil step 1 dan 6-10)

2. Steps of Systems Aproach Model of Educational

Research and Development (Gall, Joyce & Borg, 2007) yang adaptasi Instructional Design (Dick & Carey, 2005) (diambil seluruhnya dan dikombinasikan dengan R & D cycle 6-10)

Kombinasi kedua model itu disebut MODEL R & D untuk Pengembangan BP GERU UT

(55)

Preliminary Field Testing (cukup di Satu lokasi

UT Pusat) Preliminary

Product Revision Operational

Field Testing

(6-12 UPBJJ)

Operational Product Revision

Main Field Testing (3-6 UPBJJ) Identify

Instructional Goal (s)

Conduct Instruction al Analysis

Analyze Learners and

Contexts

Write Performanc

e Objectives

Develop Assessmen

t Instrument

Develop Instruction al Strategy

Develop and Select Instruction al Materials

Model R & D untuk Pengembangan BP GERU UT

(Kombinasi dari Model R & D Skala Makro dan Skala Mikro)

Step 2 Step 1

Step 3

Step 4

Step 5

Step 6

Step 7

Step 8

Step 9 Step 10

Step 11 Step 12

Step 13

Research and Information

Collecting

Dissemina- tion and Implement

a-tion

Final Product Revision

Step 14 Step 15

Para pakar 3 mahasiswa 20 Mhs

per UPBJJ 20 Mhs

Per UPBJJ

Revise Instruction

Formative Evaluation

(56)

Referensi

Dokumen terkait

Dalam penyusunan Rencana Strategis Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (Renstra BP-PAUD dan Dikmas) Provinsi Sulawesi Tengah,

Pelatihan bagi kader lingkungan hidup oleh Pusat Pelatihan Masyarakat dan Pengembangan Generasi Lingkungan KLHK melalui kegiatan Pelatihan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan

Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan modul pembelajaran fuzzy yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa modul yang dikembangkan terdiri dari modul fuzzy untuk

Hasil penelitian ini dapat disimpulkan: (1) kondisi dan potensi sekolah mendukung dikembangkannya modul PPKn karena siswa tidak memiliki bahan ajar sendiri yang

pembelajaran untuk PAI. Guru juga tidak berinisiatif mengembangkan modul sendiri. Pengembangan modul diawali dengan analisis materi. Analisis materi dilakukan dengan cara

Berdasarkan penjelasan di atas, pengembangan game dilakukan karena tidak sesuainya karakteristik siswa generasi Alpha dengan kondisi proses pembelajaran yang ada di

Melihat permasalahan yang ada dilakukan penelitian dengan judul “Pengembangan Modul Berbasis Contextual Teaching and Learning CTL untuk materi penerapan aljabar dalam menyelesaikan

Keywords modul multimedia interaktif; pendidikan kewirausahaan; tunagrahita Pengembangan produk 'modul multimedia interaktif' tentang pendidikan kewirausahaan yang diintegrasikan