PENDAHULUAN
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Ruang Lingkup Penelitian
LANDASAN TEORI
Pengertian Kanker Payudara
Anatomi dan Fisiologi Payudara
Setiap alveoli memasok makanan ke satu pembuluh darah susu yang mengalir melalui puting susu. Di belakang puting, pembuluh susu sedikit membesar hingga membentuk endapan kecil yang disebut sinus susu. Setiap lubang berdiameter 2-4 mm inci). Jaringan lemak dan ikat mengelilingi bola jaringan kelenjar. R.Sjamsuhidayat, 2004). Gambar lobulus dapat dilihat pada gambar dibawah ini.
Sendi tulang Cooper menghubungkan dinding dada dengan kulit payudara sehingga memberikan bentuk dan elastisitas payudara (R.Sjamsuhidayat, 2004). Begitu menstruasi dimulai, semuanya berkurang. Perubahan pada ketiga kelenjar tersebut terjadi selama kehamilan dan menyusui. Selama kehamilan, payudara menjadi besar karena epitel saluran lobular dan saluran alveolar bertambah banyak dan saluran baru tumbuh.
Etiologi
Sekitar hari ke 8 haid, payudara membesar, dan beberapa hari menjelang haid berikutnya terjadi pembesaran maksimal. Beberapa hari sebelum menstruasi, payudara menjadi tegang dan nyeri, sehingga pemeriksaan fisik dan palpasi tidak dapat dilakukan.
Gejala Klinis Kanker Payudara
Faktor Pemicu Kanker Payudara
Karena gorengan merupakan makanan yang praktis, maka hasilnya lebih enak dan enak dibandingkan dengan makanan yang direbus. Senyawa kimia tersebut antara lain aflatoksin B1, etionin, sakarin, asbes, nikel, kromium, arsen, arang, tar, asap rokok, dan alat kontrasepsi oral. Perlu diingat meskipun Anda memakai bra, radiasi sinar matahari tetap dapat menembus jaringan payudara, jadi berhati-hatilah dengan sinar matahari yang dapat menyebabkan kanker payudara.
Makanan yang dianjurkan untuk dihindari dan dikurangi konsumsinya Ada banyak makanan yang sebaiknya dihindari karena mengandung zat yang dapat menyebabkan kanker. Adanya riwayat penyakit payudara jinak, penderita tumor payudara disertai perubahan epitel proliferatif memiliki risiko dua kali lipat terkena kanker payudara, wanita dengan hiperplasia tipikal empat kali lebih mungkin mengalami penyakit ini.
Patofisiologi
Pengetahuan muncul setelah manusia merasakan suatu objek. Akal sehat akan meningkatkan pemahaman terhadap suatu objek atau informasi. (Notoatmodjo, 2007. Sel kanker terbentuk dari sel normal melalui proses rumit yang disebut transformasi, yang terdiri dari tahap inisiasi dan promosi. Pada tahap inisiasi terjadi perubahan materi genetik sel yang memicu sel menjadi ganas.
Perubahan materi genetik sel disebabkan oleh gen yang disebut karsinogen, yang datang dalam bentuk bahan kimia, virus, radiasi atau sinar matahari. Kelainan genetik pada sel atau bahan lain yang disebut promotor membuat sel lebih sensitif terhadap karsinogen. Menurut Price & Wilson (2006), kanker payudara melibatkan proliferasi ganas sel-sel epitel yang melapisi saluran dan lobus payudara.
Kanker membutuhkan waktu tujuh tahun untuk tumbuh dari satu sel menjadi massa yang cukup besar untuk dapat diraba (diameter sekitar 1 cm). Pada ukuran tersebut, sekitar 25 kanker payudara telah bermetastasis.
Klasifikasi Kanker Payudara
Dimana kanker tidak menyebar ke luar pembuluh/saluran susu dan kelenjar susu (lobuli) di payudara. Tumor stadium satu masih sangat kecil dan belum menyebar serta tidak terdapat pada pembuluh limfatik. Pada tahap ini, benjolan kanker hanya berukuran dua centimeter, sehingga belum bisa dideteksi dari luar.Karena tidak terdeteksi, maka akan sulit untuk mengetahui apakah seseorang mengidap kanker payudara atau tidak.
Namun, meski peralatan medis sudah canggih saat ini, penyakit ini masih bisa ditemukan di sekitar titik saluran getah bening di ketiak. Benjolan pada tahap kedua berukuran sekitar dua tetapi tidak lebih dari lima sentimeter dan telah menyebar ke kelenjar susu dan area ketiak, pada tahap ini peluang kesembuhan adalah 30-40%. Jika pasien diketahui mengidap kanker stadium 2, biasanya dilakukan pembedahan untuk mengangkat sel kanker yang ada di dalam tubuh.
Setelah operasi, dokter biasanya akan memancarkan radiasi untuk memastikan tidak ada sel yang tersisa. Pada stadium 3A, kanker telah menyebar ke 87% area limfatik, berukuran lebih dari dua inci, dan telah menyebar ke titik-titik di pembuluh limfatik di bawah ketiak. Diameter tumor juga bisa lebih besar dari 5 cm dan telah menyebar ke pembuluh limfatik aksila.
Benjolan pada stadium III B berukuran lebih panjang dan sudah menyebar ke seluruh bagian kulit dinding dada, tulang rusuk, dan otot dada. Mungkin juga penyakitnya belum menyebar ke pembuluh limfatik di ketiak dan lengan atas, juga belum menyebar ke bagian tubuh lain. Kankernya juga sudah menyebar, artinya kanker sudah menyebar dari payudara dan kelenjar getah bening di sekitar ketiak ke bagian lain seperti paru-paru, tulang, hati, dan otak.
Pencegahan Kanker Payudara
Menurut Widyastuti (2010), skrining SADARI merupakan cara mudah untuk menemukan kanker payudara sedini mungkin dengan melakukan pemeriksaan payudara. b) Tujuan SADARI. Menurut Bustan (2007), tujuan melakukan SADARI secara rutin adalah untuk merasakan dan mengenali lekuk payudara sehingga bila terjadi perubahan dapat segera diketahui. c) Waktu terbaik untuk memeriksa payudara adalah 7 sampai 10 hari setelah menstruasi. selesai. Pemeriksaan SADARI dilakukan sebulan sekali, payudara juga dalam keadaan kering sehingga memudahkan dalam melakukan pemeriksaan dengan posisi berbaring dan berdiri.
Menurut Suryaningsih dan Bertiani (2009), cara melakukan SADARI adalah sebagai berikut :. a) Mulailah dengan melihat payudara Anda di cermin. Puting yang bermasalah berwarna kuning bercampur darah. a) Pada langkah keempat ini, rasakan payudara Anda dengan berbaring dan memijatnya. Gunakan gerakan memutar, satu putaran menutupi seperempat dada. a)) Mulailah memijat seluruh dada dari atas ke bawah, kiri dan kanan. B)).
Kemudian pijat mulai dari tulang belikat hingga perut bagian atas dan dari ketiak hingga dada. Buatlah pola melingkar untuk memastikan Anda telah memijat seluruh payudara Anda. d)) Dari puting, lakukan gerakan melingkar semakin besar hingga mencapai tepi payudara. e)). Pastikan untuk memeriksa seluruh jaringan payudara dari depan (puting) hingga belakang. g)) Gunakan pijatan yang sesuai dengan anatomi payudara, yaitu: pijat ringan pada kulit dan jaringan tepat di bawah kulit, pijat sedang pada bagian tengah payudara, dan pijat kuat pada jaringan bagian dalam. H)).
Anda bisa menyentuhnya saat mandi karena sebagian wanita lebih mudah memijat saat kulit payudara basah dan licin.
Pengobatan Kanker Payudara
Pengetahuan
- Pengertian
- Tingkat Pengetahuan di Dalam Domain Kognitif
- Faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan
- Cara Mendapatkan Informasi/Pengetahuan
- Menyusun Alat Ukur
- Kriteria Pengetahuan
Tingkat pengetahuan ini melibatkan mengingat sesuatu yang spesifik dan seluruh materi yang dipelajari atau rangsangan yang diterima. Kata kerja untuk mengukur apa yang diketahui orang tentang apa yang dipelajari yaitu menyebutkan, menguraikan, mengidentifikasi, menyatakan dan sebagainya b. Pemahaman berarti kemampuan menjelaskan dengan benar objek-objek yang diketahui dan dapat ditafsirkan dengan benar.
Orang yang telah memahami suatu objek atau materi dapat melanjutkan menjelaskan, memberi contoh, menyimpulkan, meramalkan, dan sebagainya mengenai suatu objek yang dipelajari. Penerapan diartikan sebagai kemampuan menggunakan materi yang telah dipelajari dalam situasi atau kondisi nyata (aktual). Analisis adalah kemampuan mengungkapkan materi atau suatu objek dalam komponen-komponennya, namun tetap dalam struktur organisasi dan masih berkaitan satu sama lain.
Sintesis yang dimaksud adalah kemampuan untuk menampilkan atau menghubungkan bagian-bagian menjadi suatu kesatuan yang baru, dengan kata lain sintesis adalah kemampuan menyusun suatu rumusan baru dari rumusan yang sudah ada. Penilaian ini berkaitan dengan kemampuan membenarkan atau menilai suatu materi atau benda. Menurut YB Mantra yang dikutip oleh Notoatmodjo (2003), pendidikan dapat mempengaruhi seseorang, termasuk perilaku seseorang dalam hal gaya hidup, terutama dengan memotivasi sikap terhadap partisipasi dalam pendidikan.
Menurut Thomas yang dikutip Nursalam (2003), bekerja merupakan suatu sifat buruk yang sebaiknya dilakukan terutama untuk menunjang kehidupan diri sendiri dan keluarga. Mariner dikutip dari Nursalam: Lingkungan terdiri dari segala keadaan yang ada di sekitar manusia dan pengaruhnya. Pengetahuan merupakan hasil mengetahui dan hal ini terjadi setelah manusia mempersepsikan suatu objek tertentu (Notoatmodjo, 2003).
Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Kasus Kanker Payudara
Setelah data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, maka data tersebut akan diolah secara deskriptif analitis dengan menggunakan tabel naratif untuk melihat gap dan persentasenya. Mengenai penilaian pengetahuan dijelaskan oleh Nursalam dan Sumartana (2008) bahwa “pengukuran pengetahuan dapat dilakukan dengan wawancara atau angket yang menanyakan tentang isi materi yang ingin diukur dari subjek atau responden. di Erbil Yogyakarta diketahui tingkat prevalensi pengetahuan tentang kanker payudara dan pencegahannya sebesar 15,3% dari 209 responden dan 5 responden menderita kanker payudara (Indrati, 2005.
Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah responden penderita kanker payudara lebih banyak terjadi pada responden yang memiliki tingkat pengetahuan rendah tentang kanker payudara dan cara pencegahannya, menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kasus kanker payudara. kanker payudara. Hal ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kejadian kanker payudara (Varney, H, 2004.
Kerangka Konsep
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Ridwan dkk (2012), ditemukan bahwa hanya 23% yang mengetahui tentang kanker payudara dan melakukan pencegahan SADARI pada siswi SMAN 9 Balikpapan. Dalam penelitian ini variabel pengetahuan diambil sebagai variabel independen dan kanker payudara sebagai variabel dependen.
Hipotesis
Definisi Operasional
Untuk lebih memperjelas arah penelitian, maka akan diuraikan definisi operasional variabel terikat dan variabel bebas sebagai berikut.
METODE PENELITIAN
- Data dan Suber Data
- Jalannya Penelitian dan Teknik Pengumpulan Data
- Tempat dan Waktu Penelitian
- Populasi Penelitian
- Teknik Pengolahan Data dan Analisa Data
- Instrumen Penelitian dan Penguji Instrumen
Ibu usia 20-40 tahun yang diteliti dalam penelitian ini adalah ibu yang datang berobat di RSUD Dr. Pengumpulan data diperoleh melalui kuesioner yang diberikan kepada responden dengan menggunakan teknik pengumpulan data kuesioner. 46. menggunakan teknik purposive sampling atau purposive sampling yang artinya pengambilan sampel pada penelitian ini dikhususkan pada ibu-ibu yang datang berobat di Poliklinik Onkologi dekat RSUD Dr. Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan yang memiliki kriteria ibu berusia 20-40 tahun.
Analisis digunakan untuk memperoleh distribusi frekuensi yang dilakukan terhadap variabel terikat (kanker payudara) dan variabel bebas (pengetahuan). Analisis bivariat merupakan analisis yang dilakukan terhadap dua variabel yang diduga berhubungan atau berkorelasi (Notoatmodjo, 2010). Pengertian Kanker Payudara Epidemiologi Kanker Payudara Penyebab Kanker Payudara Faktor Risiko Kanker Payudara Tanda dan Gejala Kanker Payudara Stadium Klinis Kanker Payudara Pencegahan dan Deteksi Dini dengan SADARI.
Reliabilitas menunjukkan bahwa instrumen tersebut cukup dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpulan data karena instrumen tersebut baik. Cara menjaga kesehatan tubuh (http://www.cepat.me/2013/06/cara-maintaining Healthy Body-atau body.html?m=1)gakit.dostopano 10.10.2015. -Faktor Risiko yang Mempengaruhi Kejadian Kanker Payudara pada Wanita Skripsi Program Epidemiologi Universitas Diponegoro Semarang.
Tentang anatomi dan fisiologi payudara. http://www.lusa.web.id/anatomi-dan-physio-payudara, diakses 7 Oktober 2015).