Sumber daya manusia yang sering di sebut dengan karyawan atau pegawai berperan penting dalam menjalankan aktivitas, sekaligus untuk mencapai tujuan perusahaan. Dapat dikatakan kelancaran perusahaan dalam menjalankan aktifitas dan dalam mencapai tujuannya, sangat di tentukan oleh karyawan yang di miliki. Artinya, tanpa mengecilkan keberadaan sumber daya – sumber daya lainnya, sumber daya manusia merupakan faktor penentu dalam kelangsungan hidup perusahaan.
Dalam melaksanakan pekerjaan, setiap karyawan menginginkan kondisi kerja yang aman dan nyaman,kondusif, serta tidak berada dibawah tekanan.
Disamping itu, karyawan membutuhkan fasilitas, sarana dan prasarana yang mendukung serta imbalan atau balas jasa yang sesuai. Hal ini guna meningkatkan prestasi kerja karyawan terhadap perusahaan.
Prestasi kerja karyawan merupakan hasil kerja yang berhasil di capai karyawan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang dimiliki.
Keberadaan karyawan yang berprestasi kerja tinggi sangat di butuhkan bagi perusahaan, karena memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Prestasi kerja karyawan sering disebut dengan kinerja karyawan. Bagi perusahaan, karyawan yang berprestasi kerja tinggi mampu menunjang visi misi perusahaan guna mencapai tujuan perusahaan. Sedangkan bagi karyawan, dapat bermanfaat dalam segi jenjang jabatan, sistem imbalan dan pengembangan karir.
Menurun nya prestasi kerja dapat di akibatkan oleh tingginya beban kerja dan lemah nya budaya organisasi. Hal ini menyebabkan hilangnya motivasi karyawan untuk menyelesaikan pekerjaan nya. Dan apabila penurunan prestasi kerja ini tidak segera di minimalisir maka tidak akan tercapainya visi dan misi perusahaan.
Dalam rangka meningkatkan prestasi kerja karyawan, ada beberapa faktor yang mempengaruhinya seperti pengaruh faktor. Diantaranya, faktor
1
kemampuan, keahlian, pengetahuan dan motivasi. Di samping itu, prestasi kerja juga dapat di pengaruhi oleh beban kerja dan budaya organisasi.
Beban kerja adalah suatu kondisi dari pekerjaan yang tugasnya harus di selesaikan dalam batas waktu tentu. Hal ini, juga menyangkut kualitas dan kuantitas yang harus di selesaikan tepat waktu. Beban kerja secara langsung berpengaruh pada prestasi kerja karyawan. Meningkatnya beban kerja pada karyawan, dapat di lihat dari indikasi seperti penyelesaian target yang tidak sesuai dengan sumber daya yang tersedia juga waktu yang terlalu sempit. Hal ini dapat berakibat pada menurun nya prestasi kerja karyawan.
Seperti yang terjadi pada PT Unipa Daya, pencapaian target yang belum maksimal yang di rasakan karyawan merupakan akibat dari pemberian waktu dan volume kerja yang tidak sesuai dengan SOP. Hal ini dapat mengakibatkan tingginya beban kerja dan sulit tercapa nya target target yang telah ditentukan.
Budaya organisasi adalah suatu sistem nilai yang di terapkan pada suatu organisasi,yang akan berpengaruh terhadap aktivitas karyawan di perusahaan tersebut. Budaya organisasi dalam perusahaan bisa dalam bentuk tertulis dan tidak tertulis. Budaya organisasi yang sesuai dengan semua pihak yang ada di dalam perusahaan,akan meningkatkan semangat dan motivasi para karyawan.
Dalam hal ini, penurunan budaya organisasi ini dapat di tandai dengan aturan mengenai kedisiplinan yang terlalu longgar sehingga berpengaruh pada menurun nya prestasi kerja karyawan, dan juga pola komunikasi antara atasan dengan bawahan maupun antar sesama karyawan.
Seperti yang di rasakan karyawan pola komunikasi pada perusahaan ini dapat dikatakan kurang baik. Seperti pola komunikasi antar bawahan dengan atasan yang dapat dikatakan belum baik. Karyawan sulit untuk menyampaikan mengenai pendapat ataupun kritik dan saran kepada atasan.
Pihak manajemen PT Unipa Daya Tangerang mencoba meningkatkan Prestasi kerja melalui meningkatkan prestasi kerja karyawan nya dengan memperhatikan Beban Kerja dan penerapan Budaya Organisasi.
Seperti yang di ketahui, PT Unipa Daya Tangerang bergerak di bidang
manufaktur yaitu pembuatan kertas. Saat ini, PT Unipa Daya Tangerang berlokasi di Jalan Imam Bonjol KM 3, Karawaci,Tangerang.
Berdasarkan informasi yang di peroleh dari pihak manajemen PT Unipa Daya Tangerang. Akhir-akhir ini terjadi penurunan prestasi kerja karyawannya. Hal ini dapat dilihat dari indikasi-indikasi sebagai berikut yaitu hasil kerja yang tidak maksimal dan sering kurangnya komunikasi antar karyawan. Di karenakan adanya kondisi-kondisi tersebut yang menjadi pokok permasalahan, maka pihak PT Unipa Daya Tangerang mengupayakan pembenahan melalui pembenahan Beban Kerja dan Budaya Organisasi.
Dengan latar belakang ingin mengetahui bagaimana pengaruh beban kerja dan pegaruh budaya organisasi terhadap prestasi kerja karyawan pada PT Unipa Daya Tangerang, maka peneliti menuangkannya dalam bentuk skripi dengan judul “Pengaruh Beban Kerja dan Budaya Organisasi Terhadap Prestasi Kerja PT Unipa Daya Tangerang
1.2 Batasan Masalah
Agar ruang lingkup penelitian ini lebih terarah, perlu dilakukan adanya pembatasan masalah. Pembatasan masalah dalam penelitian ini adalah:
1. Peneliti hanya membatasi pada Beban Kerja, Budaya Organisasi dan Prestasi Kerja Karyawan PT Unipa Daya Tangerang
2. Pada objek penelitian, hanya para karyawan tetap PT Unipa Daya Tangerang yang peneliiti gunakan untulk menjadi objek penelitian
1.3 Rumusan Masalah
Berdasarkan pembatasan masalah di atas, maka dapat dirumuskan dalam 4(empat) masalah yaitu sebagai berikut:
1. Bagaimana pengaruh beban kerja terhadap prestasi kerja karyawan PT Unipa Daya?
2. Bagaimana pengaruh penerapan budaya organisasi terhadap prestasi kerja karyawan PT Unipa Daya Tangerang
3. Bagaimana pengaruh beban kerja dan budaya organisasi terhadap prestasi kerja karyawan PT Unipa Daya Tangerang
4. Berapa besarnya pengaruh kondisi Beban Kerja dan pengaruh Budaya Organisasi terhadap Prestasi Kerja karyawan PT Unipa Daya Tangerang
1.4 Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut
1. Untuk mengetahui pengaruh kondisi beban kerja( X1) terhadap prestasi kerja(Y) karyawan PT Unipa Daya Tangerang
2. Untuk mengetahui pengaruh penerapan budaya organisasi(X2) terhadap prestasi kerja (Y) karyawan PT Unipa Daya Tangerang
3. Untuk mengetahui pengaruh beban kerja (X1) dan budaya organisasi (X2) terhadap prestasi kerja Karyawan (Y) PT Unipa Daya Tangerang
4. Untuk menghitung berapa besarnya pengaruh kondisi beban kerja(X1) dan pengaruh budaya organisasi(X2) terhadap prestasi kerja(Y) karyawan PT Unipa Daya Tangerang
1.5 Kegunaan Penelitian 1. Kegunaan Teoritis
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu referensi penelitian selanjutnya sekaligus dapat digunakan sebagai acuan untuk penelitian pada bidang yang sama.
2. Kegunaan Praktis
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan saran bagi perusahaan sehingga dapat digunakan sebagai acuan dalam pengaruh beban kerja dan penerapan budaya organisasi terhadap prestasi kerja karyawa