• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengaruh lingkungan kerja, motivasi kerja dan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "pengaruh lingkungan kerja, motivasi kerja dan"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH LINGKUNGAN KERJA, MOTIVASI KERJA DAN EFEKTIVITAS PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

TERHADAP KUALITAS KINERJA AUDITOR INTERNAL

SKRIPSI

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Akuntansi

Disusun Oleh:

Gage Rizaldi Affan Ghafar Ryanjo 21701082125

PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS ISLAM MALANG 2021

(2)

ABSTRAKSI

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh lingkungan kerja, motivasi kerja dan efektivitas penggunaan sistem informasi akuntansi terhadap kualitas kinerja auditor internal. Dengan sampel sebanyak 60 responden dari 62 kuisioner yang disebarkan kepada auditor yang bertugas di kantor Inspektorat kabupaten Jombang. Analisis dalam penelitian ini menggunakan metode regresi linier berganda dengan alat analisis SPSS. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa secara simultan lingkungan kerja, motivasi kerja, dan efektivitas penggunaan sistem informasi akuntansi berpengaruh signifikan terhadap kualitas kinerja auditor internal. Sedangkan secara parsial, variabel lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas kinerja auditor internal, variabel motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas kinerja auditor internal, dan variabel efektivitas penggunaan sistem informasi akuntansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas kinerja auditor internal.

Kata kunci: Lingkungan kerja, motivasi kerja, efektivitas penggunaan sistem informasi akuntansi, kualitas kinerja auditor.

(3)

ABSTRACT

The purpose of this study was to determine the effect of the work environment, work motivation and the effectiveness of the use of accounting information systems on the quality of internal auditors' performance. With a sample of 60 respondents from 62 questionnaires distributed to auditors at the Jombang Regency Inspectorate Office. The analysis in this study uses multiple linear regression method with SPSS analysis tool. The results showed that simultaneously the work environment, work motivation, and the effectiveness of the use of accounting information systems had a significant effect on the quality of the internal auditor's performance. While partially, the work environment variable has a positive and significant effect on the quality of the internal auditor's performance, the work motivation variable has a positive and significant effect on the quality of the internal auditor's performance, and the variable of the effectiveness of the use of accounting information systems has a positive and significant effect on the quality of the internal auditor's performance.

Keywords: Work environment, work motivation, effectiveness of using accounting information systems, quality of auditor performance.

(4)

52 BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Setiap organisasi bisnis mengharapkan sumber daya manusia dapat memberikan kontribusi terbesar bagi organisasi. Sumber daya manusia merupakan aset penting suatu perusahaan, sehingga harus dijaga, dipelihara dan dikembangkan setiap saat. Auditor internal yang berkualitas adalah sumber daya manusia yang bisa menunjukkan aktivitas kerja dengan pencapaian tujuan dan sasaran organisasi.

Pendapat dari Armstrong dan Baron (dalam Wibowo, 2007) “Kinerja merupakan hasil pekerjaan yang mempunyai hubungan kuat dengan tujuan strategis organisasi, kepuasan konsumen, dan memberikan kontribusi pada ekonomi”. Pendapat dari Hasibuan (2003) “kinerja adalah suatu hasil kerja yang dicapai seseorang untuk melaksanakan tugas yang dibebankan kepadanya serta dilaksanakan atas pengalaman, kecakapan, kesungguhan dan waktu”. Pendapat dari Costello (dalam Wibowo, 2007) “apabila pekerja jelas memahami mengenai apa yang diharapkan dari mereka dan mendapat dukungan yang diperlukan untuk memberikan kontribusi pada organisasi secara efisien dan produktif, pemahaman akan tujuan, motivasi, dan harga dirinya akan meningkat”.

Menurut Suntoyo (2015) “lingkungan kerja adalah segala sesuatu yang ada disekitar para pekerja dan yang dapat mempengaruhi dirinya dalam menjalankan tugas-tugas yang dibebankan”. Lingkungan tempat kerja merupakan faktor penting

(5)

dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Tempat kerja yang diharapkan, seperti adanya peralatan kerja yang lengkap dan memadai, serta lingkungan yang asyik, ini bisa menghasilkan kemampuan yang jitu untuk menyelesaikan pekerjaan.

“Lingkungan kerja dapat diartikan sebagai keseluruhan alat perkakas yang dihadapi, lingkungan sekitarnya dimana seorang bekerja, metode kerjanya, sebagai pengaruh kerjanya baik sebagai perorangan maupun sebagai kelompok”

(Simanjuntak, 2003: 39). Adapun pendapat dari Niti semito (1991) “lingkungan kerja adalah segala sesuatu yang ada disekitar para pekerja dan yang dapat memengaruhi dirinya dalam menjalankan tugas-tugas yang dibebankan. Terkait dengan lingkungan kerja, fasilitas kantor dalam organisasi juga sangat berperan dalam memengaruhi kinerja karyawan”.

Mayasari (2011), mengemukakan pendapat “tingkat materialitas dipengaruhi oleh tingkat pendidikan dan motivasi kerja, secara tidak langsung tingkat materialitas merupakan proksi dan kinerja auditor”. Motivasi saat bekerja adalah tolok ukur di mana para staf percaya bahwa itu mereka bisa menggapai tujuan organisasi. Menurut Deva (2010) “motivasi kerja berkaitan dengan sikap atau perilaku seseorang yang dalam hal ini adalah para auditor, dan bisa dikatakan bahwa segi sumber daya manusia berpengaruh terhadap kinerja auditor”.

Dwilita dan Maksum (2011), mengemukakan pendapatnya “motivasi adalah kekuatan yang mendorong sesorang pegawai yang menimbulkan dan menggerakan perilaku. Motivasi adalah faktor penting dalam melaksanakan suatu pekerjaan".

Motivasi yang berbeda - beda mengakibatkan setiap individu bertingkah laku dan menanggapi dengan reaksi yang berbeda terhadap jenis tugas tertentu. Selain itu,

(6)

antusiasme individupun dapat mempengaruhi kualitas kerja. “Motivasi adalah pembentukan perilaku yang ditandai dengan bentuk kegiatan atau bentuk kegiatan melalui proses psikologis, proses tersebut dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal dan dapat membimbing mereka untuk mencapai tujuan yang diinginkan yaitu tujuan” (Kamaliah et al., 2009: 143). “Motivasi akan membuat seseorang bekerja semaksimal mungkin. Oleh karena itu, motivasi kerja juga merupakan faktor penting dalam memprediksi dan mengevaluasi kinerja auditor” (Sulton, 2010).

“Sistem informasi akuntansi didefinisikan sebagai sumber daya manusia dan modal dalam organisasi, tugasnya adalah menyiapkan informasi keuangan dan informasi yang diperoleh dari pengumpulan dan pemrosesan transaksi bisnis”

(Baridwan, 2009: 3). “Sistem informasi akuntansi memberikan peluang bagi pengusaha untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengambilan keputusan, sehingga memungkinkan perusahaan untuk memperoleh keunggulan kompetitif”.

Edison dkk (2012). Informasi dari perusahaan berguna dalam konteks perusahaan dan dihasilkan oleh sistem yang tepat untuk memproses dan menghidangkan informasi yang berguna. Kami percaya bahwa sistem informasi akuntansi merupakan faktor penting dalam mencapai kinerja yang lebih tinggi, terutama dalam proses pengambilan keputusan. Aleqab et al., (2013). “Sistem informasi akuntansi merupakan bagian yang sangat penting dari sistem informasi organisasi yang meningkatkan efisiensi organisasi dan mendukung daya saing dengan menyediakan informasi keuangan dan akuntansi kepada manajemen”, Alsarayreh et al (2011). Informasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektifitas sistem yang

(7)

digunakan oleh perusahaan. Efektivitas adalah tujuan pengukuran, yang dapat dicapai dari segi kualitas dan waktu, dan arahnya adalah produk akhir (Yamit, 2003:

14). Jika suatu sistem dapat menghasilkan informasi yang berkualitas tinggi dan dapat membantu kinerja penggunanya, maka dapat dikatakan efektif. Karena data dan informasi merupakan dasar dari aktivitas bisnis individu, informasi akuntansi yang berkualitas tinggi memainkan peran penting dalam meningkatkan efisiensi dan pengendalian suatu organisasi. (Nwokeji, 2012). “Berkualitas dan dapat membantu kinerja pengguna Anda. Informasi akuntansi yang berkualitas tinggi berperan penting dalam meningkatkan efisiensi dan pengelolaan setiap organisasi, karena data dan informasi merupakan dasar dari suatu kegiatan bisnis” (Nwokeji, 2012).

Peneliti melakukan penelitian dengan mengacu pada penelitian yang dilakukan di Triyanthi & Budiartha (2015) berdasarkan penjelasan latar belakang.

Perbedaan penelitian ini dibandingkan penelitian yang dibuat oleh Triyanthi dan Budiartha yakni pada variabel penelitian. Peneliti melakukan penelitian tentang pengaruh lingkungan kerja, dan motivasi kerja terhadap kinerja auditor internal.

Peneliti menganggap lingkungan kerja dan motivasi kerja amat sangat diperlukan karena mengikutsertakan kualitas kinerja auditor pada pemakaian teknologi informasi terhadap sistem informasi akuntansi. Maka dari itu, penelitian ini diberikan judul “Pengaruh Lingkungan Kerja, Motivasi Kerja dan Efektivitas Penggunaan Sistem Informasi Akuntansi terhadap Kualitas Kinerja Auditor Internal”.

(8)

1.2 Rumusan Masalah

1. Bagaimana pengaruh lingkukngan kerja, motivasi kerja dan efektivitas penggunaan sistem informasi akuntansi terhadap kualitas kinerja auditor internal?

2. Bagaimana pengaruh lingkungan kerja terhadap kualitas kinerja auditor internal?

3. Bagaimana pengaruh motivasi kerja terhadap kualitas kinerja auditor internal?

4. Bagaimana pengaruh efektivitas penggunaan sistem informasi akuntansi terhadap kualitas kinerja auditor internal?

1.3 Tujuan dan Manfaat

1.3.1 Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah di atas, penelitian ini bertujuan untuk:

1. Untuk menunjukkan bukti empiris pengaruh lingkungan kerja, motivasi kerja dan efektivitas penggunaan sistem informasi akuntansi terhadap kualitas kinerja auditor internal.

2. Untuk menunjukkan bukti empiris pengaruh lingkungan kerja terhadap kualitas kinerja auditor internal.

3. Untuk menunjukkan bukti empiris pengaruh motivasi kerja terhadap kualitas kinerja auditor internal

4. Untuk menunjukkan bukti empiris pengaruh efektivitas penggunaan sistem informasi akuntansi terhadap kualitas kinerja auditor internal.

(9)

1.3.2 Manfaat Penelitian

1. Manfaat Teoritis

1) Bagi Peneliti selanjutnya, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan tambahan referensi dapat mengembangkan penelitian selanjutnya di masa yang akan datang terutama dalam bidang kualitas kinerja auditor internal.

2) Bagi bidang ilmu sistem informasi akuntansi diharapkan dapat menjadi tambahan referensi untuk meningkatkan efektivitas penggunaan sistem informasi akuntansi.

3) Bagi akuntansi keprilakuan (Behavioral Accounting) diharapkan dapat menjadi tambahan referensi tentang lingkungan kerja dan motivasi kerja yang baik.

2. Manfaat Praktis

1) Bagi perusahaan penilitan ini diharapkan bisa memberikan kontribusi untuk perkembangan kinerja auditor internal dan diharapkan dapat digunakan sebagai bahan evaluasi bagi kemajuan perusahaan.

(10)

52 BAB V

SIMPULAN DAN SARAN

5.1 Simpulan

Tujuan dari penelitian adalah menganalisa pengaruh lingkungan kerja, motivasi kerja, dan efektivitas penggunaan SIA terhadap kualitas kinerja auditor internal. Sampel untuk penelitian ini antara lain: auditor pertama, auditor muda, dan auditor pengendali teknis yang bekerja di Inspektorat Kab. Jombang di Kota Jombang. Dengan memakai analisa regresi linier berganda maka telah didapatkan hasil dari penelitian yang dapat disimpulkan sebagai berikut:

1. Secara simultan lingkungan kerja, motivasi kerja, dan efektivitas penggunaan SIA berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas kinerja auditor internal.

2. Lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas kinerja auditor internal.

3. Motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas kinerja auditor internal.

4. Efektivitas penggunaan SIA berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas kinerja auditor internal.

5.2 Keterbatasan

Menurut yang dialami langsung peneliti, saat proses penelitian muncul beberapa keterbatasan empiris. Peneliti selanjutnya bisa mempertimbangkan

(11)

banyak pemicu untuk lebih menyempurnakan penelitiannya, karena penelitian ini sendiri pasti memiliki kekurangan dan perlu diteliti di masa yang akan datang. Beberapa keterbatasan penelitian ini antara lain :

1. Dalam proses pengumpulan data dilaksanakan tepat pada kondisi pandemi covid-19 yang mengakibatkan lamanya waktu pengumpulan data karena staf harus bekerja dari rumah (work from home) dan bekerja secara shift sehingga para staf tidak selalu masuk kerja di kantor sehingga waktu yang dibutuhkan untuk mengisi kuesioner lumayan lama.

2. Sampel yang dalam penelitian ini tidak banyak dan terbatas, yakni hanya 60 sampel. Karena penelitian dilakukan ketika pandemi covid-19 sehingga sampel yang dapat diambil terbatas.

3. Nilai Adjusted R Square pada penelitian ini menyatakan bahwa variabel independen mampu mempengaruhi variabel dependen sebesar 82,9%.

5.3 Saran

Berdasarkan keterbatasan yang telah dijelaskan, peneliti membuat rekomendasi saran sebagai berikut:

1. Kepada peneliti di masa depan diharapkan agar tidak menunda waktu pengumpulan data karena kita tidak dapat memperkirakan kondisi atau kejadian tidak terduga di masa depan yang mungkin dapat menghambat waktu dan kelancaran penelitian.

2. Pada penelitian ini hanya mengambil sampel dari inspektorat kabupaten Jombang. Bagi peneliti lain, saya berharap dapat menambah jumlah sampel

(12)

untuk penelitian selanjutnya., seperti inspektorat yang bertempat di Provinsi Jawa Timur.

3. Bagi peneliti di masa depan diharapkan bisa menambahkan lebih variabel penelitian selain lingkungan kerja, motivasi kerja dan efektivitas penggunaan system informasi akuntansi, yakni variabel yang dapat mempengaruhi kualitas kinerja auditor internal, misalnya variabel independensi, pengalaman kerja, struktur audit, kecerdasan emosional, dan kecerdasan spiritual.

(13)

52

DAFTAR PUSTAKA

Aprianti, Deva. 2010. “Pengaruh kompetensi, independensi, dan keahlian profesionalisme terhadap kualitas audit dengan etika auditor sebagai variabel moderasi”. Karya ilmiah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Alsarayreh M.N., Jawabreh O.A, Jaradat M. F., dan Almaro S.A. 2011.

Technologica Impact on Effectiveness of Accounting Information System (AIS) Aplied by Aqba Tourist Hotels”. European Journal of Scientific Research.

Al Eqab, Mahmod, dan Dalia Adel. 2013. “The Impact of IT Sophistications on The Perceived Usefulness of Accounting Information Characteristics among Jordanian Listed Companies”. International Journal of Business and Social Science.

Arikunto. 2013. “Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan”. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Azhar. 2013. “Pengaruh Konflik Peran, Ketidakjelasan Peran, Kesan Ketidakpastian Lingkungan, Locus of Control dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Auditor (Studi Empiris pada Kantor Akuntan Publik di Pekanbaru, Padang dan Batam)”. Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Riau.

Afrizal, Dio. 2019. “Pengaruh Efektivitas Penggunaan Dan Kepercayaan Atas Teknologi Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kinerja Auditor Internal (Studi Kasus di PT. Mandiri Multi Megah)”. Skripsi (S1), Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMMETRO.

Baridwan, Zaki. 2009. “Sistem Informasi Akuntansi”. Edisi keenam.

Yogyakarta: BPFE-UGM.

Chin, W.C. dan Todd, P.A. 1995. “On the Use, Usefulness and Ease of Use of Structural Equation Modelling in MIS Research: A Note of

Caution”. MIS Quarterly.

Dwilita, Handriyani dan Maksum, Azhar. 2011. “Analisis pengaruh motivasi, stress, dan rekan kerja terhadap Kinerja Auditor di Kantor Akuntan Publik (KAP)”. Jurnal Keuangan dan Bisnis.

Daneshwari, Tania P. 2014. “Pengaruh Efektivitas Penggunaan dan Kepercayaan atas Teknologi Sistem Informasi Akuntansi terhadap Kinerja Audito Ekesternal”. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Perbanas Surabaya.

Darmayanti, N. (2018). “Pengaruh Stres Kerja, Faktor Lingkungan, dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Auditor Independen (Studi Pada Auditor Independen Kantor Akuntan Publik Di Surabaya)”. J-MACC : Journal of Management and Accounting. Universitas Darul Ulum.

(14)

Edison G., Manuere, F.,Joseph, M.,and Gutu, K. 2012. “Evaluation of Factors Influencing Adoption of Accounting Information System by Small to Medium Enterprises in Chinhoyi”. Journal of Contemporary Research in Bussiness.

Ghozali I. 2012. “Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 20”. Semarang: ISBN.

Ghozali, Imam. 2016. “Aplikasi Analisis Multivariete dengan Program IBM SPSS 23”. Edisi 8. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hasibuan, Malayu SP. 2003. “Manajemen Sumber Daya Manusia”. Jakarta:

Gunung Agung.

Indriantoro, Nur dan Supomo B. 2002. “Metodologi Penelitian Bisnis”.

Yogyakarta: BPFE.

Indriantoro, Nur dan Supomo B. 2014. ”Metodologi Penelitian Bisnis : Untuk Akuntansi & Manajemen”. Yogyakarta : BPFE.

Jogiyanto. 2009. “Sistem Teknologi Informasi”. Yogyakarta. Universitas Gajah Mada. Edisi Ketiga.

Kamaliah., Rifqi, Ahmad., dan Elistha, Mitha. 2009. “gaya kepemimpinan, budaya organisasi, motivasi kerja terhadap kinerja akuntan pemerintah”. Jurnal Akuntansi dan Manajemen.

Kustono, Alwan Sri. 2011. “Pengaruh Keahlian Pengguna Terhadap Kinerja Sistem Informasi dengan Variabel Intervening Partisipasi, Kecemasan, Kepuasan, Derajat Penerimaan, dan Ketidakpastian Kerja”. Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen dan Kewirausahaan.

Kemendikbud. 2021. “KBBI Daring”. Diakses pada 26 Januari 2021 dari https://kbbi.kemdikbud.go.id/.

Maryanti, Puji. 2005, “Analisis Penerimaan Auditor Atas Dysfunctional Audit Behavior: Pendekatan Karakteristik Personal Auditor”. Tesis Program Pasca Sarjana UNDIP.

Mardisar, Diani dan Sari, R.N. 2007. “Pengaruh Akuntabilitas Dan Pengetahuan Terhadap Kualitas Hasil Kerja Auditor”. Unhas Makassar.

Mangkunegara, Anwar Prabu. 2009. Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Cetakan Kesembilan, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Mayasari, Dian. 2011. “Pengaruh profesionalisme, independensi, kompetensi, etika profesi, dan pengetahuan auditor dalam menditeksi kekeliruan

(15)

terhadap ketepatan pembelian opini audit oleh auditor”. Karya ilmiah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Nitisemito, A.S. (1991) “Manajemen Personalia”. Jakarta: Ghalia.

Nwokeji, E. (2012). “Repositioning Accounting Information System Through Effective Data Quality Management : A Framework For Reducing Costs And Improving Performance”.

Putri, Izumi N.M. 2010. “Pengaruh Efektivitas Penggunaan dan Kepercayaan Atas Teknologi Sistem Informasi Akuntansi terhadap Kinerja Auditor Internal”. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Suartana, I Wayan. (2000), “Anteseden dan Konsekuensinya Job Insecurity dan Intensi Keluar pada Internal Audit”. Tesis Program Pasca Sarjana UGM.

Simanjuntak, Burhan. 2003. “Perilaku Organisasi”. Yogyakarta: PT.

Remaja Yosda Karya.

Sawyer B, Lawrence. Ditthofer A, Mortimer., dan Scheimer H, James.

2009. “ Internal Auditing”. Buku 1. Jakarta: Salemba Empat.

Sedarmayanti, 2007, “Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Kerja”, Bandung, Penerbit Mandar Maju.

Sugiyono. 2011. “Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D”.

Bandung: Alfabeta

Sugiyono. 2012. “Metode Penelitian Bisnis”. Bandung: Alfabeta.

Sujana, Edy. 2012. “Pengaruh Kompetensi, Motivasi, Kesesuaian Peran dan Komitmen Oorganisasi terhadap Kinerja Auditor Internal Inspektorat Pemerintah Kabupaten (Studi Pada Kantor Inspektorat Kabupaten Badung dan Buleleng)”.

Jurnal Akuntansi dan Humanika Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja.

Sugiyono. 2014. “Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D”.

Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. 2015. “Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D”.

Bandung: Alfabeta.

Sunyoto, Danang dan Burhanuddin (2015), “Perilaku Organisional”.

Jakarta: Tim Redaksi CAPS.

Sunyoto. 2016. “Metodologi Penelitian Akuntansi”. Bandung: PT Refika Aditama.

(16)

Trisno, I. & Suwarti, T. 2004 “Analisis Pengaruh Kompensasi dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Aparat Pemerintah (Studi Kasus Pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pati)”. Jurnal Ilmiah Telaah Manajemen.

Triyanthi, Meylinda. & Budiartha, Ketut. 2015. “Pengaruh Profesionalisme, Etika Profesi, Independensi, dan Motivasi Kerja Pada Kinerja Internal Auditor”. E- Jurnal Akuntansi Universitas Udayana.

Wibowo. 2007. “Manajemen Kinerja”. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.

Widyasari. 2010. “Analisis Faktor–Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Hasil Kerja Auditor Intermal dan Eksternal”. Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro Semarang.

Wiyono G. 2011. “Merancang Penelitian Bisnis dengan Alat Analisis SPSS 17.0 dan Smart PLS 2,0”. Yogyakarta: STIM YKPN.

Yamit, Zulian. 2003. “Manajemen Produksi dan Operasi”. Yogyakarta:

Ekonisia.

Referensi

Dokumen terkait

Besarnya pengaruh motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja guru ekonomi/akuntansi SMA di Kabupaten Semarang dapat diketahui dari harga koefisien determinasi simultan (R

PENGARUH MOTIVASI KERJA, LINGKUNGAN KERJA, DISIPLIN KERJA DAN SEMANGAT KERJA TERHADAP.. KINERJA

Dari segi masa kerja, dapat diketahui bahwa karyawan dengan masa kerja antara 5-10 tahun cenderung memiliki tingkat motivasi kerja yang tertinggi jika

Salah satu poin utama perusahaan dalam mempengaruhi kinerja karyawan yakni lingkungan kerja, motivasi dan disiplin kerja karyawan yang mana mengembangkan kinerja ini harus

Penurunan produktivitas disebabkan salah satunya keadaan lingkungan kerja yakni perlengkapan kerja yang diberikan perusahaan masih kurang lengkap, selain itu terkadang

Sumber Alfaria Trijaya,Tbk Alfamart Area Sukarami dengan judul “Pengaruh Motivasi, Lingkungan Kerja, dan Presensi Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan PT.Sumber Alfaria Trijaya,Tbk

Manfaat praktis Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan Universitas PGRI Palembang untuk mengetahui sejauh mana Pengaruh Motivasi dan Lingkungan

Hasil penelitian membuktikan bahwa variabel Lingkungan Kerja, Pelatihan, Motivasi Kerja dan Komitmen Organisasi secara simultan dan parsial berpengaruh signifikan terhadap Kinerja