PENDAHULUAN
Latar Belakang
Penggunaan media pendidikan dalam proses pembelajaran dapat membangkitkan minat dan keinginan baru, menimbulkan motivasi dan dorongan dalam kegiatan belajar, bahkan memberikan dampak psikologis yang positif bagi siswa. Dengan memanfaatkan teknologi informasi sebagai sumber belajar dalam proses pembelajaran, siswa dan guru ditantang untuk lebih kreatif dalam mengolah dan mencerna materi pembelajaran.
Identifikasi Masalah
Seorang pendidik khususnya guru pendidikan agama Islam harus berusaha semaksimal mungkin beradaptasi dengan situasi dan kondisi dengan berusaha mempelajari cara menggunakan media online demi kelancaran proses pembelajaran. Faktor penghambat pemanfaatan media online sebagai sumber pengajaran pendidikan agama Islam (PAIBP) di SMKN 1 Wajo.
Rumusan Masalah
Defenisi Operasional dan Ruang Lingkup Penelitian
- Defenisi Operasional
- Ruang Lingkup Penelitian
Tujuan dan Manfaat Penelitian
- Tujuan Penelitian
- Manfaat Penelitian
Garis Besar Isi Tesis
Data yang dianalisis kemudian diuji hipotesisnya dan kemudian dibahas hasil penelitiannya mengenai pemanfaatan media online sebagai sumber belajar pendidikan agama Islam, akhlak dan akhlak per kelas sebagai sumber belajar pemahaman materi pendidikan agama Islam tentang akhlak ( PAIBP) untuk kelas Bab kelima berisi kesimpulan hasil penelitian yang dilakukan, dan implikasi penelitian mengenai pemanfaatan media online sebagai sumber pembelajaran pendidikan moral agama islam di SMK Negeri 1 Wajo, serta rekomendasi untuk kedepannya guru dan peneliti.
LANDASAN TEORITIS
Penelitian yang Relevan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diterapkannya program penggunaan ponsel Android, prestasi belajar siswa masih jauh dari yang diharapkan. Pemanfaatan Handphone Android Sebagai Penunjang Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Bagi Siswa SMK Negeri 06 Bengkulu Utara”, (Bengkulu: Pascasarjana IAIN Bengkulu, 2019), hal.
Analisis Teori Variabel
- Pemanfaatan Media Online sebagai Sumber Belajar
- Pemahaman Materi
- Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP)
Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih lanjut apakah media online juga memberikan pengaruh positif terhadap pemahaman siswa terhadap materi PAIBP (Pendidikan Karakter Religius Islam). Menurut Arief S. Sadiman, kelebihan media pembelajaran dalam proses pembelajaran adalah sebagai berikut: a) pembelajaran akan lebih menarik perhatian siswa, sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar.
Kerangka Konseptual Penelitian
Tinggi rendahnya tingkat ketaatan seseorang terhadap ajaran Islam dapat ditentukan oleh tingkat pemahaman terhadap ajaran agama yang dimilikinya. Namun tidak menutup kemungkinan seseorang yang mempunyai ilmu agama yang sangat luas bisa saja meninggalkan ibadah bahkan melakukan hal-hal yang dilarang dalam Islam. Bagi siswa, pemanfaatan media online sebagai alat untuk menggali informasi berupa pendidikan akan mampu meningkatkan dan meningkatkan pemahaman materi dalam proses pembelajarannya.
Tersedianya informasi terkini mendorong siswa untuk membaca dan mengikuti perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) yang terjadi di berbagai belahan dunia. Peningkatan pemahaman materi pendidikan agama Islam tentang ciri-ciri (PAIBP) adalah suatu proses, metode, tindakan atau usaha. Perbaikan yang dimaksud adalah cara meningkatkan pemahaman mata pelajaran Pendidikan Karakter Islam (PAIBP) dengan menggunakan media online dalam proses pembelajaran di masa pandemi Covid 19, dimana pembelajaran dilakukan melalui jaringan.
Hipotesis
METODE PENELITIAN
- Pendekatan dan Desain Penelitian
- Lokasi dan Waktu Penelitian
- Populasi dan Sampel
- Populasi
- Sampel
- Instrumen Penelitian
- Teknik Pengumpulan Data
- Angket
- Observasi
- Dokumentasi
- Uji validitas dan Reabilitas Data
- Uji validitas Data
- Uji Reabilitas Data
- Teknik Analisis Data
- Uji Linieritas
- Uji Normalitas
- Analisis Deskriptif
- Analisis Korelasi
- Analisis Regresi Sederhana
- Uji Hipotesis
- Uji F (Uji secara Simultan)
- Uji t (Uji secara Parsial)
- Koefisien Deerminansi (R 2 )
Variabel pemanfaatan media online sebagai sumber belajar pendidikan moral agama Islam (PAIBP) (X) terdiri dari 4 indikator dengan 15 item pernyataan. Hal ini menunjukkan bahwa siswa telah memanfaatkan media online sebagai sumber belajar dan sumber informasi tentang Pendidikan Karakter Beragama Islam (PAIBP). Hal ini menunjukkan bahwa siswa telah menggunakan media online untuk mencari materi tugas Pendidikan Karakter Keagamaan Islam (PAIBP).
Hal ini menunjukkan bahwa 76,3% media online berkontribusi sebagai sumber pembelajaran pendidikan agama Islam (PAIBP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan media online sebagai sarana pengajaran pendidikan moral agama Islam (PAIBP) oleh kelas (PAIBP) (X) pada variabel pemahaman materi pendidikan agama Islam karakter (PAIBP) (Y).
Pemanfaatan Media Online Sebagai Sumber Belajar Pendidikan Agama Islam (PAIBP) Kelas 5 Banyak sekali materi/buku pendidikan agama Islam yang bisa dipelajari dari media online.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Hasil Penelitian
- Analisis Data
Dari tabel 4.4 dapat disimpulkan bahwa mereka yang memiliki frekuensi tertinggi mempunyai akun media online sebanyak siswa. Dari tabel 4.5 dapat disimpulkan bahwa mereka yang memiliki frekuensi tertinggi menggunakan semua media online sebanyak pelajar. Hal ini menunjukkan bahwa siswa memiliki fasilitas media online yang dapat digunakan untuk pembelajaran.
Hal ini menunjukkan bahwa siswa mengakses media online menggunakan telepon seluler selain komputer/laptop. Hal ini menunjukkan bahwa siswa telah memanfaatkan media online untuk mencari informasi lengkap tentang Pendidikan Agama Islam (PAIBP). 2) Untuk pernyataan 5 “Banyak sekali materi/buku Pendidikan Karakter Religius Islam (PAIBP) yang dapat dipelajari dari media online”, siswa menyatakan sangat baik (SB) sebanyak 9 orang, siswa menyatakan sangat baik (SB) sebanyak 15 siswa, baik (B), dan sebanyak 5 orang siswa yang menyatakan kurang baik (KB), mempunyai total nilai jawaban 120 dengan nilai rata-rata 4,14 termasuk dalam klasifikasi penggunaan baik. Hal ini menunjukkan bahwa siswa telah menggunakan media online untuk mencari materi/buku Pendidikan Agama Islam dan Karakter (PAIBP). 3) Untuk pernyataan 6 “Menemukan materi Pendidikan Agama Islam Akhlak (PAIBP) melalui media online lebih mudah dibandingkan sumber lain”, sebanyak 9 siswa menyatakan sangat baik (SB), sebanyak 13 siswa menyatakan baik (B ), sebanyak 6 siswa menyatakan kurang baik (KB) dan 1 siswa menyatakan sangat buruk (STB) dengan total nilai jawaban 117 dengan nilai rata-rata 4,03 termasuk dalam klasifikasi penggunaan baik.
Hal ini menunjukkan bahwa siswa mengakses media online lebih dari 5 kali dalam satu bulan. Hal ini menunjukkan bahwa siswa menggunakan telepon seluler selain laptop untuk mengakses media online. Hal ini menunjukkan bahwa siswa lebih memilih mengakses situs media pendidikan online dibandingkan situs lainnya.
Pengujian Hipotesis
- Uji Determinan (R2)
Artinya setiap terjadi peningkatan penggunaan media online di SMKN 1 Wajo sebesar 1%, maka pemahaman materi Pendidikan Agama Islam dan Karakter (PAIBP) siswa TKJ Kelas X juga akan meningkat dengan nilai pengganda sebesar 0,698 . Hasil analisis regresi dari tabel diatas menunjukkan bahwa penggunaan media online (X) berpengaruh signifikan terhadap pemahaman materi Pendidikan Agama Islam Karakter (PAIBP) siswa kelas x TKJ SMK Negei 1 Wajo (Y ) . H 1 = Terdapat pengaruh positif dan signifikan penggunaan media online terhadap pemahaman materi Pendidikan Moral Agama Islam (PAIBP) siswa Kelas X TKJ SMK Negeri 1 Wajo.
H 0 = Tidak terdapat pengaruh positif dan signifikan penggunaan media online terhadap pemahaman materi pendidikan agama Islam tentang karakter (PAIBP) pada siswa TKJ kelas X SMK Negeri 1 Wajo. Uji F juga dapat digunakan untuk melihat apakah pemanfaatan media online sebagai alat bantu pengajaran pendidikan moral agama islam (PAIBP) mempunyai pengaruh secara simultan (bersama-sama) terhadap variabel pemahaman materi siswa kelas X TKJ SMK Negeri 1 Wajo . Dari penjelasan pada tabel 4.25 di atas dapat disimpulkan bahwa penggunaan media online sebagai alat pengajaran pendidikan agama Islam yang beretika (PAIBP) secara simultan berpengaruh terhadap pemahaman materi pendidikan agama Islam yang beretika (PAIBP) pada siswa kelas X TKJ SMK Negeri 1 Wajo.
Untuk mengetahui signifikansi penggunaan media online (X) terhadap pemahaman materi ajar agama Islam di kelas (PAIBP) siswa kelas X TKJ (Y) menggunakan uji t. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan media online sebagai sumber belajar pendidikan moral agama islam (PAIBP) berpengaruh signifikan terhadap pemahaman materi.
Pembahasan Hasil Penelitian
- Pemanfaatan media online sebagai sumber belajar pendidikan
- Pengaruh Pemanfaatan Media Online Sebagai Sumber Belajar
Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner terkait variabel media online dan pemahaman variabel Materi Pendidikan Agama Islam Karakter (PAIBP). Pengaruh Pemanfaatan Media Online Sebagai Sumber Belajar Terhadap Peningkatan Pemahaman Materi Pendidikan Agama Islam Meningkatkan Pemahaman Materi Pendidikan Agama Islam. Nilai tersebut berarti besarnya pengaruh media online sebagai sumber belajar (X) terhadap variabel pemahaman materi pendidikan agama Islam tentang karakter (PAIBP) (Y) adalah sebesar 76,3%, sedangkan 23,7% adalah pemahaman materi pendidikan agama Islam tentang akhlak. karakter (PAIBP) dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.
Dari uraian sebelumnya dapat disimpulkan bahwa media online sebagai sumber belajar (X) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemahaman materi pendidikan agama Islam akhlak (PAIBP) (Y) dengan pengaruh keseluruhan sebesar 76,3%. Pengaruh positif ini mempunyai arti semakin baik penggunaan media online sebagai sumber belajar maka akan semakin besar pula dampaknya terhadap pemahaman. Pemanfaatan media online sebagai sumber belajar memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman materi pengajaran agama Islam tentang akhlak (PAIBP) kelas, dimana alat yang digunakan untuk mengakses media online adalah telepon genggam.
PENGARUH MEDIA ONLINE SEBAGAI SUMBER BELAJAR TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN MATERI PAIBP PADA MEDIA KOMPUTER DAN JARINGAN (TKJ) KELAS X. 14 Untuk mendapatkan sumber buku pendidikan agama Islam, saya sering mengakses e-book atau e-library di media online.
PENUTUP
Kesimpulan
Siswa SMK Negeri 1 Wajo khususnya kelas 339 dengan rata-rata 3,90 berada pada kriteria baik, keakuratan fitur media online mempunyai skor 456 dengan rata-rata 3,93 berada pada klasifikasi baik, dan intensitas akses Siswa terhadap informasi dari media online mempunyai skor 551 dengan rata-rata 3,80 termasuk dalam klasifikasi baik, dan fasilitas yang sering digunakan siswa dalam media online mempunyai skor 328 dengan rata-rata 3,77 dengan kriteria baik. Keempat indikator tersebut mempunyai total skor 1674 dengan rata-rata 3,85 termasuk dalam klasifikasi baik. Media online yang digunakan kelas Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK Negeri 1 Wajo sebesar 76,3% sedangkan sisanya sebesar 23,7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.
Implikasi
Rekomendasi
12 Saya lebih suka mengakses situs media online pendidikan dibandingkan situs lain 13 Di media online saya sering mengakses email.