• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL ... - Neliti

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2025

Membagikan "Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL ... - Neliti"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Noviar & Hastuti. Pengaruh Model PBL Berbasis Scientific Approach terhadap Hasil Belajar Biologi

Seminar Nasional XII Pendidikan Biologi FKIP UNS 2015 359 SP-007-7

Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Berbasis Scientific Approach Terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas X

di SMA N 2 Banguntapan T.A 2014/2015

Dian Noviar*, Dwi Reni Hastuti

Pendidikan Biologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

*Email

:

[email protected]

Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh model Problem Based Learning berbasis Scientific Approach terhadap hasil belajar biologi pada ranah kognitif siswa kelas X SMA Negeri 2 Banguntapan T.A 2014/2015, (2) mengetahui pengaruh model Problem Based Learning berbasis Scientific Approach terhadap hasil belajar biologi pada ranah afektif siswa kelas X SMA Negeri 2 Banguntapan T.A 2014/2015, (3) mengetahui pengaruh model Problem Based Learning berbasis Scientific Approach terhadap hasil belajar biologi pada ranah psikomotorik siswa kelas X SMA Negeri 2 Banguntapan T.A 2014/2015. Penelitian ini termasuk jenis penelitian quasi experiment (eksperimen semu) dengan design penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas X SMA N 2 Banguntapan. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling dan simple random sampling, yaitu kelas X3 (kelas eksperimen) dan kelas X4 (kelas kontrol).

Teknik pengumpulan data menggunakan tes, angket, dan observasi. Analisis data hasil belajar siswa pada ranah kognitif menggunakan One Way Anova, sedangkan untuk hasil belajar pada ranah afektif dan psikomotor menggunakan uji Mann Whitney U. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) model Problem Based Learning berbasis Scientific Approach secara signifikan meningkatkan hasil belajar biologi pada ranah kognitif siswa dengan ditunjukkan p-value sebesar 0,001 < 0,05. (2) model Problem Based Learning berbasis Scientific Approach secara signifikan meningkatkan hasil belajar biologi pada ranah afektif siswa dengan ditunjukkan p-value sebesar 0,029 < 0,05. (3) model Problem Based Learning berbasis Scientific Approach secara signifikan meningkatkan hasil belajar biologi pada ranah psikomotor siswa dengan ditunjukkan p-value sebesar 0,000 < 0,05.

Keywords: Model PBL, Scientific Approach, Avertebrata, Hasil Belajar

Keterangan: Naskah diterbitkan dalam Jurnal Bioedukasi Pendidikan Biologi FKIP UNS Penanya:

Nanik M

(SMA N 3 Surakarta)

Pertanyaan:

1. Apakah keberhasilan proses pembelajaran harus ditunjukan dengan suatu nilai dari suatu tagihan?

2. Dengan model pembelajaran PBL pada KD sistem invertebrata dan sistem reproduksi apakah indikator yang dituntut kurikulum ‘13 dapat dicapai?

3. Sesuai penjelasan ibu dian pada KD invertebrata ditekankan pada pelestarian. Di indikator siswa dapat mengetahui ciri masing-masing invertebrata dan ditekankan pada siklus hidup. Dimana guru

harus memberi waktu lebih untuk menyelesaikan indikator yang dituntut pada kurikulum ‘13?

4. Mengapa dalam penelitian hanya pada C1 dan C4, padahal untuk PBL lebih memacu siswa untuk memunculkan siswa untuk kemampuan yang lebih tinggi pada C5 dan C6, mengapa tidak lebih ditekankan kesana?

Jawaban:

Keberhasilan pada dasarnya jenis tagihan untuk kognitif, pengetahuan dan afektif hanya sebagai data otentik, untuk melihat keberhasilan adalah mulai dari awal dimana guru membuka dan menutup pelajaran.

Selaras dengan hakikat sains yaitu ada sikap, proses dan produk, ketiganya harus berkolaborasi. Ketika siswa berproses , siswa distimulasi untuk membuat

(2)

Noviar & Hastuti. Pengaruh Model PBL Berbasis Scientific Approach terhadap Hasil Belajar Biologi

360 Biologi, Sains, Lingkungan, dan Pembelajarannya tanggapan atau respon dengan pertanyaan, yang

dihubungkan dengan saintifik approach pada 5 M : Mengamati – invergensi siswa dalam mengamati sesuatu, tidak hanya mengamati tetapi bisa juga membaca, menyimak , mendengar dan bentuk fenomena dalam bentuk masalah. Terutama dalam invertebrata. Contohnya dengan ditampilkan cacing pita di perut seorang wanita kemudian siswa menanggapi. Di LKS dibuat pertanyaan yang diawali dengan mengamati sehingga melihat sejauh mana siswa mengetahui atau memahami tentang materi invertebrata. Selain itu baru penelitian awal, jadi dmulai dari C1-C4. Setelah C1-C4 tersebut, dapat dilihat sejauh mana siswa dapat merespon kasus tersebut dengan baik, kemudian jika sudah bagus, diharapkan C5 dan seterusnya dapat lebih baik sehingga diperlukan penelitian lanjutan. Guru tidak mengajar saja, tetapi bertindak juga sebagai observer yang mengamati perkembangan siswa secara kognitif, dimensi pengetahuan dan afektifnya per siswa. Pada akhirnya sesuai kurikulum ‘13 harus ada bentuk konkret yaitu dalam bentuk kognitif, afektif dan psikomotorik. Tetapi lebih menonjol ke kognitif.

Dalam penelitian pada SMA di Yogyakarta masih menggunakan kurikulum KTSP tetapi peneliti tetap menggunakan scientific approach. Indikator invertebrata tidak semua tercapai, karena untuk PBL siswa baru mengenal sehingga perlu adaptasi, siswa masih bingung meskipun di awal sudah diberitahu apa yang harus dilakukan.

Model PBL tidak cocok untuk semua materi, tetapi peneliti mencari inovasi mana yang cocok dengan penelitian

Referensi

Dokumen terkait

Hasil analisis data dengan taraf signifikansi 5% diperoleh: (1) ada pengaruh antara model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan model pembelajaran Jigsaw

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) dan Problem Based Learning (PBL) – Survey, Question, Read, Recite,

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pengembangan perangkat pembelajaran biologi berorientasi model PBL berrmuatan karakter pada materi

Penelitian pengaruh penerapan model PBL pada mata pelajaran PPKn terhadap hasil belajar siswa mengambil sampel pada kelas XI IPS 1 dan kelas XI IPS pada

Karena model pembelajaran problem based learning PBL berbantu media alat peraga pada pelaksanaannya siswa melakukan percobaan secara langsung dengan materi yang dipelajari sehingga

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan literasi sains siswa pada sub topik suhu dan kalor kelas VIII di SMP Negeri 4

Dokumen ini membahas pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan LKPD terhadap kemampuan berpikir kritis

Pengujian hipotesis menggunakan uji statistik parametrik dalam hal ini untuk menguji hipotesis bahwa pengaruh penerapan model multirepresentasi berbantuan PBL terhadap kemampuan