• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengaruh pembelajaran online terhadap motivasi dan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "pengaruh pembelajaran online terhadap motivasi dan"

Copied!
122
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

Bagaimana motivasi belajar siswa pada pembelajaran daring pada mata pelajaran IPS di Sekolah Dasar Negeri No. Bagaimana hasil belajar siswa pada pembelajaran daring pada mata pelajaran IPS di SD Negeri No. Apakah pembelajaran daring berdampak terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS di SD Negeri No.

Tujuan Penelitian

Mengetahui hasil belajar siswa pada pembelajaran daring mata pelajaran IPS di SD Negeri No. Pengetahuan tentang dampak pembelajaran daring terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS di SD Negeri No.

Manfaat Penelitian

  • Manfaat Praktis
  • Manfaat Teoritis

Kami berharap hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan referensi dan referensi dalam penelitian selanjutnya terkait ilmu dalam pembelajaran online.

TINJAUAN PUSTAKA

Pembelajaran Online

Media pembelajaran pada umumnya berisi informasi dan pengetahuan, serta dapat digunakan sebagai sarana untuk mempelajari pengetahuan dan keterampilan tertentu. Media visual berperan dalam mengurangi terjadinya salah tafsir ketika mempelajari informasi dan pengetahuan abstrak. Media juga biasanya digunakan untuk menunjang kegiatan pembelajaran, yaitu menyajikan atau menyajikan informasi dan pengetahuan baik kepada individu maupun kelompok.

Media dalam hal ini dapat digunakan untuk memudahkan pengguna memperoleh informasi dan pengetahuan yang diperlukan. Berdasarkan perkembangan teknologi, media pembelajaran dapat dikelompokkan menjadi empat kelompok menurut Seels dan Richey dalam Arsyad, yaitu “media hasil teknologi cetak, media hasil teknologi audio visual, media hasil teknologi komputer, dan media gabungan. " Media dari teknologi cetak adalah suatu cara memproduksi atau menyampaikan materi, seperti buku dan materi visual statis, terutama melalui proses pencetakan mekanis atau fotografi.

Media yang dihasilkan dengan teknologi berbasis komputer merupakan suatu cara memproduksi atau menyampaikan materi dengan menggunakan sumber daya berbasis mikroprosesor. Pembelajaran melalui program e-learning memungkinkan pengguna mengakses berbagai informasi dan pengetahuan yang diperlukan dari website yang ada.

Motivasi Belajar

Dengan demikian berdasarkan pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar adalah dorongan yang ada dalam diri seseorang untuk melakukan kegiatan belajar guna terciptanya tujuan dalam belajar. Dari pemikiran di atas dapat disimpulkan bahwa jenis-jenis motivasi belajar dapat dilihat dari sudut pandang meliputi motivasi internal dan motivasi eksternal, sedangkan jika dilihat dari dasar pembentukannya, motivasi terdiri dari motif bawaan dan motif belajar. Fungsi motivasi belajar menurut Wahhabi adalah sebagai berikut: 1) Motivasi sebagai penggerak tindakan, 2) Motivasi sebagai penggerak tindakan, dan 3) Motivasi sebagai penggerak tindakan.

Berdasarkan pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa fungsi motivasi belajar adalah untuk mendorong usaha dan kinerja. Menurut Yusuf i Rahmawati (2016), motivasi belajar dapat timbul karena dua faktor yaitu “faktor internal dan faktor eksternal”. Berdasarkan pernyataan di atas maka dapat disimpulkan bahwa faktor yang mempengaruhi motivasi belajar adalah faktor internal, yang terdiri dari:

Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa peranan motivasi dalam belajar adalah dapat menentukan hal-hal yang dapat dijadikan penguat dalam belajar, menjelaskan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai dan menentukan ketekunan dalam belajar. Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa indikator motivasi belajar terdiri dari keinginan dan keinginan untuk berhasil, adanya dorongan dan kebutuhan untuk belajar, adanya harapan dan cita-cita di masa depan, adanya penghargaan terhadap pembelajaran, adanya hal-hal yang menarik. kegiatan belajar dan adanya lingkungan yang mendukung pembelajaran.

Hasil Belajar

Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa hasil belajar adalah perubahan tingkah laku siswa sebagai hasil belajar yang terdiri dari wilayah kognitif, wilayah afektif, dan wilayah psikomotorik yang terlihat dalam bentuk kebiasaan, sikap, dan evaluasi. Berdasarkan pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa jenis hasil belajar terdiri dari aspek kognitif (pengetahuan), afektif (sikap), dan psikomotor (keterampilan). Faktor internal merupakan faktor yang berasal dari dalam diri individu dan dapat mempengaruhi hasil belajar individu.

Faktor internal yang dapat mempengaruhi hasil belajar menurut Wahab (2015:26) antara lain: “faktor fisiologis dan faktor psikologis”. Memiliki minat terhadap mata pelajaran yang dipelajari akan mendorong seseorang untuk mempelajari sesuatu dan mencapai hasil belajar yang maksimal. Bahkan dua orang yang sama-sama memperlihatkan perilaku belajar yang sama tetapi mempunyai motivasi belajar yang berbeda akan memperoleh hasil belajar yang relatif berbeda.

Kemampuan mencatat, menyimpan dan merumuskan kembali apa yang telah dipelajari akan sangat membantu dalam proses pembelajaran dan mencapai hasil belajar yang lebih baik. Selain ditentukan oleh faktor internal, keberhasilan belajar siswa juga dipengaruhi oleh faktor eksternal. Faktor eksternal merupakan faktor yang ada di luar diri siswa yang mempengaruhi aktivitas dan hasil belajar yang dicapai siswa.

Menurut Aunurrahman, faktor eksternal yang dapat mempengaruhi hasil belajar siswa antara lain: “faktor guru, faktor lingkungan sosial, faktor kurikulum sekolah, dan faktor sarana dan prasarana”. Namun jika guru tidak dapat menjalankan fungsi pembelajaran yang strategis, maka siswa akan mengalami permasalahan yang dapat menghambat pencapaian hasil belajarnya. Lingkungan sosial dapat memberikan dampak positif dan juga dapat memberikan dampak negatif bagi siswa.

Banyak siswa yang mengalami peningkatan hasil belajar karena pengaruh teman sebaya yang mengetahui cara memotivasi dirinya untuk belajar. Sarana dan prasarana pembelajaran merupakan faktor yang juga mempengaruhi hasil belajar siswa. Berdasarkan pendapat di atas maka faktor yang mempengaruhi hasil belajar adalah faktor internal dan faktor eksternal.

Kajian Penelitian yang Relevan

Keadaan gedung sekolah, ruang kelas dan ruangan lainnya yang tertata dengan baik dapat menunjang terlaksananya kegiatan belajar siswa. Faktor internal terdiri dari faktor fisiologis dan faktor psikologis, sedangkan faktor eksternal terdiri dari faktor guru, lingkungan sosial, kurikulum sekolah, sarana dan prasarana. penelitian dan penelitian yang relevan untuk menghindari kemiripan dengan tempat penelitian, lokasi, waktu penelitian yang sama. Terdapat beberapa penelitian terdahulu yang berbentuk jurnal yang masing-masing mempunyai judul penelitian, lokasi penelitian, nama penelitian dan hasil penelitian yang diperoleh berbeda-beda, yaitu :.

Nama Peneliti Judul Penelitian Hasil Penelitian 1. Pengaruh pembelajaran daring terhadap kinerja pembelajaran kimia ditinjau dari keterampilan awal siswa. Siswa yang belajar melalui e-learning menunjukkan hasil belajar yang jauh lebih baik dibandingkan siswa yang menerima pembelajaran tatap muka di kelas. Pembelajaran daring mempengaruhi motivasi belajar siswa pada masa pandemi Covid 19. Pengaruh pembelajaran daring terhadap hasil belajar siswa.

Siswa mata pelajaran IPS SD Negeri No. 227 Inpres II Kabupaten Takalar. Inpres Takalar II Kecamatan Mapkakasunggu Kabupaten Takalar sangat baik, 2) Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran IPS Online di SD Negeri No. Pembelajaran daring tentang motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS di SD Negeri no.

Tabel 2.1 Penelitian yang Relevan
Tabel 2.1 Penelitian yang Relevan

Kerangka Pikir

Oleh karena itu, dalam penelitian ini peneliti ingin melihat bagaimana pembelajaran daring mempengaruhi motivasi siswa dan hasil belajar IPS.

Gambar 2.1 Kerangka Pikir Motivasi Belajar
Gambar 2.1 Kerangka Pikir Motivasi Belajar

Hipotesis

METODE PENELITIAN

Lokasi dan Waktu Penelitian

Populasi dan Sampel

Dalam hal ini peneliti mengambil sampel berdasarkan kelas IPS yaitu pada kelas atas. Berdasarkan pertimbangan di atas, maka sampel dalam penelitian ini adalah seluruh kelas SMA di SD Negeri No.

Definisi Operasional dan Pengukuran Variabel Penelitian

Skala yang digunakan untuk mengukur variabel pembelajaran daring dan motivasi belajar siswa hanya menggunakan skala Guttman. 𝐻0 Tidak terdapat pengaruh pembelajaran daring terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS di SD Negeri No. 𝐻1 Terdapat pengaruh pembelajaran daring terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS di SD Negeri No.

𝐻0 Tidak terdapat pengaruh pembelajaran daring terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS di SD Negeri no. 𝐻1 Terdapat pengaruh pembelajaran daring terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS di SD Negeri no. Analisis deskriptif yang akan disajikan berdasarkan hasil penelitian ini dimaksudkan untuk mengulas pembelajaran daring, motivasi belajar dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS di SD Negeri No. 227 Inpres Takalar II, Kecamatan Mappakasunggu, Kabupaten Takalar.

Berdasarkan tabel diatas diperoleh hasil bahwa hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas atas di SDN No. Berdasarkan hasil penelitian terlihat bahwa pembelajaran daring berpengaruh terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS di Sekolah Dasar Negeri No. Motivasi belajar siswa dalam pembelajaran daring pada mata pelajaran IPS di Sekolah Dasar Negeri No.

Hasil analisis deskriptif setiap unsur motivasi belajar diperoleh rata-rata sebesar 85,9% yang berarti motivasi belajar siswa pada pembelajaran daring pada mata pelajaran IPS di SD Negeri Nr. Hasil belajar siswa pada pembelajaran daring pada mata pelajaran IPS di SD Negeri No. Pengaruh pembelajaran daring (X) terhadap motivasi belajar (𝒀𝟏) dan hasil belajar (𝒀𝟐) siswa pada mata pelajaran IPS di SD Negeri No.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terlihat bahwa pembelajaran daring berpengaruh terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS di Sekolah Dasar Negeri No. Dampak ini penting, sehingga semakin baik pelaksanaan pembelajaran daring maka siswa akan semakin termotivasi untuk belajar di SD Negeri Nr. Kesimpulan yang dicapai adalah pembelajaran daring berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa di SD Negeri 227 Inprses Takalar II Kecamatan Mappakasunggu Kabupaten Takalar.

Pengaruh tersebut tidak signifikan sehingga semakin banyak dilaksanakan pembelajaran daring maka akan semakin sedikit peningkatan hasil belajar siswa di SD Negeri No. Kesimpulan yang dicapai adalah pembelajaran daring tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa di SD Negeri 227 Inprses Takalar II Kecamatan Mappakasunggu Kabupaten Takalar. Berdasarkan hasil penelitian pembelajaran online tentang motivasi belajar dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS di Statens Grundskole no.

Terdapat pengaruh pembelajaran daring terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS di Sekolah Dasar Negeri no.

Tabel 3.3 Skor Alternatif Jawaban
Tabel 3.3 Skor Alternatif Jawaban

Gambar

Gambar  Teks    Halaman
Tabel 2.1 Penelitian yang Relevan
Gambar 2.1 Kerangka Pikir Motivasi Belajar
Gambar 3.1 Desain Penelitian
+7

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan Proses Pembelajaran dan Motivasi berpengaruh terhadap Hasil Belajar IPS Siswa di SMP Maulana Pegayaman sebesar

Bagi Pemerintah Kabupaten Lumajang khususnya di Kelurahan Kecamatan Lumajang Kabupaten Lumajang, dari temuan hasil penelitian ini, dimana gaya kepemimpinan dan motivasi

Hasil penelitian menunjukkan: (1) pendekatan problem solving berpengaruh secara signifikan terhadap motivasi belajar dalam pembelajaran IPA di SMPN 2 Mlati Kabupaten

Hasil uji hipotesis uji t mengungkapkan bahwa dari ketujuh faktor motivasi hanya tiga faktor motivasi yang berpengaruh terhadap keberhasilan usaha online shop di

Hasil penelitian ini menunjukkan Kompetensi, independensi, dan motivasi secara simultan berpengaruh terhadap kualitas audit yang dilaksanakan oleh aparat Inspektorat Kabupaten

X.. pada siswa kelas VI SD Negeri 1 Karangreja, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Model kontekstual diduga kuat berpengaruh terhadap peningkatan

Hasil Penelitian menunjukkan Gaya Kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap Motivasi kerja Pegawai pada Kantor Kecamatan Libureng kabupaten Bone, dengan tingkat

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 1 pelatihan secara langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja, 2 motivasi kerja secara langsung berpengaruh positif