VOLUME 1, NOMOR 1, JANUARI TAHUN 2020 HAL 1 – 107 PENERBIT
Program Studi D4 Akuntansi Keuangan Politeknik Pos Indonesia
PELINDUNG
Direktur Politeknik Pos Indonesia Dr. Ir. Agus Purnomo, MT.
PENANGGUNG JAWAB
Ketua Program Studi D4 Akuntansi Keuangan Rima Sundari, SE., M.Ak., AK., CA.
Ketua Redaksi : Marismiati, SE., M.Si
Dewan Redaksi 1. Dr. Indra Firmansyah, SE., MM., CA.
2. Dewi Selviani Y, SS., M.Pd.
3. Ade Pipit Fatmawati, SE., M.Pd.
4. Jaka Maulana, SE., M.Ak., CA., CPSAK.
5. Rukmi Juwita, SE., M.Si., CA.
6. Khairaningrum M., Spd., M.Pd.
Kesekretariatan : M. Rizal Satria, SE., M.Ak., CA.
Alamat Redaksi:
Kampus POLITEKNIK POS INDONESIA Jalan Sariasih No. 54 Bandung 40151
http://www.d4ak.poltekpos.ac.id
KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PADA BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH PROVINSI JAWA BARAT
Indra Firmansyah, Rani Tarida Sinambela
PENGARUH KINERJA KEUANGAN DALAM MEMPREDIKSI PERTUMBUHAN LABA PADA PT POS INDONESIA (PERSERO) CABANG ASIA AFRIKA BANDUNG
Ade Pipit Fatmawati, Andi Tenri Awaru Rala
12
PENGARUH PENDAPATAN PREMI DAN HASIL UNDERWRITING TERHADAP LABA PADA PT ASURANSI JIWASRAYA (PERSERO) PERIODE 2008-2015
Rukmi Juwita, Novia Rindiati
21
PENGARUH REALISASI ANGGARAN BIAYA PRODUKSI DAN REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN (GPM) PADA PT PERKEBUNAN NUSANTARA VIII
Marismiati, Rina Zakiyah
32
PENGARUH PENERAPAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PADA PT IRON BIRD (BLUE BIRD GROUP)
Khairaningrum Mulyanti, Niken Asyiami Rahma
42
PENGARUH CASH TURNOVER DAN RECEIVABLE TURNOVER TERHADAP RETURN ON ASSET PADA PT PERKEBUNAN NUSANTARA VIII
Dewi Selviani, Rahmayani Octarena
54
PENGARUH PENAGIHAN PAJAK DENGAN SURAT PAKSA TERHADAP PENCAIRAN TUNGGAKAN PAJAK PADA KPP PRATAMA BANDUNG CIBEUNYING
Rima Sundari, Sri Nengsie Sinaga
65
PENGARUH PERPUTARAN PIUTANG DAN PERPUTARAN KAS TERHADAP TINGKAT LIKUIDITAS (QUICK RATIO) PADA PERUSAHAAN KONSTUKSI (STUDI KASUS PT WIJAYA KARYA TBK)
Jaka Maulana, Abdul Karim
76
PENGARUH AKTIVA TETAP DAN MODAL KERJA TERHADAP LABA BERSIH SETELAH PAJAK PENGHASILAN PADA PERUSAHAAN BUMN DIBIDANG PERDAGANGAN (STUDI KASUS PT PERUSAHAAN PERDAGANGAN INDONESIA (PERSERO), PT SARINAH (PERSERO) DAN PERUM BULOG) 2012-2016
Muhammad Rizal Satria, Titani An Niza Thamrin
88
PENGARUH PERPUTARAN PERSEDIAAN TERHADAP LABA SEBELUM PAJAK (STUDI KASUS PADA PD. BUMI BERKAH)
Y. Casmadi, Ginardi Rubhani
97
LOGISTIC AND ACCOUNTING DEVELOPMENT JOURNAL 42
PENGARUH PENERAPAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PADA PT IRON BIRD
(BLUE BIRD GROUP)
Khairaningrum Mulyanti, Niken Asyiami Rahma [email protected], [email protected]
Politeknik Pos Indonesia ABSTRAK
Good Corporate Governance atau tata kelola perusahaan adalah sistem yang mengatur dan mengendalikan perusahaan untuk menciptakan nilai tambah bagi setiap stakeholder. Laporan keuangan memiliki empat karakteristik kualitatif pokok yaitu, dapat dipahami, relevan, keandalan, dapat diperbandingkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Good Corporate Governance (GCG) di PT Iron Bird Logistics (Blue Bird Group), mengetahui kualitas laporan keuangan di di PT Iron Bird Logistics (Blue Bird Group), mengetahui kualitas laporan keuangan di di PT Iron Bird Logistics (Blue Bird Group). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Uji t, Uji Korelasi Spearman Rank, Uji koefisien Determinasi, Analisis Regresi Linear Sederhana. Berdasarkan hasil pengujian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara penerapan good corporate governance (X) terhadap kualitas laporan keuangan (Y).
Kata kunci: Penerapan Good Corporate Governance, Kualitas Laporan Keuangan
LOGISTIC AND ACCOUNTING DEVELOPMENT JOURNAL 43
Pendahuluan
Perkembangan era globalisasi ini mengakibatkan kemajuan pada teknologi dan pada dunia bisnis.
Keadaan ini yang menuntut suatu perusahaan untuk selalu memperbaiki dan meningkatkan usahanya agar mampu bersaing dengan perusahaan lainnya. Setiap perusahaan mempunyai tujuan untuk memperoleh keuntungan atau laba yang maksimum.
Keberhasilan suatu perusahaan dapat dinilai melalui kualitas laporan keuangan perusahaan yang disajikan.
Perusahaan yang menerbitkan laporan keuangannya secara berkala akan mudah untuk dinilai kualitasnya.
Namun kenyataan yang terjadi saat ini berbanding terbalik dengan keberhasilan suatu perusahaan, banyak kasus mengenai manipulasi laporan keuangan yang berdampak pada kualitas laporan keuangan yang menjadi isu hangat sampai saat ini.
Salah satu kasus yang terjadi di tahun 2018 adalah manipulasi laporan keuangan yang dilakukan oleh SNP Finance. Sebagai informasi, Laporan Keuangan Tahunan SNP Finance
sebelumnya telah diaudit AP dari KAP Satrio, Bing, Eny dan Rekan dan mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian. Namun berdasarkan hasil pemeriksaan OJK, SNP Finance terindikasi telah menyajikan Laporan Keuangan yang secara signifikan tidak sesuai dengan kondisi keuangan yang sebenarnya sehingga menyebabkan kerugian di 14 pihak bank yang menjadi kreditur SNP finance.
www.cnbcindonesia.com. Kasus tersebut tidak mencerminkan karakteristik kualitatif laporan keuangan yang menurut Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 2015 No. 1, karakteristik kualitatif merupakan ciri khas yang membuat informasi dalam laporan keuangan berguna bagi pemakai. Terdapat empat karakteristik kualitatif pokok yaitu, dapat dipahami, relevan, keandalan, dapat diperbandingkan.
Good corporate governance atau bisa juga dikatakan tata kelola perusahaan dalam sebuah perusahaan sangat penting sebagai salah satu proses untuk menjaga kesinambungan usaha perusahaan dalam jangka panjang yang
LOGISTIC AND ACCOUNTING DEVELOPMENT JOURNAL 44
mengutamakan kepentingan para pemegang saham (shareholders).
Menurut Effendi (2016:11), tata kelola perusahaan yang baik dapat didefinisikan sebagai “sistem yang mengatur dan mengendalikan perusahaan untuk menciptakan nilai tambah bagi setiap stakeholder”.
Pada saat ini Good Corporate Governance di indonesia sudah menjadi suatu keharusan bagi perusahaan yang ada, tak terkecuali dengan PT Iron Bird Logistics sebagai penyedia jasa logistik yang masih satu group dengan Blue Bird. PT Iron bird Logistics (Blue Bird Group) juga menyadari bahwa dalam hal pelaporan keuangan harus membuat ataupun nmenyajikan laporan keuangan yang berkualitas bagi pihak pemakai atau pengguna laporan keuangan tersebut.
Dengan adanya laporan keuangan yang berkualitas maka akan mempermudah pihak pemakai atau pengguna laporan keuangan utnuk dapat mengambil keputusan yang lebih baik mengenai kelangsungan hidup perusahaan.
Pada kondisi saat ini dari hasil wawancara dengan salah satu manager
di divisi Finance & Accounting mengatakan bahwa PT Iron Bird Logistics belum bisa menyajikan laporan keuangan dengan baik. Hal ini disebabkan karena PT Iron Bird Logistics sendiri pada tahun ini sedang melakukan merger antara PT Iron Bird Logistics dan PT Iron Bird Transport.
Hal ini berdampak pada laporan keuangan yang harus diubah, dalam perubahan tersebut masih banyak hal yang perlu disesuaikan antara laporan keuangan PT Iron Bird Logistics dan PT Iron Bird Transport pasca merger sehingga harus diperbaiki.
Tujuan Penelitian
Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah:
1. Untuk mengetahui penerapan good corporate governance (GCG) di PT Iron Bird Logistics (Blue Bird Group).
2. Untuk mengetahui kualitas laporan keuanagn di di PT Iron Bird Logistics (Blue Bird Group).
3. Untuk mengetahui pengaruh good corporate governance (GCG) terhadap kualitas
LOGISTIC AND ACCOUNTING DEVELOPMENT JOURNAL 45
laporan keuangan pada PT Iron Bird Logistics (Blue Bird Group).
Metode penelitian Populasi dan Sampel
Populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh karyawan yang bekerja pada PT Iron Bird Logistics sebanyak 120 orang. Berikut rinciannya:
Tabel 1 Jumlah Populasi
DIVISI JUMLAH
HRGA 16
FINANCE &
ACCOUNTING
28
SALES 8
WAREHOUSE 8
HSE 3
DIVISI JUMLAH
IT 4
OPERASIONAL 53
TOTAL 120
Sumber : PT Iron Bird Logistics Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling dengan pendekatan purposive
sampling. Menurut Sugiyono (2017:81) mengemukakan teknik sampling adalah
"Teknik pengambilan sampel. Untuk menentukan sampel yang akan digunakan dalam penelitian, terdapat berbagai teknik sampling yang digunkanan", sedangkan purposive sampling menurut Sugiyono (2017:85), adalah “Teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu".
Dalam penelitian ini karyawan yang akan dijadikan sampel adalah karyawan perusahaan pada divisi finance & accounting dan HRGA PT Iron Bird Logistics Adapun kriteria yang ditentukan dalam pengambilan sampel adalah sebagai berikut:
1. Karyawan yang mengetahui mengenai kebijakan penerapan Good Corporate Governance (GCG) pada bagian HRGA.
2. Karyawan yang bertugas menilai kinerja perusahaan dari sisi keuangan pada bagian finance & accounting.
Dari kriteria diatas maka sampel yang dipilih berjumlah 35 orang, berikut rinciannya :
LOGISTIC AND ACCOUNTING DEVELOPMENT JOURNAL 46
Tabel 2 Jumlah Sampel
Bagian Jumlah
HRGA 7
Finance & Accounting 28
Total 35
Sumber : PT Iron Bird Logistics
Variabel Penelitian dan Definisi Operasional Variabel
Dalam penelitian ini ada dua variabel yang digunakan yaitu variabel independen dan variabel dependen.
Berikut penjelasannya:
a. Variabel Independen
Dalam penelitian ini yang menjadi variabel independen (X) adalah Penerapan Good Corporate Governance. Effendi (2016:11) menyatakan tata kelola perusahaan atau Good Corporate Governance yang baik dapat didefinisikan sebagai “sistem yang mengatur dan mengendalikan perusahaan untuk menciptakan nilai tambah bagi setiap stakeholders”
b. Variabel Dependen
Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kualitas laporan
keuangan yang diberi simbol (Y).
Menurut PSAK No. 1 (2015:1)
“Laporan keuangan adalah penyajian terstruktur dari posisi keuangan dan kinerja keuangan suatu entitas”.
Teknik Analisis Data dan Pengujian Hipotesis
Teknik analisis yang dilakukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Uji Validitas
Uji validitas dalam penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah alat ukur yang telah dirancang dalam bentuk kuesioner benar-benar dapat menjalankan fungsinya.
2. Uji Reliabilitas
Uji reliabilitas dilakukan untuk mengetahui apakah alat ukur yang dirancang dalam bentuk kuesioner dapat diandalkan, suatu alat ukur dapat diandalkan jika alat ukur tersebut digunakan berulangkali akan memberikan hasil yang relatif sama (tidak berbeda jauh).
3. Uji Korelasi Rank Spearman
Korelasi diperlukan untuk melihat hubungan diantara variabel yang
LOGISTIC AND ACCOUNTING DEVELOPMENT JOURNAL 47
diteliti, yaitu variabel bebas (X) dan variabel terikat (Y).
4. Uji Koefisien Determinasi
Uji koefisien determinasi bertujuan untuk mengukur seberapa jauh
kemampuan model dalam
menerangkan variasi variabel dependen 5. Analisis regresi linear sederhana
Analisis regresi linear sederhana digunakan untuk menguji sifat hubungan sebab -akibat antara variabel independen (X) terhadap variabel dependen (Y)
6. Uji t
Uji t digunakan untuk menguji signifikansi hubungan, yaitu apakah hubungan yang ditemukan berlaku untuk seluruh populasi, maka perlu diuji signifikansinya
HASIL DAN PEMBAHASAN Tabel 4
Uji Validitas Variabel X Penerapan Good Corporate
Governance (GCG) Pernyata
an
rHitun g
rtabe l
Keterang an
1 0.771 0.34
4
Valid
2 0.338 0.34
4
Valid
3 0.789 0.34
4
Valid
4 0.482 0.34
4
Valid
5 0.498 0.34
4
Valid
6 0.448 0.34
4
Valid
7 0.529 0.34
4
Valid
8 0.338 0.34
4
Valid
9 0.754 0.34
4
Valid
10 0.467 0.34 4
Valid
11 0.401 0.34 4
Valid
12 0.789 0.34 4
Valid
13 0.674 0.34 4
Valid
14 0.352 0.34 4
Valid
LOGISTIC AND ACCOUNTING DEVELOPMENT JOURNAL 48
15 0.487 0.34 4
Valid
Sumber : Kuesioner Diolah Dengan Program SPSS Versi 24
Tabel 5
Uji Validitas Variabel Y Kualitas laporan keuangan Pernyata
an
rHitun g
rtabe l
Keterang an
1 0.503 0.34
4
Valid
2 0.499 0.34
4
Valid
3 0.478 0.34
4
Valid
4 0.540 0.34
4
Valid
5 0.605 0.34
4
Valid
6 0.603 0.34
4
Valid
Pernyata an
rHitun g
rtabe l
Keterang an
7 0.457 0.34
4
Valid
8 0.508 0.34
4
Valid
Sumber : Kuesioner Diolah Dengan Program SPSS Versi 24
Berdasarkan hasil perhitungan dari keseluruhan item pernyataan variabael X dan Y tersebut, seluruh perhitungan dinyatakan valid karena nilai rhitung > rtabel Sehingga dapat dinyatakan instrument pernyataan dinyatakan valid dan dapat digunakan dalam penelitian ini.
Pengaruh Penerapan Good Corporate Governance (GCG) Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pada PT Iron Bird Logistics (Blue Bird Group)
Berdasarkan hasil data yang telah diolah dengan melakukan beberapa uji seperti yang telah dipaparkan sebelumnya, dapat dikatakan bahwa penerapan good corporate governance berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan pada PT Iron Bird Logistics. Dari hasil penyebaran kuesioner kepada 35 responden pada variabel penerapan
LOGISTIC AND ACCOUNTING DEVELOPMENT JOURNAL 49
good corporate governance (X) menunjukkan skor sebesar 2112 dan dikategorikan dalam garis kontinum
“Sangat Tinggi” sehingga dapat dikatakan bahwa penerapan good corporate governance pada PT Iron Bird Logistics sudah baik. Sedangkan pada variabel kualitas lapoaran keuangan (Y) menunjukkan skor sebesar 1172 dan dikategorikan dalam garis kontinum “Tinggi” dapat dilkatakan bahwa kualitas laporan keuangan pada PT Iron Bird Logistics sudah baik.
Berdasarkan analisis spearman rank diketahui bahwa nilai korelasi tersebut menunjukkan korelasi antara penerapan good corporate governance (X) terhadap kualitas laporan keuangan (Y) adalah sebesar 0,557. Yang dikategorikan “Sedang”. Hal ini didasarkan pada tabel kategori koefisien korelasi yang dinyatakan oleh Sugiyono (2017:231) yang menyatakan bahwa koefisien 0,40 – 0,599 menunjukkan tingkat hubungan sedang.
Berdasarkan hasil perhitungan yang diperoleh R2 (R square) sebesar 31,6% yang berarti kontribusi yang diberikan variabel penerapan good corporate governance (X) terhadap variabel kualitas laporan keuangan (Y) sebesar 31,6%.
Berikutnya, untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh penerapan good corporate governance terhadap kualitas laporan keuangan, maka dilakukan uji t. Berdasarkan hasil perhitungan yang dilakukan, diketahui bahwa untuk variable penerapan good corporate governace (X) memiliki thitung 3.901, dengan derajat kebebasan sebesar 33, dimana nilai tersebut diperoleh dari dk=n-k (dk=35 - 2) dengan signifikansi 5%. Sehingga diperoleh nilai ttabel 2.035. Oleh karena itu dapat ditarik kesimpulan bahwa thitung > ttabel dengan intepretasi Ha
diterima dan H0 ditolak yang memberikan arti bahwa terdapat pengaruh variabel penerapan good corporate governance (X) terhadap kualitas laporan keuangan (Y).
LOGISTIC AND ACCOUNTING DEVELOPMENT JOURNAL 50
Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, diperoleh jawaban bahwa penerapan good corporate governance berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan.
Hal ini didukung dengan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Amalia Nur Rohmah (universitas negeri Yogyakarta, 2018) dengan judul
“Pengaruh Ukuran Perusahaan, Umur Perusahaan, Leverage Keuangan, Good Corporate Governance Terhadap Kualitas Laporan Keuangan (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bei Pada Tahun 2013- 2015)” dengan hasil terdapat pengaruh Ukuran Perusahaan, Umur Perusahaan, Leverage Keuangan, dan Good Corporate Governance secara bersama – sama terhadap Kualitas Laporan Keuangan pada Perusahaan Manufaktur. R. Ait Novatiani dan Jeanny Fatimmah (Universitas widyatama, 2013) dengan judul
“Pengaruh Penerapan Good Corporate Governance Terhadap Keandalan Laporan Keuangan (Suvei Pada Tiga Perusahaan Bumn Di Bidang Jasa Di Bandung)” dengan hasil Penerapan
Good Corporate Governance berpengaruh terhadap Keandalan Laporan Keuangan. Dan penelitian yang dilakukan oleh Ony Widilestariningtyas dan Yesi Denti Utami (Universitas Komputer Indonesia, 2012) yang berjudul
“Pengaruh Penerapan Good Corporate Governance (GCG) Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pada PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten” dan dengan hasil Penerapan Good Corporate Governance (GCG) yang dilakukan dengan baik mempunyai pengaruh terhadap kualitas laporan keuangan, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor lain diluar GCG.
Dalam menerapkan good corporate governance, PT Iron Bird Logistics sudah sesuai dengan prinsip – prinsip yang meliputi transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, indenpendensi dan kesetaraan serta kewajaran. PT Iron Bird Logistics juga sudah menyajikan informasi dalam laporan keuangan sesuai dengan karakteristik kualitatif laporan
LOGISTIC AND ACCOUNTING DEVELOPMENT JOURNAL 51
keuangan yaitu dapat dipahami, relevan, andal dan dapat dibandingkan.
Hal ini relevan dengan pernyataan Manosohh (2016:102) bahwa
“penerapan prinsip-prinsip good corporate governance ini, kualitas laporan keuangan akan meningkat menjadi lebih baik lagi, yang tercermin dari menurunnya tingkat rekayasa yang dilakukan manajemen”.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan mengenai pengaruh penerapan good corporate governance (GCG) terhadap kualitas laporan keuangan pada PT Iron Bird Logistics, maka penulis dapat menarik kesimpulan, yaitu sebagai berikut : 1. Dalam menerapkan good
corporate governance, PT Iron Bird Logistics sudah sesuai dengan prinsip – prinsip yang meliputi transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, indenpendensi dan kesetaraan serta kewajaran. PT Iron Bird Logistics juga sudah menyajikan informasi dalam
laporan keuangan sesuai dengan karakteristik kualitatif laporan keuangan yaitu dapat dipahami, relevan, andal dan dapat dibandingkan. Oleh karena itu, dengan penerapan prinsip - prinsip good corporate governance ini sangat mempengaruhi kualitas laporan keuangan dan akan meningkat menjadi lebih baik lagi.
Saran
Berdasarkan hasil penelitian yang telah diperoleh, adapun saran yang dapat diberikan oleh peneliti, yaitu sebagai berikut :
1. Peneliti berharap penelitian tentang pengaruh penerpaan good corporate governance terhadap kualitas laporan keuangan dapat menjadi bahan referensi ataupun informasi tambahan bagi peneliti selanjutnya.
2. Peneliti merekomendasikan untuk menambahkan variabel independent untuk mengetahui faktor lain apa yang dapat mempengaruhi variabel dependent, diantaranya seperti
LOGISTIC AND ACCOUNTING DEVELOPMENT JOURNAL 52
ukuran perusahaaan dan manajemen laba.
3. Peneliti merekomendasikan untuk menggunakan indikator yang berbeda dari indikator yang digunakan pada penelitian ini.
DAFTAR PUSTAKA
Effendi, Muh. Arief. 2016. The Power of GCG. Teori dan Implementasi. Jakarta:
Salemba Empat.
Harahap, Sofyan Syafri. 2015. Analisis Kritis atas Laporan Keuangan.
Edisi 1-10. Jakarta: Rajawali Pers.
Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI).
2015. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan
(PSAK) No. 1: Penyajian Laporan Keuangan. Jakarta: IAI Kasmir. 2015. Analisis Laporan
Keuangan. Edisi1-8. Jakarta:
Rajawali Pers.
Manossoh, H. 2016. Good Corporate
Governance untuk
Meningkatkan Kualitas Laporan Keuangan. Bandung, Jawa Barat: PT. Norlive Kharisma Indonesia.
Nasehudin, Toto Syatori dan Gozali, Nanang.2016.Metode
Penelitian Kuantitatif.
Bandung: Pustaka Setia Peraturan Menteri BUMN Nomor:
PER-01/MBU/2011.
Penerapan Tata Kelola yang Baik (GCG) pada BUMN PT IRON BIRD LOGISTICS
(http://ironbird.co.id/web/) Diakses pada tanggal 11 Mei 2019
Putra, Rahman. 2013. Pengantar Akuntansi 1 Pendekatan Siklus Akuntansi.
Jakarta: Salemba Empat.
Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta.
LOGISTIC AND ACCOUNTING DEVELOPMENT JOURNAL 53
Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
The Indonesian Institute for Corporate Governance, (IICG), 2009, Good Corporate Governance
sebagai budaya,
(https://iicg.org/). Diakses pada tanggal 11 Mei 2019
Widialestariningtyas, Ony dan Riri Aprianti. 2012. Pengaruh Penerapan Prinsip - Prinsip Good Corporate Governance Terhadap Integritas Laporan Keuangan: Jurnal Riset Akuntansi.