• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH SISTEM KREDIT TANPA AGUNAN TERHADAP MINAT MASYARAKAT MENGAJUKAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "PENGARUH SISTEM KREDIT TANPA AGUNAN TERHADAP MINAT MASYARAKAT MENGAJUKAN "

Copied!
168
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Dalam kerangka normatif, ia mengandungi larangan dan anjuran orang ramai dalam menjalankan aktiviti jual beli. 2 Havis Aravik dan Fakhry Zamzam, Falsafah Ekonomi Islam: Usaha Memahami Nilai Teras Ekonomi Islam, (Jakarta: Kencana, 2020), hlm. Dalam peraturan yang berlandaskan syariat atau syariat Islam, segala ketentuan dan larangan ada dalam al-Quran dan Hadis seperti muamelah dan jual beli.

Semua transaksi tersebut dibolehkan dalam Islam, kecuali ada dalil yang membuktikan keharaman tersebut.3 Adapun jenis muamal atau kegiatan ekonomi manusia yang diperbolehkan jika kegiatan ekonomi tersebut dapat dilakukan atau halal menurut syariat jika hal tersebut tidak terdapat dalam Al-Qur'an dan Hadits baik secara tersurat maupun tersirat, kecuali dalam hal yang jelas-jelas dilarang.4 termasuk larangan bunga dalam transaksi ekonomi syariah, karena pada dasarnya bunga terdapat dalam Al-Qur'an Al-Hadits. Menetapkan larangan bunga sebagai sistem utama perekonomian Islam, karena misi utama dalam perekonomian Islam adalah memperbaiki sistem perekonomian menjadi lebih baik. Ekonomi Islam banyak mengatur nilai-nilai fundamental yang bersumber dari Al-Qur’an dan Al-Hadits sebagai acuan utama dalam membimbing sistem perekonomian.

Identifikasi Masalah

Hal ini menimbulkan kontradiksi dalam sistem ekonomi Islam karena Islam dikenal sangat menekankan pada kemaslahatan dan nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi ciri ekonomi Islam. Berdasarkan permasalahan yang telah dipaparkan mengenai pelaksanaan perkreditan di Perumnas Wekka’e, maka ada beberapa indikator dalam sistem ekonomi syariah yang perlu diperhatikan, yaitu: Pertama, aspek keadilan (al-adl), aspek ini hendaknya menjadi dominan. dalam setiap kegiatan ekonomi yang sesuai dengan sistem ekonomi Islam khususnya kegiatan perkreditan. Harapan atas pencapaian tersebut hanya akan terwujud jika kredit tersebut dapat mempunyai badan hukum dalam kegiatannya atau terafiliasi dengan mekanisme operasional koperasi yang berbasis syariah.

Sehingga pada saat transaksi berlangsung disertai dengan kontrak yang jelas dan jaminan awal untuk mengukur tingkat keseriusan masyarakat yang menginginkan pembiayaan tersebut. Pasalnya, ketidakpastian kontrak dapat menimbulkan berbagai spekulasi ketika peminjam membayar kepada pemberi pinjaman. Akibatnya, kegiatan tersebut hanya akan menimbulkan ketidakpastian dalam berfungsinya mekanisme pendanaan, sehingga dapat merugikan pihak tertentu.

Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka penelitian ini akan memperoleh informasi yang komprehensif mengenai rencana dan pelaksanaan mengenai sistem perkreditan masyarakat Parepare. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi tambahan acuan dan bahan tolak ukur bagi pihak-pihak tertentu untuk melakukan kegiatan evaluasi apabila terdapat beberapa hal yang dianggap penting dan mempunyai keterkaitan.

Definisi Operasional dan Ruang Lingkup Penelitian

Keyakinan dimana kreditur memberikan kepercayaan kepada kreditur berupa uang atau barang dengan keyakinan bahwa kredit yang diperolehnya akan dilunasi di kemudian hari. Risiko timbul jika pelunasan pinjaman tertunda selama beberapa waktu atau terdapat peringkat kredit yang buruk.

Tujuan dan Kegunaan Penelitian

LANDASAN TEORITIS

Penelitian yang Relevan

Tri Hasrida Yanti dengan judul “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Jual Beli Kredit Masyarakat Dilihat dari Ekonomi Islam (Studi Kasus Dusun Karang Agung Desa Negara Nabung Kecamatan. 7 Karmi Handini, “Minat Masyarakat Terhadap Kredit Pemilikan Rumah Menggunakan Akad Murabahah di BRI Syariah KCP Metro Lampung” Skripsi (Jurusan Sarjana Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro, 2019), hal.vi.8Tri Hasrida Yanti “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Masyarakat dalam Jual Beli Kredit Dilihat dari Ekonomi Islam (Studi Kasus Dusun Karang Agung, Desa Negara Nabung, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur)” Skripsi (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Jurusan Ekonomi Syariah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro, 2018), P .

Rudi Irwansyah dengan judul “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Masyarakat Menggunakan Jasa Koperasi Kredit Kubu Gunung Tegaljaya Di Desa Pancasari” Jurnal Penelitian (Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja, Volume 4, No. h. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor – faktor yang mempengaruhi minat masyarakat menggunakan jasa Koperasi Kredit Kubu Gunung Tegaljaya di Desa Pancasari Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh antara minat masyarakat terhadap layanan koperasi kredit.

Analisis Teori Variabel

Maksud dari kepercayaan bagi pemberi pinjaman adalah mempercayai peminjam dengan maksud agar pinjaman yang diberikannya pasti akan dikembalikan sesuai kesepakatan. Pemberian fasilitas kredit jika dilihat secara keseluruhan mengandung makna termasuk unsur-unsur kredit yang terkandung di dalamnya. Bank akan melakukan analisis terhadap pinjaman yang akan disalurkan dengan melihat atau memenuhi persyaratan unsur-unsur pinjaman seperti kepercayaan, perjanjian, jangka waktu risiko dan imbalan.

Debitur menggunakan kredit yang diberikan untuk mengubah hal-hal yang tidak berguna menjadi berguna atau Dana dalam bentuk kredit yang diberikan oleh bank maupun perorangan kepada masyarakat terdiri dari beberapa jenis. Jaminan yang diberikan nasabah merupakan suatu beban, sehingga nasabah akan berpikir serius bahwa ia akan mampu mengembalikan kredit yang diperolehnya.

Kerangka Konseptual Penelitian

Hipotesis

METODE PENELITIAN

  • Jenis dan Pendekatan Penelitian
  • Waktu dan Lokasi Penelitian
  • Paradigma Penelitian
  • Populasi dan Sampel Penelitian
  • Instrumen Penelitian
  • Teknik Pengumpulan Data
  • Teknik Analisis Data

Kuesioner/angket yang diberikan responden meliputi item yang menyatakan sistem kredit tanpa agunan (variabel X) dan pernyataan minat masyarakat dalam mengajukan kredit (variabel Y). Pengujian ini menghubungkan nilai sistem kredit tanpa jaminan dengan nilai minat masyarakat dalam mengajukan kredit dan pengambilan keputusan berdasarkan nilai kepentingannya. Nilai korelasi (Pearson Correlation) sistem perkreditan tanpa jaminan dengan minat masyarakat dalam mengajukan kredit adalah sebesar 0,288 yang berarti terdapat korelasi.

Tabel di atas menunjukkan bahwa nilai rata-rata (mean value) minat masyarakat dalam mengajukan kredit sebesar 34,88 dan nilai rata-rata (mean value) sistem kredit tanpa agunan sebesar 39,93. Dapat disimpulkan bahwa hubungan antara sistem kredit tanpa jaminan dengan minat masyarakat mencari kredit mempunyai hubungan yang lemah. H0: Model regresi linier sederhana tidak dapat digunakan untuk memprediksi dampak sistem kredit tanpa jaminan terhadap minat masyarakat dalam mengajukan kredit.

Ha : Model regresi linier sederhana dapat digunakan untuk memprediksi pengaruh sistem kredit tanpa jaminan terhadap minat masyarakat dalam mengajukan kredit. Hal ini juga yang menjadi alasan mengapa minat masyarakat terhadap sistem kredit tanpa jaminan dinilai moderat. Artinya, minat masyarakat terhadap pinjaman tanpa agunan tidak terlalu besar dan tidak terlalu sedikit.

Dapat ditarik kesimpulan bahwa “sistem kredit tanpa jaminan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat masyarakat dalam mengajukan kredit”. Nilai 39,93 > 34,88 menunjukkan bahwa terdapat pengaruh sistem kredit tanpa jaminan terhadap minat masyarakat dalam mengajukan kredit.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Hasil Penelitian

  • Deskripsi Hasil Penelitian
  • Pengujian Instrumen
  • Hasil Penelitian

Mengetahui derajat kesesuaian data penjelasan variabel sistem kredit tanpa jaminan X dapat diperoleh dari tabel berikut. Kesimpulan yang diambil adalah terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara sistem kredit tanpa jaminan dengan minat masyarakat dalam mengajukan kredit dengan tingkat hubungan yang tinggi. Dengan nilai korelasi (Pearson Correlation) sebesar 0,288 menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara sistem kredit tanpa jaminan dengan minat masyarakat dalam mengajukan kredit dengan signifikansi sebesar 0,07.

Dapat kita simpulkan bahwa “Model regresi linier sederhana dapat digunakan untuk memprediksi pengaruh sistem kredit tanpa jaminan terhadap minat masyarakat dalam mengajukan kredit”.

Tabel 3.2 Tingkat Korelasi dan Kekuatan Hubungan
Tabel 3.2 Tingkat Korelasi dan Kekuatan Hubungan

Pembahasan

  • Kredit Tanpa Agunan
  • Tingkat Minat Masyarakat
  • Hubungan Variabel Kredit Tanpa Agunan Dengan Minat
  • Pengaruh Variabel Kredit Tanpa Agunan Terhadap Minat

Jadi dapat disimpulkan bahwa rata-rata respon terhadap sistem kredit tanpa jaminan adalah 40. Survei ini menunjukkan bahwa masyarakat Perumnas Wekke'e Parepara menilai tingkat sistem kredit tanpa jaminan sudah baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjawab pertanyaan seberapa besar minat masyarakat untuk mengajukan sistem kredit tanpa jaminan di Perumnas Wekke’e Kota Parepare.

Kepentingan masyarakat adalah tingkat kepentingan masyarakat terhadap sistem kredit tanpa jaminan yang ditawarkan kepada mereka oleh debitur. Penelitian ini menggunakan 2 variabel yang harus diukur yaitu variabel bebas dan variabel terikat, variabel x atau variabel sistem kredit tanpa agunan dan variabel Y atau variabel kepentingan masyarakat dalam permohonan kredit Perumnas weke’e kota parepare . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kedua variabel tersebut, yaitu variabel sistem kredit tanpa jaminan.

Hubungan (korelasi) antara sistem kredit tanpa jaminan dengan minat masyarakat dalam mengajukan kredit juga dapat disimpulkan dari data pada tabel penyajian jawaban responden, dimana pernyataan “kredit tanpa agunan memerlukan rasa saling percaya (variabel X1)” adalah 58,3%. suatu saat. Jika kualitas sistem kredit tanpa jaminan semakin ditingkatkan maka minat masyarakat untuk mengajukan kredit akan semakin meningkat. Jadi berdasarkan uji tersebut dimana sig 0,014 > α 0,025 maka H0 ditolak. Dapat dipahami bahwa terdapat pengaruh antara sistem kredit tanpa jaminan dengan minat masyarakat dalam mengajukan kredit.

Berdasarkan pembahasan tersebut maka dapat ditarik suatu kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh antara sistem kredit tanpa jaminan terhadap minat masyarakat dalam mengajukan kredit. Hubungan antara variabel minat masyarakat dalam mengajukan sistem kredit tanpa agunan adalah positif atau searah yang artinya semakin baik sistem kredit tanpa agunan maka semakin besar pula minat masyarakat dalam mengajukan kredit. Yang ada sekarang adalah sistem kredit tanpa jaminan tanpa agunan dan tanpa biaya administrasi.

Bahwa lembaga koperasi syariah tanpa agunan dapat mengajak kerjasama antar pelaku sistem perkreditan untuk menanamkan modalnya.

PENUTUP

Simpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan di atas, maka diambil kesimpulan sebagai berikut. Rata-rata jawaban pada sistem kredit tanpa jaminan sama dengan 40 dari skor ideal yang diharapkan yaitu 50, artinya jika mengacu pada tabel klasifikasi berikut, skornya adalah 40 (80%) dari 50 (100%), jadi jelas sistem kredit tanpa agunan ini tergolong baik. Rata-rata respon terhadap minat masyarakat dalam mengajukan kredit adalah sama dengan 34 dari nilai ideal yang diharapkan yaitu 50, artinya jika dilihat tabel klasifikasi berikut nilainya adalah 34 (68%) dari 50 (100%) Sehingga wajar jika minat masyarakat untuk mengajukan kredit dinilai sedang.

Alangkah baiknya jika setiap sistem kredit tanpa agunan yang diterapkan mempunyai legitimasi hukum untuk mendukung legitimasi keberadaan sistem kredit tanpa agunan di Kota Parepare. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Kredit Pada Jurnal Fokus Bisnis Ksp Anugerah Kebumen. Minat Masyarakat Terhadap Kredit Pemilikan Rumah Dengan Akad Murabahah Di BRI Syariah KCP Metro Lampung”.

Skripsi (Sarjana Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Jual Beli Kredit Masyarakat Ditinjau dari Ekonomi Islam (Studi Kasus di Dusun Karang Agung, Desa Negara Nabung, Sukadana Kabupaten, Kabupaten Lampung Timur )"Skripsi Sarjana. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Masyarakat Menggunakan Jasa Koperasi Kredit Kubu Gunung Tegaljaya Di Desa Pancasari" Jurnal Penelitian.

Minat Masyarakat Terhadap KPRS (Kredit Perumahan Syariah) Dengan Skema Murabahah di BNI Syariah KC Surabaya, Jurnal Ekonomi Islam. Jurnal “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Warga Jakarta Mengakses Media Portal Jakarta Smart City”.

Imlikasi

Saran

Gambar

Tabel 3.2 Tingkat Korelasi dan Kekuatan Hubungan
Tabel 4.1 Statistics
Tabel 4.2 Pekerjaan
Tabel 4.4 Usia
+7

Referensi

Dokumen terkait

iv | P a g e LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN PENELITIAN Yang bertandatangan di bawah ini : Nama : SABILATUS SALMA Tempat, Tanggal Lahir : Lamongan, 1 Juni 2000 NIM : 1713111092

ii SURAT PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ILMIAH SKRIPSI Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama : Fatihah Rachmariana Azahro’ NIM : 14030118140085 Departemen : Administrasi Bisnis

ii SURAT PERNYATAAN KEASLIAN KEASLIAN KARYA ILMIAH SKRIPSI Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama : Dewi Ismiatun NIM : 14020217120037 Departemen : Administrasi Bisnis Fakultas :

ii SURAT PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ILMIAH SKRIPSI Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama : Muhammad Rifqi NIM : 14030118130116 Departemen : Administrasi Bisnis Fakultas : Ilmu

i SURAT PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ILMIAH THESIS Yang bertanda tangan dibawah ini, saya: Nama : Zakly Hanafi Ahmad NIM : 14010121410014 Tempat, Tanggal Lahir : Jambi, 13 Juli

vii PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI Mahasiswa yang bertanda tangan di bawah ini Nama Mahasiswa : Yulianti NIM : 18.2800.002 Tempat/tgl.Lahir : Langae, 19 Juni 2000 Program Studi :

iv PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama : Fattah Aditama Nim : 30401800124 Program studi : Manajemen Fakultas : Ekonomi Universitas : Universitas

ii PERNYATAAN KEASLIAN TUGAS AKHIR Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama : Ita Utami NIM : 212018211 Program Studi : Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen