• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengembangan Peternakan dan Pembinaan Organisasi Kelompok Ternak

N/A
N/A
Monica

Academic year: 2024

Membagikan "Pengembangan Peternakan dan Pembinaan Organisasi Kelompok Ternak"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

RESUME MMD Kegiatan 1. Pengembangan Peternakan Terpadu

 Sistem peternakan dari hulu ke hilir

Kegiatan 2 Kegiatan Pembinaan Organisasi Kelompok Ternak

Kelompok harus kompak bekerjasama, bergotong royong, aktif melaksanakan program dan kegiatan serta selalu berusaha untuk meningkatkan aktifitas dalam mengukir kesuksesan dan prestasi.

 Manfaat Kelompok Ternak

- Meningkatkan kerjasama, gotong royong, saling tukar menukar pengetahuan dan ketrampilan untuk maju dan meningkatkan taraf hidup secara bersama-sama

- Peternak akan lebih mudah mendapatkan informasi teknologi dan inovasi baik yang berasal dari sesama anggota maupun informasi dari luar

- Memudahkan untuk mendapatkan bantuan-bantuan dari luar maupun dalam mendapatkan kredit modal kerja

- Memudahkan peternak dalam meningkatkan skala usaha, efisiensi dan produktifitas usahanya guna meningkatkan pendapatan dan taraf hidup peternak

Kegiatan 3.1 Penyuluhan dan Pendampingan Inseminasi Buatan Ternak Ruminansia Kegiatan 3. 2 Penyuluhan dan Pendampingan Rekording Ternak Ruminansia Output kegiatan

1) Pengetahuan peternak terkait rekording meningkat 2) Performa produksi ternak meningkat

Kegiatan 4. Pengembangan Usaha Pakan Ternak Cara membuat pakan berbasis sumber daya lokal

1) Bahan yang digunakan yang mudah dan murah ada disekitar kita, dan potensinya tinggi di lokasi

2) Dalam menyusun kebutuhan nutrisi dari formulasi pakan hendaknya disesuaikan dengan umur, produksi dan fisiologis ternak

3) Mengetahui Kandungan zat makanan Bahan pakan jokal tersebut dan anti nutrisinya 4) Mengetahui harga pakan local tersebut... Kegiatan

Kegiatan 5. Pembinaan Teknis Pemeliharaan Ternak Kelinci

1) Pemilihan Bibit Unggul Kelinci: Penampakan kelinc yang bersih, aksincah, tidak cacat

(2)

2) Sistem Pemberian Pakan berupa hijauan trumput, limbah rumah tangga, sayur)

3) Pencegahan dan penanganan umumnya penyakit yang sering terjadi pada kelinci adalah scabies dan terjadi kembung.

4) Ciri Koloni Unggul Lebah berusia 3-12 bulan, kualitas dan jumlah telur yang dihasilkan lebah ratu banyak hasil panen lebih banyak (madu, pollen, royal jelly. propolis) dan lebah lebih agresif.

5) Penggembalaan dan pemindahan stup lebah madu mendekatkan koloni pada sumber pakan yang tersedia.

6) Pembuatan ratu lebah madu penggan lebah ratu yang baru dalam Koloni Ayam

1) Pemilihan Sistem: tipe kandang terbuka, semi, atau tertutup menyesuaikan kondisi geografis lokasi dan kemampuan peternak

2) Pemberian Pakan: diberikan dengan memperhatikan jumlah serta jenis bahan dan kebutuhan nutrisi yang ditentukan oleh ayam strain, umur dan jenis kelamin

3) Sanitasi dan Pencegahan Penyakit: Tindakan sanitasi harus dilakukan secara teratur, menghapus hama menggunakan disenfektan untuk membunuh bibit kuman atau penyakit.

Itik

1) Sistem Pemeliharaan konvensional (penggembalaan), semi intensif dan intensif

2) Pemberian Pakan jumlah pakan dan trekuensi pemberian pakan ternak k dapat dibedakan berdasarkan umur temak Itik yang dipelihara

3) Pencegahan Penyakit: melaksanakan program sanitasi dan vaksinasi Kambing:

1) Pemeliharaan umur 0-3-bulan : umur 3 minggu pertama hidup anak domba/kambing bergantung dari air susu induk atau air susu pengganti

2) Pemeliharaan umur 6-8: dipisahkan berdasarkan umur sebaya, jenis kelamin dan tujuan pemeliharaan peternak Pemeliharaan umur dewasa >8 bulan : pejantan dewasa pada umur 8 telah memasuki kematangan kelamin siap untuk dikawinkan, sementara untuk betina pada umur 12 bulan

Sapi

1) Pemeliharaan Pedet: anak sapi yang sehat disatukan dengan induknya kemudian anak sapi harus dipisahkan (disapih) pada kendang khusus

2) Pemeliharaan Dara: sapi dara tercapai Ketika sapi menginjak umur 15-18 bulan. Peternak harus memperhatikan kuantitas dan kualitas pakan

3) Pemeliharaan dewasa: pemeliharaan sapi dewasa menyesuaikan tujuan peternak

Referensi

Dokumen terkait

Analisis produksi pengembangan ternak sapi potong dalam pengembangan wilayah dapat diukur dari beberapa variabel diantaranya perkembangan peternakan yang terjadi melalui

sekitar masih belum terlalu berpartisipasi terhadap kegiatan peternakan maupun kelompok ternak sehingga perlu adanya penguatan dan sosialisasi terhadap manfaat

IMPLEMENTASI MODEL PEMBINAAN PENGEMBANGAN PROFESIONALISME BERKELANJUTAN GURU SECARA

UTAMA KINERJA UTAMA Pembinaan Lingkungan Sosial Bidang Peternakan Kontribusi ternak kambing/domba dari dana DBHCT terhadap populasi ternak kambing/domba Kepala Dinas

Salah satu jenis ternak yang mempunyai potensi besar untuk dikembangkan adalah ternak kelinci.Selama ini, peternakan kelinci di Indonesia masih diusahakan sebagai peternakan

Analisis Pengembangan Usaha Kelompok Ternak Itik Mongglemong di Desa Dasan Cermen Kecamatan Sandubaya Kota Mataram Dalam Praktik Pemasaran yang digunakan oleh kelompok ternak itik

Materi kuliah mengenai manajemen ternak

Permohonan bantuan ternak sapi dari Kelompok Tani ______ untuk pengembangan ternak sapi dan peningkatan swasembada daging di Provinsi Nusa Tenggara Barat, khususnya di Kabupaten Sumbawa