• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengendalian internal terhadap aset tetap pada badan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "pengendalian internal terhadap aset tetap pada badan"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP ASET TETAP PADA BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH (BPKAD) KOTA

PADANG

TUGAS AKHIR

Diajukan kepada Tim Penguji Tugas Akhir Program Studi Akuntansi (DIII) sebagai salah satu persyaratan guna memperoleh Gelar Ahli Madya

Oleh:

YOGI IHSANDRA 2018/18133098

PROGRAM STUDI DIPLOMA III AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS NEGERI PADANG 2022

(2)
(3)
(4)
(5)

ABSTRAK

Yogi Ihsandra : Pengendalian Internal Terhadap Aset Tetap pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Padang Pembimbing : Halmawati, SE, M.Si

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana sistem pengendalian internal terhadap aset tetap. Penelitian dilakukan pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Padang. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui bagaimana pengendalian internal terhadap aset tetap pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah apakah sudah berjalan dengan baik atau belum.

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi langsung ke instansi terkait.

Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa sistem pengendalian internal terhadap aset tetap pada BPKAD Kota Padang sudah berjalan cukup baik ditandai dengan pengendalian internal aset tetap yang penerapanya sudah sesuai dengan peraturan Permendagri No. 17 tahun 2007. Namun demikian pada BPKAD Kota Padang masih terdapat kekurangan dalam pengendalian aset yang dimiliki seperti masih adanya pegawai yang menggunakan aset tersebut tetapi pegawai tersebut sudah pindah dinas atau sudah pensiun.

Kata Kunci : Sistem Pengendalian Internal, Aset Tetap, BPKAD

(6)

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis ucapkan atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penulis mampu menyelesaikan tugas akhirnya Pengendalian Internal Terhahadap Aset Tetap pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Padang

Tugas akhir ini dikerjakan demi memenuhi salah satu syarat guna memperoleh gelar Ahli Madya pada Program Studi Akuntansi Diploma III Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang. Penulis menyadari bahwa tugas akhir ini bukanlah tujuan akhir dari belajar karena belajar adalah sesuatu yang tak terbatas.

Terselesainya Tugas Akhir ini tentunya tak lepas dari dorongan dan uluran tangan berbagai pihak oleh karena itu penulis mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Ibu Halmawati, SE, M.Si selaku dosen pembimbing yang telah memberikan ilmu, pengarahan, perhatian, masukan serta waktu kepada penulis dalam menyelesaikan Tugas Akhir ini. Selanjutnya penulis mengucapkan terimaksih kepada:

1. Puji Syukur atas Kehadirat Allah SWT yang telah memberikan Nikmat dan Hidayah-Nya kepada penulis sehingga penulis bisa menyelesaikan Tugas Akhir ini.

2. Teristimewa ibunda Neliwati dan ayahanda M. Ihsan serta adikku Keysa Agustia dan semua keluarga besar penulis yang tidak pernah hentinya

Tugas Akhir ini meskipun banyak kendala yang penulis temukan namun

(7)

dan semua keluarga besarlah yang mempermudah urusan yang penulis temui dan semua ini atas izin Allah SWT.

3. Kepada Bapak Prof. Drs. H. Ganefri, M.Pd., Ph.D selaku Rektor Universitas Negri Padang.

4. Kepada Bapak, Dr. Idris M. Si sebagai dekan fakultas ekonomi Universitas Negeri Padang.

5. Kepada Bapak Halkadri Fitra S.E, M.M, Ak. selaku ketua Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang dan sebagai dosen Pembimbing Akademik yang telah membantu dan memberikan arahan dan bimbingan dalam melanjutkan studi di Universitas Negeri Padang.

6. Kepada Ibu Halmawati, SE, M.Si sebagai Dosen Pembimbing Tugas Akhir penulis yang telah memberikan kemudahan serta masukan kepada penulis atas kekurangan yang selama ini penulis dapati.

7. Kepada bapak dan ibu dosen, Staff Pengajar dan Karyawan Program Studi Diploma III Akuntansi serta Program Studi lainnya di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang yang telah memberikan ilmu pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi penulis selama perkuliahan.

8. Kepada pacar saya Rahayu Intan Dinata

semangat dan motivasi yang besar saat lelah dan rasa cemas menghampiri penulis.

9. Kepada Adrian dan Dipo yang telah membantu penulis selama belajar dimasa perkuliahan dan selalu memberi nasehat kepada penulis.

(8)

10. Kepada semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu yang telah membantu penulisan Tugas Akhir ini.

Penulis menyadari sepenuhnya bahwa Tugas Akhir ini masih jauh dari kata sempurna karena penulis hanyalah manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan. Akhir kata, segala kritik dan saran penulis harap berguna untuk meningkatkan mutu dari penulisan Tugas Akhir ini. Penulis juga berharap Tugas Akhir ini dapat bermanfaat untuk kepentingan penelitian dan ilmu pengetahuan di masa yang mendatang sesuai dengan fungsinya.

Wassalamu,alaikum wr.wb

Padang, Juli 2022

Yogi Ihsandra

(9)

DAFTAR ISI

COVER ... i

ABSTRAK ... i

KATA PENGANTAR ... vi

DAFTAR ISI ... ix

DAFTAR TABEL ... xi

DAFTAR GAMBAR ... xii

DAFTAR LAMPIRAN ... xiii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

A. Latar Belakang Masalah ... 1

B. Rumususan Masalah ... 5

C. Tujuan Penelitian ... 5

D. Manfaat Penelitian ... 5

BAB II KAJIAN TEORI ... 7

A. Sistem Pengendalian Internal ... 7

1. Pengertian Sistem ... 7

2. Pengertian Sistem Pengendalian Internal ... 8

3. Unsur Sistem Pengendalian Internal ... 10

4. Tujuan Sistem Pengendalian Internal ... 10

5. Prinsip Pengendalian Internal ... 13

6. Komponen Sistem Pengendalian Internal ... 16

B. Aset Tetap ... 21

1. Pengertian Aset Tetap ... 21

2. Karakteristik Aset ... 22

3. Harga Perolehan Aset Tetap ... 23

4. Penyusutan Aset Tetap ... 25

C. Pengendalian Internal terhadap Aset Tetap ... 27

BAB III METODE PENELITIAN ... 35

A. Pendekatan dan Jenis Penelitian ... 35

B. Lokasi dan Waktu Penelitian ... 38

(10)

C. Jenis dan Sumber Data ... 38

D. Metode Pengumpulan Data ... 39

E. Teknik Pengumpulan Data ... 39

F. Keabsahan Data ... 41

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 44

A. Gambaran Umum BPKAD ... 44

1. Sejarah Pembentukan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Padang ... 44

2. Visi dan Misi BPKAD Kota Padang ... 46

3. Struktur Organisasi BPKAD Kota Padang ... 48

4. Tugas Pokok dan Fungsi ... 49

B. Hasil dan Pembahasan ... 75

1. Neraca Aset Tetap ... 75

2. Prinsip Pengendalian Internal di BPKAD Kota Padang ... 78

3. Komponen Pengendalian Internal di BPKAD Kota Padang ... 81

4. Pengendalian Internal Terhadap Aset Tetap pada BPKAD Kota Padang . 86 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 96

A. Kesimpulan ... 96

B. Saran ... 97

DAFTAR PUSTAKA ... 98

LAMPIRAN ... 99

(11)

DAFTAR TABEL

Tabel 2. 1 Komponen Pengendalian Interntal ... 21 Tabel 4. 1 Neraca Aset Tetap BPKAD Kota Padang 2021 dan 2020

(12)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 4. 1 Gedung BPKAD Kota Padang ... 46

Gambar 4. 2 Struktur Organisasi BPKAD ... 48

Gambar 4. 3 Prinsip Pengendalian Internal di BPKAD ... 78

Gambar 4. 4 Komponen Pengendalian Internal di BPKAD ... 81

Gambar 4. 5 Siklus Pengendalian Internal terhadap Aset Tetap ... 86

(13)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Necara BPKAD per 31 Desember tahun 2021 dan 2020 ... 100

(14)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BPKAD merupakan salah satu OPD yang melaksanakan urusan penunjang Pemerintah Daerah mengenai pengelolaan keuangan serta aset daerah. Lingkup keuangan daerah mempunyai arti yang cukup penting mengingat istilah dan pengertian keuangan daerah terdapat diberbagai peraturan perundang-undangan yang terkadang menjadi bahan permasalahan yang dihadapi didaerah dan berkaitan dengan keuangan daerah.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang standar

dikuasai dan atau dimiliki oleh pemerintah sebagai akibat dari peristiwa masa lalu dan dari mana manfaat ekonomi atau sosial dimasa depan diharapkan dapat diperoleh, baik oleh pemerintah maupun masyarakat, serta dapat diukur dalam satuan uang, termasuk sumberdaya non keuangan yang diperlukan untuk penyedia jasa bagi masyarakat umum dan sumber-sumber daya yang dipelihara karena alasan sejarah dan budaya.

Sedangkan aset tetap merupakan aset berwujud yang digunakan dalam berjangka waktu yang dapat digunakan dalam kegiatan oleh pemerintah atau masyarakat umum. Sesuai yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 20

berwujud yang mempunyai masa manfaat lebih dari 12 (dua belas) bulan untuk digunakan dalam berjangka waktu yang dapat digunakan dalam kegiatan oleh

(15)

Semua aset tetap di sebuah instansi memerlukan pemeliharaan yang baik dan benar. Pemeliharaan dilakukan memerlukan biaya supaya aset bisa digunakan sesuai kebutuhan. Biaya tersebut dilakukan untuk pemeliharaan dan perawatan aset sehingga dapat memberikan manfaat aset serta meningkatkan kualitas produksi. Aset tetap memberikan pengaruh kepada kegiatan operasional di semua instansi pemerintah untuk mencapai kegiatan operasional yang efektif yang mendukung pencapaian tujuan dari sebuah instansi. Aset tetap yang digunakan dalam instansi berupa peralatan, alat dan mesin, tanah serta bangunan. Disetiap instansi, aset memiliki tempat yang penting terhadap jumlah aset dalam perusahaan secara menyeluruh.

Maka dari itu untuk menjaga agar aset tetap tertata dengan baik maka sebuah instansi perlu melakukan pengendalian internal dalam pengelolaan aset secara profesional mulai dari tahap perencanaan, pemeliharaan dan pelaporannya.

Pengendalian internal yang dilakukan dengan benar akan memberikan informasi mengenai laporan keuangan yang merupakan cerminan nilai aset dalam sebuah perusahaan tersebut.

Pengendalian internal adalah sistem pengendalian yang meliputi struktur organisasi, metode dan ukuran-ukuran yang dikoordinasikan untuk menjaga aset organisasi, mengecek ketelitian dan keandalan data akuntansi, mendorong efisiensi dan mendorong dipatuhinya kebijakan manjemen Mulyadi (2016:129).

Sedangkan menurut (PP No 60 Tahun 2008) mengenai SPIP adalah suatu proses yang integral pada tindakan dan kegiatan yang dilakukan secara terus menerus oleh pimpinan dan seluruh pegawai untuk memberikan keyakinan memadai atas

(16)

tercapainya tujuan organisasi melalui kegiatan yang efektif dan efisien, keandalan pelaporan, keuangan, pengamanan aset negara, dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan.

Pengendalian berguna untuk melindungi aset dari berbagai kejahatan seperti salah guna aset, pencurian aset dan bentuk manipulasi lainnya. Penting untuk menyusun dan menerapkan pengendalian internal yang efektif atas aset tetap dikarenakan aset tetap memiliki nilai yang tinggi dan umur ekonomis yang panjang. pada pernyataan peraturan menteri keuangan Republik Indonesia Nomor 247/PMK.06/2014 yang berisikan perubahan kedua Peraturan Mentri Keuangan Nomor 1/PMK.06/2013 mengenai BMN yang disusutkan berupa gedung dan bangunan kemudian mesin dan peralatan, jalan, irigasi, dan jaringan serta aset berupa aset tetap lainnya

Terkait dengan uraian diatas, penerapan sistem pengendalian internal pada akhirnya menjadi salah satu agenda penting bagi setiap instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah dalam rangka mewujudkan pengelolaan yang handal dan akurat. Termasuk didalamnya yang mengemban amanat ini adalah Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah selaku instansi pemerintah. Sistem pengendalian internal sudah seharusnya dimiliki dan ditetapkan oleh dinas daerah terutama dalam Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kota Padang dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya. Dengan diterapkannya pengendalian internal aset yang memadai, maka penyelenggaraan kegiatan di lingkungan Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kota Padang, mulai dari transaksi aset, penggolongan aset, sampai dengan pertanggungjawaban

(17)

laporan dapat dilaksanakan secara tertib, terkendali, efektif, dan efisien. Hal ini tentunya tidak hanya memberikan dampak positif pada peningkatan kinerja Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kota Padang.

Berdasarkan informasi yang diperoleh permasalahan yang ada pada BPKAD Kota Padang yaitu sistem pengendalian internal yang dimiliki oleh BPKAD belum berjalan dengan baik kususnya dalam bidang pengamanan aset yang mana masi saja ada pegawai masi menggunakan aset daerah tidak pada fungsinya, contohnya masi ada pegawai yang menggunakan kendaraan dinas berupa mobil dinas daerah tetapi pegawai tersebut sudah pindah dinas atau sudah pensiun, hal ini tidak dapat dibenarkan karena pada dasarnya mobil dinas difungsikan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan tanggung jawab serta kewajiban pegawai negeri sipil kepada pemerintah maupun masyarakat, hal ini disebabkan karna kurangnya sdm yang dimiliki baik secara kualitas maupun kuantitas karena masih rendahnya kesadaran pegawai dalam mematuhi aturan yang ada. Akibat dari penyalahgunaan aset kegiatan operasional yang ada pada instansi tersebut tidak berjalan dengan optimal dan menyebabkan pengendalian internal terhadap aset tetap yang ada pada BPKAD melemah. Jika pengendalian internal melemah maka akan menyebabkan kekayaan yang dimiliki oleh suatu instansi tidak terjamin keamanannya, tidak efektif dan efisiennya kegiatan-kegiatan instansi serta tidak dapat dipatuhinya aturan yang sudah di tetapkan. Oleh karena itu untuk mengatasi permasalahan tersebut pemerintah harus ikut andil dalam perbaikan kualitas maupun kuantitas dalam pengadaan sumber daya manusia dalam hal pengendalian internal terhadap aset tetap yang dimiliki oleh BPKAD. Sebagaimana diketahui

(18)

tujuan dari operasional sebuah instansi adalah untuk mencapai tujuan dalam memperoleh administrasi seoptimal mungkin.

Berdasarkan latar belakang diatas, maka dari itu penulis tertarik untuk melakukan penelitian, sebagai tugas akhir dengan judul PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP ASET TETAP PADA BADAN PENGELOLAAN

B. Rumususan Masalah

Berdasarkan dari latar belakang masalah diatas, dapat dirumuskan suatu perumusan masalah yaitu: Bagaimana penerapan pengendalian internal terhadap aset tetap pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Padang?

C. Tujuan Penelitian

Tujuan penulis membuat tugas akhir ini yaitu untuk mengetahui bagaimana implementasi sistem pengendalian internal terhadap aset tetap pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Padang.

D. Manfaat Penelitian

Adapun kegunaan yang diharapkan dari penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Bagi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset daerah Kota Padang

Tugas akhir ini dapat membantu pemimpin dalam melakukan pelaksanaan sistem pengendalian internal pada aset tetap. Serta menjalin hubungan baik antara Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dengan Universitas.

2. Bagi Peneliti

(19)

Bisa meningkatkan wawasan sebagai platform untuk menerapkan teori- teori yang di dapatkan selama bangku kuliah terhadap masalah sesungguhnya didunia pekerjaan. Dan menambah pengetahuan mengenai pengendalian internal pemerintahan terhadap aset tetap khususnya pada instansi pemerintah. Selain itu, Tugas Akhir ini ditulis sebagai syarat dalam menyelesaikan Program Diploma III Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Padang.

3. Bagi Penelitian Lain

Menambah pengetahuan dan wawasan bagi peneliti lain yang ingin melakukan penelitian terhadap bidang yang sama.

Referensi

Dokumen terkait

BAB III : SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL ATAS ASET TETAP PADA PT.PLN(PERSERO) WILAYAH SUMATERA UTARA .... Pengertian Aset Tetap

Berdasarkan uraian diatas, maka masalah yang dirumuskan oleh penulis dalam tugas akhir yang berjudul “ Sistem Pengendalian Internal Atas Aset Tetap pada PT.PLN (Persero)

SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL ATAS ASET TETAP PADA BPJS KESEHATAN CABANG

JUDUL TUGAS AKHIR : PENGENDALIAN INTERNAL ASET TETAP PADA DINAS PERHUBUNGAN KOTA MEDAN.. Tanggal

BAB III : PENGENDALIAN INTERNAL ASET TETAP PADA DINAS PERHUBUNGAN KOTA MEDAN. Dalam bab ini, diuraikan mengenai aktiva tetap,

Dalam rangka memenuhi tujuan tersebut maka penulis menyusun Tugas Akhir ini dengan judul: “Sistem Pengendalian Internal Aktiva Tetap Pada Badan Pengelola Keuangan Dan Aset

Pengertian sistem pengendalian internal menurut PP Nomor 60 Tahun 2008 tentang SPIP adalah proses yang integral pada tindakan dan kegiatan yang dilakukan secara

Prosedur dari sistem pengendalian internal aset tetap khususnya tabung oksigen pada PT Lingga Djaja Palembang seharusnya pengembalian tabung oksigen kosong dari pelanggan