• Tidak ada hasil yang ditemukan

Peningkatan Efektivitas Pribadi

N/A
N/A
Dani Setiawan

Academic year: 2024

Membagikan "Peningkatan Efektivitas Pribadi"

Copied!
60
0
0

Teks penuh

(1)

PT BANK SYARIAH INDONESIA. Tbk

Enhancing Personal Effectiveness

OFFICER DEVELOPMENT PROGRAM (ODP)

(2)

©2021 PPM Manajemen. Hak cipta dilindungi oleh Undang-Undang dan mengacu kepada hukum perundang-undangan hak cipta yang berlaku

(3)

SASARAN PELATIHAN

Setelah selesai pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

1. Memahami konsep Personal Effectiveness.

2. Menyusun tujuan dengan konsep SMART.

3. Mengeksplorasi kekuatan diri.

4. Menetapkan langkah untuk

meningkatkan kapabilitas diri.

(4)

PERSONAL

EFFECTIVENESS

Memanfaatkan semua sumber daya yang dimiliki, seperti bakat, kekuatan,

keterampilan, energi, dan waktu, yang akan membantu untuk menjalani kehidupan dan mencapai tujuan baik dalam bekerja

maupun dalam kehidupan.

(5)

LANGKAH DALAM PE

Setting Your Goals Exploring Your Strengths

Improving Your Capabilities

(6)

SETTING YOUR GOALS

(7)

DISKUSI KELAS

1. Tontonlah tayangan “The Shopaholic”.

2. Sampaikan pendapat pribadi Anda di kelas,

poin penting apa saja yang Anda dapatkan

dari tontonan tersebut.

(8)

GOAL SETTING

Sebuah proses untuk menentukan apa yang akan diraih

oleh individu dan merancang rencana untuk mencapai

hasil yang diinginkan.

(9)

HUBUNGAN GOAL-SETTING DENGAN KINERJA

Teori Motivasi Goal-Setting Theory dari John Locke:

tujuan yang jelas dan umpan balik yang sesuai

dapat meningkatkan motivasi pegawai.

Semakin menantang &

spesifik sebuah tujuan akan menciptakan kinerja yang baik dibanding tujuan yang

sederhana.

Semakin spesifik sebuah tujuan akan mendorong munculnya kinerja yang baik dibanding sekedar dorongan “do your best”

slogan.

01 – Teori Goal-Setting

02 – Tujuan yang menantang

03 – Tujuan yang

spesifik

(10)
(11)

FUN

Temukan hal yang menyenangkan dalam bekerja.

FEAR

Temukan tantangan dalam tugas yang dilakukan, tambah tingkat

kesulitan.

FOCUS

Temukan kesenangan dan

tantangan dalam bekerja, maka fokus akan muncul dalam bekerja.

3F for Peak Performance

(12)

Jangka Menengah

Intermediate Goals : 3-5 tahun ke depan

TIPE TUJUAN

Jangka Pendek

Mini Goals : 1-2 tahun ke depan

Jangka Panjang

Milestone Goals : > 5 tahun ke depan
(13)

PENYEBAB GAGAL MENCAPAI TUJUAN

Tidak realistis Selalu berubah

Tidak ada pertanggungjawaban Tidak ada rewards

Gagal?

Tidak ditulis

Tidak ada batas waktu

(14)

0

0 2

LANGKAH DALAM MENCAPAI TUJUAN

Tetapkan tujuan

Rancang action plan

(15)

STRATEGI MENETAPKAN TUJUAN

S

Specific

M

Measurable

A

Achievable

R

Realistic

T

Timely

Apa yang ingin dilakukan

Bagaimana Anda tahu bahwa

Anda telah mencapainya?

Apakah Anda memiliki sumber daya

untuk mencapainya?

Apakah lingkungan mendukung?

Kapan tepatnya Anda akan mencapainya?

(16)

DIKOTOMI KENDALI

Hal Penting Dalam Menetapkan Tujuan:

Mengacu pada ajaran filsafat Stoikisme bahwa dalam hidup selalu ada hal yang di dalam kendali dan di luar kendali individu.

Di dalam kendali Di luar kendali

Tujuan yang pencapaiannya didominasi oleh faktor

dalam diri

Tujuan yang pencapaiannya didominasi oleh faktor

luar diri

(17)

Write it Read it Share it

Tulislah tujuan Anda dengan SMART

Bacalah tujuan Anda sesering mungkin

Ceritakan tujuan Anda

kepada orang lain

(18)

LATIHAN &

DISKUSI KELOMPOK

1. Tetapkan tujuan pribadi Anda. Susunlah secara individual terlebih dahulu.

2. Ceritakan ke dalam kelompok tujuan pribadi Anda tersebut.

3. Kelompok bersama-sama memeriksa apakah tujuan tersebut sudah SMART.

4. Kelompok merangkum tujuan masing-masing

individu dan mempresentasikannya di kelas. (1

individu dipilih 1 tujuan saja)

(19)

EXPLORING YOUR

STRENGTHS

(20)

SIAPAKAH SAYA?

(21)

JOHARI WINDOW

(22)
(23)

PENDEKATAN STRENGTHS-BASED

Pendekatakan yang menekankan pada asumsi bahwa seseorang memiliki

kekuatan dan sumberdaya bagi

pemberdayaan diri individu.

Bakat (Talent)

adalah salah satu sumber

daya yang individu miliki.

(24)

TALENTS

A recurring pattern of thought, feeling, or behavior that can be productively

applied.

(Buckingham & Coffman, 1999)

(25)

The formula of building strengths requires investment in your talents. Learning on the skills, knowledges,

A RECIPE OF STRENGTH

(26)

POTENSI & KOMPETENSI

• Terberi (given)

• Relatif menetap

Potensi

• Proses belajar

• Dapat dikembangkan

Kompetensi

(27)

Strength & Cumulative Advantages

Beberapa penelitian longitudinal menunjukkan bahwa orang-orang yang dapat memanfaatkan

kekuatannya dalam bekerja mendapatkan banyak “keuntungan”, seperti tingkat kepuasan kerja dan

(28)
(29)
(30)

THINKING

FUTURISTIK

Terinsipirasi dari kemungkinan yang mungkin terjadi di masa depan.

Menginsipirasi orang lain dengan visi terkait masa depan.

STRATEGIC

Menciptakan alternatif jalan untuk menyelesaikan sesuatu hal. Ketika dihadapkan pada suatu situasi, dapat

dengan cepat menemukan pola dan isu-isu yang terjadi.

IDEATION INTELLECTION INPUT

LEARNER

Memiliki hasrat besar untuk belajar, menginginkan keinginan peningkatan dan pengembangan berkelanjutan. Proses belajar adalah hal yang lebih menyenangkan dibandingkan hasil.

ANALYTICAL

Mencari alasan dan penyebab, memiliki kemampuan untuk berpikir tentang faktor-faktor yang dapat memengaruhi situasi.

CONTEXT

Menikmati membicarakan dan berpikir tentang masa lalu. Berusaha memahami saat ini melalui

mengamati masa lalu.

(31)

RESTORATIVE

Mahir dalam menghadapi masalah, baik dalam menemukan apa yang salah dan menyelesaikan atau memperbaikinya.

DELIBERATIVE

Sosok yang memikirkan secara mendalam sebelum mengambil keputusan atau

pilihan. Mengantisipasi hambatan.

ARRANGER

Mampu mengatur, tetapi juga memiliki

ACHIEVER FOCUS

Memiliki stamina yang besar dan

CONSISTENCY

Memiliki keyakinan untuk memperlakukan orang sama, secara konsisten menetapkan aturan yang jelas bagi orang lain.

DISCIPLINE

Menyukai sesuatu hal yang rutin dan terstruktur.

Kehidupan sehari-hari yang dijalankan harus sejalan dengan struktur tersebut.

BELIEF

Memiliki nilai-nilai dasar tertentu yang tidak berubah untuk kemudian mendefinisikan tujuan dari hidup mereka.

RESPONSIBILITY

Bertanggung jawab secara psikologis dengan apa yang dikatakan dan lakukan. Berkomitmen terhadap nilai nilai penting seperti kejujuran dan loyalitas.

STRIVING

(32)

COMMAND

Mengambil kontrol dari situasi dan keputusan. Kehadirannya sangat kuat dirasakan pengaruhnya.

ACTIVATOR

Memiliki inisiatif cepat mengubah pemikiran menjadi suatu aksi nyata.

COMPETITION

Senang membandingkan pencapaian

dengan orang lain. Berjuang untuk

SELF-ASSURANCE

COMMUNICATION

SIGNIFICANCE

Ingin merasa sangat penting di mata orang lain, mandiri dan ingin diakui.

MAXIMIZER

Memfokuskan pada kekuatan yang dimiliki. Mencari cara untuk mengubah sesuatu menjadi luar biasa.

WOO

Senang bertemu dengan orang baru dan memenangkan hati mereka. Mendapatkan kepuasaan dengan mencairkan

suasana dan membuat koneksi dengan orang lain.

INFLUENCING

(33)

RELATING

POSITIVITY

Menularkan antusiasme, merasa hidup dan dapat membuat orang lain merasa bersemangat dengan apa yang akan dijalankan.

DEVELOPER

Senang mengenal dan mengembangkan potensi orang lain. Memperoleh kepuasan dari

perkembangan orang lain, meski sedikit.

RELATOR

Menyukai hubungan yang dekat

ADAPTABILITY

Lebih menyukai situasi yang “mengalir begitu saja”. Cenderung orang yang

INDIVIDUALIZATION

Sangat tertarik dengan kualitas unik dari

HARMONY

Mencari situasi konsensus. Tidak menyukai konflik, cenderung mencari kesepakatan.

INCLUDER

Menerima orang lain. Menunjukkan kepekaan terhadap orang yang merasa ditinggalkan dan mencari cara untuk melibatkan mereka.

EMPATHY

Dapat memahami perasaan orag lain dengan membayangkan diri mereka di situasi orang lain tersebut.

CONNECTEDNESS

Memiliki keyakinan dalam mengaitkan antara banyak hal.

Kurang percaya akan suatu kebetulan, meyakini bahwa segala sesuatunya terjadi karena suatu alasan.

(34)

PRINSIP DASAR DALAM MENGEMBANGKAN DIRI

Utilize According

to its function

SHARPENING

(35)

DISKUSI KELAS

1. Tontonlah tayangan dokumenter singkat dari

“Jackie Chan”.

2. Sampaikan pendapat pribadi Anda di kelas,

poin penting apa saja yang Anda dapatkan

dari tontonan tersebut.

(36)

IMPROVING YOUR

CAPABILITIES

(37)

I want to be better

I am not good enough

VS

PERSPEKTIF DALAM PENINGKATAN

DIRI

(38)

3 ASPEK PENINGKATAN DIRI

02. 03.

Pembiasaan perilaku yang mendukung pencapaian tujuan.

01.

Kekuatan diri sebagai

kendaraan mencapai

tujuan.

Action plan untuk

menjalankan rencana

secara sistematis.

(39)

Kekuatan diri sebagai

kendaraan mencapai tujuan.

1

(40)

DISKUSI KELOMPOK

1. Tontonlah cuplikan video Blindside.

2. Diskusikan dalam kelompok tindakan apa yang dilakukan oleh tokoh

perempuan sehingga dapat membuat tokoh laki-laki menunjukkan performa yang diharapkan.

3. Presentasikan hasil diskusi kelompok.

(41)

HASIL DISKUSI KELOMPOK Kekhasan Michael:

Perlakuan Pelatih:

Perlakuan Leigh Anne:

DISKUSI FILM

(42)

KEKUATAN VS KELEMAHAN

Manfaatkan

kekuatan Siasati

keterbatasan

(43)

LATIHAN INDIVIDUAL 1. Cermati talent paling dominan dan paling tidak dominan Anda.

2. Carilah 2 situasi (1 di pekerjaan dan 1 di luar pekerjaan) yang membuat Anda tidak nyaman atau tidak dapat menampilkan performa terbaik!

3. Kaitkan pemanfaatan talent dominan dan pengelolaan talent tidak dominan Anda untuk mengatasi situasi

tersebut!

(44)

Tuliskan hasil Talent Mapping Anda untuk yang 7 paling dominan (merah) & 7 paling tidak dominan (hitam).

KEKUATAN KELEMAHAN

1 28

2 29

3 30

4 31

5 32

6 33

HASIL TALENT MAPPING

(45)

Gambarkan 2 situasi yang sering membuat Anda tidak nyaman atau tidak dapat menampilkan performa terbaik!

Situasi di pekerjaan:

Situasi di luar pekerjaan:

LATIHAN KEKUATAN DAN KETERBATASAN

(46)

Kaitkan antara talent dominan dan tidak dominan dengan situasi tidak nyaman tersebut!

Situasi di pekerjaan:

Situasi di luar pekerjaan:

LATIHAN KEKUATAN DAN KETERBATASAN

(47)

Action Plan untuk Menjalankan Rencana Secara Sistematis.

2

(48)

ACTION PLAN

Sebuah proses yang akan membantu individu untuk memfokuskan gagasan

dan untuk menentukan langkah-langkah apa yang perlu diambil untuk

(49)

MANFAAT ACTION PLAN

Arahan dan Panduan

Menjadi panduan untuk memulai langkah mencapai tujuan, mewujudkan keinginan.

Fokus pada Rencana

Menjaga fokus pada rencana dan tidak mudah terganggu oleh hal lain.

Komitmen pada Tujuan

Meningkatkan komitmen pada tujuan, meningkatkan motivasi untuk menjalankan rencana.

Skala Prioritas

Menentukan skala prioritas tindakan yang mendekatkan pada tujuan.

Monitor Pencapaian

Melihat pencapaian yang dapat membangkitkan rasa percaya diri.

Manajemen Stres

Mengurangi tekanan berlebihan

01

02

03

04

05

06

(50)

BAGAIMANA MEMBUAT ACTION PLAN

STEP 1

STEP 2

STEP 3

STEP 4

STEP 5

03

04 01

02

Tuliskan tujuan secara SMART

Perhitungkan berbagai sumber daya yang dibutuhkan

Buat penjadwalan yang komprehensif

Periksa kemajuan 05

secara berkala

(51)

LATIHAN INDIVIDUAL 1. Lihat kembali GOAL SMART yang sudah Anda buat di sesi 1.

2. Susunlah action plan yang akan

membantu Anda meraih GOAL

tersebut.

(52)

LATIHAN ACTION PLAN

TUJUAN (SMART):

Tindakan yang diperlukan untuk

mencapai tujuan Sumber Daya yang dibutuhkan Target Waktu Pencapaian Cek

(53)

Pembiasaan perilaku yang

mendukung pencapaian tujuan.

3

(54)

PEMBIASAAN (HABITUATION)

The

"Get Used to It" Concept

Proses belajar psikologis yang ditandai dengan

(55)
(56)

TERBENTUKNYA KEBIASAAN

Penguatan positif

(positive reinforcement) Pengulangan

(repetition)

(57)

01 02 03

KUNCI SUKSES PENINGKATAN DIRI

Inisiatif Disiplin Review berkala

Ambil tindakan untuk

meningkatkan diri, tidak menunggu pihak lain dan tidak menyalahkan pihak lain.

Kontrol diri sangat diperlukan agar berpegangan pada action plan yang sudah dibuat.

Secara berkala periksa kembali

sejauh mana proses peningkatan

diri sudah dilakukan.

(58)

Talent is the multiplier. The more energy and attention you invest in it, the greater the yield.

-Marcus Buckingham-

(59)

Everyone has goals, but some people seem to be more successful than others in achieving them.

That’s because people who accomplish goals at a higher rate are those who have developed a personal action plan.

- BRIAN TRACY -

(60)

Follow us :

TERIMA KASIH

Ppm_manajemen

@infoPPM

PPM Manajemen PPM Manajemen PPM Manajemen

Referensi

Dokumen terkait

menganalisis efektifitas program bimbingan pribadi sosial berbasis kekuatan karakter untuk meningkatkan cinta altruis peserta didik dengan prosedur kuantitatif

Efektivitas pelatihan ( ) dan profesionalisme pengawas ( ) adalah variabel Efektivitas pelatihan Sumber Daya Manusia Profesionalisme pengawas Tujuan Organisasi

Analisis Efektivitas Pelaksanaan Pemeriksaan PPh Orang Pribadi Dalam Rangka Meningkatkan Penerimaan Negara Dari Sektor Pajak (Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama

Tujuan dari kajian ini adalah melihat efektivitas pelatihan guru yang dilaksanakan pada tahun 2016 bagi guru pembelajar dan pelatihan guru tahun 2017 yang disebut Pengembangan

Kata Kunci : Efektivitas, Pelatihan Pengembangan, Peningkatan Kinerja Pelatihan dan Pengembangan sumber daya manusia merupakan kegiatan yang harus dilaksanakan organisasi,

HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI KERJA DAN EFEKTIVITAS KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI DENGAN KINERJA Nancy Yusnita Fakultas Ekonomi Universitas Pakuan [email protected] Abstrak

Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas penggunaan model Pembelajaran Berbasis Proyek (PJBL) dalam meningkatkan minat belajar siswa pada materi norma dan

KESIMPULAN Penulis menyimpulkan berkaitan efektivitas pendidikan & pelatihan dalam pengembangan kompetensi aparatur sipil negara di Badan Kepegawaian & Pengembangan Sumber Daya Manusia