PT BANK SYARIAH INDONESIA. Tbk
Enhancing Personal Effectiveness
OFFICER DEVELOPMENT PROGRAM (ODP)
©2021 PPM Manajemen. Hak cipta dilindungi oleh Undang-Undang dan mengacu kepada hukum perundang-undangan hak cipta yang berlaku
SASARAN PELATIHAN
Setelah selesai pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
1. Memahami konsep Personal Effectiveness.
2. Menyusun tujuan dengan konsep SMART.
3. Mengeksplorasi kekuatan diri.
4. Menetapkan langkah untuk
meningkatkan kapabilitas diri.
PERSONAL
EFFECTIVENESS
Memanfaatkan semua sumber daya yang dimiliki, seperti bakat, kekuatan,
keterampilan, energi, dan waktu, yang akan membantu untuk menjalani kehidupan dan mencapai tujuan baik dalam bekerja
maupun dalam kehidupan.
LANGKAH DALAM PE
Setting Your Goals Exploring Your Strengths
Improving Your Capabilities
SETTING YOUR GOALS
DISKUSI KELAS
1. Tontonlah tayangan “The Shopaholic”.
2. Sampaikan pendapat pribadi Anda di kelas,
poin penting apa saja yang Anda dapatkan
dari tontonan tersebut.
GOAL SETTING
Sebuah proses untuk menentukan apa yang akan diraih
oleh individu dan merancang rencana untuk mencapai
hasil yang diinginkan.
HUBUNGAN GOAL-SETTING DENGAN KINERJA
Teori Motivasi Goal-Setting Theory dari John Locke:
tujuan yang jelas dan umpan balik yang sesuai
dapat meningkatkan motivasi pegawai.
Semakin menantang &
spesifik sebuah tujuan akan menciptakan kinerja yang baik dibanding tujuan yang
sederhana.
Semakin spesifik sebuah tujuan akan mendorong munculnya kinerja yang baik dibanding sekedar dorongan “do your best”
slogan.
01 – Teori Goal-Setting
02 – Tujuan yang menantang
03 – Tujuan yang
spesifik
FUN
Temukan hal yang menyenangkan dalam bekerja.
FEAR
Temukan tantangan dalam tugas yang dilakukan, tambah tingkat
kesulitan.
FOCUS
Temukan kesenangan dan
tantangan dalam bekerja, maka fokus akan muncul dalam bekerja.
3F for Peak Performance
Jangka Menengah
Intermediate Goals : 3-5 tahun ke depanTIPE TUJUAN
Jangka Pendek
Mini Goals : 1-2 tahun ke depanJangka Panjang
Milestone Goals : > 5 tahun ke depanPENYEBAB GAGAL MENCAPAI TUJUAN
Tidak realistis Selalu berubah
Tidak ada pertanggungjawaban Tidak ada rewards
Gagal?
Tidak ditulis
Tidak ada batas waktu
0
0 2
LANGKAH DALAM MENCAPAI TUJUAN
Tetapkan tujuan
Rancang action plan
STRATEGI MENETAPKAN TUJUAN
S
Specific
M
Measurable
A
Achievable
R
Realistic
T
Timely
Apa yang ingin dilakukan
Bagaimana Anda tahu bahwa
Anda telah mencapainya?
Apakah Anda memiliki sumber daya
untuk mencapainya?
Apakah lingkungan mendukung?
Kapan tepatnya Anda akan mencapainya?
DIKOTOMI KENDALI
Hal Penting Dalam Menetapkan Tujuan:
Mengacu pada ajaran filsafat Stoikisme bahwa dalam hidup selalu ada hal yang di dalam kendali dan di luar kendali individu.
Di dalam kendali Di luar kendali
Tujuan yang pencapaiannya didominasi oleh faktor
dalam diri
Tujuan yang pencapaiannya didominasi oleh faktor
luar diri
Write it Read it Share it
Tulislah tujuan Anda dengan SMART
Bacalah tujuan Anda sesering mungkin
Ceritakan tujuan Anda
kepada orang lain
LATIHAN &
DISKUSI KELOMPOK
1. Tetapkan tujuan pribadi Anda. Susunlah secara individual terlebih dahulu.
2. Ceritakan ke dalam kelompok tujuan pribadi Anda tersebut.
3. Kelompok bersama-sama memeriksa apakah tujuan tersebut sudah SMART.
4. Kelompok merangkum tujuan masing-masing
individu dan mempresentasikannya di kelas. (1
individu dipilih 1 tujuan saja)
EXPLORING YOUR
STRENGTHS
SIAPAKAH SAYA?
JOHARI WINDOW
PENDEKATAN STRENGTHS-BASED
Pendekatakan yang menekankan pada asumsi bahwa seseorang memiliki
kekuatan dan sumberdaya bagi
pemberdayaan diri individu.
Bakat (Talent)
adalah salah satu sumber
daya yang individu miliki.
TALENTS
A recurring pattern of thought, feeling, or behavior that can be productively
applied.
(Buckingham & Coffman, 1999)
The formula of building strengths requires investment in your talents. Learning on the skills, knowledges,
A RECIPE OF STRENGTH
POTENSI & KOMPETENSI
• Terberi (given)
• Relatif menetap
Potensi
• Proses belajar
• Dapat dikembangkan
Kompetensi
Strength & Cumulative Advantages
Beberapa penelitian longitudinal menunjukkan bahwa orang-orang yang dapat memanfaatkan
kekuatannya dalam bekerja mendapatkan banyak “keuntungan”, seperti tingkat kepuasan kerja dan
THINKING
FUTURISTIK
Terinsipirasi dari kemungkinan yang mungkin terjadi di masa depan.
Menginsipirasi orang lain dengan visi terkait masa depan.
STRATEGIC
Menciptakan alternatif jalan untuk menyelesaikan sesuatu hal. Ketika dihadapkan pada suatu situasi, dapat
dengan cepat menemukan pola dan isu-isu yang terjadi.
IDEATION INTELLECTION INPUT
LEARNER
Memiliki hasrat besar untuk belajar, menginginkan keinginan peningkatan dan pengembangan berkelanjutan. Proses belajar adalah hal yang lebih menyenangkan dibandingkan hasil.
ANALYTICAL
Mencari alasan dan penyebab, memiliki kemampuan untuk berpikir tentang faktor-faktor yang dapat memengaruhi situasi.
CONTEXT
Menikmati membicarakan dan berpikir tentang masa lalu. Berusaha memahami saat ini melalui
mengamati masa lalu.
RESTORATIVE
Mahir dalam menghadapi masalah, baik dalam menemukan apa yang salah dan menyelesaikan atau memperbaikinya.
DELIBERATIVE
Sosok yang memikirkan secara mendalam sebelum mengambil keputusan atau
pilihan. Mengantisipasi hambatan.
ARRANGER
Mampu mengatur, tetapi juga memiliki
ACHIEVER FOCUS
Memiliki stamina yang besar dan
CONSISTENCY
Memiliki keyakinan untuk memperlakukan orang sama, secara konsisten menetapkan aturan yang jelas bagi orang lain.
DISCIPLINE
Menyukai sesuatu hal yang rutin dan terstruktur.
Kehidupan sehari-hari yang dijalankan harus sejalan dengan struktur tersebut.
BELIEF
Memiliki nilai-nilai dasar tertentu yang tidak berubah untuk kemudian mendefinisikan tujuan dari hidup mereka.
RESPONSIBILITY
Bertanggung jawab secara psikologis dengan apa yang dikatakan dan lakukan. Berkomitmen terhadap nilai nilai penting seperti kejujuran dan loyalitas.
STRIVING
COMMAND
Mengambil kontrol dari situasi dan keputusan. Kehadirannya sangat kuat dirasakan pengaruhnya.
ACTIVATOR
Memiliki inisiatif cepat mengubah pemikiran menjadi suatu aksi nyata.
COMPETITION
Senang membandingkan pencapaian
dengan orang lain. Berjuang untuk
SELF-ASSURANCE
COMMUNICATION
SIGNIFICANCE
Ingin merasa sangat penting di mata orang lain, mandiri dan ingin diakui.
MAXIMIZER
Memfokuskan pada kekuatan yang dimiliki. Mencari cara untuk mengubah sesuatu menjadi luar biasa.
WOO
Senang bertemu dengan orang baru dan memenangkan hati mereka. Mendapatkan kepuasaan dengan mencairkan
suasana dan membuat koneksi dengan orang lain.
INFLUENCING
RELATING
POSITIVITY
Menularkan antusiasme, merasa hidup dan dapat membuat orang lain merasa bersemangat dengan apa yang akan dijalankan.
DEVELOPER
Senang mengenal dan mengembangkan potensi orang lain. Memperoleh kepuasan dari
perkembangan orang lain, meski sedikit.
RELATOR
Menyukai hubungan yang dekat
ADAPTABILITY
Lebih menyukai situasi yang “mengalir begitu saja”. Cenderung orang yang
INDIVIDUALIZATION
Sangat tertarik dengan kualitas unik dari
HARMONY
Mencari situasi konsensus. Tidak menyukai konflik, cenderung mencari kesepakatan.
INCLUDER
Menerima orang lain. Menunjukkan kepekaan terhadap orang yang merasa ditinggalkan dan mencari cara untuk melibatkan mereka.
EMPATHY
Dapat memahami perasaan orag lain dengan membayangkan diri mereka di situasi orang lain tersebut.
CONNECTEDNESS
Memiliki keyakinan dalam mengaitkan antara banyak hal.
Kurang percaya akan suatu kebetulan, meyakini bahwa segala sesuatunya terjadi karena suatu alasan.
PRINSIP DASAR DALAM MENGEMBANGKAN DIRI
Utilize According
to its function
SHARPENING
DISKUSI KELAS
1. Tontonlah tayangan dokumenter singkat dari
“Jackie Chan”.
2. Sampaikan pendapat pribadi Anda di kelas,
poin penting apa saja yang Anda dapatkan
dari tontonan tersebut.
IMPROVING YOUR
CAPABILITIES
I want to be better
I am not good enough
VS
PERSPEKTIF DALAM PENINGKATAN
DIRI
3 ASPEK PENINGKATAN DIRI
02. 03.
Pembiasaan perilaku yang mendukung pencapaian tujuan.
01.
Kekuatan diri sebagai
kendaraan mencapai
tujuan.
Action plan untuk
menjalankan rencana
secara sistematis.
Kekuatan diri sebagai
kendaraan mencapai tujuan.
1
DISKUSI KELOMPOK
1. Tontonlah cuplikan video Blindside.
2. Diskusikan dalam kelompok tindakan apa yang dilakukan oleh tokoh
perempuan sehingga dapat membuat tokoh laki-laki menunjukkan performa yang diharapkan.
3. Presentasikan hasil diskusi kelompok.
HASIL DISKUSI KELOMPOK Kekhasan Michael:
Perlakuan Pelatih:
Perlakuan Leigh Anne:
DISKUSI FILM
KEKUATAN VS KELEMAHAN
Manfaatkan
kekuatan Siasati
keterbatasan
LATIHAN INDIVIDUAL 1. Cermati talent paling dominan dan paling tidak dominan Anda.
2. Carilah 2 situasi (1 di pekerjaan dan 1 di luar pekerjaan) yang membuat Anda tidak nyaman atau tidak dapat menampilkan performa terbaik!
3. Kaitkan pemanfaatan talent dominan dan pengelolaan talent tidak dominan Anda untuk mengatasi situasi
tersebut!
Tuliskan hasil Talent Mapping Anda untuk yang 7 paling dominan (merah) & 7 paling tidak dominan (hitam).
KEKUATAN KELEMAHAN
1 28
2 29
3 30
4 31
5 32
6 33
HASIL TALENT MAPPING
Gambarkan 2 situasi yang sering membuat Anda tidak nyaman atau tidak dapat menampilkan performa terbaik!
Situasi di pekerjaan:
Situasi di luar pekerjaan:
LATIHAN KEKUATAN DAN KETERBATASAN
Kaitkan antara talent dominan dan tidak dominan dengan situasi tidak nyaman tersebut!
Situasi di pekerjaan:
Situasi di luar pekerjaan:
LATIHAN KEKUATAN DAN KETERBATASAN
Action Plan untuk Menjalankan Rencana Secara Sistematis.
2
ACTION PLAN
Sebuah proses yang akan membantu individu untuk memfokuskan gagasan
dan untuk menentukan langkah-langkah apa yang perlu diambil untuk
MANFAAT ACTION PLAN
Arahan dan Panduan
Menjadi panduan untuk memulai langkah mencapai tujuan, mewujudkan keinginan.
Fokus pada Rencana
Menjaga fokus pada rencana dan tidak mudah terganggu oleh hal lain.
Komitmen pada Tujuan
Meningkatkan komitmen pada tujuan, meningkatkan motivasi untuk menjalankan rencana.
Skala Prioritas
Menentukan skala prioritas tindakan yang mendekatkan pada tujuan.
Monitor Pencapaian
Melihat pencapaian yang dapat membangkitkan rasa percaya diri.
Manajemen Stres
Mengurangi tekanan berlebihan
01
02
03
04
05
06
BAGAIMANA MEMBUAT ACTION PLAN
STEP 1
STEP 2
STEP 3
STEP 4
STEP 5
03
04 01
02
Tuliskan tujuan secara SMART
Perhitungkan berbagai sumber daya yang dibutuhkan
Buat penjadwalan yang komprehensif
Periksa kemajuan 05
secara berkala
LATIHAN INDIVIDUAL 1. Lihat kembali GOAL SMART yang sudah Anda buat di sesi 1.
2. Susunlah action plan yang akan
membantu Anda meraih GOAL
tersebut.
LATIHAN ACTION PLAN
TUJUAN (SMART):
Tindakan yang diperlukan untuk
mencapai tujuan Sumber Daya yang dibutuhkan Target Waktu Pencapaian Cek
Pembiasaan perilaku yang
mendukung pencapaian tujuan.
3
PEMBIASAAN (HABITUATION)
The
"Get Used to It" Concept
Proses belajar psikologis yang ditandai dengan
TERBENTUKNYA KEBIASAAN
Penguatan positif
(positive reinforcement) Pengulangan
(repetition)
01 02 03
KUNCI SUKSES PENINGKATAN DIRI
Inisiatif Disiplin Review berkala
Ambil tindakan untuk
meningkatkan diri, tidak menunggu pihak lain dan tidak menyalahkan pihak lain.
Kontrol diri sangat diperlukan agar berpegangan pada action plan yang sudah dibuat.
Secara berkala periksa kembali
sejauh mana proses peningkatan
diri sudah dilakukan.
Talent is the multiplier. The more energy and attention you invest in it, the greater the yield.
-Marcus Buckingham-
Everyone has goals, but some people seem to be more successful than others in achieving them.
That’s because people who accomplish goals at a higher rate are those who have developed a personal action plan.
- BRIAN TRACY -
Follow us :
TERIMA KASIH
Ppm_manajemen
@infoPPM
PPM Manajemen PPM Manajemen PPM Manajemen