Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Tematik Terpadu Menggunakan Model Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI) di Kelas IV SDN 07 Teladan Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh guru yang kurang maksimal dalam mengembangkan model pembelajaran yang dapat meningkatkan kerjasama siswa, pelaksanaan pembelajaran masih berpusat pada guru, dan guru kurang memberikan rangsangan untuk memotivasi belajar siswa, sehingga siswa kurang percaya diri dalam mengemukakan gagasannya. pembelajaran.. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu dengan menggunakan model kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) pada kelas IV SDN 07 Teladan Bukittinggi.
Penelitian ini dilaksanakan pada semester II tahun ajaran 2021/2022 di SDN 07 Teladan Bukittinggi dengan subjek penelitian guru dan siswa kelas IV. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (CRA) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif yang dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu siklus I dengan dua pertemuan dan siklus II dengan satu pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan: 1) RPP siklus I mencapai rata-rata 84,72% dengan kualifikasi baik (B) kemudian pada siklus II menjadi 94,44% dengan kualifikasi sangat baik (SB).
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model kooperatif team-assisted individualization (TAI) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu. Peneliti memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya kepada peneliti berupa kesehatan dan kesempatan sehingga peneliti dapat melakukan penelitian dan menyelesaikan skripsi yang berjudul Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Tematik Terpadu Menggunakan Kooperatif Model Menggunakan Teamwork of Individualization (TAI) pada kelas IV SDN 07 Teladan Bukittinggi baik. Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk memenuhi persyaratan gelar Sarjana Pendidikan pada program sarjana pada Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Padang.
Peneliti berhasil menyelesaikan skripsi ini dengan baik tanpa adanya bantuan dari berbagai pihak baik moril maupun materiil. Yetti Ariani, M. Pd dan Ibu Mai Sri Lena, S. Pd, M. Pd selaku Ketua dan Sekretaris Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar FIP UNP yang memberikan ijin penelitian, membimbing dan membimbing demi kelancaran penyelesaian disertasi ini. Zuryanty, M.Sc. Pd selaku pembimbing yang telah meluangkan waktu, tenaga dan pikiran dalam memberikan bimbingan, nasehat dan saran yang sangat berharga kepada peneliti dalam penyusunan disertasi ini.
Muhammadi, M.Si selaku Penguji II yang telah memberikan ilmu, arahan, kritik dan saran yang berharga guna menyempurnakan skripsi ini. Asnijar, S.Pd selaku kepala SDN 07 Teladan Bukittinggi yang telah memberikan izin dan kemudahan kepada peneliti dalam melakukan penelitian ini dan Ibu Meiziarni, S.Pd, SD selaku guru kelas IV SDN 07 Teladan Bukittinggi yang telah membantu peneliti selama proses penelitian. Sahabat-sahabat tercinta Yenita Angraini, Elshi Yulia Watri, Arifatul Khairiyah dan Andini Salsabila yang selalu memberikan dukungan, semangat, waktu, serta menjadi tempat berbagi dan berdiskusi selama masa perkuliahan khususnya dalam penulisan skripsi ini.
Keluarga besar Kos Buk Mar memberikan ruang dan semangat dalam penulisan disertasi ini. Teman-teman 18 BKT 09, angkatan PGSD FIP UNP 2018, dan kakak-kakak yang banyak membantu selama perkuliahan dan penulisan skripsi ini. Semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan skripsi ini dan tidak dapat disebutkan satu persatu.
Peneliti menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna, kebenaran hanya datang dari Allah SWT, dan kesalahan datang dari keterbatasan manusia, seperti skripsi ini yang jauh dari kata sempurna.
PENDAHULUAN
Menurut Kementerian Pendidikan Nasional (dalam Trianto, 2010), ciri-ciri pembelajaran tematik terpadu adalah: (1) Berpusat pada siswa, (2) Memberikan pengalaman langsung kepada siswa, (3) Pemisahan antar mata pelajaran tidak terlihat, (4 ) Menyajikan konsep-konsep dari berbagai topik dalam suatu proses pembelajaran, (5) bersifat fleksibel, dan (6) Hasil pembelajaran dapat berkembang berdasarkan minat dan kebutuhan siswa. Hasil belajar merupakan ukuran untuk menentukan keberhasilan yang dicapai siswa setelah mengikuti kegiatan belajar mengajar. Hasil belajar siswa meliputi keterampilan siswa pada ranah afektif (sikap), ranah kognitif (pengetahuan), dan ranah.
Sedangkan ranah psikomotor mengacu pada keterampilan dan kemampuan siswa dalam bermain atau bekerja (Sanjaya & Budimanjaya, 2017). Kemudian menurut Syam (dalam Cahyaningsih, 2018), hasil belajar mencakup ranah psikologis yang berubah sebagai akibat dari pengalaman dan proses belajar siswa. Kesulitan yang dialami siswa tersebut merupakan akibat dari kesulitan yang dialami guru dalam proses belajar mengajar.
Permasalahan di atas dibuktikan dengan rendahnya hasil belajar yang dicapai siswa. Hal ini terlihat dari hasil belajar siswa pada ujian menengah kelas IV SDN 07 Teladan Bukittinggi yang masih rendah pada tahun ajaran 2021/2022. Model pembelajaran kooperatif Team Assisted Individualization (TAI) menjembatani kesenjangan keterampilan antar siswa. Selain itu, model TAI menempatkan guru sebagai fasilitator yaitu mengkomunikasikan topik atau permasalahan, tetapi juga sebagai motivator dan mendiagnosis kebutuhan belajar siswa. dalam pembelajaran, sehingga model kooperatif Team Assisted Individualization (TAI) sesuai dengan harapan kurikulum 2013 yaitu pembelajaran berpusat pada siswa.
Keunggulan model kolaboratif Team Assisted Individualization (TAI) ditonjolkan dalam penelitian yang dilakukan Agung Oktriandi dan Arwin berjudul Peningkatan Hasil Belajar Tematik Terintegrasi dengan Pembelajaran Kolaboratif Team Assisted Individualized di Sekolah Dasar (2020), Andriani. Gusmarini dan Rahmatina dengan judul Peningkatan Hasil Belajar pada Pembelajaran Tematik Terpadu Menggunakan Model Kolaborasi Team Assisted Individualization di Sekolah Dasar (2020), menunjukkan bahwa model kolaboratif Team-Assisted Individualization (TAI) dapat meningkatkan sikap kooperatif dan hasil belajar siswa. . Berdasarkan teori-teori dan permasalahan-permasalahan tersebut di atas dan sebagai upaya untuk mengatasinya, maka peneliti mengadakan penelitian kelas dengan judul “Peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu dengan menggunakan model kolaboratif tipe individualization team-assisted (TAI) di kelas IV SDN 07 Teladan Bukittinggi Berdasarkan uraian latar belakang diatas, maka rumusan masalah penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu menggunakan model kolaboratif Team Assisted Individualization (TAI) di kelas IV SDN 07 Teladan Bukittinggi.
Bagaimana pembelajaran dilaksanakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu dengan menggunakan model tipe Collaborative Team Assisted Individualization (TAI) di Kelas IV SDN 07 Teladan Bukittinggi. Bagaimana peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu menggunakan model Cooperative Team Assisted Individualization (TAI) pada kelas IV SDN 07 Teladan Bukittinggi. Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan umum penelitian ini adalah mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu menggunakan model kerjasama group individualization (TAI) di Kelas IV SDN 07 Teladan Bukittinggi.
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu menggunakan Implementasi Pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu menggunakan model kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) di Kelas IV SDN 07 Teladan Bukittinggi.