ii
ABSTRAK
Delsi Fitri Handayani. 2015. “Perbandingan Kompetensi Biologi Siswa XI MIA antara Model Pembelajaran Guided Discovery Learning dan Problem Based Learning pada Materi Sistem Pencernaan di SMAN 1 Sungai Tarab.
Tesis. Program Pascasarjana Universitas Negeri Padang.
Rendahnya kompetensi biologi siswa Kelas XI MIA SMA Negeri 1 Sungai Tarab dikarenakan guru belum menggunakan model pembelajaran sesuai dengan kurikulum 2013. Akibatnya, siswa kurang memahami konsep, kurang termotivasi, kurang aktif, malu bertanya, dan memberikan pendapat dalam pembelajaran.
Karakteristik materi pelajaran merupakan pertimbangan untuk memilih model pembelajaran yang sesuai dengan konsep dan prinsip materi. Berdasarkan tinjauan karakteristik materi maka model yang dapat digunakan yaitu Guided Discovery Learning dan Problem Based Learning, sehingga dapat dilakukan penelitian mengenai perbandingan kompetensi biologi siswa kelas XI MIA antara model pembelajaran Guided Discovery Learning dan Problem Based Learning pada materi sistem pencernaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kompetensi biologi siswa yang menggunakan model pembelajaran Guided Discovery Learning dan Problem Based Learning pada materi sistem pencernaan di Kelas XI MIA SMAN 1 Sungai Tarab tahun pelajaran 2014/2015.
Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan The Static Group Comparison. Populasi penelitian adalah seluruh siswa Kelas XI MIA SMA Negeri 1 Sungai Tarab yang terdaftar pada Semester II Tahun Pelajaran 2014/2015 sebanyak 3 kelas, sedangkan sampel adalah kelas XI MIA2 sebagai kelas eksperimen I dan kelas XI MIA3 sebagai kelas eksperimen II yang diambil dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes objektif sebanyak 27 soal untuk aspek kognitif, lembar observasi untuk aspek afektif dan psikomotor. Teknik analisis data yang dipakai adalah uji t dengan kriteria jika thitung > ttabel maka hipotesis diterima dan sebaliknya (aspek kognitif), dan uji U dengan kriteria jika Zhitung > Ztabel maka hipotesis diterima dan sebaliknya (aspek afektif dan psikomotor).
Analisis data aspek kognitif, afektif, dan psikomotor dapat dikatakan bahwa hipotesis diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi biologi siswa antara pembelajaran model Guided Discovery Learning dengan model Problem Based Learning. Kompetensi biologi siswa yang menggunakan model Problem Based Learning lebih baik daripada model Guided Discovery Learning.
ii