MAKALAH
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI OTOMOTIF DI INDONESIA
Oleh Hendra Mustaqim
22702349 Tugas Pengganti UTS
JURUSAN TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS BALIKPAPAN BALIKPAPAN
2022
BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar belakang
Algoritma adalah metode efisien yang dinyatakan sebagai rangkaian terbatas. Algoritma juga merupakan kumpulan instruksi untuk memecahkan masalah. Perintah-perintah ini dapat diterjemahkan langkah demi langkah dari awal sampai akhir. Masalah dapat bersifat arbitrer asalkan setiap masalah memiliki kriteria kondisi awal yang harus dipenuhi sebelum algoritma dijalankan.
Algoritma juga memiliki proses iteratif dan juga membuat keputusan hingga keputusan selesai. Di departemen ini, algoritma dipelajari secara abstrak, terlepas dari sistem komputer atau bahasa pemrograman yang digunakan.
Menggunakan kriteria yang sama, algoritma yang berbeda dapat diterapkan pada masalah.
Kompleksitas algoritma adalah ukuran berapa banyak daya komputasi yang diterapkan pada algoritma untuk menyelesaikan masalah. Secara informal, algoritma yang dapat menyelesaikan masalah dalam waktu yang relatif singkat memiliki kompleksitas yang rendah, sedangkan algoritma yang dapat menyelesaikan masalah dalam waktu yang lebih lama juga memiliki kompleksitas yang lebih tinggi. Dalam mata kuliah logika dan algoritme, kami belajar tentang algoritme dan penerapannya dalam pemrograman komputer. Kesulitan yang dihadapi pada masalah ini adalah kesulitan untuk memahami algoritma dan menyelesaikan masalah yang dihadapi, serta kesulitan untuk membayangkan struktur data yang akan digunakan.
B. Tujuan makalah
BAB 2 PEMBAHASAN A. Jenis-jenis Algoritma Pemrograman
Beberapa jenis algoritma yang wajib diketahui programmer adalah sebagai berikut:
1. Algoritma Brute Force
Algoritma brute force adalah jenis algoritma yang mencoba semua kemungkinan untuk menyelesaikan masalah. Dengan kata lain, ia akan melakukan percobaan satu persatu hingga menemukan solusi yang tepat.
Contoh penggunaan algoritma Brute Force misalnya untuk memecahkan 4 digit kode PIN dari angka 0 hingga 9. Setidaknya, butuh hingga 10.000 percobaan untuk menemukan kombinasi angka yang tepat.
2. Algoritma Recursive
Jenis algoritma yang kedua adalah algoritma recursive. Pada algoritma pemrograman ini, masalah diselesaikan sedikit demi sedikit dengan cara membaginya ke dalam beberapa kondisi yang serupa.
Jika sulit membayangkan, algoritma pemrograman recursive bisa Anda temukan ketika mengerjakan soal perhitungan pohon faktor Matematika.
contoh algoritma pemrograman adalah recursiveLebih jauh, algoritma recursive masih dibagi lagi menjadi empat tipe spesifik, yaitu:
Algoritma Divide and Conquer – Membagi masalah menjadi dua bagian. Yang pertama yaitu masalah itu sendiri dan yang kedua adalah metode pemecahannya.
Algoritma Dinamis – Menggunakan teknik memoisasi, yaitu menyimpan hasil pemecahan masalah ke memori untuk selanjutnya digunakan lagi di masa mendatang.
Algoritma Greedy – Bertolak belakang dengan algoritma dinamis, algoritma greedy justru tidak akan mempertimbangkan hasil pemecahan masalah sebelumnya untuk mengambil keputusan.
Algoritma Backtracking – Menyelesaikan masalah secara bertahap sambil mengeliminasi solusi yang ternyata tidak memecahkan masalah tersebut.
3. Algoritma Randomized
Sesuai namanya, algoritma randomized memanfaatkan penggunaan nomor secara acak untuk menentukan apa yang harus dilakukan selanjutnya.
Tujuannya yaitu untuk mengurangi kerumitan di dalam pemrograman.
Contoh dari algoritma randomized adalah menentukan pivot selanjutnya menggunakan nomor yang muncul secara acak.
4. Algoritma Sorting
Bisa ditebak, algoritma sorting adalah jenis yang berfungsi untuk mengurutkan data berdasarkan kondisi tertentu, misalnya dari abjad A sampai Z atau jumlah angka besar ke kecil.
Contoh penerapan algoritma sorting antara lain bubble sort, merge sort, insertion sort, dan selection sort.
5. Algoritma Searching
Algoritma searching adalah tipe algoritma yang digunakan untuk mencari suatu data, baik yang sudah disortir maupun belum, menggunakan query yang spesifik. Contoh pemanfaatan algoritma searching yaitu binary search dan linear search. Jenis algoritma pemrograman adalah searching
6. Algoritma Hashing
Algoritma hashing sebenarnya mirip dengan algoritma searching.
Bedanya, hashing tak hanya mencari data, tapi juga mencocokkan query pencarian dengan kunci ID yang sudah ditetapkan.
Contoh pemanfaatan algoritma hashing yaitu untuk verifikasi password ketika ingin masuk ke akun tertentu.
contoh algoritma dan pemrograman hashing
C. Fungsi Algoritma Pemrograman
Algoritma pemrograman berfungsi untuk menyelesaikan masalah yang menjadi tujuan pembuatan program. Namun tak cuma itu, fungsi algoritma pemrograman juga:
1. Mengotomatiskan solusi permasalahan yang ingin diselesaikan program.
2. Menyederhanakan alur kerja dan logika program untuk memudahkan programmer menulis kode (coding).
3. Mencegah penulisan kode program yang sama secara berulang.
4. Memudahkan penelusuran masalah apabila terdapat bug atau program error.
5. Meringankan pekerjaan programmer saat mengupdate atau menambah fitur-fitur baru di program.
Cara Penyajian Algoritma
Sebagai awalan, Anda bisa belajar dua cara penyajian algoritma programming, yaitu:
1. Pseudocode
Pseudocode adalah cara penulisan program secara informal dengan kaidah sendiri, daripada menggunakan aturan yang ditetapkan bahasa pemrograman. Tujuannya yaitu agar alur logika yang ditulis lebih mudah dipahami manusia.
Di bawah ini adalah contoh pseudocode untuk menentukan bilangan terbesar dari tiga inputan angka:
2. Flowchart
Flowchart adalah diagram yang menampilkan proses dan langkah pengambilan keputusan dalam suatu program. Tujuan flowchart adalah menyederhanakan rangkaian prosedur serta mengurangi risiko salah tafsir.
Salah satu contoh flowchart dalam programming adalah sebagai berikut, untuk menunjukkan alur kerja program dari awal hingga akhir dalam menghitung luas
persegi panjang:
2 / 2
Judul: Pemahaman dan Penerapan Algoritma dalam Pengembangan Perangkat Lunak
Abstrak: Makalah ini membahas tentang algoritma dan pentingnya pemahaman dan penerapannya dalam pengembangan perangkat lunak. Algoritma adalah langkah-langkah instruksi yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu masalah atau tugas secara efisien. Dalam pengembangan perangkat lunak, pemahaman yang baik tentang algoritma sangat penting untuk merancang solusi yang efektif dan efisien. Makalah ini akan menjelaskan konsep dasar algoritma, jenis-jenis algoritma, serta langkah-langkah dalam merancang dan menerapkan algoritma dalam pengembangan perangkat lunak.
Kata Kunci: algoritma, pengembangan perangkat lunak, efektifitas, efisiensi.
1. Pendahuluan
Definisi algoritma
Peran algoritma dalam pengembangan perangkat lunak
Pentingnya pemahaman algoritma 2. Konsep Dasar Algoritma
Langkah-langkah dasar dalam merancang algoritma
Struktur algoritma (urutan, pemilihan, pengulangan)
Notasi algoritma (pseudocode, flowchart) 3. Jenis-Jenis Algoritma
Algoritma Brute Force
Algoritma Pencarian dan Pengurutan
Algoritma Divide and Conquer
Algoritma Greedy
Algoritma Dynamic Programming
4. Penerapan Algoritma dalam Pengembangan Perangkat Lunak
Analisis kebutuhan perangkat lunak
Perancangan algoritma
Implementasi algoritma dalam bahasa pemrograman
Pengujian dan evaluasi algoritma 5. Studi Kasus
Contoh pengembangan perangkat lunak dengan penerapan algoritma
Analisis efektivitas dan efisiensi algoritma yang digunakan 6. Tantangan dan Perkembangan Terkini dalam Algoritma
Masalah kompleksitas algoritma
Algoritma dengan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)
Algoritma pada teknologi masa depan (misalnya, blockchain, komputasi kuantum)
7. Kesimpulan
Ringkasan dari topik-topik yang dibahas
Pentingnya pemahaman dan penerapan algoritma dalam pengembangan perangkat lunak
Daftar Pustaka
(PDF) PEMBELAJARAN DASAR ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN MENGGUNAKAN EL-GORITMA BERBASIS WEB (researchgate.net)
Algoritma Pemrograman: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, Contoh (niagahoster.co.id)