Ikan Bali Curisi merupakan sumber daya dasar perikanan yang bernilai ekonomi tinggi. Bali Kurisi merupakan ikan kakap yang hidup pada batuan
karang pada kedalaman 60-180 m (Ovenden et al., 1996). Kandungan gizi pada ikan sangat bermanfaat bagi kesehatan berupa protein hewani yang
berkualitas tinggi (Hadiwiyoto, 1993). Ikan dan produk perairan merupakan makanan yang mudah rusak, sehingga penanganan ikan yang
tepat setelah penangkapan berperan penting dalam mencegah kerusakan ikan. Kesegaran ikan merupakan faktor yang sangat penting dalam menentukan kualitas produk perairan secara keseluruhan. Aspek-aspek seperti kenampakan atau tampilan fisik, rasa, aroma atau bau, dan tekstur merupakan indikator penting bagi konsumen untuk menilai kesegaran ikan
dan menjadi kriteria utama dalam menilai kesegaran ikan.
Ikan Bali Curisi merupakan sumber daya perikanan dasar yang
mempunyai nilai ekonomi tinggi. Kurisi Bali merupakan salah satu spesies kakap yang hidup di batuan karang pada kedalaman 60–180 m (Ovenden et al., 1996). Kandungan gizi pada ikan sangat bermanfaat bagi kesehatan berupa protein hewani yang berkualitas tinggi (Hadiwiyoto, 1993). Ikan
dan hasil perairan merupakan makanan yang mudah rusak, sehingga penanganan ikan yang benar setelah penangkapan berperan penting dalam
mencegah kerusakan pada ikan. Kesegaran ikan merupakan faktor yang sangat penting dalam menentukan kualitas produk perairan secara keseluruhan. Aspek-aspek seperti kenampakan atau penampilan fisik, rasa,
aroma atau bau, dan tekstur merupakan indikator penting bagi konsumen untuk menilai kesegaran ikan dan menjadi kriteria utama dalam menilai
kesegaran ikan.
Konsumen atau pengguna produk perikanan, disadari atau tidak, dapat menilai kualitas ikan tersebut. Evaluasi ini berperan penting dalam menentukan seberapa bermanfaat ikan tersebut selama pengolahan dan juga mempengaruhi harga jualnya. Ikan Bali Curisi mempunyai potensi ekspor yang besar dan mempunyai nilai ekonomi yang besar. Khususnya,
jenis ikan ini memiliki kandungan protein yang tinggi dan sangat bermanfaat bagi tumbuh kembang anak. Selain itu, perlu diketahui bahwa
ikan Bali Curisi mengandung banyak asam lemak omega-3. Jika dibandingkan dengan berbagai komponen makanan lainnya, ikan
cenderung cepat mengalami pembusukan akibat transformasi bakteri dan kimia yang terjadi setelah ikan mati (Sanger, 2010).