• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PIUTANG PIHAK KETIGA AKIBAT PERJANJIAN KAWIN ATAS HARTA BERSAMA YANG DIBUAT DALAM PERKAWINAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PIUTANG PIHAK KETIGA AKIBAT PERJANJIAN KAWIN ATAS HARTA BERSAMA YANG DIBUAT DALAM PERKAWINAN"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

xv

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PIUTANG PIHAK KETIGA AKIBAT PERJANJIAN KAWIN ATAS HARTA BERSAMA YANG DIBUAT DALAM PERKAWINAN

OLEH : ISKANDAR YUSUF SALIM ABSTRAK

Demi menciptakan kepastian hukum dan perlindungan hukum terhadap piutang pihak ketiga akibat perjanjian kawin atas harta bersama yang dibuat dalam perkawinan. Penelitian ini dibuat untuk menganalisis konsekuensi dan akibat hukum dari pembuatan perjanjian kawin yang dibuat setelah berlangsungnya perkawinan. Penelitian ini menggunakan metode Yuridis Normatif, yaitu penelitian yang dilakukan untuk memperoleh data sekunder, yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Data yang diperoleh tersebut akan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Belum adanya regulasi terkait pembagian harta bersama membuat masyarakat tidak ada acuan dalam hal pembuatan perjanjian perkawinan. Saran dari penelitian ini agar dikemudian hari terciptanya regulasi dalam tata cara pembuatan perjanjian kawin yang dilakukan dalam perkawinan.

Kata kunci : Perjanjian Kawin, Perlindungan hukum pihak ketiga

(2)

xvi

LEGAL PROTECTION AGAINST THIRD PARTY RECEIVABLES DUE TO MARRIAGE AGREEMENTS ON

JOINT PROPERTY CREATED IN MARRIAGE

BY: ISKANDAR YUSUF SALIM ABSTRACT

In order to create legal guarantees and legal protection against third party receivables due to marriage agreements on joint assets made in marriage. This study was made to analyze the legal consequences and consequences of making a marriage agreement made after the marriage took place. This study uses the normative juridical method, which is a research conducted to obtain secondary data, which consists of primary legal materials, secondary legal materials and tertiary legal materials. The data obtained will be analyzed descriptively qualitatively. The unavailability of laws and regulations related to the distribution of assets that makes the community there are no provisions in terms of making a marriage agreement. Suggestions from this research are that in the future the creation of regulations in the procedures for making marriage agreements carried out in marriage.

Keyword : Marriage Agreement, Third Party Legal Protection

Referensi

Dokumen terkait

Sehingga menimbulkan dua permasalahan yakni bagaimana Kedudukan perjanjian kawin dalam perkawinan campuran serta bagaimanakah akibat hukum terhadap status hak milik

Ketentuan terhadap pihak ketiga (ekstern) berlaku ketentuan Pasal 152 KUHPerdata yang menyatakan bahwa, “ Ketentuan yang tercantum dalam perjanjian kawin, yang

Untuk sahnya sebuah perjanjian perkawinan, maka perjanjian perkawinan tersebut harus didaftarkan dan disahkan oleh pegawai pencatatan perkawinan, hal ini sesuai dengan ketentuan

69/PUU-XIII/2015, Mahkamah Konstitusi telah memperluas makna perjanjian kawin, sehingga perjanjian kawin tidak lagi dimaknai sebagai perjanjian yang dibuat sebelum atau

Dalam perjanjian perkawinan agar dapat mengikat bagi pihak ketiga maka perjanjian perkawinan tersebut harus disahkan oleh pegawai pencatatan perkawinan, hal ini sesuai

Berdasarkan uraian di atas terhadap kekuatan mengikat akta notariil perjanjian perkawinan terkait harta bersama yang dibuat pasca pencatatan perkawinaan dapat

penelitian tentang Kedudukan Utang Piutang Tehadap Pihak Ketiga Atas Harta Bersama Dalam Hal Putusnya Perkawinan Karena Perceraian di Pengadilan Agama Blitar (Putusan

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HARTA DALAM AKTA PERJANJIAN KAWIN YANG DIBUAT OLEH NOTARIS BAGI WARGA NEGARA INDONESIA YANG BERAGAMA ISLAM by Umar Ma'ruf Submission date: 14-Jul-2020