• Tidak ada hasil yang ditemukan

Persamaan Persepsi Asesor LSP-GPPB

N/A
N/A
Hadi Wiryono

Academic year: 2024

Membagikan " Persamaan Persepsi Asesor LSP-GPPB "

Copied!
32
0
0

Teks penuh

(1)

REFRESHING

ASESOR KOMPETENSI

LSP-GPPB

(2)

TUJUAN :

1. Meningkatkan Kompetensi Asesor dalam melaksanakan asesmen kompetensi 2. Menyamakan persepsi terhadap perubahan-perubaha

3. Menjadi asesor yang dapat meningkatkan performa LSP SASARAN :

Asesor yang pengalaman maupun asesor baru dalam LSP OUTPUT :

Terciptanya Asesor LSP yang berkualitas dalam mengases dan valid dalam memberikan

keputusan terhadap kompetensi yang diuji

(3)

STANDAR ASESOR :

1. MAPA(P.85ASM00.001.2) 2. MA (P.85ASM00.003.2) 3. MKVA(P854900.047.01)

ASPEK KOMPETENSI 1. KETERAMPILAN 2. PENGETAHUAN 3. SIKAP

BILA PESERTA UJI MEMPUNYAI BUKTI :

•BELUM MEMADAI (PENGALAMAN BELUM CUKUP)---- KARYAWAN FRESH GRADUATE/ MAHASISWA

- JENIS BUKTI / METODE:

L /OBSERVASI (CL)

T / TES LISAN/TULIS (DPL)/DPT)

• MEMADAI (PENGALAMAN CUKUP) --- PEKERJA YANG BERPENGALAMAN DI BIDANGNYA

JENIS BUKTI / METODE:

T L /CEK LIS PORTFOLIO (CP) T / WAWANCARA (PW)

JENIS BUKTI : LANGSUNG (L)

TIDAK LANGSUNG (TL) TAMBAHAN (T)

ATURAN BUKTI : 1. VALID (V) 2. ASLI (A) 3. TERKINI (T) 4. MEMADAI (M)

PRINSIP ASESMEN : 1. VALID (V)

2.RELIABEL (R) 3. FLEKSIBEL (F) 4.FAIR (F)

DENGAN TUK : 1. SEWAKTU

2. TEMPAT KERJA 3. MANDIRI

MEMBUAT MUK DENGAN PEMENUHAN DIMENISI KOMPETENSI :

•TASK SKILLS (TS)

•TASK MANAGEMENT SKILLS (TMS)

•CONTIGENCY MANAGEMENT SKILLS (CMS)

•JOB ROLE ENVIRONMENT MANAGEMENT SKILLS (JRES)

•TRANSFER SKILLS (TRS)

ASESOR KOMPETENSI DIAGRAM ASESOR KOMPETENSI

MKVA

(4)

PEMAHAMAN DAN INTERNALISASI TENTANG

ASESMEN BERBASIS KOMPETENSI

Asesmen Berbasis Kompetensi

Standar

kompetensi Kerja

Skema Sertfikasi

Sistem Nasional Sertfiikasi Profesi l

danHarmonisasi Sistem Sertifikasi Profesi

Internasional

Menentukan

Pendekatan Asesmen

Mempersiapkan Rencana Asesmen

Mengidentifikasi Persyaratan modifikasi dan kontekstualisasi

Mengembangkan Materi Uji

Kometensi/ Asesmen

Menetapkan dan

Memelihara Lingkungan Asesmen

Mengumpulkan Bukti yang Berkualitas

Mendukung asesi

Membuat Keputusan Asesmen

Merekam dan

Melaorkan Keputusan Asesmen

Meninjau Proses Asesmen

Menyiapkan Validasi

Memberi Kontribusi dalam Proses Validasi

Memberi Kontribusi dalam Hasil Validasi MERENCANAKAN

AKTIVITAS DAN PROSES ASESMEN

MELAKSANAKAN ASESMEN

MEMBERIKAN KONTRIBUSI DALAM

VALIDASI ASESMEN

Kompetensi Asesor Kompetensi :

(5)

MELAKSANAKAN ASESMEN

P.85ASM00.003.02

(6)

31

M E L A K S A N A K A N A S E S M E N 3. Mendukung asesi

4. Membuat keputusan asesmen

5. M e r e k a m dan melaporkan

keputusan a s e s m e n 6. Meninjau proses

asesmen

1. Hasil a s e s m e n segera dicatat secara akurat sesuai d e n g a n kebijakan dan prosedur sistem a s e s m e n serta persyaratan organisasi/ h u k u m / etika.

2 . L a p o r a n a s e s m e n dilengkapi d a n diproses sesuai d e n g a n kebijakan dan prosedur sistem a s e s m e n serta persyaratan organisasi/ h u k u m / etika.

3. Bila diperlukan, r e k o m e n d a s i tindak lanjut diserahkan kepada orang yang relevan.

4. Bila diperlukan, d e n g a n m em perhatikan ketentuan kerahasiaan, pihak-pihak terkait lainnya diberitahu tentang keputusan asesm en.

SKKNI Tahun 2018 N O . 185:

Melaksanakan Asessmen

2. Mengumpulkan bukti yang berkualitas

1. Menetapkan dan memelihara

(7)

PENDAFTARAN

Mengisi APL 01 dan APL 02 (*)

A. PENGUMPULAN BUKTI

1. Menetapkan dan memelihara lingkungan asesmen

3. Mendukung peserta / asesi

B. KEPUTUSAN ASESMEN

4. Membuat keputusan asesmen

C . M E L A P O R K A N &

MENINJAU ASESMEN

5. Merekam dan melaporkan keputusan asesmen

2. Mengumpulkan bukti yang berkualitas

6. Meninjau proses asesmen

ATTG

(8)

§ Memberikan salam

§ Mempersilahkan Peserta duduk

§ Memperkenalkan diri dan menunjukkan surat tugas

§ Menempatkan peserta uji dalam kondisi yang kondusif/

nyaman

§ Menjelaskan tujuan konsultasi pra asesmen

§ Memeriksa APL-01

§ Memastikan skema sertifikasi dan unit

kompetensi (SKKNI) sudah dipahami peserta

§ Memverifikasi APL-02 :

§ Merekomendasikan peserta pada APL-02 : asesmen dapat/ tidak dapat DILANJUT dan menginformasikan Metode Asesmen yang digunakan

Menjelaskan Metode Asesmen yang ditetapkan dengan jenis bukti Indirect / Tidak langsung (Verifikasi Portofolio)

Menjelaskan bukti tambahan (Pertanyaan Wawancara)

Menjelaskan tentang : Aturan bukti (VATM ), Prinsip Asesmen (VRFF), (Dimensi Kompetensi).

Menjelaskan kebijakan K3

Menjelaskan BANDING (FR.AK.04).

Menyambut asesi

Konsultasi/ Pra Asesmen

LANJUT HALAMAN BERIKUT

§ APL-01

§ Portofolio

§ Skema Sertifikasi dan SKKNI

§ APL2

§ FR.MAPA

§ Perangkat Asesmen

§ FR.AK.04 Banding

DOKUMEN Yang disiapkan :

ATTG

(9)

MEMBAHAS RINCIAN RENCANA ASESMEN DAN PROSES ASESMEN

Menjelaskan dan mendapatkan persetujuan bersama peserta sertifikasi tentang tugas-tugas yang perlu dilengkapi oleh peserta sertifikasi

1. Penyesuaian Rencana Asesmen

2. Persetujuan Asesmen dan Kerahasiaan 3. Asesmen Ulang

4. Proses Banding

(10)

JENIS BUKTI VS METODE ASESMEN

JENIS BUKTI METODE

CL VP DPT DPL PW SK VPK Dll

BUKTI LANGSUNG (L) V BUKTI TIDAK

LANGSUNG (TL) V

BUKTI TAMBAHAN (T) V V V V V

(11)

PORTOFOLIO

q Portofolio adalah kumpulan bahan yang disiapkan untuk membuktikan pengetahuan, keterampilan dan pemahaman secara konsisten. Dokumen ini sering digunakan sebagai instrumen untuk Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

q Pendekatan baru yang disederhanakan untuk RPL

mendorong metode penilaian yang berkurang pada bukti berbasis kertas dan memberikan kesempatan bagi asesi untuk mengumpulkan bukti kompetensi mereka dalam berbagai cara yang lebih sesuai dengan persyaratan dari unit.

q Jika asesor memilih untuk menggunakan portofolio sebagai bagian dari bukti yang menjadi dasar penilaian asesor

pedoman portofolio untuk asesi harus benar-benar jelas tujuan dan komposisi portofolio yang diharapkan. Portofolio bisa memakan waktu lama untuk kompilasi dan untuk

menilai, jadi jika asesor memutuskan untuk menggunakan metodologi ini, asesor mengembangkan pedoman yang tepat.

BENTUK BUKTI PENERAPAN

Jadwal Asesmen Mandiri Memberikan kesempatan asesi menilai kinerjanya sendiri terhadap persyaratan unit kompetensi yang relevan.

Transkrip resmi, kualifikasi, Pernyataan

Pencapaian, sertifikat

Memberikan bukti pendidikan atau pelatihan sebelumnya yang diselesaikan di tempat atau di luar pekerjaan.

Umpan balik asesmen atau daftar periksa yang lengkap

Memberikan bukti kinerja di tempat kerja, komentar pengamat dan tindakan di masa depan sebagai hasil dari asesmen.

Pernyataan atau

referensi tertulis Memberikan bukti kinerja, tanggung jawab, prestasi, dan tingkat keterampilan asesi.

Deskripsi pekerjaan Memberikan bukti pengalaman kerja sebelumnya.

Jurnal kerja Memberikan bukti tugas, kegiatan, atau prestasi lain yang dicapai oleh asesi. selama berhari-hari atau berminggu-minggu di tempat kerja atau dalam peran komunitas / relawan.

Contoh pekerjaan, misalnya laporan, surat, desain.

Memberikan bukti kemampuan asesi untuk melakukan sebagian atau seluruh tugas atau proses kerja.

Produk jadi Memberikan bukti kemampuan asesi untuk menghasilkan produk atau layanan.

Deskripsi atau

spesifikasi produk Memberikan bukti bahwa asesi mengetahui input, output atau standar yang diperlukan untuk menghasilkan produk atau menyediakan layanan.

Deklarasi

berdasarkan undang- undang

Memberikan bukti bahwa sampel pekerjaan adalah pekerjaan asesi.

Bahan-bahan Portofolio

(12)

Valid/Sah:

• Berkaitan dengan unit kompetensi yang tepat.

• Mencerminkan kelima dimensi kompetensi.

• Memberikan bukti keterampilan kerja.

ATURAN BUKTI VATM

Asli :

apakah karya siswa sendiri (dan prosedur telah dikembangkan untuk memastikan ini).

Memadai/ Cukup:

• Memberikan bukti yang cukup untuk membuat asesmen tentang kompetensi individu dalam kaitannya dengan kelima dimensi

kompetensi.

•Memenuhi semua persyaratan bukti untuk unit kompetensi.

Terkini/Andal : menunjukkan bahwa

kandidat secara konsisten

memenuhi unit kompetensi

yang didukung

(13)

DIMENSI KOMPETENSI

TASK MANAGEMENT

SKILLS

JOB/ROLE ENVIRONMENT

SKILL Keterampilan

melaksanakan suatu tugas yang dipersyaratkan, mampu

melaksanakan tugas individu.

Ketrampilan mengelola dan mengatasi masalah- masalah yang berpotensi dalam menjalankan tugas serta

alternatif

penyelesaiannya

Kemampuan beradaptasi dan mentranfer ketrampilannya pada konteks/

persyaratan/

lingkungan baru.

Ketrampilan mengelola

beberapa tugas lain terkait yang harus dikelola oleh seorang asesor sesuai dengan

kualifikasinya

Kamampuan bekerja dan berperan pada dan dengan

persyaratan lingkungan kerja

CONTIGENCY MANAGEMENT

SKILLS TRANSFER SKILL

TASK SKILL

(14)
(15)
(16)

Melaksanakan pengumpulan bukti/ asesmen sesuai metode dan perangkat yang ditetapkan.

Bila Metode yang digunakan Portofolio, Asesor

memberikan pertanyaan-pertanyaan klarifikasi untuk memastikan bahwa portofolio peserta hasil

pekerjaannya sendiri dan memenuhi aturan bukti

(VATM) serta menandatangani bersama Asesi FR.IA .08 Verifikasi Portofolio

selanjutnya Asesor memberikan Pertanyaan Wawancara untuk beberapa / seluruh elemen yang masih

memerlukan pembuktian pencapaian Kriteria Unjuk Kerja kemudian menulis kesimpulan hasil jawaban peserta dan menandatangani bersama FR-IA.09 Pertanyaan wawancara

• Bimbing kandidat dalam mengumpulkan bukti

• Gunakan komunikasi yang sesuai dan

keterampilan berkomunikasi interpersonal skill untuk mengembangkan hubungan yang

profesional dengan peserta dan memungkinkan adanya umpan balik (feedback) dua arah.

• BILA PERLU Buat keputusan-keputusan mengenai penyesuaian yang wajar, dengan

peserta, berdasarkan kebutuhan dan karakteristik peserta.

DARI HALAMAN SEBELUMNYA

ATTG

(17)

MENERAPKAN ATURAN BUKTI

1. Semua standar harus dinilai

2. Bukti harus secara jelas dan langsung terkait dengan standar 3. Bukti harus dihasilkan dari kondisi yang realitis menggunakan

metode penilaian yang valid

4. Penilaian tidak boleh membawa tekanan kepada penilai/asesor maupun yang dinilai

5. Seberapa banyak bukti yang dibutuhkan

ATTG

(18)

PERANGKAT ASESMEN DAN CARA MENGGUNAKANNYA

ATTG

(19)

MEMBIMBING PESERTA DALAM PENGUMPULAN BUKTI

Bukti yang dikumpulkan oleh asesor dan peserta sebagai bagian dari proses asesmen harus memenuhi aturan bukti dan harus juga memenuhi kriteria berikut untuk dipertimbangkan sebagai bukti bermutu:

a. Mencakup Kriteria Kinerja unit untuk mendemonstrasikan capaian elemen-elemen unit.

b. Merefleksikan ketrampilan, pengetahuan dan atribut sebagaimana dirumuskan dalam unit yang diinterprestasi.

c. Menunjukkan aplikasi ketrampilan dalam konteks yang dideskripsikan dalam Pernyataan luas unit.

d. Mendemonstrasikan kompetensi selama suatu periode tertentu.

e. Mendemonstrasikan kompetensi secara berulang-ulang.

f. Dapat menjadi pekerjaan peserta.

g. Dapat diverifikasi.

h. Mendemonstrasikan ketrampilan terkini/pengetahuan peserta

ATTG

(20)

MEMBIMBING PESERTA DALAM PENGUMPULAN BUKTI (LANJ…)

Membimbing berarti menjelaskan kepada asesi tentang:

a. pengertian setiap tujuan asesmen.

b. pengertian asesmen.

c. pengertian perangkat asesmen.

d. cara menggunakan perangkat asesmen.

e. aturan bukti harus dipenuhi atas bukti yang dikemukakan asesi

ATTG

(21)

MENGGUNAKAN KOMUNIKASI DAN KETERAMPILAN INTERPERSONAL

Keterampilan Komunikasi :

§ menyampaikan umpan balik yang membangun dan mendukung

§ mengajukan pertanyaan yang cocok untuk mengklarifikasi dan mengkonfirmasi instruksi pengumpulan bukti

§ menginterpretasi jawaban lisan secara akurat

§ m e n g a r a h k a n p e s e r t a u n t u k m e n y a m p a i k a n petunjuk/instruksi kepada asesor

§ membuat pilihan dan petunjuk secara jelas dan konkrit

ATTG

(22)

MENGGUNAKAN KOMUNIKASI DAN KETERAMPILAN INTERPERSONAL (LANJ…)

Keterampilan Interpersonal , dapat mencakupi :

 menginterpretasi jawaban lisan secara akurat

 melakukan interaksi dua arah

 menggunakan bahasa yang cocok dengan peserta, konteks asesmen dan kinerja disesuaikan dengan standar kompetensi

 menggunakan bahasa dan konsep dengan memperhatikan perbedaan budaya

 menggunakan sikap menyatu dengan budaya setempat

ATTG

(23)

MEMBUAT KEPUTUSAN PENYESUAIAN BERDASARKAN KEBUTUHAN DAN KARAKTERISTIK ASESI

Dalam proses asemen memiliki prinsip asesmen yaitu bahwa asesmen harus fleksibel dan adil. Salah satu cara terbaik memenuhi prinsip asesmen ini adalah dengan duduk bersama peserta mendiskusikan suatu penyesuaian wajar yang mungkin diperlukan (berdasarkan kebutuhan dan karakteristik peserta).

ATTG

(24)

MENERAPKAN PRINSIP ASESMEN DAN ATURAN BUKTI

Bukti yang dikumpulkan oleh asesor dan peserta sebagai bagian dari proses asesmen harus memenuhi aturan bukti yaitu valid, asli, terkini dan memadai.

ATTG

(25)

MENANGGULANGI RESIKO K3

Tanggungjawab K3 berkaitan dengan rencana dan pengorganisasian asesmen, seperti:

 persyaratan pelaporan bahaya dan insiden

 prosedur darurat dan prosedur penggunaan alat pelindung diri

 penggunaan peralatan secara aman dan pemeliharaannya

 informasi sumber daya K3

ATTG

(26)

• Melakukan rekapan dari FR.IA..01 CEKLIS OBSERVASI

• Melakukan rekapan FR.AI-.05/07.

PERTANYAAN TULIS/

LISAN

• Hasil rekapan di

masukkan ke FR.AC.01 pada

• Mengisi Tindak Lanjut, dan hasil pencapaian kompetensi peserta

§ Panggil peserta uji untuk diberikan keputusan

§ Asesor membawa Perangkat Asesmen dan lampirkannya : Perangkat Asesmen

§ Membacakan PENCAPAIAN KOMPETENSI, UMPAN BALIK, KESENJANGAN, SARAN dan REKOMENDASI peserta

• ASESOR menandatangani

FR.AK.02 dilanjutkan Perangkat Asesmen

• ASESOR Minta tanda tangan peserta FR.AK.02 dilanjutkan Perangkat Asesmen

§ Dan selanjutnya berikan umpan balik dari peserta :

FR.AK.03

§ Peserta melakukan umpak balik sebagai improvement bagi asesor

§ Berikan penjelasan mengenai

penerimaan sertifikat

§ Memberikan

kesempatan untuk bertanya kepada peserta

§ ASESMEN SELESAI

§ DOKUMEN Yang disiapkan : - FR.AK.02

- Perangkat Asesmen yang diisi - FR.AK.03

Rekapan Hasil

Proses

Keputusan Penutup

ATTG

(27)

MENGEVALUASI BUKTI YANG TELAH TERKUMPUL

ATTG

(28)

1. Catat hasil asesmen dengan cepat dan akurat sesuai dengan kebijakan dan prosedur sistem asesmen BNSP dan LSP

2. Lengkapi FR.AK.05 laporan

asesmen dan proses sesuai dengan prosedur sistem asesmen BNSP 3. Serahkan FR.AK.05 dan dok

pendukung kepada pihat TUK/ LSP

1. Tinjau proses asesmen FR.AK.06 berdasarkan kriteria yang ada melalui konsultasi dengan orang yang relevan untuk dikaji ulang perngkat asesmen dan dilakukan perbaikan Perangkat sesmen di masa yang akan datang.

2. Gunakan keterampilan observasi untuk.

meninjau dan mengevaluasi praktek asesmen

3. Dokumentasikan peninjauan dan catat sesuai dengan kebijakan dan prosedur sistem asesmen.

§ DOKUMEN Yang disiapkan : - FR.AK.05

- FR.AK.06

Laporan Asesmen

Meninjau Proses Asesmen

ATTG

(29)

M EMBUAT

K EPUTUSAN A SESMEN

Tugas utama asesor adalah membuat

keputusan pada pencapaian kompetensi

peserta. Keputusan asesmen berdasarkan

kriteria dan kompetensi. keputusan hanya

menjadi kompeten atau belum kompeten,

(30)

PERMOHONAN / PENDAFTARAN AJJ 1. Calon Peserta

Mendaftar

2. Admin Mengirimkan link permohonan 3. Admin memverifikasi link permohonan sertifikasi

4. Admin mengirimkan berkas Asesmen &

Mengirimkan link Asesmen Mandiri

3. Calon peserta mengisi form dan mengupload dokumen yang dipersyaratkan dalam APL-01

REOMENDASI ADMIN &

PERSIAPAN ASESMEN 1. Admin mengundang

Asesi Untuk meeting I 2. Admin menyampaikan Rekomendasi APL 01 kepada Asesi

3. Admin memastikan TUK memenuhi persyaratan

4. Admin dan Asesi menentukan jadwal untuk Pra Asesmen 5. Admin mengirimkan Kesediaan Mengases kepada Asesor

6. Admin memasukan Asesor Sebagai collaborator - FR.APL-01

- FR.APL-02 - FR.AK.01 - FR.IA.10

APL 01

Form Verifikasi TUK

Aplikasi Meeting

surat Kesediaan dan Surat Tugas

Email Asesor

Meeting I ( Admin + Asesi) Link Form

Permohonan AJJ / Uji Online

Link Upload Dokumen Portofolio

(31)
(32)

Gambar

1. MAPA(P.85ASM00.001.2) 2. MA  (P.85ASM00.003.2) 3. MKVA(P854900.047.01)

Referensi

Dokumen terkait

Dalam sistem standardisasi kompetensi kerja nasional, pengembangan standar kompetensi merupakan salah satu sub sistem yang penting untuk menghasilkan Standar Kompetensi Kerja

Deskripsi Unit : Unit kompetensi ini berkaitan dengan kegiatan asesmen bagi tenaga teknik mencakup Pengetahuan, Keterampilan dan Sikap Kerja yang

Skema Sertifikasi Sub Bidang Lembaga Keuangan Mikro Bukan Bank (LKMBB) ini dimaksudkan untuk memberikan standar kompetensi yang mengacu kepada Standar Kompetensi Kerja

Untuk memastikan para Penyuluh Antikorupsi memiliki kompetensi untuk melakukan penyuluhan secara efektif, diperlukan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI)

Standar kompetensi diperlukan untuk setiap jabatan kerja dalam lingkup nasional, regional maupun internasional yang berbasis pada pasar tenaga kerja maupun sistem manajemen sumber

Standar kompetensi diperlukan untuk setiap jabatan kerja dalam lingkup nasional, regional maupun internasional yang berbasis pada pasar tenaga kerja maupun sistem manajemen

Standar kompetensi diperlukan untuk setiap jabatan kerja dalam lingkup nasional, regional maupun internasional yang berbasis pada pasar tenaga kerja maupun sistem manajemen

ROAD MAP PROGRAM KERJA TIM PENYIAPAN LSP AP2I SKKNI STANDAR KOMPETENSI KERJA NASIONAL INDONESIA BIDANG PERENCANAAN PEMBANGUNAN PENYIAPAN KEBIJAKAN INSTRUMEN SERTIFIKASI PROFESI