Persyaratan Permohonan Pengukuran dan Pemetaan Bidang Tanah (Kadastral)
1. Surat Permohonan dari pemohon (pemilik dan atau kuasanya);
2. Surat Kuasa yang dibuat oleh pejabat yang berwenang atau Notaris, jika dikuasakan;
3. Copy Surat Keputusan Pemberian Izin Lokasi atau Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) atau izin lainnya yang diterbitkan dalam rangka perolehan lahan, dilampiri dengan Peta dan Daftar Koordinat Lokasi yang dibuat oleh pemberi izin atau pejabat yang berwenang, dan file digital data spasial (shp);
4. Copy Surat Keputusan Men. LHK perihal Penetapan Batas Areal Pelepasan Kawasan Hutan, untuk bidang tanah yang berasal dari kawasan hutan, dan file digital data spasial (shp);
5. Peta permohonan dilengkapi dengan daftar koordinat dan foto tugu-tugu batas bidang tanah yang telah terpasang dan ditandatangani oleh pemohon (pemilik dan atau kuasanya) , dan file digital data spasial (shp);
6. Copy Izin Usaha Perkebunan yang masih berlaku, dan file digital data spasial (shp);
7. Copy Akta Pendirian Perusahaan;
8. Fotocopy KTP Pemilik/Direktur Perusahaan, email perusahaan dan nomor HP aktif;
9. Copy Tanda Daftar Perusahaan;
10. Copy Nomor Pokok Wajib Pajak;
11. Surat Pernyataan Tidak Sengketa (bermeterai Rp.10.000,-);
12. Surat Pernyataan Pemasangan Tanda Batas dan Persetujuan Pemilik Berbatasan (bermeterai Rp.10.000,-) yang dilampiri dengan sket lokasi dan diketahui oleh seluruh Lurah/Kades letak tanah yang dimohon;
13. Daftar dan Peta Rekapitulasi Perolehan Lahan dibuat oleh pemilik /pimpinan perusahaan/kuasanya, dan file digital data spasial (shp);
14. Surat pernyataan penguasaan fisik dibuat oleh pemilik /pimpinan perusahaan/kuasanya (bermeterai Rp.10.000,-);
15. Surat Pernyataan Kepala Desa yang menyatakan tidak keberatan dilaksanakan Pengukuran Kadastral (bermeterai Rp.10.000,-);
16. Surat Keterangan dari Pemerintah Daerah (Tata Pemerintahan/Camat) yang menerangkan wilayah administrasi;
17. Untuk luas areal yang dimohon ≥250 ha, maka diwajibkan adanya alokasi areal untuk lahan plasma min. ± 20% dari luas yang diusahakan, dan file digital data spasial (shp);
18. Surat Pelimpahan Pengukuran Kadastral, jika dilimpahkan;
19. Catatan permasalahan (jika ada);
Catatan :
1. Semua copy dokumen yang dilampirkan dilegalisir oleh pejabat yang berwenang atau Notaris.
2. Seluruh dokumen persyaratan permohonan di-scan dan dilampirkan softcopy-nya.
KOP PEMOHON APABILA ADA SURAT PERNYATAAN
PEMASANGAN TANDA BATAS DAN PERSETUJUAN PEMILIK YANG BERBATASAN Nomor Surat Pernyataan Apabila Ada
Yang bertandatangan di bawah ini:
Nama : ………..
Umur : ………..
NIK : ………..
Pekerjaan : ………..
Alamat : ………..
Selaku pemohon atau kuasa dari untuk dan atas nama PT. …………. Atas tanah seluas ± ... Ha yang terletak di ... Desa/Kelurahan ... Kecamatan ... Kabupaten/Kota ... berdasarkan Daftar dan Peta Rekapitulasi Perolehan Lahan PT. ………
Dengan ini menyatakan bahwa tanah tersebut:
1. Telah dipasang patok/tanda batas dan pemeliharaannya menjadi tanggung jawab saya;
2. Terhadap patok yang yang dipasang tersebut tidak ada pihak yang berkeberatan;
3. Apabila ternyata luas hasil ukur lebih kecil dari luas yang tertulis pada alas hak/akta peralihan hak/surat-surat lain dalam berkas permohonan sertipikat, kami menerima luas hasil ukuran petugas Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional; dan
4. Apabila luas hasil pengukuran ternyata lebih besar dari yang tertulis pada alas hak/akta peralihan hak/surat-surat lain dalam berkas permohonan sertipikat, saya tidak mengambil hak orang lain dan tidak ada perolehan lain selain bukti pemilikan tersebut di atas, apabila ada gugatan/keberatan dari pihak lain, saya akan bertanggung jawab.
Demikian Surat Pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya dengan penuh tanggung jawab dan saya bersedia mengangkat sumpah bila diperlukan, apabila pernyataan ini tidak benar saya bersedia dituntut di hadapan pihak yang berwenang.
Menyetujui pemilik yang bersebelahan*:
Sebelah Utara:
Lurah ……..
(………..) Sebelah Timur:
Kepala Desa ………..
(………..) Sebelah Selatan:
Kepala Desa ……….. ;
(………..) (………..)
Sebelah Barat:
Kepala Desa ………..
(………..)
*dapat dikuasakan kepada kepala desa atau lurah.
……….., ……….
Yang membuat pernyataan
(Materai Rp. 10.000)
Pemohon
…………
SKETSA BIDANG TANAH Informasi Sketsa:
1. Harus ada alamat jelas;
2. Gambaran lokasi tetangga batas;
3. Lokasi relatif dari tempat umum (contoh: Masjid, SPBU, dan lain-lain) atau unsur geografis (jalan, sungai, jembatan).
Kolom Gambar Sketsa Bidang :
Mengetahui :
Kepala Desa / Lurah ………. ……….
Kepala Desa / Lurah ………. ……….
Kepala Desa / Lurah ………. ……….
Kepala Desa / Lurah ………. ……….
77
77 Gambar 20. Rekapitulasi Perolehan Lahan
Gambar 21. Peta Rekapitulasi Perolehan Lahan
Kewajiban pemegang Hak Guna Usaha yang dituangkan pada Peraturan Menteri Agraria Dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional No. 7 Tahun 2017 tentang
1.
2.
SURAT PERNYATAAN
PENGUASAAN FISIK BIDANG TANAH Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama NIK Agama Umur Pekerjaan Alamat
: : : : : :
...
...
...
...
...
...
Dengan ini menyatakan dengan sesungguhnya serta dengan iktikad baik bahwa saya menguasai/memiliki sebidang tanah yang terletak di:
Jalan, RT/RW Desa/Kelurahan Kecamatan Kabupaten/Kota NIB
Status Tanah Dipergunakan untuk
: : : : : : :
...
...
...
...
...
...
...
Batas-batas tanah:
Sebelah Utara Sebelah Timur Sebelah Selatan Sebelah Barat
: : : :
...
...
...
...
bahwa bidang tanah tersebut:
1. benar milik saya bukan milik orang lain dan statusnya adalah tanah bekas milik adat;
2. telah saya kuasai sejak tahun ……..;
3. saya peroleh dari ... sejak tahun …….*);
4. saya kuasai dengan iktikad baik dan secara terbuka oleh saya sebagai yang berhak atas bidang tanah tersebut;
5. tidak terdapat keberatan dari pihak lain atas tanah yang dimiliki dan/atau tidak dalam keadaan sengketa baik sengketa batas ataupun sengketa penguasaan/pemilikan;
6. tidak dijadikan/menjadi jaminan sesuatu utang;
7. bukan aset Pemerintah/Pemerintah Daerah/Badan Usaha Milik Negara/Badan Usaha Milik Daerah;
8. tidak berada dalam Kawasan hutan; dan 9. dst…**)
Surat pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dengan penuh tanggung jawab baik secara perdata maupun pidana, apabila di kemudian hari terdapat unsur-unsur yang tidak
dibenarkan dalam pernyataan ini maka segala akibat yang timbul menjadi tanggung jawab saya dan bersedia dituntut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta tidak akan melibatkan pihak lain dan saya bersedia sertipikat yang saya terima dibatalkan oleh pejabat yang berwenang.
Demikian surat pernyataan ini dibuat dengan disaksikan oleh:
1. Nama : ...
Umur : ...
Pekerjaan : ...
Alamat : ...
2. Nama : ...
Umur : ...
Pekerjaan : ...
Alamat : ...
Saksi-saksi : 1. ...
(...)
2. ...
(...)
*) Menggambarkan tahun penguasaan/perolehan selama 20 (dua puluh) tahun atau lebih secara berturut-turut oleh pemohon dan pendahulu-pendahulunya;
**)Tambahkan apabila diperlukan pernyataan tambahan.
……….., ……….
Yang membuat pernyataan
(Materai Rp. 10.000)
………