Tabel Pemetaan Kebutuhan Belajar Berdasarkan Kesiapan Belajar
Guru mendiferensiasikan pembelajaran dengan memetakan Kesiapan belajar Kesiapan
Belajar (Readiness)
Murid yang telah memiliki
kemampuan
membaca cepat dan memahami materi
Murid yang telah memiliki kemampuan membaca sedang dan memahami materi
Untuk murid yang belum bisa memahami dan memerlukan
bimbingan secara individual oleh guru dengan kalimat sederhana
Nama Murid 12 orang siswa 10 orang siswa 10 orang siswa Proses Murid diberikan
penjelasan dan pengarahan
kemudian
dilanjutkan dengan bekerja secara mandiri
Murid diberikan penjelasan dan secara detail jika sudah memahami dilanjutkan dengan mengerjakan tugas
Murid diberikan penjelasan dengan cara dibimbing dan diarahkan
bagaimana cara menyelesaikan tugas dengan baik sesuai perintah tugas
KOMPETENSI SOSIAL EMOSIONAL Adapun Kompetensi sosial emosional yang saya pilih dalam Rancangan Rencana Pembelajaran kali ini adalah :
No KSE yang dikembangkan
Bentuk Implementasi
Desikripsi kegiatan KESADARAN
DIRI
Kesiapan Belajar Guru mengecek kesiapan diri dengan mengisilembar kehadiran dan memeriksa kerapihan pakaian, posisi dan
tempat duduk disesuaikandengan kegiatan pembelajaran
2 MANAJEMEN DIRI
Mendemonstra sikan kendali diri dalam kelompok
Guru membagi siswa dalam beberapa kelompok untuk membuat dan menyusun sebuah pantun
3 KESADARAN SOSIAL
Menyimak teks yang dilisankan guru.
Siswa menyimak materi dan contoh pantun yang disampaikan oleh guru
4 KETERAMPILAN BERELASI
Mengkomunikas
ikan /
berkomunikasi dengan efektif
Siswa membaca senyap informasi tentang beberapa jenis pantun yang ada
dibuku.Siswa diminta untuk saling berbagi informasi tentang
jenis pantun yang mereka ketahui.
5 PENGAMBILAN KEPUTUSAN YANG
BERTANGGUNG JAWAB
Refleksi Siswa diminta untuk saling berbagi informasi tentang pantun yang mereka ketahui. (siswa mengidentifikasi pilihan diri untuk
meningkatkan hasil pembelajaran/
Mengkomunikasikan sesuai keputusan pilihan yang mereka ambil.
INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS SEKOLAH
Nama Penyusun Siti Magfiroh, S.Pd.
Institusi UPT SMP Negeri 1 Cikande
Tahun Pelajaran 2023/2024
Jenjang Sekolah SMP
Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
Kelas VII
Fase D
Elemen Membaca dan memirsa
Capaian Pembelajaran Peserta didik memahami informasi berupa gagasan, pandangan, arahan atau pesan dari teks deskripsi, narasi, puisi, eksplanasi dan eksposisi dari teks visual dan audiovisual untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat.
Peserta didik menginterpretasikan informasi untuk mengungkapkan simpati, kepedulian, empati atau pendapat pro dan kontra dari teks visual dan audiovisual. Peserta didik menggunakan sumber informasi lain untuk menilai akurasi dan kualitas data serta membandingkan informasi pada teks.
Peserta didik mampu mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai topik aktual yang dibaca dan dipirsa
Alokasi Waktu 2 JP (2 x 40 menit)
B.TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Peserta didik mampu menelaah informasi tersurat dalam teks berita yang dibaca 2. Peserta didik mampu menelaah informasi tersirat dalam teks berita yang dibaca
3. Peserta didik mampu mengidentifikasi kata atau istilah dalam teks berita dan menemukan maknanya pada kamus
4. Peserta didik mampu menelaah unsur-unsur teks berita yang dibaca
C.PEMAHAMAN AWAL
1.Memahami unsur teks berita 2.Menemukan unsur teks berita
D. PROFIL PELAJAR PANCASILA 1.Kreatif
2.Gotong royong 3.Mandiri
4.Bernalar kritis
E. SARANA DAN PRASARANA
Sarana dan Prasarana Laptop, proyektor, layar proyektor
Media 1. Gambar peristiwa yang dialami oleh peserta didik.
2. Salindia visual
J. KEGIATAN PEMBELAJARAN
PERTEMUAN KE-1 Pendahuluan (10 menit)
Pembukaan dengan salam dan berdoa untuk memulai pembelajaran, memeriksa kehadiran peserta didik.
KSE : Manajemen diri
Guru mengelola KSE peserta didik memilih pada bagian papan perasaan yang sesuai perasaan mereka, KSE :Kesadaran diri dan manajemen diri (mengekspresikan dan mengelola emosi) dan memotivasi peserta didiik.
Guru bertanya-jawab tentang bentuk teks berita dalam kehidupan sehari-hari. Pada bagian awal ini siswa disadarkan adanya berita dalam kehidupan nyata baik itu melalui media masa, media elektronik, maupun dari mulut ke mulut. Ini bertujuan agar siswa lebih menyadari manfaat praktis dan untuk berkontribusi dalam masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari, berbagai jenis teks digunakan secara bersamaan atau sendiri-sendiri. Setiap jenis teks memiliki fungsi yang saling berkaitan.
Dibuka dengan contoh berita dari berbagai macam sumber. Bertanya jawab tentang teks berita dalam kehidupan sehari-hari
Guru menyampaikan capaian pembelajaran dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
Sumber Belajar Lembar kerja peserta didik, bahan ajar (modul), buku paket bahasa Indonesia kelas VII, gambar kegiatan di sekolah.
E. TARGET PESERTA DIDIK
1. Peserta didik mampu menelaah informasi tersurat dalam teks berita yang dibaca 2. Peserta didik mampu menelaah informasi tersirat dalam teks berita yang dibaca
3. Peserta didik mampu mengidentifikasi kata atau istilah dalam teks berita dan menemukan maknanya pada kamus
4. Peserta didik mampu menelaah unsur-unsur teks berita yang dibaca F. MATERI AJAR
Pengetahuan 1. Pengertian berita 2. Ciri-ciri berita 3. Syarat-syarat berita 4. Unsur-unsur berita
Keterampilan
1. Praktik menelaah informasi tersurat dalam berita 2. Praktik menelaah informasi tersirat dalam berita 3. Praktik menelaah kata atau istilah dalam teks berita
G. MODEL PEMBELAJARAN
Coperatif learnimg, Duat tinggal dua tamu H.PEMAHAMAN BERMAKNA
1. Melalui pembelajaran ini peserta didik dapat menyadari pentingnya berita dalam kehidupan sehari-hari
2. Melalui kegiatan ini siswa mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis untuk menelaah informasi dalam berita dan unsur-unsur berita
3. Melalui pembelajaran ini siswa belajar untuk saling bekerja sama dalam kelompok
I.PERTANYAAN PEMANTIK
1. Apa yang anda ketahui tentang berita?
2. Apa perbedaan teks berita dengan teks lainnya?
3. Mengapa berita itu penting dalam kehidupan kita?
4. Bagaimana ciri-ciri berita yang baik?
Guru membangun konteks untuk menumbuhkan sikap peserta didik
Kegiatan Inti (60 menit)
Tahap 1 1. Pendidik memberikan pertanyaan pemantik, seperti berikut.
a. Apakah kalian pernah mendengar informasi yang berkaitan dengan suatu peristiwa?
b. Peristiwa apa yang ramai dibicarakan akhir-akhir ini?
c. Bagaimana peristiwa tersebut bisa terjadi?
2. Peserta didik diajak untuk mengamati sebuah gambar tentang suatu peristiwa.
3. Pendidik mengajukan pertanyaan terkait gambar yang ditanyangkan.
4. Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari 4 orang siswa secara heterogen
5. Guru membagikan LK yang berisi masalah berupa teks berita dan daftar pertanyaan tentang informasi dalam teks berita dan unsur-unsur berita
6. Guru mengarahkan siswa untuk terlibat aktif dalam pemecahan masalah 7. Guru membantu siswa untuk mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas
belajar yang berhubungan dengan masalah yang dikerjakan terkait informasi dalam teks berita dan unsur-unsur berita
8. Setiap kelompok mendapatkan satu berita yang berbeda untuk dianalisis.
Tahap II Guru mengintruksikan 2 anggota dari masing-masing kelompok
meninggalkan kelompoknya dan bertamu ke kelompok lain sementara 2 anggota 2 anggota yang tinggal dalam kelompok bertugas menyampaikan hasil kerja dan informasi mereka ke tamu
Tahap III 1. Guru meminta siswa untuk kembali ke kelompok masing – masing 2. Siswa memohon diri kembali ke tempat mereka
3. Siswa melaporkan temuan mereka dari kelompok lain
Tahap IV 4. Guru meminta siswa untuk kembali ke kelompok masing – masing 5. Siswa memohon diri kembali ke tempat mereka
6. Siswa melaporkan temuan mereka dari kelompok lain
Tahap V 1. Guru menunjuk beberapa kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi ke depan kelas
2. Guru menyuruh siswa yang tidak presentasi untuk memperhatikan dan bertanya jika masih kurang memahami presentasi temannya atau menyanggah jika jawaban temannya belum tepat
3. Guru memberi penguatan hasil diskusi siswa, membetulkan jika ada yang salah dan membantu kelompok yang persentasi jika tidak bisa menjawab pertanyaan
4. Guru memandu dan membantu merumuskan jawaban dan konsep- konsep yang benar.
Mindfulness Teknik stop
KSE : Kesadaran diri dan Pengelolaan diri
Guru mengintruksikan semua siswa untuk menghentikan sejenak semua aktivitas. Kemudian meminta murid duduk dengan posisi yang nyaman atau rileks, lalu mengintruksikan murid menarik dan menghembuskan nafas sebanyak 2-3 kali, mengintruksikan murid mengamati tubuh, setelah selesai melanjutkan aktivitas selanjutnya.
PENUTUP
1. Siswa bersama guru menyimpulkan butir-butir pokok materi yang telah dipelajari.
2. Siswa bersama guru melakukan indentifikasi keunggulan dan kelemahan kegiatan pembelajaran yang sudah dilaksanakan.
3. Siswa menerima umpan balik tentang proses pembelajaran.
4. Mewajibkan siswa siswa untuk membaca/mendengar/menonton berita di berbagai sumber.
5. Siswa menerima penyampaian tentang kegiatan pembelajaran pertemuan berikutnya.
K. ASESMEN Asesmen Formatif
a. Asesmen di awal pembelajaran
Teknik penilaian: memberikan pertanyaan pemantik b. Asesmen di dalam proses pembelajaran
Teknik penilaian: tes tertulis, penugasan secara berkelompok
Disajikan sebuah teks berita yang kontekstual, peserta didik menggali informasi dalam teks berita tersebut dengan pertanyaan pemandu berikut:
1) Peristiwa apa yang terjadi?
2) Dimana Perstiwa tersebut terjadi?
3) Kapan peristiwa tersebut terjadi?
4) Siapa sajakah tokoh yang dibahas dalam berita tersebut?
5) Mengapa peristiwa itu terjadi?
6) Bagaimana peristiwa itu terjadi?
Rubrik penilaian dan penskoran: terlampir
L. PERTANYAAN REFLEKSI
a) Hal menarik apa yang Anda dapatkan pada materi ini? Mengapa?
b) Apakah ada ide atau pengalaman dari guru lain yang berbeda dari pelajaran yang Anda jalankan selama ini?
c) Apa perubahan atau tindak lanjut yang ingin Anda lakukan setelah mendapatkan materi hari ini?
M. PEMBELAJARAN REMEDIAL DAN PENGAYAAN
1) Pembelajaran remedial
Aktivitas kegiatan pembelajaran remedial, yang dapat berupa: pembelajaran ulang, bimbingan perorangan, belajar kelompok atau tutor sebaya dengan merumuskan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, alokasi waktu, sarana dan media pembelajaran.
2) Pembelajaran Pengayaan
Kegiatan pembelajaran pengayaan dirumuskan sesuai dengan karakteristik peserta didik, alokasi waktu, sarana dan media pembelajaran.
SARANA DAN PRASARANA
Sarana prasarana : Laptop, proyektor
Sumber Belajar Utama : Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021, Bahasa Indonesia, Buku Siswa SMP Kelas VII, Penulis: Rakhma Subarna, Sofie Dewayani, C. Erni Setyowati.
Sumber Belajar Pendukung :LKPD, Laman Badan Bahasa Kemendikbud, YouTube, Google
Mengetahui, Kepala Sekolah
MUHRI, S.Pd, M.Pd NIP. 196408271987031006
Lampiran-lampiran 1.Bahan Ajar Teks Berita 2.Lampiran Media Pembelajaran 3.LKPD
4.Lampiran Instrumen
Serang Juli 2023 Guru Mata Pelajaran
SITI MAGFIROH, S.Pd.
NIP. 199211112022212014
1.LAMPIRAN BAHAN AJAR
Materi Ajar Teks Berita
1. Pengertian Berita
Berita adalah suatu informasi atau laporan tentang hal yang sedang / telah terjadi yang
disampaikan melalu media cetak, siaran TV, radio, media online, maupun dari mulut ke mulut kepada khalayak umum.
2. Ciri-Ciri Berita yang Baik
Informasi dalam bentuk berita memiliki ciri-ciri tersendiri yang membedakannya dengan bentuk informasi lainnya. Adapun ciri-ciri berita adalah sebagai berikut:
1. Suatu berita berisi informasi aktual dan terkini yang dianggap bermanfaat bagi khalayak umum.
2. Isi berita dapat menarik perhatian masyarakat sehingga dalam penyajiannya membutuhkan teknik penyampaian tersendiri.
3. Informasi yang disampaikan dalam berita sesuai fakta sehingga publik dapat mempercayainya.
4. Isi berita disampaikan dengan jelas dan menggunakan kalimat yang sederhana atau mudah dimengerti.
3. Syarat-Syarat Suatu Berita
Berita yang dianggap bermanfaat dan sesuai dengan kode etik jurnalistik harus memenuhi syarat-syarat tertentu. Adapun beberapa syarat berita adalah sebagai berikut:
Sesuai Fakta, informasi yang disampaikan dalam berita harus sesuai dengan fakta yang sebenarnya di lapangan.
Berita Aktual, informasi yang disampaikan merupakan fakta terkini dimana jarak waktu antara kejadian dan penyiaran berdekatan.
Berimbang, informasi yang disampaikan harus sesuai dengan fakta yang sebenarnya, tidak memihak atau memojokkan suatu pihak untuk mempengaruhi masyarakat.
Lengkap, informasi di dalam berita yang disampaikan harus lengkap sehingga tidak membuat masyarakat bingung.
Sistematis, penyampaian isi informasi berita disusun secara sistematis sehingga masyarakat lebih mudah memahaminya.
Akurat, isi berita harus melalui proses konfirmasi dari pihak terkait sehingga akurat dan tidak dibuat-buat untuk kepentingan tertentu.
Menarik, cara penyampaian berita harus dibuat semenarik mungkin tanpa mengesampingkan tujuan utama dari berita tersebut, yaitu manfaatnya bagi pembaca/
pendengar.
Mudah Dimengerti, penggunaan dan penyampaian kata di dalam berita harus menggunakan kata-kata yang mudah dimengerti oleh masyarakat awam.
4. Unsur-Unsur Berita
Penyampaian berita harus terdapat unsur-unsur berikut ini:
What, apa yang terjadi dalam suatu peristiwa?
Who, siapa yang terlibat dalam peristiwa tersebut?
Where, di mana peristiwa tersebut terjadi?
When, kapan peristiwa tersebut terjadi?
Why, mengapa peristiwa tersebut terjadi?
How, bagaimana proses terjadinya peristiwa tersebut?
2.LAMPRAN MEDIA AJAR
Media Pembelajaran
Bacalah teks berita berikut dengan saksama!
EL TARI MEMORIAL CUP, MENANTI SANKSI TEGAS UNTUK PERSEFTIM FLORES TIMUR
POS-KUPANG.COM LEWOLEBA - Kericuhan laga perempat final Perse Ende melawan Perseftim Flores Timur di Stadion Gelora 99 Lembata, Jumat, 23 September 2022 telah mencoreng wajah kompetisi sepak bola paling bergengsi di NTT El Tari Memorial Cup.
Ratusan suporter Perseftim Flores Timur tak puas dengan kekalahan timnya dalam laga penentu menuju semi final El Tari Memorial Cup.
Mereka merusak fasilitas stadion yang biasa digunakan selama perhelatan El Tari Memorial Cup.
Tak hanya melempar batu dan botol minuman ke arah lapangan dan bench pemain. Mereka juga menghancurkan pagar lapangan, bench pemain, dan tenda inspektur pertandingan.
Aksi vandalisme suporter ini tentu dikecam semua pihak karena mencederai semangat persaudaraan dan persahabatan dunia sepak bola yang dibawa dalam kompetisi El Tari Memorial Cup.
Ketua DPRD Lembata, Petrus Gero meminta Asprov PSSI NTT mengambil tindakan tegas atas kejadian memalukan yang dilakukan suporter Perseftim Flores Timur.
Dia menyayangkan kericuhan ini. Menurutnya, kompetisi Liga Tiga ETMC adalah ajang bergengsi tidak boleh dinodai dengan aksi perusakan fasilitas di Gelora 99. Ajang ini harus menjadi kesempatan menunjukkan keahlian dan strategi memainkan si kulit bundar.
Perhimpunan Mahasiswa Asal Lembata (PERMATA) Kupang meminta panitia dan Asprov PSSI NTT agar lebih serius menjaga situasi hingga berakhirnya turnamen El Tari Memorial Cup XXXI Lembata 2022. Permata menyayangkan pertarungan sengit kedua kesebelasan berakhir ricuh sebelum usai laga.
Pengurus Permata Kupang periode 2021-2022, Lukas Laga Pureklolon mengatakan kejadian tersebut sangat mencederai marwah sepak bola di NTT.
"Kami dari mahasiswa Permata Kupang melihat pemandangan tidak elok untuk dipertontonkan.
Sebagai bagian dari masyarakat Lembata, kami mahasiswa mengharapkan agar pergelaran ETMC ini bisa berjalan sampai akhir dengan aman dan baik di bumi sembur paus,” ungkap Laga Pureklolon.
Dia berharap panitia dan Pemda Lembata dapat mengevaluasi dan meningkatkan keamanan dalam laga-laga selanjutnya.
Hal senada juga disampaikan ketua umum Permata Kupang, Junaidi Umar. Dia meminta Asprov PSSI NTT untuk memberikan sanksi tegas kepada pihak yang telah merugikan citra sepak bola di NTT. Juga, kata dia, pihak kepolisian segera mengusut oknum yang telah melakukan tindakan perusakan stadion.
Ketua Komisi Disiplin Asprov PSSI NTT Lukman Hakim memastikan tim Perseftim Flores Timur akan diberi sanksi. Namun, dia belum bisa memastikan jenis sanksi apa yang akan dijatuhkan kepada Perseftim Flores Timur.
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Eflin Rote
Ketua Bawaslu soal Viral Exit Poll Luar Negeri: Penghitungan Belum Mulai Wildan Noviansah - detikNews
Senin, 12 Feb 2024 00:10 WIB
Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja (Rumondang/detikcom) Foto: Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja (Rumondang/detikcom) Jakarta -
Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja menanggapi terkait viral exit poll atau penghitungan Pemilu luar negeri yang beredar di media sosial (medsos). Dia mengatakan exit poll tersebut aneh.
Bagja mengatakan, pemungutan suara di luar negeri memang sudah dimulai. Namun demikian, perhitungan suara dilakukan setelah proses pemungutan suara di dalam negeri selesai dilaksanakan pada 14 Februari mendatang.
"Perhitungan suara di luar negeri tidak dimulai pada saat setelah pemungutan suara. Berbeda, penghitungan suara itu ada setelah nanti bersamaan dengan penghitungan suara di dalam negeri tanggal 14 Februari,"
kata Bagja di kantor Bawaslu RI, Jakarta Pusat, Minggu (11/2/2024).
Bagja mengatakan exit poll yang viral tersebar aneh. Sebab, tidak jelas sumber data yang ada pada exit poll viral apakah dari hasil pemungutan suara atau prediksi para pemilih.
"Itu aneh, exit poll ini berdasarkan penghitungan atau berdasarkan prediksi, kalau prediksi silakan saja tanya ke masyarakat yang memilih itu hak-hak mereka teman-teman punya metode tersendiri tentang itu,"
ujarnya.
Namun Bagja kembali menegaskan, exit poll yang tersebar bukan merupakan hasil perhitungan suara.
Sebab hingga kini belum dilakukan perhitungan suara hasil pencoblosan di luar negeri.
"Tapi penghitungan itu belum dimulai di seluruh dunia, di seluruh dunia yang ada warga negara Indonesia itu tidak ada. Kemudian teman-teman PPLN melakukan penghitungan lebih dulu, tidak ada," kata dia.
"Jadi apa yang dikatakan Pak Ketua KPU (Hasyim Asyari) jelas benar bahwa tidak ada penghitungan pada saat ini. Sekarang masih pemungutan suara," imbuhnya.
Seperti diketahui, WNI di sejumlah negara ada yang sudah melakukan pemungutan suara Pemilu 2024.
Beberapa di antaranya negara-negara di Timur Tengah. Kemudian PPLN Amerika Serikat hingga Melbourne juga sudah menggelar Pemilu 2024 pada 10 Februari.
(wnv/azh) bawaslu pemilu 2024 pilpres 2024
Daftar Dokter di Gaza yang Dibunuh Zionis Israel
Ludwina Andhara Herawati, Okezone · Rabu 07 Februari 2024 16:29 WIB
Daftar dokter di Gaza yang dibunuh zionis Israel (Foto: LinkedIn)
GAZA - Perang Isral-Hamas yang terjadi di Gaza telah menelan banyak korban jiwa. Baik dari warga sipil hingga tenaga kesehatan seperti para dokter, perawat, dan tenaga medis lainnya yang bekerja sepanjang waktu.
Menurut Doctors Without Borders, pengeboman atas perang tidak hanya merusak fasilitas kesehatan, namun telah menelan korban jiwa. Salah satunya adalah tenaga kesehatan.
Tentu insiden rusaknya fasilitas dan kematian tenaga kesehatan adalah masalah serius, dan telah melanggar Hukum Humaniter Internasional.
Berdasarkan laporan Kementrian Kesehatan Palestina di NPR, 200 lebih petugas kesehatan telah terbunuh di Gaza sejak perang dimulai.
Sekitar 130 lainnya dilaporkan terluka, dan lebih dari 11 ribu orang telah terbunuh akibat respon militer Israel atas militan Hamas yang telah membunuh dan menculik ratusan orang di Israel.
Siapa sajakah dokter yang meninggal akibat serangan Israel? Berikut 4 nama dokter yang menjadi korban serangan Israel.
1. Dr. Hammam Alloh
Melansir CBC News, Dr. Hammam Alloh tewas dalam serangan udara yang diluncurkan Israel dekat Rumah Sakit Al-Shifa, Gaza.
Diketahui Alloh adalah seorang dokter spesialis ginjal yang tinggal di Gaza.
2. Dr. Mahmoud Abu Nujaila
Menurut Front Line Defenders, Dr. Mahmoud Abu Nujaila adalah dokter dan pembela hak asasi manusia di Doctors Without Borders (MSF).
Diketahui pada 21 November 2023, Dr. Nujaila tewas yang diakibatkan oleh serangan udara Israel di Rumah Sakit Al-Awda. Pada saat itu, ia sedang merawat pasien dan rumah sakit tersebut menjadi sasaran3.
Dr. Ahmad Al Sahar
Sama seperti rekannya, Dr. Nujaila, Ahmad Al Sahar adalah seorang dokter dan pembela hak asasi manusia di MSF. Selama terjadinya kerusuhan di Gaza, Dr. Sahar berada di garis terdepan.
Pada 21 November 2023, Dr. Sahar tewas dalam serangan udara Israel di Rumah Sakit Al Awda. Diketahui rumah sakit tersebut menjadi fasilitas kesehatan terakhir yang masih berfungsi sebagian di Gaza bagian utara.
4. Ziad Al-Tatari
Mengutip NGO Monitor, Asosiasi Kesehatan dan Komunitas Awda merekrut Tatari sebagai dokter.
Menyusul kedua rekannya, Nujaila dan Sahar, Tatari tewas diakibatkan serangan yang diluncurkan Israel di Rumah Sakit Al Awda.
(sst)
Lembar Kerja Siswa
Jawablah pertanyan-pertanyaan di bawah ini berdasarkan pemahamanmu terhadap berita di atas!
1) Peristiwa apa yang terjadi?
2) Dimana Perstiwa tersebut terjadi?
3) Kapan peristiwa tersebut terjadi?
4) Siapa sajakah tokoh yang dibahas dalam berita tersebut?
5) Mengapa peristiwa itu terjadi?
6) Bagaimana peristiwa itu terjadi?
Lembar Observasi dan Rubrik Penilaian
A. Lembar observasi siswa No Hari/
Tanggal Nama Kejadian / Perilaku Dimensi Sikap
Pos/
Neg
Tindak Lanjut 1
2 3 4 5
…
B. Rubrik Penilaian formatif
No Indikator Soal Skor
Maksimal
1 Menjawab pertanyaan terkait salah unsur berita
“what/apa” 15
2 Menjawab pertanyaan terkait salah satu unsur berita
“siapa/who” 15
3 Menjawab pertanyaan terkait unsur berita
“dimana/where” 15
4 Menjawab pertanyaan terkait s unsur berita
“when/kapan” 15
5 Menjawab pertanyaan terkait salah satu unsur berita
“Why/mengapa 20
6. Menjawab pertanyaan terkait salah satu unsur berita
“How/bagaimana,
Keterangan : 91-100 = Sangat Baik 82 - 90 = Baik
72 - 81 = Cukup Baik
< 72 = Kurang Baik