• Tidak ada hasil yang ditemukan

power point Kasus Suap

N/A
N/A
Gad Jonathan

Academic year: 2025

Membagikan "power point Kasus Suap"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

KASUS SUAP

PROYEK DINAS PUPR OKU

(PADA MARET 2024)

Kelompok 3

(2)

Objek (Pekerjaan)

Rehabilitasi rumah dinas bupati dan wakil bupati, kantor Dinas PUPR Kab. OKU, perbaikan jalan, hingga pembangunan jembatan

Sumatera Selatan.

(3)

Owner

Dinas PUPR Sumatera Selatan

(4)

Pelaksana Pekerjaan / kontraktor

CV RF, CV BH, CV RE, CV GR, CV DSA, CV ACN, CV MDR Coorporation

(5)

Anggaran

Total 48 Miliar Rupiah

(APBD)

(6)

Modus Korupsi

1.

Perwakilan DPRD (penyelenggara negara) meminta jatah Pokok Pikiran (Pokir) untuk meloloskan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten OKU

Tahun Anggaran 2025.

2.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten OKU berinisial NOP menawarkan 9 proyek kepada pihak swasta dengan Komitmen fee sebesar 22 persen, yaitu 2

persen untuk Dinas PUPR dan 20 persen untuk anggota DPRD.

(7)

Bentuk Korupsi

Suap Menyuap =>

Perbuatan Korupsi Point 1:

Memberi atau menjanjikan sesuatu kepada pegawai negeri atau

penyelenggara negara... Dengan maksud supaya berbuat sesuatu atau tidak berbuat sesuatu dalam jabatannya)

Kepala dinas PUPR Menyalahgunakan kewenangan untuk kepentingan diri sendiri dan sudah jelas

merugikan keuangan negara dengan cara

menawarkan proyek kepada pihak swasta yang sebenarnya harus mengikuti proses lelang dan

dengan komitmen fee sebesar 22% , yaitu 2% untuk

Dinas PUPR dan 20% untuk anggota DPRD

(8)

ANALISIS KASUS DUGAAN KORUPSI PROYEK DINAS PUPR KABUPATEN OGAN KOMERING ULU (OKU) BERDASARKAN BERITA YANG TERSEDIA DAN

HUBUNGANNYA DENGAN

ANALISIS KASUS 3 BENTUK KORUPSI BERIKUT:

(9)

1. Perbuatan curang

Perbuatan korupsi point 4 (dari materi) > setiap orang bertugas mengawasi pembangunan atau menyerahkan bahan bangunan, sengaja membiarkan perbuatan curang.

Modus korupsi > DPRD meminta jatah pokir (pokok pikiran) yang kemudian dialihkan menjadi proyek fisik senilai Rp40 miliar. Nilai ini kemudian turun menjadi 35 miliar rupiah karena keterbatasan anggaran. Modus ini melibatkan pengkondisian perusahaan tertentu untuk memenangkan proyek melalui praktik pinjam nama dan bendera perusahaan.

(10)

2. Gratifikasi

Perbuatan korupsi point 1 ( dari materi ) > setiap gratifikasi kepada pegawai negeri atau penyelenggara dianggap pemberian suap, apabila berhubungan dengan jabatannya dan yang berlawanan dengan kewajiban tugasnya.

Modus Korupsi > Kepala Dinas PUPR menerima uang komitmen dari pihak swasta sebesar Rp2,6 miliar yang sebagian digunakan untuk kepentingan pribadi, termasuk pembelian mobil Toyota Fortuner.

(11)

3. Kerugian Keuangan Negara

Perbuatan korupsi Point 1 dan 2 > ( dari materi )

Secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi

dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada.

Modus korupsi > Anggaran APBD dinaikkan dari Rp 48 miliar menjadi Rp 96 miliar untuk mengakomodasi proyek-proyek ini. Penggelembungan anggaran dan penyelewengan dana proyek menyebabkan potensi kerugian negara. Perwakilan DPRD (penyelenggara negara) meminta jatah Pokok Pikiran (Pokir) loloskan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD)

Negara mengalami kerugian senilai 48 miliar Rupiah.

(12)

Peraturan yang berlaku

1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001:

• Pasal 5 ayat (1): Larangan memberi atau menjanjikan sesuatu kepada penyelenggara negara.

• Pasal 12 huruf a dan b: Larangan bagi penyelenggara negara menerima hadiah atau janji terkait jabatan.

• Pasal 3: Larangan penyalahgunaan kewenangan yang dapat merugikan keuangan negara.

2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara:

• Penyalahgunaan APBD yang berpotensi merugikan keuangan negara.

3) Peraturan terkait pengadaan barang dan jasa pemerintah sebagaimana diatur dalam Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, khususnya terkait transparansi dan akuntabilitas.

(13)

TERIMA KASIH...

Referensi

Dokumen terkait

lll/c, selaku Ketua Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Malang telah berakhir masa jabatannya, maka untuk kepentingan dinas perlu memberhentikan

John Elliot (1982) AR adl kajian situasi sosial dgn maksud untuk meningkatkan kualitas tindakan di dalamnya... Jadi PTK mrp proses berpikir reflektif scr kolektif yg dilaksanakan

melakukan pengawasan kinerja Kepala Desa.Dalam melaksanakan kewenangan yang dimilikinya untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakatnya, Badan Permusyawaratan Desa (BPD)

(1) Maksud Pelimpahan Wewenang Penerbitan Perizinan dan Non Perizinan adalah untuk memperoleh pelimpahan kewenangan Bupati kepada Kepala Badan Penanaman Modal

Ketika harga pakan tinggi, pihak dinas tidak bisa berbuat banyak, karena merasa bukan merupakan kewenangan kabupaten, ada pihak yang lebih besar untuk mengatasi masalah

Kewenangan untuk mengendalikan prilaku Kepala Daerah dan DPRD yang membentuk Peraturan Daerah yang bertentangan dengan kepentingan umum dan/atau Peraturan Perundang-Undangan

untuk usaha dan/atau kegiatan yang menjadi kewenangan provinsi, kepala instansi lingkungan hidup Provinsi melakukan verifikasi permohonan sebagai mana di maksud dal

800 / / 2013 TENTANG GURU BAKTI DILINGKUNGAN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN ACEH BARAT KEPALA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN ACEH BARAT Menimbang : a.. Bahwa untuk kepentingan Dinas, dengan