• Tidak ada hasil yang ditemukan

PPT seminar kasus Nicu - Kelmpok 3

N/A
N/A
ariyanto tuna

Academic year: 2024

Membagikan " PPT seminar kasus Nicu - Kelmpok 3"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

ASUHAN KEPERAWATAN PADA By.F DENGN DIAGNOSA MEDIS MECONIUM

ASPIRASI SYNDROME DIRUANGAN NICU RSUD DR.M.M DUNDA LIMBOTO

Kelompok 3

1. Nerlanti Adam, S.Kep

2. Firli Friyani Ahmad, S.Kep 3. Yelan Y. Lapajili, S.Kep

4. Pujiati, S.Kep

5. Miftahuljanah Hinelo, S.Kep

(2)

IDENTITAS

Inisial Nama Ibu Bayi : Ny.F

Tanggal / jam pengkajian :18 Maret 2024/09.30 Nama Ayah :Tn. MR

Pekerjaan : Swasta

Alamat : Kayu bulan

KEADAAN BAYI BARU LAHIR

Lahir tanggal : 18 Maret 2024 Jam : 08.48 Jenis Kelamin : Laki-laki

Riwayat Persalinan : Spontan

Berat badan Lahir : 3.3800gr

Panjang badan : 50 cm

HR : 122x/menit

Pernapasan : 72 x/menit

Suhu : 370c

(3)

Ket : penilaian menit ke 1 = 3 penilaian menit ke 5 = 5

Tindakan resusitasi : Tidak dilakukan tindakan resusitasi

Tali pusat : Tali pusat layu, berwarna hijau

(4)

PEMERIKSAAN FISIK

Umur : 1 Hari

Berat badan : 3.280gr Panjang : 50cm Antropometri

BBL : 3.300 gr BB sekarang 3.280 gr

PB : 50 cm Nilai Normal 44-52cm

LK : 36 cm Nilai Normal 33-35cm

LP : 30 cm Nilai Normal 31-33cm

LD : 35 cm Nilai Normal 30-38cm

LILA : 11 cm Nilai Normal 10-12cm

(5)

Tanda – Tanda Vital :

Frekuensi Nadi : 140 x/menit Nilai Normaln120-160x/menit Pernapasan : 74x/menit Nilai Normal 40-60x/menit Suhu :37

0

C Nilai Normal 36,5-37,5

0

c SPO2 : 86% Nilai Normal 95-100%

KEPALA & LEHER

Bentuk : Bentuk kepala normal, kulit kepala bersih, warna rambut hitam, tidak ada caput succedaneum

Ubun – ubun : Ubun-ubun datar dan teraba denyut

Mata : Mata simetris kanan dan kiri, sklera ikterik dan konjugtiva merah muda Telinga : Bentu telinga simetris kanan dan kiri, tidak ada serumen

Mulut : Bibir tampak sianosis, lembab tidak ada labio plato skisis

Hidung : kedua lubang simetris kiri dan kanan,bentuk hidung normal, tampak pernapasan cuping hidung, ada secret terpasang CPAT 50%

Leher : Warna merah muda sama dengan kulit tubuh, tidak ada pembesaran kelenjar tiroid,

tidak ada kelainan

(6)

TUBUH

1. Warna : Kulit berwarna merah muda 2. Pergerakan : Pergerakan bayi Nampak Pasif

3. Dada : Bentuk dada simetris, tampak ratraksi dinding dada, pola napas takipnu, RR 74x/Menit, tidak ada bunyi napas tambahan

4. Vernik kaseosa : pada saat dilakukan pemeriksaan tidak ada vernik kaseosa JANTUNG DAN PARU

5. Waktu Pengisian kapiler : < 2detik

6. Frekuensi denyut nadi/iram : 140 X/ menit/ Ireguler

7. Bunyi nafas : Tidak ada bunyi napas tambahan 8. Frekuensi pernafasan : 74X/ menit

Lanjutan pemeriksaan fisik...

(7)

PERUT DAN ABDOMEN

1) Gerakan diagpragmatik : Melibatkan perut dan diagpragmatik PUNGGUNG

1) Keadaan punggung: Keadaan punggung normal, kulit lembab, tidak ada lesi, tidak ada kelainan

2) Lanugo : Nampak sedikit bulu halus di paha kanan kiri dan paling dominan di bagian punggung

GENITALIA

3) Anus : Nampak lubang anus, tidak ada lesi

4) Keadaan : Penis lurus, meatus urinarius di tengah di ujung glans testis dan skrotum penuh,

tidak ada peradangan

(8)

Lanjutan pemeriksaan fisik...

EKTREMITAS

1. Jumlah jari tangan : Jari tangan kanan 5 (lengkap) Jari tangan kiri 5 (lengkap)

2. Jari kaki : Jari kaki kanan 5 (lengkap) Jari kaki kiri 5 (lengkap)

3. Pergerakan : Bayi tampak aktif menggerakan, ekstremitas atas dan bawah

4. Garis telapak kaki : Telapak kaki datar, garis telapak kaki ada

5. Posisi kaki dan tangan : Tampak simetris kaki kiri dan kanan, dan

tangan kiri dan kanan

(9)

STATUS NEUROLOGIS Refleks – reflleks :

1. Moro : Pada saat dibunyikan incubator, bayi tampak merespon dengan kaget 2. Rooting : Pada saat di berikan sentuhan pada pipi bayi, bayi membuka mulut

dan belum mengikuti kearah datangnya rangsangan

3. Mengisap : Pada saat langit-langit mulut bayi disentuh, refleks belum ada

4. Babinski : Pada saat distimulas sentuhan bayi tampak merespon, jempol kaki tertekuk kebelakang dan lainnya menjauh (fleksi)

5. Menggenggam : Pada saat diberikan jari kelingking bayi refleks menggenggam 6. Menangis : Pada saat bayi menangis suaranya melingking dan memanjang

7. Tonus leher : kepala bayi belum berpaling ke sisi yang berlawanan, dan memperpanjang lengan dan kakinya ke sisi tersebut

NUTRISI

1. Jenis makanan : Puasa

2. Diberikan dengan : Puasa

3. Jumlah yang diberikan : Puasa

(10)

Hasil Pemeriksaan Laboratorium Tanggal : 18 Maret 2024 HEMATOLOGI

Darah rutin Hasil Nilai Normal

Hemoglobin 18,5 9/dl 16,5-21,5

Hematokrit 55,5 % 44-45

Eritrosit 5,45 106/mm 4,10-6,10 Juta

Trombosit 202 103/mm 150-450 Ribu

Leukosit 15,9

KIMIA KLINIK

Kimia Hasil Nilai Normal

Gula Darah 71 mg/dl <200 sewaktu

PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK

(11)

No Nama Obat Dosis Indikasi

1. Infus Dextra 10% 12 cc/Jam Pencegahan Hipeglikemia nutrisi parenteral, reidrasi

2. Ceftazidime 2x165/ mg Obat antibiotik untuk mengatasi

infeksi bakteri berat.

(12)

IDENTIFIKASI DATA

1. Keluhan (Data Subjektif) : -

2. Keluhan (Data Objektif) : - Klien Nampak sesak - Pola napas Takipneu - Respirasi 74X/M

- ampak retraksi dinding dada - tampak pernapasan cuping hidung - bibir tampak sianosis

- Meconium Secret ±10cc - N :140x/

- S : 37

0

C

- SPO

2

: 86%

(13)

KEBUTUHAN

1. Gangguan kebutuhan fisiologis (Respirasi) DS : -

DO : - Klien Nampak sesak

- Pola napas Takipneu

- Respirasi 74X/M

- Bibir tampak Sianosis

- Meconium Secret ±10cc

(14)

ANALISA DATA BERDASARKAN PATOFISIOLOGI DAN

PENYIMPANGAN KDM

(15)

KEPERAWATAN

1. Bersihan Jalan tidak Efektif b.d Meconium dijalan nafas d.d

Keluhan (Data Subjektif) : -

Keluhan (Data Objektif) : - Klien Nampak sesak - Pola napas Takipneu - Respirasi 74X/M - bibir tampak sianosis - Meconium Secret ±10cc

(16)

RENCANA TINDAKAN KEPERAWATAN

NO DX

Diagnosa Keperawatan Luaran Keperawatan Intervensi Keperawatan

D.000 1

Bersihan jalan Nafas b.d Meconium dijalan Nafas d.d

Setelah dilakukan tindakan keperawatan 3x24 jam

Manajeman jalan napas

Ds:- Diharapkan Bersihan Jalan Napas

meningkat dengan kriteria hasil:

Observasi

Do: 1. Meconium menurun 1.Monitor pola napas

(frekuensi,kedalaman,usaha napas) -Klien nampak Sesak 2, Dispnea Menurun 2. Monitor bunyi napas tambahan

- Pola Nafas Takipneu 3. Sianosis menurun Terapeutik

- Respirasi 74X/M 4 Frekuensi Napas membaik 3.Pertahankan kepatenan jalan napas dengan head up

- Bibir tampak sianosis 5. Pola napas Membaik 4.Lakukan pengisapan lendir <15 detik

� - Meconium Secret ±10 Edukasi

5.Anjurkan asupan cairan,menyusu (Klien Puasa)

Kolaborasi

6.Kolaborasi pemberian oksigen

(17)

NO DIAGNOSA WAKTU (TGL/JAM)

IMPLEMENTASI EVALUASI

Bersihan jalan Nafas b.d Meconium dijalan Nafas d.d

Senin 18/03/2024 Manajemen jalan napas Jam 14.00

Ds:- 09.30 1. Memonitor pola napas (frekuensi napas) S ;-

Do: Hasil : pola napas takipnea, resprasi

74x/menit

O: - Sesak Berkurang -Pola Nafas Takipneu - Respirasi 66X/M - Sianosis berkurang -Klien nampak Sesak 09.31 2.Memonitor bunyi napas tambahan - Meconium secret 7cc -Pola Nafas Takipneu Hasil : tidak ada bunyi napas tambahan

-Respirasi 74X/M 09.32 3.Mempertahankan kepatenan jalan napas A: Bersihan Jalan Nafas tidak efektif belum teratasi

-Bibir tampak sianosis Hasil : memposisikan klien head up 300 P: Lanjutkan intervensi -meconium Secret

±10

09.33 4.Melakukan penghisapan lendir<15 detik 1.Monitor pola Nafas Hasil : Suction terlayani secret 0,5 cc 2.Monitor bunyi napas 09.34 5.Menganjurkan asupan cairan sesuai

kebutuhan

3.Pertahankan Kepatenan Jalan Nafas Hasil : terpasangan IVFD Cairan dextrose

10% , 8cc/jam

4.Penghisapan lendir <15 detik

09.35 6.Kolaborasi pemberian oksigen 5. menganjurkan asupan Cairan sesuai kebutuhan

Hasil : Pemberian oksigen CPAP FI02 50% 6. Kolaborasi pemberian oksigen CPAP F102 50%

(18)

NO DIAGNOSA WAKTU (TGL/JAM)

IMPLEMENTASI EVALUASI

Bersihan jalan Nafas b.d Meconium dijalan Nafas d.d

Selasa 19/03/2024 Manajemen jalan napas Jam 20.00

Ds:- 14.44 1. Memonitor pola napas (frekuensi napas) S ;-

Do: Hasil : pola napas takipnea, resprasi

50x/menit

O: - Sesak Berkurang -Pola Nafas eupneu - Respirasi 50X/M - Sianosis berkurang - Klien nampak

Sesak

14.45 2.Memonitor bunyi napas tambahan - Meconium secret 5 cc - Pola Nafas

Takipneu

Hasil : tidak ada bunyi napas tambahan A: bersihan jalan napas belum teratasi - Respirasi 74X/M 14.46 3.Mempertahankan kecepatan jalan napas P: Lanjutkan intervensi

- Bibir tampak sianosis

Hasil : memposisikan klien head up 300 1.Monitor pola Nafas - Meconium Secret

±10

14.47 4.Melakukan penghisapan lendir<15 detik 2.Monitor bunyi napas

Hasil : Suction terlayani secret 0,5 cc 3.Pertahankan Kepatenan Jalan Nafas 14.48 5.Menganjurkan asupan cairan menyusu 4.Penghisapan lendir <15 detik

Hasil : terpasangan cairan dextrose dan klien masih puasa

5. menganjurkan asupan Cairan sesuai kebutuhan

14.49 6.pemberian oksigen 6. Kolaborasi pemberian oksigen CPAP F102 50%

Hasil : Pemberian oksigen CPAP FI02 50%

terlayani

IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

(19)

NO DIAGNOSA WAKTU (TGL/JAM) IMPLEMENTASI EVALUASI Bersihan jalan Nafas b.d

Meconium dijalan Nafas d.d

Rabu 20/03/2024 Manajemen jalan napas Jam 14.00

Ds:- 08.15 1. Memonitor pola napas (frekuensi napas) S ;-

Do: Hasil : pola napas takipnea, resprasi

49x/menit

O: - Sesak tidak ada -Pola Nafas eupneu - Respirasi 47X/M - Sianosis tidak ada -Klien nampak Sesak 08.16 2.Memonitor bunyi napas tambahan - Meconium secret 3 cc -Pola Nafas Takipneu Hasil : tidak ada bunyi napas tambahan A : Bersihan jalan Nafas teratasi

-Respirasi 74X/M 08.17 3.Mempertahankan kecepatan jalan napas P : Pertahankan Intervensi -Bibir tampak sianosis Hasil : memposisikan klien head up 300

- Meconium Secret

±10

08.18 4.Melakukan penghisapan lendir<15 detik Hasil : Suction terlayani secret 0,5 cc 08.19 5.Menganjurkan asupan cairan menyusu

Hasil : terpasangan dextrose klien masih puasa

08.20 6. pemberian oksigen

Hasil : Pemberian oksigen CPAP FI02 50%

terlayani

(20)

Thanks

Referensi

Dokumen terkait

Pernapasan klien normal (30x/menit) tanpa adanya penggunaan otot bantu napas. Tidak terdapat suara nafas tambahan atau wheezing. Status tanda vital dalam batas normal. Klien