• Tidak ada hasil yang ditemukan

PPT TENTANG AQIDAH ISLAM

N/A
N/A
Aliffah Hasnanda

Academic year: 2023

Membagikan "PPT TENTANG AQIDAH ISLAM"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

Assalamu’alaikum wr.wb

(2)

“ AQIDAH ISLAM”

Dosen : muntohar, m.pd.i

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO

(3)

Anggota Kelompok

Aisya Maulida (2007010070)

Dian Resti Oktavia (2007010071)

Ratna Dewi Ariyanti (2007010075)

(4)

Pengertian Aqidah Islam

Aqidah sendiri berasal dari kata al-‘aqdu yang artinya kokoh, kuat, dan erat. Akidah secara bahasa berarti keyakinan yang kokoh atas sesuatu sehingga tidak ada keraguan yang mengiringinya. Sedangkan akidah menurut istilah adalah unsur-unsur yang harus dibenarkan dengan hati dan diterima dengan rasa puas serta terhujam kuat dalam lubuk jiwa yang tidak dapat digoncangkan oleh keragu-raguan.

(5)

Makna aqidah islam

Kata aqidah sendiri berasal dari kata al-‘aqdu yang artinya kokoh, kuat, dan erat. Dari sini, maka bisa diketahui bahwa kata akidah secara bahasa berarti keyakinan yang kokoh atas sesuatu sehingga tidak ada keraguan yang mengiringinya. Keyakinan ini tentu saja harus sesuai dengan realita agar akidah yang dimiliki menjadi benar.

(6)

Sumber aqidah

• 1.

Al quran

2. As sunnah

3. Ijma’ para Ulama

4. Akal sehat manusia

(7)

1. Al quran

Allah menurunkan Al-Qur’an sebagai sumber hukum aqidah karena Allah

mengetahui kebutuhan manusia sebagai seorang hamba yang diciptakan untuk beribadah kepada-Nya.

2. As sunnah

As-Sunnah adalah satu jenis wahyu yang datang dari Allah Swt walaupun Lfadznya bukan dari Allah tapi maknanya datang darinya.

3. Ijma’ para Ulama

Ijma’ dalam masalah akidah harus bersandarkan kepada dalil dari Al-Qur’an dan As-Sunnah yang shahih karena perkara aqidah adalah perkara tauqifiyah yang tidak diketahui kecuali dengan jalan wahyu. Sedangkan fungsi Ijma’ adalah menguatkan Al-Qur’an dan As-Sunnah serta menolak kemungkinan terjadinya kesalahan dalam dalil yang dzani sehingga menjadi qotha’i.

4. Akal sehat manusia

Hal ini merupakan bukti bahwa islam sangat memuliakan akal serta memberikan haknya sesuai kedudukannya, dengan cara memberikan batasan dan petunjuk kepada akal agar tidak terjebak dengan pemahaman yang tidak benar

(8)

Manfaat aqidah

Manfaat Ilmu aqidah antara lain:

1. Sebagai sumber dan motifator perbuatan kebaikan dan keutamaan.

2. Membimbing manusia ke jalan yang benar, sekaligus mendorong mereka untuk mengerjakan ibadah dengan penuh keikhlasan.

3. Mengeluarkan jiwa manusia dari kegelapan, kekacauan dan kegoncangan hidup yang dapat menyesatkan.

4. Mengantarkan manusia kepada kesempurnaan lahir dan batin.

5. Memupuk dan melahirkan kesehatan mental seseorang.

6. Memberikan pengajaran dan pendidikan ilmu tauhid.

7. Memupuk dan membentuk kepribadian manusia.

(9)

Ruang lingkup aqidah

Hasan al-Banna mengatakan bahwa ruang lingkup aqidah islam meliputi ilahiyah, nubuwwah, ruhuniyah, dan sam’iyah.

Berikut penjelasannya :

a) Ilahiyat

Yaitu pembahasan tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan ilah (Tuhan, Allah), seperti wujud Allah, nama-nama dan sifat-sifat Allah,perbuatan-perbuatan (af’al) Allah dan sebagainya.

b) Nubuwat

Yaitu pembahasan tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan nabi dan Rasul, termasuk pembicaraan mengenai kitab-kitab Allah, mukjizat, karamat dan sebagainya.

(10)

Ruang lingkup aqidah

c) Ruhaniyat

Yaitu pembahasan tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan alam metafisik seperyi Malaikat, Jin, Iblis, Setan, Roh dan lain sebaginya.

d) Sam’iyat

Yaitu pembahasan tentang segala sesuatu yang hanya bisa diketahui lewat sama’, yaitu dalil naqli berupa al-qur’an dan as-sunnah, seperti alam barzakh, akhirat, azab kubur, tanda-tanda kiamat, surga, neraka dan sebaginya.

(11)

Apa kaidah dan fungsi aqidah

Kaidah Aqidah

Apa yang saya dapat dengan indera saya, saya yakini adanya, kecuali bila akal saya mengatakan ”tidak” berdasarkan pengalaman masa lalu. Keyakinan, di samping diperoleh dengan menyaksikan langsung, juga bisa melalui berita yang diyakini kejujuran si-pembawa berita. Anda tidak berhak memungkiri wujudnya sesuatu, hanya karena anda tidak bisa menjangkaunya dengan indera mata.

Seseorang hanya bisa mengkhayalkan sesuatu yang sudah pernah dijangkau oleh inderanya. Akal hanya bisa menjangkau hal-hal yang terikat dalam ruang dan waktu. Iman adalah fitrah setiap manusia. Kepuasan materiil di dunia sangat terbatas. Keyakinan pada hari akhir adalah konsekuensi logis dari keyakinan tentang adanya Allah.

(12)

Fungsi aqidah

Akidah Islam berfungsi membentuk kesalehan seseorang di dunia, sebagai modal awal mencapai kebahagiaan di akhirat. Hal ini secara fungsional terwujud dengan adanya keyakinan terhadap kehidupan kelak di hari kemudian dan setiap orang mempertanggungjawabkan perbuatanya di dunia.

Akidah Islam berfungsi menyelamatkan seseorang dari keyakinan-keyakinan yang menyimpang, seperti bid’ah, khurafat, dan penyelewengan- penyelewengan lainya.

Akidah islam berfungsi untuk menetapkan seseorang sebagai muslim atau non muslim.

(13)

Prinsip aqidah

1. Berserah diri pada Allah dengan bertauhid

Maksud prinsip ini adalah beribadah murni kepada Allah semata, tidak pada yang lainnya. Siapa yang tidak berserah diri kepada Allah, maka ia termasuk orang-orang yang sombong. Begitu pula orang yang berserah diri pada Allah juga pada selain-Nya (artinya: Allah itu diduakan dalam ibadah), maka ia disebut musyrik. Yang berserah diri pada Allah semata, itulah yang disebut muwahhid (ahli tauhid).

2. Taat kepada Allah dengan melakukan ketaatan

Orang yang bertauhid berarti berprinsip pula menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Ketaatan berarti menjalankan perintah dan menjauhi larangan. Jadi tidak cukup menjadi seorang muwahhid (meyakini Allah itu diesakan dalam ibadah) tanpa ada amal.

(14)

3. Berlepas diri dari syirik dan pelaku syirik

Tidak cukup seseorang berprinsip dengan dua prinsip di atas. Tidak cukup ia hanya beribadah kepada Allah saja, ia juga harus berlepas diri dari syirik dan pelaku syirik. Jadi prinsip seorang muslim adalah ia meyakini batilnya kesyirikan dan ia pun mengkafirkan orang-orang musyrik. Seorang muslim harus membenci dan memusuhi mereka

karena Allah. Karena prinsip seorang muslim adalah mencintai apa dan siapa yang Allah cintai dan membenci apa dan siapa yang Allah benci.

(15)

Penyimpangan aqidah

Sebab-Sebab Penyimpangan dari Aqidah yaitu :

1. Kebodohan terhadap aqidah shahihah, karena tidak mau mempelajari dan mengajarkannya, atau karena kurangnya perhatian terhadapnya.

2. Ta’ashshub (fanatik)

Kepada sesuatu yang diwarisi dari bapak dan nenek moyangnya, sekalipun hal itu batil, dan mencampakkan apa yang menyalahinya, sekalipun hal itu benar.

3. Taqlid Buta

Dengan mengambil pendapat manusia dalam masalah aqidah tanpa megetahui dalilnya dan tanpa menyelidiki seberapa jauh kebenarannya.

(16)

4. Ghuluw (berlebihan)

Dalam mencintai para wali dan orang-orang shalih, serta mengangkat mereka di atas derajat yang semestinya, sehingga menyakini pada diri mereka sesuatu yang tidak mampu dilakukan kecuali oleh Allah, baik berupa mendatangkan kemanfaatan maupun meolak kemudharatan.

5. Ghaflah (lalai)

Terhadap perenungan ayat-ayat Allah yang terhampar di jagat raya ini (ayat- ayat kauniyah) dan ayat-ayat Allah yang tertuang dalam kitabNya (ayat-ayat Qura’niyah).

6. Enggannya media pendidikan dan media informasi melaksanakan tugasnya.

(17)

Cara penanggulangan

penyimpangan dalam aqidah yaitu :

1. Kembali pada Kitabullah dan Sunnah Rasulullah shalallahu ’alaihi wa sallam untuk mengambil aqidah shahihah. Sebagaimana para Salafush Shalih mengambil aqidah mereka dari keduanya. Tidak akan dapat memperbaiki akhir umat ini kecuali apa yang telah memperbaiki umat terdahulunya. Juga dengan mengkaji aqidah golongan yang sesat dan mengenal syubuhat- Asyubuhat mereka untuk kita bantah dan kita waspadai, karena siapa yang tidak mngenal keburukan, ia dikhawatirkan terperosok ke dalamnya.

2. Memberi perhatian pada pengajaran aqidah shahihah, aqidah salaf, di berbagai jenjang pendidikan. Memberi jam pelajaran yang cukup serta mengadakan evaluasi yang ketat dalam menyajikan materi ini.

(18)

3. Harus ditetapkan kitab-kitab salaf yang bersih sebagai materi pelajaran. Sedangkan kitab-kitab kelompok penyeleweng harus dijauhkan.

4. Menyebar para da’i yang meluruskan aqidah umat Islam dengan mengajarkan aqidah salaf serta menjawab dan menolak seluruh aqidah batil.(Kitab Tauhid 1, Dr. Shalih bin Fauzan bin Abdullah al Fauzan).

(19)

TerimaKasih

Wassalamu’alaikum wr.wb

Referensi

Dokumen terkait

Seorang ulama sufi Nasruddin Khasr mengatakan bahwa penafsiran nas al- Qur’ an yang hanya melihat lahirnya, merupakan badan atau pakaian akidah sehingga diperlukan

Kir im aja ke emailnya Babehnya Zayd yaitu [email protected].. Sangat banyak dalil-dalil dar i al Qur ’ an dan sunnah Raulallah ser ta ucapan par a sahabat yang

Sesungguhnya jalan yang benar adalah jalan yang ditempuh oleh ulama kami (hanafiyah), dimana mereka menjadikan al-Qur‟an dan sunnah-sunnah yang masyhur sebagai

Hukum Islam (Syariah) adalah segala peraturan agama yang ditetapkan Allah untuk umat Islam, baik dari alquran maupun sunnah Rasullah Saw dan Ijma Ulama, yang berupa perkataan,

Sedangkan ulama salaf dari kalangan sahabat dan tabi`in menghalalkan alat musik sebab mereka mencermati memang tidak datang dalil baik dalam Al-Qur`an ataupun hadits yang terang

ucapan Sayyid Quthb dalam Fi zhilalil Qur-an tentang tafsiran al Istawa-u ‘Alal ‘Arsy salah, namun juga ulama Ahlus Sunnah yang akan ana sebutkan insya Allah.. Seringkali

Sungguh amat jelas bahawa jumhur ulama Ahlu Sunnah berpegang kepada pendapat bahawa hadis Ahad tidak boleh menjadi hujah (dalil) dalam masalah akidah kerana berfaedah

Suhartono dan Nurfaizah Konsep Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah Menurut Syaikh Abdul Qodir al-Jailani ada sesembahan yang hak kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan