• Tidak ada hasil yang ditemukan

PRESENTATION SPORT PEDAGOGY Slide

N/A
N/A
Hala Madrid

Academic year: 2023

Membagikan "PRESENTATION SPORT PEDAGOGY Slide"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

SPORT PEDAGOGY

P R E S E N T A T I O N

(2)

KELOMPOK 2 :

Linggo Agny Bintang Perdana (O0122077) M Nadhif Ismail (O0122079)

Monasari Ramadayani (O0122090) Muhammad Alfan Baqhij (O0122095)

Muhammad Restu Zoga A.B. (O0122099)

Destra Kanida Wahyu Aska (O0122139)

(3)

1.TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik melakukan tekhnik gerak dasar yaitu lari zigzag,kemampuan gerak

dasar ini untuk melatih kelincahan para peserta didik

(4)

2.GAYA MENGAJAR

Gaya mengajar yang digunakan oleh pengajar

adalah gaya comando dimana semua aspek pembelajaran disiapkan

oleh guru serta guru bertanggung jawab atas semua pembelajaran yang

dilakukannya.

(5)

3.PREDIKSI GAYA BELAJAR

Menggunakan gaya belajar kinestetik karena peserta didik banyak melakukan

aktivitas fisik dan banyak melakukan gerakan apa yang di peragakan oleh

guru.

(6)

4. peserta didik

Peserta didik melakukan gerakan lari zigzag dengan minat dan

semangat. Namun masih beberapa siswa yang menguasai lari zigzag secara baik dan beberapa juga yang

masih sulit untuk melakukannya.

(7)

5. materi belajar

Materi pembelajaran sesuai dengan RPP yang terdiri dari

penilaian pengetahuan,

keterampilan, dan sikap dalam

mencapai standar kompetensi.

(8)

6. jenis asesmen

Asesmen yang digunakan yaitu formatif. Guru berfungsi sebagai

pengawas murid dan

meningkatkan perkembangan murid. Sedangkan murid

membangun pengetahuan dan meningkatkan kemampuan

dengan beraktivitas.

(9)

7. pengelolaan waktu

kumpul di lapngan 5 menit pemanasan 10 menit

materi gerak manipulatif dengan alat 30 menit

kegiatan lain lain (refreshing) 10 menit

kembali ke kelas 5 menit Guru mengelola waktu

pembelajaran sebagai berikut : 1.

2.

3.

4.

5.

(10)

8. CARA KOMUNIKASI

Guru menggunakan komunikasi yang mudah dipahami oleh para

murid, sehingga ketika murid diminta mempraktikkan apa yang

guru sampaikan banyak murid yang bisa meniru gerakan dari

guru.

(11)

9. CARA BERTANYA

Dikarenakan guru mengajar di kelas 1 yaitu masa peralihan dari TK ke SD,

sehingga para murid masih banyak yang terbawa suasana di TK yaitu dominan dengan bermain. Oleh karena itu, masih banyak murid kurang menanyakan suatu

hal diluar materi yang disampaikan oleh guru.

(12)

10. PENGELOLAAN KELAS

Saat dilapangan guru mengelola murid dengan cara berbaris. Masih banyak murid

yang sulit diatur, akan tetapi guru memiliki beberapa cara agar murid dapat dengan tertib seperti guru memberikan ancaman

dengan nada lembut bahwa murid yang tidak tertib maka tidak akan diberikan jam istirahat atau guru memberikan pernyataan

bahwa siapa yang paling tertib maka akan mendapatkan bintang di kelas.

(13)

Lokasi mengajar dilapangan berada pada posisi diantara sawah-sawah, dan terdapat sungai kecil yang menyekat antara lapangan dan sawah tersebut.

Hal tersebut dapat mengalihkan perhatian siswa dalam proses pembelajaran olahraga, karena siswa

terfokus pada explore terhadap apa yang ada di sawah dan sungai tersebut.

11. Lokasi Mengajar

(14)

12. Penempatan

Posisi guru dalam menepatkan diri berada di depan murid dengan posisi central. Hal tersebut bertujuan supaya siswa tetap fokus mendengarkan guru.

Selain itu sesekali guru berada pada posisi mengelilingi siswa untuk

mengontrol proses pembelajaran yang

sedang berlangsung.

(15)

13. Penampilan

Guru berpenampilan rapi, sopan dan sesuai kriteria guru

Pendidikan Jasmani. Mengenakan celana training, baju olahraga

berkerah, sepatu kets, dan

bertopi sebagai pelengkap.

(16)

14. Parameter

Guru menggunakan parameter dengan efektif dan efisien. Mulai dari penggunaan lapangan sebagai sarana pembelajaran dan

juga cone sebagai alat atau instrumen pembelajaran. Selain itu guru dapat

menjelaskan materi dengan baik sehingga murid dapat memahami dan

mempraktekkan.

(17)

15. Proses asesmen

Proses asesmen menggunakan asesmen

formatif dimana guru guru menjelaskan dan memberi contoh materi kemudian menilai sejauh mana siswa memahami materi yang

disampaikan yaitu lari zigzag dengan alat, kemudian guru menggunakan latihan

tersebut untuk pembelajaran berkelanjutan.

(18)

16. self evaluation

Dalam pembelajaran yang kami amati, guru sudah baik dan efektif dalam

memberikan materi dan penjelasan akan tetapi hambatan dalam

pembelajaran tersebut ialah tempatnya yang kurang efektif, dikarenakan dekat

dengan sawah sehingga guru susah untuk mengatur murid karena fokus

murid teralihkan untuk bermain.

(19)

Sekian terimakasih

Bila ada yang ditanyakan nanti sleepcall aja

Referensi

Dokumen terkait

Penilaian diri merupakan suatu proses penilian formatif selama siswa merefleksikan dan mengevaluasi kualitas pekerjaan dan belajarnya, menilai sejauh mana dia

(Refleksi pencapaian siswa/ formatif asesmen, dan refleksi guru untuk mengetahui ketercapaian proses pembelajaran dan

Memberi kesimpulan kepada siswa untuk menanyakan materi yang kurang jelas (rasa ingin tahu)d. Guru memberi

Penilaian diri merupakan suatu proses penilian formatif selama siswa merefleksikan dan mengevaluasi kualitas pekerjaan dan belajarnya, menilai sejauh mana dia

Dalam pertemuan kedua Guru menjelaskan materi tentang energi bunyi dan kegunaannya, Dengan menggunakan alat peraga guru memberi contoh terjadinya Gitar yang dapat

Dalam konteks pembelajaran IPA untuk siswa kelas 4 di MI, asesmen ranah kognitif ini akan membantu guru untuk memahami sejauh mana siswa telah menguasai materi pelajaran dan dapat

asesmen formatif: pengambilan data kemajuan belajar yang dapat dilakukan oleh guru atau peserta didik dalam proses pembelajaran asesmen sumatif: penilaian hasil belajar secara

asesmen formatif: pengambilan data kemajuan belajar yang dapat dilakukan oleh guru atau peserta didik dalam proses pembelajaran asesmen sumatif: penilaian hasil belajar secara