PRINSIP DIIT PADA IBU HAMIL DENGAN
DIABETES MELLITUS
Disusun untuk memenuhi tugas gizi dalam kespro yang diampu oleh IbuYunita K S, S.Tr.Keb, M.Kes
1.Lailatul Qomariyah 2.Lukluatil Jannah
3.Meisinta Rahmadani
kel 4
LATAR
BELAKANG
Diet diabetes mellitus merupakan pengaturan pola makan bagi penderita diabetes mellitus berdasarkan jumlah, jenis, dan jadwal pemberian makanan (Sulistyowati, 2009).Prinsip diet bagi penderita DM adalah mengurangi dan mengatur konsumsi karbohidrat sehingga tidak menjadi beban bagi mekanisme pengaturan gula darah. Menjadi diabetisi sering segera dikaitkan dengan tidak boleh makan gula. Memang benar gula menaikkan gula darah namun perlu diketahui bahwa semua makanan juga menaikkan gula darah.
Pengaturan makan (diet) merupakan komponen utama keberhasilan pengelolaan Diabetes Mellitus, akan tetapi mempunyai kendala yang sangat besar yaitu
kepatuhan seseorang untuk menjalaninya. Prinsip pengaturan makan pada penderita diabetes hampir sama dengan anjuran makan untuk orang sehat masyarakat umum, yaitu makanan yang beragam bergizi dan berimbang atau lebih dikenal dengan gizi seimbang maksudnya adalah sesuai dengan kebutuhan
kalori dan zat gizi masing-masing individu.
RUMUSAN MASALAH
1.Definisi Diabetes Melitus 2.Etiologi
3.Patofisiologi
4.Definisi Diet pada Ibu Hamil
5.Faktor Risiko dan Penatalaksanaan Melitus pada Kehamilan 6.Tanda dan Gejala
7 .Komplikasi
DEFINISI
DIABETES MELITUS
DIABETES mellitus pada kehamilan dalam istilah kedokteran disebut diabet mellitus gestasional. Diabetes mellitus ini mungkin hanya berlangsung selama kehamilan tetapi dapat juga berlanjut meski sudah tidak hamil lagi. Menurut penelitian sekitar 40-60 persen ibu yang mengalami diabetes melitus pada kehamilan dan berlanjut mengidap diabetes mellitus setelah persalinan.
Disarankan agar setelah persalinan pemeriksaan guladarah diulang secara berkala misalnya setiap enam bulan sekali. Diabetes Melitus merupakan penyakit metabolik yang terjadi oleh interaksi berbagai faktor:
genetik, imunologik, lingkungan dan gaya hidup.
Diabetes Melitus adalah kumpulan gejala yang timbul pada seseorang yang disebabkan oleh adanya peningkatan kadar glukosa darah akibat penurunan sekresi insulin progresif dilatar belakangi oleh resistensi insulin. Pernyataan selaras dengan IDF (2017) yang menyatakan bahwa diabetes melitus merupakan kondisi kronis yang terjadi saat meningkatnya kadar glukosa dalam darah karena ltu tidakmampu memproduksi banyak hormoninsulin.
ETIOLOGI
DMG disebabkan karna kekurangn insulin yang disebabkan karna adanya kerusakan sebagian kecil atau sebagian besar sel-sel beta pulau langerhans dalam kelenjar pancreas yang bekerj a men gha silk an ins uli n. Pldfn fdf am keh ami lanter jad i tcecdj ub aha n met abo endokrin dan karbohidrat untuk makanan janin dan persiapan untuk menyusui. Bila tidak mampu meningkatkan produksi insulin yang mengakibatkan hyper kehamilan (DM yang timbul dalam kehamilan).
PATOFISIOLOGI
Pada DMC, selain perubahan-perubahan fisiologi tersebut, akan terjadi suatu keadaan di mana jumlah/fimgsi insulin menjadi tidak optimal. Terjadi perubahan kinetika insulin dan resistensi terhadap efek insulin. Akibatnya komposisi sumber energi dalam plasma ibu bertambah (kadar gula darah inge, kadar insulin tetap tinggi). Melalu difusi terfasilitasi dalam membran plasenta, dimana sirkulasi janin juga ikut terjadi komposisi sumber energi abnormal (menyebabkan.
kemungkaran terjadi berbagai komplikasi selain itu terjadi juga hiperimulmemin sehingga janin juga mengalami gangguan metabolic (hipoglikemia, hipomagnesemia, hipokalsemia, hiperbilirubinemia dan schagainya)
DEFINISI DIIT PADA IBU HAMIL
Diet adalah penatalaksanaan yang penting dari kedua tipe DM. Makanan yang masuk harus di bagi merata sepanjang hari, ini harus konsisten dari hari ke hari adalah sangat penting bagi pasien yang menerima insulin di korrdinasikan antara makanan yang masuk dengan aktivitas insulin lebih jauh, orang dengan DM tipe II cenderung kegemukan, dimana ini berhubungan dengan resistensi insulin, bagi hiperglikemia. Toleransi glukosa sering membaik dengan penurunan berat badan Kehamilan.
FAKTOR RISIKO DAN
PENATALAKSANAAN MELITUS PADA KEHAMILAN
Faktor risiko diabetes mellitus pada kehamilan adalah riwayat keguguran
berulang, pernah melahirkan bayi yang beratnya sama dengan atau
melebihi 4000 g, pernah mengalami preeklamsia (keracunan kehamilan),
atau pernah melahirkan bayi mati tanpa sebab yang jelas atau bayi dengan
cacat bawaan. Selain itu yang juga merupakan faktor risiko adalah usia ibu
hamil yang melebihi 30 tahun, riwayat diabetes mellitus dalam keluarga,
serta pernah mengalami diabetes mellitus pada kehamilan sebelumnya.
Penatalaksanaan diabetes pada kehamilan sebaiknya dilakukan secara terpadu antara dokter kebidanan, penyakit dalam, ahli gizi, dan spesialis anak.
Sasaran penatalaksanaan adalah mencapai kadar gula darah yang normal yaitu gula darah puasa kurang dari 105 mg/dl dan dua jam sesudah makan kurang dari 120 mg/dl. Sasaran dapat dicapai dengan melakukanpengaturanmakan.
Bila diperlukan maka diberikan insulin untuk menurunkan kadar gula darah mencapai normal. Biasanya bila kadar gula darah puasa melebihi atau sama dengan 130 mg/dl di samping perencanaan makan perlu diberikan insulin.
Bila kadar gula darah puasa di bawah 130 mg/dl, penatalaksanaan dapat
dimulai dengan perencanaan makan saja. Dalam perencanaan makan
dianjurkan jumlah kalori sebesar 35 kal/kg berat badan ideal, kecuali bila
penderita gemuk jumlah kalori dikurangi. Pada kehamilan biasanya perlu
dipertimbangkan penambahan kalori sebanyak 300 kal. Agar janin dalam
kandungan dapat tumbuh secara baik dianjurkan untuk mengkonsumsi protein
sebesarl-1,5g.
TANDA DAN GEJALA
a. Sering kencing pada malam hari(polyuria) b. Selalu merasa haus (polydipsia)
c. Selalu merasa lapar (polyfagis)
d. Selalu merasa lelah atau kekurangan energi e. Penglihatan menjadi kabur
f. Hyperglaisimia (peningkatan abnormal kandungan gula dalam darah) g.Cilaikosuria (glukosa dalam urine)
h.Mata kabur Pruritus vulva.
i.Ketonemia j. BB menurun
k. Gula darah 2 jam pp> 200 mg/dl. 1. Gula darah sewaktu 200 mg dl
m. Gula durah puasa > 126 mg/dl.
KOMPLIKASI
a. Tekanan darah tinggi, preeclampsia dan eclampsia. Gestational diabetes akan meningkatkan resiko ibu untuk mengalami tekanan darah yang tinggi selama kehamilan.
Hal tersebut juga akan meningkatkan resiko ibu untuk terkena preeclampsia dan eclampsia, yaitu 2 buah komplikasi serius dari kehamilan yang menyebabkan naiknya tekanan darah & gejala lain, yang dapat membahayakan ibu maupun sang buah hati.
b. Diabetes di kemudian hari. Jika mengalami gestational diabetes, maka kemungkinan besar akan mengalami kembali pada kehamilan berikutnya. Selain itu, ibu juga beresiko untuk menderita diabetes tipe 2 di kemudian hari. Akan tetapi dengan mengatur gaya hidup seperti makan makanan yang bemutrisi & berolahraga dapat mengurangi resiko terkena diabetes tipe 2 nantinya. Untuk wanita dengan riwayat gestational diabetes, yang berhasi menurunkan berat badan hingga ideal setelah melahirkan, maka resikonya untuk terkena diabetes tipe 2 hanya kurang dari I per 4 wanita.
KESIMPULAN PRESENTASI
1.Kesimpulan
Diabetes Mellitus Gestasional (DMG) didefinisikan sebagai gangguan toleransi glukosa berbagai tingkat yang diketahui pertama kali saat hamil tanpa membedakan apakah penderita perlu mendapat insulin atau tidak. Dalam kehamilan terjadi perubahan metabolism endokrin dan karbohidratuntuk makanan janin dan persiapan untuk menyusui. Bila tidak mampu meningkatkan produksi insulin yang mengakibatkan hyperglikemia atau DM kehamilan (DM yang timbul dalam kehamilan). Pengelolaan DMG juga terutama didasari atas pengolahan gizi/diet dan pengendalian berat badan ibu.
2.Saran
Adapun saran yang dapat kami berikan adalah pengobatan diabetes melitus pada ibu hamil dimulai perubahan gaya hidup yang menjadi lebih sehat dengan konsumsi makanan bergizi seimbang yang cukup untuk kebutuhan gizi pada ibu dan bayi, rajin berolahraga dan melakukan kontrol gula darah Secara rutin setiap 2x seminggu. Makalah ini masih banyak kekurangan dan kelemahannya, tetapi semoga makalah ini dapat berguna bagi penulis pada khususnya dan para pembaca pada umumnya.
SILAHKAN
BERTANYA
TERIMA KASIH
Kepada semuanya yang telah hadir disini