BAB II
PROFIL PERUSAHAAN 2.1 Sejarah Umum
Gambar 2. 1 Logo DISPERKIM
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang perumahan dan kawasan permukiman berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan. Pembentukan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Semarang berdasarkan Peraturan Walikota Semarang Nomor 65 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, serta Tata Kerja Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Semarang.Organisasi ini didirikan untuk menangani berbagai masalah yang berkaitan dengan perumahan dan kawasan permukiman di Kota Semarang, dengan penekanan khusus pada penyediaan infrastruktur yang layak bagi masyarakat.
Disperkim memiliki visi untuk mewujudkan Kota Semarang sebagai kota yang nyaman, aman, dan berkelanjutan dengan sistem perumahan yang layak.
Misi utama Disperkim adalah mengembangkan sistem perumahan yang ramah lingkungan, meningkatkan aksesibilitas dan keamanan kawasan permukiman, serta mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam pengelolaan PJU. Dengan
demikian, Disperkim berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan fasilitas yang memadai
Disperkim terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan dan infrastruktur perumahan di Kota Semarang dengan inovasi dan kerjasama yang erat dengan berbagai pihak. Seiring berjalannya waktu, diharapkan Dinas ini dapat
memberikan kontribusi yang lebih besar dalam menciptakan kota yang nyaman dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.
2.2 Pola Manajemen Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Semarang
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang
memiliki struktur organisasi yang terdiri dari beberapa bagian kerja yang spesifik.
Setiap bagian memiliki tanggung jawab yang terdefinisi dengan baik untuk mendukung pengelolaan perumahan, kawasan permukiman, dan fasilitas umum, termasuk Penerangan Jalan Umum (PJU).
2.2.1 Struktur Organisasi
Gambar 2. 2 Struktur Organisasi DISPERKIM
Struktur organisasi Disperkim terdiri dari:
1. Kepala Dinas: Bertanggung jawab atas keseluruhan operasional dan pengambilan keputusan strategis.
2. Sekretariat: Mengelola administrasi dan koordinasi antar bidang.
3. Bidang Perencanaan dan Pengembangan: Melakukan perencanaan strategis dan pengembangan program kerja Disperkim.
4. Bidang Pemeliharaan dan Pengelolaan PJU: Bertanggung jawab atas perencanaan, pengadaan, pemasangan, dan pemeliharaan lampu PJU.
5. Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman: Mengelola perumahan dan pengembangan kawasan permukiman.
6. Bidang Pengawasan dan Evaluasi: Memastikan semua program berjalan sesuai dengan standar dan peraturan yang berlaku.
7. Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman: Mengelola perumahan dan pengembangan kawasan permukiman.
8. Bidang Pengawasan dan Evaluasi: Memastikan semua program berjalan sesuai dengan standar dan peraturan yang berlaku.
2.2.2 Fungsi Utama
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dalam melaksanakan tugas berfungsi sebagai berikut:
1. Perumusan kebijakan Bidang Pertamanan dan Pemakaman, Bidang Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum, Bidang Permukiman, dan Bidang Rumah Umum dan Rumah Swadaya;
2. Perumusan rencana strategis sesuai dengan visi dan misi Walikota;
3. Pengkoordinasian tugas-tugas dalam rangka pelaksanaan program dan kegiatan Kesekretariatan, Bidang Pertamanan dan Pemakaman, Bidang Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum, Bidang Permukiman, dan Bidang Rumah Umum dan RumahSwadaya UPTD;
4. Penyelenggaraan pembinaan kepada bawahan dalam lingkup tanggung jawabnya;
5. Penyelenggaraan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
6. Penyelenggaraan kerjasama Bidang Pertamanan dan Pemakaman, Bidang Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum, Bidang Permukiman, dan Bidang Rumah Umum dan Rumah Swadaya;
7. Penyelenggaraan kesekretariatan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman;
8. Penyelenggaraan program dan kegiatan Bidang Pertamanan dan Pemakaman,Bidang Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum, Bidang Permukiman, Bidang Rumah Umum dan Rumah Swadaya, dan UPTD;
9. Penyelenggaraan penilaian kinerja pegawai;
10. Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi program dan kegiatan Bidang Pertamanan dan Pemakaman, Bidang Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum, Bidang Permukiman, Bidang Rumah Umum dan Rumah Swadaya, dan UPTD;
11. Penyelenggaraan laporan pelaksanaan program dan kegiatan; dan
Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Walikota terkait dengan tugas dan fungsinya.
2.2.3 Pelaksanaan Kerja Praktek
Tanggal : 16 Desember 2024 -28 November 2025
Tempat kerja praktek : Kantor Gangguan PJU Kota Semarang, Jl Taman Beringin,Sekayu,Kecamatan Semarang
Tengah,Kota Semarang,Jawa Tengah.
Pembimbing Lapangan :
Mahasiswa melakukan kerja praktek 5 hari dalam 1 minggu dengan jadwal sebagai berikut:
Tabel 2. 1 Jadwal Kerja Praktek
Kegiatan yang dilakukan mahasiswa pada saat melakukan kerja praktek antara lain :
1.Mengikuti praktek di lapangan langsung bersama mekanik Kantor Gangguan PJU Kota Semarang,meliputi pengecekan,perbaikan,dan pemeliharaan PJU Kota Semarang.
2. Mengikuti praktek analisa gangguan pada penerangan jalan sesuai laporan masyarakat, serta mengerjakan problem yang terjadi di lapangan.
HARI WAKTU
SENIN 08.00 – 04.00
SELASA 08.00 – 04.00
RABU 08.00 – 04.00
KAMIS 08.00 – 04.00
JUMAT 08.00 – 04.00
SABTU OFF
MINGGU OFF