• Tidak ada hasil yang ditemukan

Profil Kelompok Perikanan Camar Laut dan Potensi Sumber Daya Laut Indonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Profil Kelompok Perikanan Camar Laut dan Potensi Sumber Daya Laut Indonesia"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

PROFIL KELOMPOK PERIKANAN CAMAR LAUT

(NO. REG.1.1.2806.0516.0917)

DESA TOLINGGULA PANTAI KEC. TOLINGGULA KAB. GORONTALO UTARA

PENYULUH PERIKANAN : SRI STEVIANA LIMBE, S.Pi

SATMINKAL BITUNG

PUSAT PELATIHAN DAN PENYULUHAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

BADAN RISET DAN SDM KELAUTAN DAN PERIKANAN

KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

(2)

1. SEJARAH TERBENTUKNYA KELOMPOK A. Latar Belakang

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki laut yang luasnya sekitar 5,8 juta km² dan menurut World Resources Institute tahun 1998 memilki garis pantai sepanjang 91.181 km yang di dalamnya terkandung sumber daya perikanan dan kelautan yang mempunyai potensi besar untuk dijadikan tumpuan pembangunan ekonomi berbasis sumber daya alam.

Berdasarkan laporan FAO Year Book 2009, saat ini Indonesia telah menjadi negara produsen perikanan dunia, di samping China, Peru, USA dan beberapa negara kelautan lainnya. Produksi perikanan tangkap Indonesia sampai pada tahun 2007 berada pada peringkat ke-3 dunia, dengan tingkat produksi perikanan tangkap pada periode 2003-2007 mengalami kenaikan rata-rata produksi sebesar 1,54%.

Pemanfaatan sumberdaya perikanan dari waktu ke waktu terus mengalami peningkatan, mengikuti permintaan yang cenderung terus bertambah, baik jumlah maupun jenisnya.

Meningkatnya upaya sumberdaya perikanan mendorong berkembangnya teknik dan taktik penangkapan (fishing technique and fishing tactics) untuk dapat memproduksi secara lebih efektif dan efisien (Ayodhyoa, 1983).

Pemanfaatan sumberdaya hayati laut tidak lepas dari kegiatan operasi penangkapan ikan yang melibatkan berbagai unit penangkapan ikan, unit penangkapan ikan yang berkembang saat ini cukup bervariasi mulai dari yang berukuran kecil seperti tombak, serok dan pancing sampai alat tangkap yang berukuran besar seperti trawl, purse seine, rawai tuna serta payang. Payang merupakan salah satu unit penangkapan ikan yang umum dikenal dan dioperasikan hampir di seluruh perairan indonesia (Subani, 1978).

Kelompok Nelayan “Camar Laut” merupakan kelompok nelayan perikanan yang bergerak di bidang perikanan tangkap khususnya penangkapan ikan demersal. Terbentuknya Kelompok Nelayan “Bintang Laut” tidak lepas dari tersedianya sumberdaya ikan yang berada di wilayah perairan laut sulawesi dan sekitarnya. Keadaan geografis wilayah Desa Tolinggula Pantai di pesisir pantai perairan Laut Sulawesi sehingga banyak masyarakat di Desa Tolinggula Pantai bermata pencaharian sebagai nelayan. Namun karena kegiatan ini masih dilakukan secara individual dan sarana yang masih sederhana maka keberadaan nelayan wilayah penangkapannya hanya disekitar pesisir pantai Laut Sulawesi.

(3)

Dari permasalahan tersebut maka para tokoh masyarkat di bidang perikanan mengumpulkan para nelayan untuk membicarakan permasalahan dibidang usaha perikanan.

Hasil dari musyawarah tersebut terbentuklah kesepakatan untuk membentuk suatu kelembagaan yang memiliki visi, misi dan tujuan untuk memajukan perikanan. Maka dari itu berdirilah satu Kelompok Nelayan yaitu “Camar Laut” tepatnya tanggal 11 Mei 2016 kelompok ini dengan jumlah anggota 8 orang. Keberadaan kelompok ini dijadikan sebagai wahana bertukar pikiran bagi para nelayan dalam menghadapi permasalahan dibidang usaha perikanan dan mencari cara pemecahannya.

Seiring berjalannya waktu maka Kelompok Nelayan “Camar Laut” terus berusaha bekerja sama dalam meningkatkan kegiatan usaha di bidang perikanan. Walaupun dengan keterbatasan permodalan yang diusahakan secara swadaya namun tekad para pengurus dan anggota kelompok tetap teguh untuk memajukan kesejahteraan masyarakat melalui penangkapan ikan.

B. Tujuan

1. Menampung aspirasi anggota kelompok untuk memecahkan masalah dalam usaha bidang perikanan

2. Menumbuhkan dan memperkuat kerjasama dalam kelompok 3. Mengembangkan keterampilan dibidang usaha perikanan C. Visi dan Misi

a. Visi

Visi kelompok nelayan KUB Camar Laut adalah mewujudkan Kelompok Nelayan yang tangguh dibidang usaha perikanan tangkap.

b. Misi

Adapun Misi dari kelompok nelayan KUB Camar Laut yaitu :

1. Membuka peluang baru bagi investor dan menjalin kemitraan dibidang usaha perikanan tangkap

2. Pengadaan Sarana dan Prasarana Penangkapan Ikan 3. Pembenahan Kelompok

(4)

II. DATA DASAR KELOMPOK

A. Nama dan Alamat Kelompok Kelautan dan Perikanan

a. Nama : KUB Camar Laut

b. Nomor Badan Hukum : -

c. Alamat : Jl. Trans Sulawesi

d. Dusun : Sakulati

e. Desa : Tolinggula Pantai

f. Kecamatan : Tolinggula

g. Kabupaten : Gorontalo Utara

h. Propinsi : Gorontalo

i. No.Telp/Fax Sekretariat : - j. No. HP Ketua Kelompok : -

k. Email : -

l. Koordinat : 1.016875, 122.208274 B. Peta lokasi kelompok

C. Penumbuhan Kelompok

a. Tanggal/Bln/Tahun Pendirian : (11/05/2016)

b. Kelas Kelompok : Pemula

c. Nomor Sertifikat Pengukuhan : 1.1.28.01.0516.0917

(5)

D. Peningkatan Kelompok a. Tanggal/Bln/Tahun : - b. Kelas Kelompok : - c. Nomor Sertifikat : -

E. Pengurus dan Anggota Kelompok

Kelompok Nelayan “KUB Camar Laut” memiliki jumlah anggota sebanyak Delapan (8) orang. Sebagaimana rincian sebagai berikut :

No Nama L/P Umur

(tahun)

Pendidikan

terakhir Alamat Jabatan di Kelompok 1 Ramli Punengo

L 39 SD Desa Tolinggula

Pantai Ketua 2 Anton Punono

L 35 SD Desa Tolinggula

Pantai Sekretaris 3 Asra Boroma

L 35 SD Desa Tolinggula

Pantai Bendahara 4 Amir Boroma

L 60 SD Desa Tolinggula

Pantai Pengawas 5 Rido Baco

L 49 SD Desa Tolinggula

Pantai Anggota 6 Rullah Hakim

L 36 SD Desa Tolinggula

Pantai Anggota 7 Riwan Alimu

L 39 SD Desa Tolinggula

Pantai Anggota 8 Pian Paramata

L 24 SD Desa Tolinggula

Pantai Anggota

(6)

III. STRUKTUR ORGANISASI

IV. PERKEMBANGAN USAHA KELOMPOK a. Jenis Usaha :

Jenis usaha yang di geluti oleh kelompok nelayan KUB Bintang Laut adalah Usaha Penangkapan ikan khususnya ikan demersal yang ada di sekitaran perairan sulawesi.

Pembina :

Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan Gorontalo Utara

Bendahara Asra Boroma Penyuluh Perikanan : Sri Steviana Limbe, S.Pi

Ketua Ramli Punengo

Sekretaris Anton Punono

Pengawas Pian Paramata

Anggota 1. Amir Boroma 2. Rido Baco 3. Rullah Hakim 4. Riwan Alimu

(7)

b. Komoditas yang diusahakan 1. Selar

2. Lolosi 3. Cakalang 4. Kembung

c. Data Produksi dan Produktivitas

No Jenis Komoditi

Produksi Vol (Ton)

(1) (2)

1 Selar 5.34

2 Lolosi 2.76

3 Cakalang 18

4 Kembung 1.44

(8)

d. Aset Kelompok Perikanan

No. Nama Barang Jumlah Nama Pemilik Nominal

1 Perahu Motor

< 3GT 8 Unit

Ramli Punengo Anton Punono

Asra Boroma Amir Boroma Rido Baco Rullah Hakim

Riwan Alimu Pian Paramata

Rp. 2.500.000 Rp. 3.500.000 Rp. 3.500.000 Rp. 2.500.000 Rp. 3.000.000 Rp. 3.000.000 Rp. 2.500.000 Rp. 3.000.000

2

Mesin Katinting 6,5

PK

8 Unit

Ramli Punengo Anton Punono

Asra Boroma Amir Boroma Rido Baco Rullah Hakim

Riwan Alimu Pian Paramata

Rp. 2.500.000

3 Handline 80 Unit Kelompok Rp. 10.000.000

e. Omset Usaha Anggota Kelompok

Omzet kelompok sebesar Rp. 377.100.000 selama 1 tahun, dengan rincian : NO Nama Anggota Kelompok Omzet per tahun (Rp)

1 Ramli Punengo Rp. 36.000.000

2 Anton Punono Rp. 90.000.000

3 Asra Boroma Rp. 90.000.000

4 Amir Boroma Rp. 13.500.000

5 Rido Baco Rp. 36.000.000

6 Rullah Hakim Rp. 28.800.000

7 Riwan Alimu Rp. 28.800.000

8 Pian Paramata Rp.54.000.000

TOTAL Rp. 377.100.000

(9)

f. Program Kerja - Kegiatan Rutin

Kegiatan rutin yang dilaksanakan adalah pertemuan kelompok bulanan 1 bulan sekali sesuai dengan jadwal dan kebutuhan untuk mengevaluasi kegiatan maupun pemberian penyuluhan mengenai perikanan.

- Kegiatan Usaha

Kegiatan usaha Kelompok Nelayan Camar Laut adalah penangkapan ikan dengan wilayah penangkapan di sekitar perairan sulawesi dan sekitarnya sampai pemasaran ke para penampung ikan.

- Sekretariat Kelompok

Kelompok Nelayan telah memiliki satu bangunan sekretariat kelompok tepatnya dirumah ketua kelompok yang berfungsi untuk kegiatan administrasi kelompok dan ruang pertemuan kelompok.

(10)

V. DOKUMENTASI KELOMPOK

(11)

VI. PENUTUP

Profil Kelompok Nelayan KUB Camar Laut Desa Tolinggula Pantai Kec. Tolinggula Kab. Gorontalo Utara diharapkan dapat menjadi acuan dalam pendampingan dan pembinaan usaha kelompok perikanan yang dilakukan oleh Penyuluh Perikanan.

Referensi

Dokumen terkait

Pendapatan nelayan adalah penghasilan bersih yang diterima nelayan dari usaha penangkapan ikan yang dijalani, baik ketika masih sebagai buruh nelayan maupun

Jika dilihat dari segi interaksi ekonomi, eksternalitas ini berdampak pada jumlah spesies tertentu, jika nelayan menangkap ikan ikan yang jumlahnya terbatas maka

Sumberdaya perikanan laut baru dimanfaatkan sekitar 63,49% dari total potensi lestarinya, namun di beberapa kawasan perairan beberapa stok sumberdaya ikan

Dokumen Sumber Daya Ikan dan Perikanan Karang di Laut sekitar Pulau Seram, Provinsi Maluku, dan alternatif strategi pengelolaannya disiapkan berdasarkan (1) hasil kajian sumber

Berdasarkan pada pertimbangan bahwa terdapat perkembangan pemanfaatan perairan laut pada jalur penangkapan nelayan tradisional, maka diterbitkan Peraturan Bupati Batang Nomor

Karimunjawa, Teknik Pengamatan Isi Lambung Ikan Sidat (Anguilla marmorata) Hasil Tangkapan di Das Poso, Sulawesi Tengah, Komposisi Hasil Tangkapan dan Aspek Penangkapan Purse

Kabupaten Lamongan memiliki panjang pantai 47 km, usaha penangkapan ikan laut terpusat di perairan Laut Jawa pada wilayah kecamatan Brondong dan Paciran yang memiliki 5

Sumber pendapatan nelayan tidak hanya dihasilkan melalui sumber daya ikan, tetapi melakukan usaha budi daya ikan, rumput laut dan pengolahan ikan tradisional.15 Kegiatan pembudidayaan