Proses Peredaran Darah Kecil
K E LO M P O K 5
X I I PA 4 – S M A N 2 A M B O N
Peredaran darah kecil (Aliran darah pulmonal)
Peredaran darah kecil (pulmonal) adalah sistem yang menggerakkan sirkulasi darah antara jantung dan paru-paru.
Ini dimulai ketika darah di bilik kanan jantung kekurangan oksigen, dipompa oleh arteri pulmonalis menuju paru-paru. Di sinilah
karbondioksida dalam darah dilepaskan ke saluran paru dan akan meninggalkan tubuh ketika kita bernapas.
Sementara, oksigen yang baru akan masuk ke aliran darah. Lalu, mengalir melalui vena paru-paru (vena pulmonalis) dan serambi kiri jantung menuju bilik kiri jantung. Selanjutnya, sistem peredaran darah
besar dimulai kembali.
Skema Peredaran Darah Kecil
Urutan peredaran darah kecil yaitu Jantung (bilik kanan) >
Pembuluh Nadi Paru-Paru >
Paru-Paru > Pembuluh Balik Paru-Paru > Jantung (serambi
kiri).
Sederhananya, perjalanan darah dari peredaran darah
kecil yaitu:
Jantung - Paru-Paru - Jantung.
10 tanda dan Ciri Peredaran Darah tidak lancar
1 . K E S E M U TA N & M AT I RA S A D I TA N G A N K A K I
Apabila sirkulasi terhambat, darah akan sulit mencapai titik ekstremitas seperti tangan dan kaki. Hal ini dapat memicu pasien merasakan kesemutan di area tersebut.
2 . TA N G A N & K A K I T E RA S A D I N G I N
Tangan dan kaki terasa dingin karena adanya perubahan suhu pada kulit dan ujung saraf anggota gerak-sebagai akibat dari peredaran darah yang tidak lancar.
3 . G A N G G U A N KO G N I T I F
Otak memerlukan aliran darah yang lancar agar bisa bekerja dengan normal dan
optimal. Bisa ditebak, peredaran darah tidak lancar dapat memengaruhi fungsi otak dan menimbulkan masalah berupa gangguan daya ingat maupun sulit konsentrasi.
10 tanda dan Ciri Peredaran Darah tidak lancar
4 . P E M B E N G K A K A N D I B A G I A N T U B U H T E RT E N T U
• Kaki bengkak merupakan salah satu ciri peredaran darah tidak lancar. Pembengkakan tersebut
terjadi akibat cairan yang menumpuk di tungkai, pergelangan kaki, dan telapak kaki. Pembengkakan akibat cairan ini dikenal dengan edema.
• Pembengkakan akibat penumpukan cairan juga dapat menjadi tanda gagal jantung. Gagal jantung terjadi apabila jantung kehilangan kemampuan untuk memompa dan menyediakan suplai darah yang cukup ke seluruh tubuh.
• Tak hanya itu, penumpukan cairan berisi protein juga bisa terjadi di perut. Kondisi ini disebut dengan asites dan bisa terjadi akibat sirkulasi tidak lancar maupun sirosis hati (munculnya jaringan parut).
5 . T U B U H K E L E L A H A N
Peredaran darah tidak lancar dapat berpengaruh buruk terhadap stamina tubuh dan
menyebabkan tubuh kelelahan. Sirkulasi yang buruk juga memaksa jantung bekerja lebih keras – yang kemudian juga menambah rasa letih di tubuh.
10 tanda dan Ciri Peredaran Darah tidak lancar
6 . M A S A L A H P E N C E R N A A N
• Peredaran tidak lancar juga dapat menimbulkan gejala di sistem pencernaan. Agar bisa
berfungsi normal, sistem pencernaan memang memerlukan aliran darah yang lancar. Masalah pada sirkulasi dikaitkan dengan penumpukan zat berlemak di dinding pembuluh darah di
perut.
• Masalah pencernaan sebagai ciri peredaran tidak lancar dapat memicu tanda berupa sakit perut, diare, feses berdarah, sembelit, dan kram perut.
7 . P E R U B A H A N WA R N A K U L I T
Ciri peredaran darah tidak lancar juga bisa terlihat di kulit. Apabila aliran darah terhambat, kulit dapat berubah warna menjadi kebiruan atau terlihat pucat. Kemudian, jika terdapat aliran darah yang bocor dari pembuluh darah kecil atau kapiler, kulit di sekitarnya juga akan terlihat keunguan.
Perubahan warna kulit jika peredaran tidak lancar bisa terjadi di area berikut ini: Hidung, Bibir, Telinga, Puting payudara, Tangan, Kaki
10 tanda dan Ciri Peredaran Darah tidak lancar
8 . N Y E R I S E N D I & K RA M O T O T
Tak hanya memengaruhi kulit dan pencernaan, peredaran darah tidak lancar juga dapat
memengaruhi otot dan sendi. Sirkulasi darah yang buruk dapat menyebabkan rasa nyeri, seperti di area kaki dan tangan. Aliran darah yang tidak lancar juga menghambat distribusi oksigen dan nutrisi-sehingga memicu kram dan kekakuan.
9 . LU K A D I K A K I
Sirkulasi darah yang tidak lancar dapat berpengaruh terhadap kemampuan tubuh untuk pulih – sehingga berisiko
menimbulkan luka di bagian kaki, termasuk telapak kaki. Luka juga bisa muncul jika darah berkumpul di pembuluh vena kaki, menimbulkan pembengkakan di bawah kulit.
10 tanda dan Ciri Peredaran Darah tidak lancar
1 0 . M U N C U L N YA VA R I S E S ( V E N A VA R I KO S A )
Varises adalah kondisi melebarnya pembuluh vena yang sering terjadi di bagian kaki. Varises dapat terlihat lebih menonjol sebagai ciri peredaran darah tidak lancar. Kondisi ini, yang umum dialami jika kita sering berdiri terlalu lama, dapat menyulitkan aliran darah untuk kembali ke jantung. Varises juga dapat menimbulkan beragam gejala di kaki seperti sensasi berat, gatal, rasa sakit,
pembengkakan, dan pembuluh dara vena yang terlihat kusut pada permukaan kulit.
Cara yang dapat Membantu Melancarkan Peredaran dan Aliran
Darah
• Minum air hangat
• Berhenti merokok
• Mengendalikan tekanan darah
• Menerapkan olahraga aerobik seperti jalan kaki dan lari
• Yoga dan teknik meditasi lainnya
• Latihan squat
• Banyak konsumsi sayuran dan buah-buahan
• Menjauhi lemak jenuh dan membatasi konsumsi
garam
Terima Kasih �
Kelompok 5