• Tidak ada hasil yang ditemukan

prosiding - Repository UPY

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "prosiding - Repository UPY"

Copied!
245
0
0

Teks penuh

Setelah melalui proses desain dan produksi, maka dihasilkan produk awal untuk mengembangkan media panduan identifikasi bakat olahraga anak berbasis teknologi sport search. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, dapat disimpulkan bahwa produk media panduan identifikasi bakat anak berbasis teknologi sport search ini valid dan dapat digunakan.

Table 4.1 Hasil Evaluasi Ahli Media  No  Komponen
Table 4.1 Hasil Evaluasi Ahli Media No Komponen

PENGARUH PERMAINAN BONEKA ORIGAMI TERHADAP PERKEMBANGAN KREATIVITAS SENI ANAK DI TAMAN KANAK-

KANAK JABAL RAHMAH TABING PADANG

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh permainan boneka origami terhadap perkembangan kreativitas seni anak di TK Jabal Rahmah Tabing Padang. Dengan demikian, bermain boneka origami terbukti memberikan dampak yang signifikan terhadap kemampuan kreativitas seni anak TK Jabal Rahmah Tabing Padang.

Grafik 1: Data Perbandingan Hasil Pre-Test dan Post-Test Kemampuan  Kreativitas Seni Anak Kelompok Eksperimen dan Kelompok Kontrol
Grafik 1: Data Perbandingan Hasil Pre-Test dan Post-Test Kemampuan Kreativitas Seni Anak Kelompok Eksperimen dan Kelompok Kontrol

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN INKLUSIF DAN PERMASALAHANNYA

Perlu adanya koordinasi antara pejabat pendidikan dan unsur terkait agar dapat terjadi sinergi dalam menghadapi penyelenggaraan pendidikan inklusif. Sebagai layanan penunjang sekolah luar biasa (SLB), digunakan sebagai pusat sumber daya sekolah inklusi, memberikan layanan langsung kepada siswa pendidikan inklusif.

TERAPI BERMAIN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BINA DIRI ANAK DENGAN HAMBATAN INTELEKTUAL

Oleh karena itu peneliti melakukan penelitian bertajuk terapi bermain untuk meningkatkan kemampuan pengembangan diri anak tunagrahita. Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan peneliti diperoleh data bahwa anak belum mampu melakukan pengembangan diri.

WEBSITE INKLUSI-BISA.ID SEBAGAI MEDIA PENDUKUNG KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU KELAS INKLUSIF

Namun kompetensi guru dalam mendorong kreativitas anak usia dini untuk berpikir kreatif masih sangat rendah. APE yang tersedia di Langgeng Garjita terbatas dalam memfasilitasi kreativitas anak usia dini dalam hal keberagaman dan cara manipulatif.

Tabel 1. Teknik Pengumpulan Data
Tabel 1. Teknik Pengumpulan Data

PERANAN METODE BERCERITA TERHADAP KEBIASAAN MAKAN ANAK DI KELOMPOK B TK MADAMBA OLAYA KECAMATAN

PARIGI

Jane Monepa 2 ,Evkanita 3 Universitas Taduloka

  • Pengetahuan Anak
  • Pemilihan Makanan
  • Sikap Anak

Permasalahan seringkali muncul terutama pada kebiasaan makan anak yang kurang baik dan benar, sehingga diperlukan peran orang tua dalam memastikan dan mengenalkan kebiasaan makan anak yang terbentuk dari pola makan orang tua. Nah, dengan melakukan wawancara kepada setiap orang kita bisa mengetahui bagaimana kebiasaan makan anak, baik di sekolah maupun di rumah. Kategori tersebut terlihat dari hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti anak dan orang tua mengenai kebiasaan makan anak yang baik dan benar selama tiga minggu penelitian, baik dari segi pengetahuan, pilihan makanan, dan sikap anak.

Berdasarkan hasil observasi selama penelitian menunjukkan bahwa metode bercerita berperan dalam kebiasaan makan anak ditinjau dari segi pengetahuan yang bertujuan mendidik. Terdapat peranan metode bercerita terhadap kebiasaan makan anak kelompok B TK Madamba Olaya kabupaten Parigi.

Tabel 1. Rekapitulasi Hasil Pengamatan Minggu Pertama
Tabel 1. Rekapitulasi Hasil Pengamatan Minggu Pertama

IMPLEMENTASI NILAI BUDAYA DALAM LINGKUNGAN KELUARGA DAYAK DESA DI RUMAH BETANG ENSAID PANJANG

Seperti halnya nilai-nilai budaya yang ada di Desa Suku Dayak di Kabupaten Sintang. Berdasarkan penjelasan di atas, maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi nilai-nilai budaya dalam lingkungan keluarga Desa Dayak di Rumah Betang Ensaid Panjang. Nilai-nilai budaya yang diterapkan dalam pengasuhan anak pada keluarga Desa Dayak yang tinggal di rumah Betang Ensaid Panjang tercantum pada Tabel 1.

Tabel tersebut menunjukkan bahwa keluarga Desa Dayak masih memegang teguh nilai-nilai budaya dalam membesarkan anak. Keluarga Dayak Desa yang tinggal di rumah Betang Ensaid Panjang menggunakan berbagai cara untuk mengajarkan nilai-nilai budaya kepada anak-anaknya.

Lara Fridani 2 , Sri Martini Meilani 3 Progaram Studi Pendidikan Anak Usia Dini

EFEKTIVITAS MEDIA GAMBAR DALAM PENGENALAN ILMU HIDUP ANAK USIA 5-6 TAHUN DI PLAYGROUP TUNAS HARAPAN. Dari uraian di atas terlihat jelas bahwa penggunaan media visual efektif dalam mengenalkan Life Science kepada anak. Jadi dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan mengetahui Life Science pada anak kelas eksperimen dan kelas kontrol.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media visual terbukti efektif dalam mengenalkan Life Science kepada anak-anak di Kelompok Bermain Tunas Harapan. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pengenalan Life Science pada anak pada kelas eksperimen menggunakan media visual, sedangkan pada kelas kontrol menggunakan metode ceramah.

Grafik  1.  Data  Perbandingan  Hasil  Pre-Test  dan  Post-Test  pengenalan    Life  ScienceAnak Kelompok Eksperimen dan Kelompok Kontrol
Grafik 1. Data Perbandingan Hasil Pre-Test dan Post-Test pengenalan Life ScienceAnak Kelompok Eksperimen dan Kelompok Kontrol

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK ANAK USIA DINI : MEDIA BELAJAR PINTAR

Desain Awal Produk

Media pembelajaran yang dikembangkan diberi judul Media Pembelajaran SMART yang berbentuk LKS berukuran besar dan dilaksanakan melalui praktik langsung. Tahap awal pengembangan produk media pembelajaran PINTAR dilakukan melalui proses dan langkah sebagai berikut. Pembuatan Perancangan Media Pembelajaran Cerdas ini didesain berbentuk persegi panjang, ukuran spanduk yang digunakan disesuaikan dengan kebutuhan materi, bentuk tangga/taraj (Sunda) dengan dua jalur kanan dan kiri, digunakan berpasangan atau sendiri dapat sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Uji coba pertama Media Pembelajaran Cerdas dilakukan terhadap 20 anak Kelompok A TKIT Al Irsyad Al Islamiyyah Karawang. Berdasarkan diskusi dengan guru pembimbing, terdapat beberapa faktor yang menghambat kurang maksimalnya kegiatan pembelajaran menggunakan media pembelajaran pintar, antara lain: (1) banyak anak yang tidak bergantian mengikuti temannya mencari gambar sehingga konsentrasinya terganggu, ( 2) ) gambar yang terlalu banyak, (3) ) kemampuan anak yang belum memahami perintah, (4) keterbatasan waktu, (5) format media berubah menjadi lebih sedikit kolom atau kotak media.

Revisi Produk

Dengan media pembelajaran pintar yang telah direvisi ini, guru lebih leluasa mengembangkan pembelajaran di kelas. Dengan desain baru media pembelajaran pintar ini, banyak faktor pendukung dalam penggunaan media pembelajaran ini, disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Pada uji produk yang kedua ini peneliti menguji coba media pembelajaran PINTAR di sekolah lain yaitu di Perumahan Puri Asih pada kegiatan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dimana peneliti membuka lapak dengan menggunakan media pembelajaran PINTAR untuk anak-anak di perumahan tersebut dari umur berusia 3,5 hingga 7 tahun, anak kelompok A PAUD Aster Putih Karawang dan anak kelompok B TK Kreatif Buahhati Karawang.

Peneliti menyebarkan angket kepuasan penggunaan media pembelajaran PINTAR, yang memungkinkan peneliti menghitung besarnya tingkat kepuasan penggunaan media pembelajaran PINTAR sebagai berikut. 4 Media pembelajaran cerdas dapat digunakan dalam berbagai aspek perkembangan (kognitif, linguistik atau nilai moral dan agama).

Revisi Penyempurnaan Produk

Setelah melalui uji kelayakan dan mendapat saran perbaikan media pembelajaran cerdas, maka media pembelajaran cerdas digunakan oleh seluruh guru PAUD. Berdasarkan hasil uji coba lapangan utama diketahui bahwa media pembelajaran cerdas layak dan sangat baik digunakan dalam pembelajaran anak usia dini, sehingga peneliti tidak merevisi produk media pembelajaran yang telah dikembangkan. Media Pembelajaran PINTAR diproduksi dengan menggunakan tahapan model penelitian dan pengembangan Borg & Gall R&D dengan serangkaian uji coba dan uji validasi ahli media.

Media Pembelajaran SMART dinyatakan “layak” digunakan sebagai media alternatif yang dapat membantu guru mengembangkan potensi siswa di kelas. Ada beberapa saran yang dapat disampaikan sebagai berikut: Bagi peneliti atau pengembang selanjutnya, kami berharap dapat lebih menyempurnakan media pembelajaran yang telah dikembangkan dan lebih inovatif dalam menciptakan berbagai jenis media yang berguna bagi siswa dalam belajar dan mengajar. Staf/guru berharap dapat menggunakan media pembelajaran pintar sebagai salah satu alternatif media pembelajaran sehingga proses pembelajaran di kelas lebih menyenangkan bagi siswa.

REKONSTRUKSI KARAKTER PENDIDIK GUNA MENGUATKAN FALSAFAH NEGARA DALAM ORIENTASI DUNIA PENDIDIKAN

Arahnya menuju masyarakat yang siap dan kuat dengan falsafahnya, yaitu falsafah negara yang mampu memantapkan diri dalam menghadapi ancaman dunia global. Dengan berhasilnya pendidikan karakter dalam dunia pendidikan, maka juga akan mempersiapkan kesiapan dan keberhasilan pendidikan nasional. Harapannya, filsafat yang kuat akan membangun kembali karakter pendidik untuk memperkuat filsafat negara dalam dunia pendidikan.

Sesuai dengan meluasnya penerapan dalam lingkup pendidikan nasional Indonesia, maka hasil dari upaya penguatan tersebut akan memacu penguatan falsafah negara yang dibangun pada seluruh aspek kehidupan, termasuk pendidikan. 9 Kementerian Pendidikan Nasional, Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Karakter (Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan, Pusat Kurikulum dan Perbukuan, 2011).

PENGARUH KEGIATAN TARI SAMAN TERHADAP KETERAMPILAN SOSIAL ANAK

Dari hasil penelitian diatas terlihat bahwa keterlibatan orang tua dan guru sangat mempengaruhi kemampuan sosial anak. Tarian tidak hanya dapat meningkatkan keterampilan sosial anak, namun pembelajaran tari edukatif dapat meningkatkan kecerdasan kinestetik anak usia dini melalui metode pembelajaran aktif (Yetti & Juniasih, 2016). Berdasarkan data yang terkumpul dari 11 responden diketahui bahwa data keterampilan sosial siswa kelas II SD kelompok kegiatan tari Saman memperoleh nilai tertinggi sebesar 85 dan nilai terendah sebesar 75; nilai rata-rata 80,18; nilai rata-rata 81; nilai modus 81; varians 6,3636 dan standar deviasi 2,52.

Artinya hipotesis penelitian yang menyatakan terdapat perbedaan keterampilan sosial anak kelas 2 SD antara yang mendapat kegiatan Tari Saman dengan yang mendapat kegiatan konvensional. HUBUNGAN ANTARA PANDANGAN SISWA TERHADAP POLA PENGASUHAN DENGAN REGULASI DIRI DAN KETERAMPILAN SOSIAL Trika.

MOTIVASI MAHASISWA BERTEMPAT TINGGAL DI PONDOK PESANTREN MIFTAHUL KHOIR DAGO BANDUNG

Tujuan penelitian adalah pengaruh penggunaan media bahasa isyarat audiovisual pada mata kuliah terapi okupasi bagi ABK terhadap hasil belajar mahasiswa tuna rungu IKIP PGRI Jember. Subjek penelitian adalah 3 orang mahasiswa tunarungu program studi defektologi IKIP PGRI Jember. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan media bahasa isyarat audiovisual pada mata kuliah terapi okupasi bagi ABK terhadap hasil belajar mahasiswa tuna rungu IKIP PGRI Jember.

Media audiovisual menjadi variabel independen dalam penelitian ini, sedangkan terapi okupasi bagi ABK menjadi variabel dependen. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh penggunaan media bahasa isyarat audiovisual pada mata kuliah terapi okupasi bagi ABK terhadap hasil belajar mahasiswa tunarungu IKIP PGRI Jember.

Tabel Prosentase Pemuasan Kebutuhan Maslow
Tabel Prosentase Pemuasan Kebutuhan Maslow

PENTINGNYA PERMAINAN ULAR TANGGA EDUKASI UNTUK PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI

Permainan ular tangga bukanlah sesuatu yang baru dalam dunia pendidikan anak usia dini, meskipun kegiatan ini jarang dilakukan. Permainan ular tangga ini dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dan kreatif ketika pembelajaran di kelas. Penerapan metode permainan ular tangga untuk meningkatkan perkembangan kognitif pada anak kelompok A.” Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha 4(2).

Meningkatkan Daya Ingat Anak terhadap Konsep Bilangan dengan Menggunakan Permainan Ular Tangga.” Awlady: Jurnal Pendidikan Anak. “Pengembangan permainan Socio Ular Tangga yang dimodifikasi untuk meningkatkan keterampilan sosial anak penyandang disabilitas perkembangan intelektual (GAKY) ringan.”

ASESMEN PERKEMBANGAN MOTORIK ANAK USIA 3-4 TAHUN DI PAUD INKLUSI

Desmita (2009, p. 24) mengatakan bahwa perkembangan motorik menyangkut kematangan anak dan penguasaan keterampilan fisik serta kemampuan pengendalian otot-otot tubuh. Penelitian tentang pengkajian perkembangan motorik anak usia 3-4 tahun ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan motorik anak, sebagai dasar penyusunan program pembelajaran anak di masa depan. Beberapa anak yang perkembangan motoriknya tidak sesuai dengan tingkat perkembangan motorik anak seusianya dievaluasi ulang secara individual.

Dari tabel diatas terlihat perkembangan motorik AZ ditinjau dari kesadaran spasial masih belum sejalan dengan titik perkembangan anak. Untuk mengetahui perkembangan motorik anak, pada lembaga penyelenggara pendidikan anak usia dini dilakukan identifikasi dan penilaian.

Tabel Hasil Asesmen Perkembangan Motorik Individual  No.  Nama Anak
Tabel Hasil Asesmen Perkembangan Motorik Individual No. Nama Anak

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI METODE SENTRA DAN LINGKARAN: SOLUSI PERAN

GURU PAUD DI ERA DISRUPSI

  • Kekerasan Seksual
  • Remaja Disabilitas
  • Hak Kesehatan Reprodoksi dan Seksual
  • KESIMPULAN
  • SARAN
    • Remaja Disabilitas
    • Masyarakat

Cari tahu berapa banyak remaja penyandang disabilitas yang mengalami kekerasan seksual, baik melalui media virtual (media sosial) maupun pengalaman langsung. Remaja penyandang disabilitas sangat antusias dan bersemangat mengikuti kegiatan edukasi kesehatan seksual dan hak reproduksi dalam upaya pencegahan kekerasan seksual. Remaja penyandang disabilitas belum sepenuhnya memahami kesehatan seksual dan reproduksi serta cara melindungi diri dari kekerasan seksual yang rentan terjadi pada mereka.

Fenomena kekerasan seksual yang dialami remaja penyandang disabilitas saat ini ibarat gunung es yang terapung di air. Seseorang yang melakukan tindakan kekerasan seksual biasanya tidak jauh dari kehidupan remaja penyandang disabilitas itu sendiri.

PERAN GURU TERHADAP PERKEMBANGAN GENDER ANAK USIA DINI DI TK NEGERI SE-KABUPATEN SINTANG

Penelitian ini berfokus pada peran guru dalam pengembangan gender anak usia dini di taman kanak-kanak negeri se-Kabupaten Sintang. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif yang menggambarkan peran guru dalam pengembangan gender anak usia dini di Taman Kanak-Kanak Negeri di Kabupaten Sintang. Proses promosi pengembangan gender pada anak usia dini oleh guru di taman kanak-kanak negeri di Kabupaten Sintang.

Peran Guru dalam Pengembangan Gender Anak Usia Dini di TK Negeri Se Kabupaten Sintang. Hambatan dalam pelaksanaan promosi pengembangan gender pada anak usia dini oleh guru di TK Negeri se Kabupaten Sintang.

IMPLEMENTASI PERMAINAN KOOPERATIF UNTUK MELATIH KECERDASAN INTERPERSONAL ANAK

DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0

Kecerdasan interpersonal seorang anak tidak dapat berkembang dengan sendirinya; dibutuhkan latihan untuk mengembangkan kecerdasan interpersonal anak. Jika seorang anak mempunyai kecerdasan interpersonal yang baik, maka anak akan mudah beradaptasi dengan situasi atau lingkungan baru yang ditemuinya, baik di lingkungan keluarga, di lingkungan teman sebaya, maupun di sekolah. Sehubungan dengan penelitian yang telah dilakukan sebelumnya, maka telah dilakukan penelitian oleh Handayani yang berjudul “Upaya Peningkatan Kecerdasan Interpersonal Pada Anak Usia Dini Melalui Outdoor Education di PAUD Bimbingan Kabupaten.

Hal ini menjelaskan bahwa pembelajaran outdoor dapat meningkatkan kecerdasan interpersonal anak TK Pembina, dimana pembelajaran berlangsung menggunakan metode outdoor dengan penekanan pada pendekatan melalui pembelajaran eksperimen (Handayani & Ampuni, 2019). Berdasarkan hasil penelitian-penelitian terdahulu, penelitian yang dilakukan banyak yang fokus pada pemberian model pembelajaran untuk meningkatkan kecerdasan interpersonal, sedangkan pada studi literatur kecerdasan interpersonal dapat dilatih melalui metode permainan kolaboratif.

Gambar

Table 4.1 Hasil Evaluasi Ahli Media  No  Komponen
Tabel 4.2 Hasil Evaluasi Ahli Akademisi  No  Komponen Penilaian  Skor
Table 4.3. Hasil Evaluasi Ahli Praktisi  No  Komponen Penilaian  Skor
Table 4.4. Penyajian Data Kuantitatif Hasil Uji Coba Kelompok Kecil
+7

Referensi

Dokumen terkait

Program home visit dalam penelitian ini adalah program alternatif pendidikan dan pengembangan anak usia dini yang ditujukan untuk menstimulasi pertumbuhan dan perkembangan

Berdasarkan uraian di atas, maka peneliti tertarik melakukan penelitian dengan judul: Pengaruh Metode Bermain Peran Makro Terhadap Perkembangan Aspek Berbahasa Anak Usia Dini Usia

Program home visit dalam penelitian ini adalah program alternatif pendidikan dan pengembangan anak usia dini yang ditujukan untuk menstimulasi pertumbuhan dan perkembangan

PENINGKATAN KEMAMPUAN ORANG TUA DALAM MENSTIMULASI PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI MELALUI PROGRAM HOME VISIT. Universitas Pendidikan Indonesia |

pengembangan secara tepat menjadi penentu bagi perkembangan selanjutnya. Adapun aspek-aspek perkembangan anak usia dini meliputi aspek perkembangan Agama dan Moral, Sosial

"Pengembangan Permainan Ular Tangga Raksasa untuk Menstimulasi Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini", Jurnal Pelita PAUD, 2023 Publication obsesi.or.id Internet Source

Peran Ayah Fathering Dalam Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Studi Kasus pada Anak Usia 5-6 tahun di RA Nurhalim Tahun Pelajaran 2018, Jurnal Wahana Karya Ilmiah Pendidikan, 31,

Peran morfologi dalam bahasa Indonesia penting untuk perkembangan bahasa anak usia