• Tidak ada hasil yang ditemukan

PUTRI RAHMANISSA SKRIPSI 14804241010

N/A
N/A
Fitroh Satrio

Academic year: 2023

Membagikan "PUTRI RAHMANISSA SKRIPSI 14804241010"

Copied!
190
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

BAZNAS Kota Yogyakarta merupakan organisasi pengelola zakat pertama yang didirikan oleh pemerintah di Daerah Istimewa Yogyakarta yang didirikan pada tahun 1996 dan diberi nama BAZIS (Badan Amil Zakat Infak Sadaqah). Pada tahun 2017, program pemberdayaan ekonomi yang dilaksanakan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta adalah Mas Zakky GO (usaha gorengan), Mas Zakky Cell (usaha keliling) dan Angkringan Mas Zakky (usaha angkringan).

Identifikasi Masalah

Pembatasan Masalah

Rumusan Masalah

Bagaimana pengaruh dukungan permodalan terhadap peningkatan pendapatan mustahik pada pemberdayaan zakat, infaq dan shadaqah Baznas Kota Yogyakarta. Apa pengaruh pendampingan terhadap peningkatan pendapatan mustahik pada pemberdayaan zakat, infak dan shadaqah Baznas Kota Yogyakarta.

Tujuan Penelitian

Apa pengaruh dukungan permodalan, pelatihan keterampilan dan pendampingan secara bersama-sama terhadap peningkatan pendapatan mustahik pada pemberdayaan zakat, infaq dan shadaqah Baznas Kota Yogyakarta. Untuk mengetahui pengaruh dukungan permodalan, pelatihan keterampilan dan pendampingan secara bersama-sama terhadap peningkatan pendapatan mustahik pada pemberdayaan zakat, infaq dan shadaqah Baznas Kota Yogyakarta.

Manfaat Penelitian

  • Manfaat Teoritis
  • Manfaat Praktis

KAJIAN PUSTAKA

Landasan Teori

  • Tinjauan Mengenai Kemiskinan
  • Tinjauan Mengenai Teori Lingkaran Setan Kemiskinan
  • Tinjauan Mengenai Modal
  • Tinjauan Mengenai Pelatihan
  • Tinjauan Mengenai Pendampingan
  • Tinjauan Mengenai Zakat, Infak dan Shadaqah
  • Tinjauan Mengenai Pemberdayaan
  • Tinjauan Mengenai Usaha Mikro, Kecil dan Menengah
  • Tinjauan Mengenai Pendapatan
  • Tinjauan Mengenai Teori Konsumsi Berdasarkan Hipotesis

Sedangkan masyarakat miskin adalah masyarakat yang mempunyai kekayaan dan pendapatan, namun tidak memenuhi kebutuhan hidup pokoknya. Menurut ulama Hanafi, orang miskin adalah orang yang tidak mempunyai harta yang mencapai nisab.

Gambar 1. Lingkaran Setan Kemiskinan Versi Nurkse
Gambar 1. Lingkaran Setan Kemiskinan Versi Nurkse

Penelitian yang Relevan

Bagaimana pengelolaan usaha pendapatan anggota P2M-BG di Kecamatan Tanon Kabupaten Sragen” dengan hasil sebagai berikut: objek penelitian ini adalah anggota Program Pemberdayaan Masyarakat Berperspektif Gender (P2M-BG), dengan sampel sebanyak 60 orang Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pelatihan secara parsial tidak berpengaruh terhadap kinerja usaha, berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja usaha, berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja usaha, dan cara mengolah usaha secara parsial. berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil usaha serta pemberian pelatihan, bantuan modal dan cara pengobatan Upaya simultan memberikan pengaruh sebesar 28,9% terhadap pendapatan anggota P2M-BG di Kecamatan Tanon Kabupaten Sragen. dukungan permodalan, pelatihan kewirausahaan dan strategi promosi terhadap keberhasilan usaha peserta Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) Tahun 2013 di Universitas Negeri Semarang.”

Sedangkan ketepatan pemberian bantuan permodalan, pelatihan kewirausahaan dan strategi promosi berpengaruh positif signifikan terhadap keberhasilan usaha peserta Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) Tahun 2013 Universitas Negeri Semarang sebesar 71%.

Kerangka Berpikir

Pengaruh pelatihan keterampilan terhadap peningkatan pendapatan Mustahik pada pemberdayaan zakat, infak dan sadaqah Baznas Kota Yogyakarta. Berdasarkan uraian tersebut maka diasumsikan bahwa pelatihan mempunyai pengaruh yang positif terhadap peningkatan pendapatan mustahik, yaitu semakin sering seseorang mengikuti pelatihan maka ia akan menguasai berbagai materi yang dapat menunjang usaha mustahik sehingga meningkatkan pendapatan mustahik. penghasilan. Pengaruh Pendampingan Terhadap Peningkatan Pendapatan Mustahik Dalam Pemberdayaan Baznas Zakat, Infaq dan Shadakah Kota Yogyakarta.

Pendampingan diberikan dalam bentuk monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan yang dilakukan selama masa pendampingan, seperti mengadakan pertemuan rutin, memberikan motivasi, cara mengelola keuangan, membangun dan memperluas jaringan, dan lain sebagainya, agar Mustahik dapat menjalankan usahanya dengan lebih baik. Berdasarkan uraian tersebut diduga pendampingan memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan mustahik, yaitu semakin baik bantuan yang diberikan maka semakin baik pula pengelolaan usaha mustahik sehingga meningkatkan pendapatan. Pengaruh Dukungan Permodalan, Pelatihan Keterampilan Dan Pendampingan Terhadap Peningkatan Pendapatan Mustahik Pada Pemberdayaan Zakat, Infaq Dan Shadaqah Baznas Kota Yogyakarta.

Bantuan modal sangat berperan dalam meningkatkan produktivitas usaha sehingga meningkatkan pendapatan dan keuntungan usaha.

Paradigma Penelitian

Hipotesis Penelitian

METODE PENELITIAN

  • Desain Penelitian
  • Tempat dan Waktu Penelitian
  • Variabel Penelitian
  • Populasi dan Sampel Penelitian
  • Definisi Operasional Variabel
    • Peningkatan Pendapatan Mustahik
    • Bantuan Modal
    • Pelatihan Keterampilan
    • Pendampingan
  • Teknik dan Instrumen Pengumpulan Data
  • Uji Coba Instrumen
  • Teknik Analisis Data

Karena signifikansi F kurang dari 0,05 maka hipotesis keempat yang menyatakan “terdapat pengaruh Bantuan Permodalan, Pelatihan Keterampilan dan Pendampingan terhadap Peningkatan Pendapatan Mustahik pada Pemberdayaan Zakat, Infak dan Sadakah Baznas Kota Yogyakarta” diterima. Pengaruh Bantuan Modal Dalam Meningkatkan Pendapatan Mustahik Dalam Pemberdayaan Zakat, Infak Dan Sadakah BAZNAS Kota Yogyakarta. Pengaruh Bantuan Modal, Pelatihan Keterampilan Dan Pendampingan Terhadap Peningkatan Pendapatan Mustahik Dalam Penguatan Zakat, Infaq Dan Sadakah BAZNAS Kota Yogyakarta.

Terdapat Dampak Positif Bantuan Modal Dalam Meningkatkan Pendapatan Mustahik Dalam Pemberdayaan Zakat, Infaq dan Sadakah BAZNAS Kota Yogyakarta. Terdapat Dampak Positif Pelatihan Keterampilan Peningkatan Pendapatan Mustahik Terhadap Pemberdayaan Zakat, Infak dan Sadakah BAZNAS Kota Yogyakarta. Terdapat Dampak Positif Pendampingan Terhadap Peningkatan Pendapatan Mustahik Dalam Pemberdayaan Zakat, Infak Dan Sadakah BAZNAS Kota Yogyakarta.

Terdapat pengaruh secara simultan Bantuan Permodalan, Pelatihan Keterampilan dan Pendampingan terhadap Peningkatan Pendapatan Mustahik pada Pemberdayaan Zakat, Infaq dan Sadakah BAZNAS Kota Yogyakarta.

Tabel 1. Populasi Responden Penelitian
Tabel 1. Populasi Responden Penelitian

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Hasil Penelitian

  • Gambaran Umum BAZNAS Kota Yogyakarta
  • Gambaran Umum Responden Penelitian

Sesuai dengan peraturan mengenai pengelolaan zakat, Undang-Undang Nomor 38 Tahun 1999, Walikota Yogyakarta mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 432/KEP/2005 tanggal 1 Juli 2005 tentang pembentukan Badan Amil Zakat (BAZ) Kota Yogyakarta periode 2005-2008 . Dengan adanya perubahan UU 38 Tahun 1999 menjadi UU 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, BAZDA Kota Yogyakarta berubah nama menjadi BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kota Yogyakarta dan diresmikan oleh Walikota Yogyakarta pada tanggal 3 Agustus 2012. b. Untuk menjadi pengelola zakat terbaik dan terpercaya di Yogyakarta".. a) Koordinasi lembaga Amil Zakat tingkat Kota Yogyakarta untuk mencapai tujuan nasional;.

Program Jogja Sejahtera merupakan program pemberdayaan ekonomi berbasis usaha kecil dan mikro yang dilaksanakan oleh BAZNAS Kota Yogyakarta. Program Jogja Sejahtera yang dilaksanakan BAZNAS Kota Yogyakarta tidak hanya memberikan bantuan modal usaha, namun juga memberikan tindak lanjut berupa pelatihan keterampilan dan pendampingan intensif. Program pelatihan dan pendampingan yang dilakukan BAZNAS Kota Yogyakarta meliputi pemberian materi mental bisnis, tips bisnis seluler, berbisnis ala nabi, monitoring dan konsultasi dan lain sebagainya.

Responden dalam penelitian ini adalah mustahik penerima dana Zakat, Infaq dan Sadaqah (ZIS) yang berasal dari BAZNAS Kota Yogyakarta sebanyak 67 orang.

Tabel 12. Penerima Manfaat Tahun 2017
Tabel 12. Penerima Manfaat Tahun 2017

Analisis Data

  • Pengujian Prasyarat Analisis
  • Pengujian Hipotesis Penelitian

Hasil uji t masing-masing variabel independen disajikan di bawah ini. a) Pengaruh dukungan permodalan terhadap peningkatan pendapatan mustahik pada pemberdayaan Zakat, Infaq dan Sadaqah BAZNAS Kota Yogyakarta. Berdasarkan hasil perhitungan secara parsial pengaruh dukungan permodalan terhadap peningkatan pendapatan mustahik diperoleh koefisien regresi b1 sebesar 0,101. Karena signifikansinya kurang dari 0,05 maka hipotesis pertama yang menyatakan: “Terdapat pengaruh dukungan modal terhadap peningkatan pendapatan Mustahik pada pemberdayaan Zakat, Infaq dan Shadaqah Baznas Kota Yogyakarta”, diterima.

Berdasarkan hasil perhitungan secara parsial pengaruh pelatihan keterampilan terhadap peningkatan pendapatan yang diperoleh diperoleh koefisien regresi b2 sebesar 22,964. Karena koefisien regresi bernilai positif dan nilai signifikansi kurang dari 0,05 maka hipotesis kedua yang mengatakan “Terdapat Pengaruh Pelatihan Keterampilan Terhadap Peningkatan Pendapatan Mustahik Dalam Pemberdayaan Zakat, Infak dan Sadakah Baznas Kota Yogyakarta” diterima. Karena koefisien regresi bernilai positif dan nilai signifikansi kurang dari 0,05 maka hipotesis ketiga yang menyatakan “Terdapat Pengaruh Pendampingan Terhadap Peningkatan Pendapatan Mustahik Terhadap Pemberdayaan Zakat, Infaq dan Shadakah Baznas Kota Yogyakarta” diterima.

Artinya variabel Bantuan Modal, Pelatihan Keterampilan dan Pendampingan secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pendapatan mustahik dalam pemberdayaan Zakat, Infaq dan Shadaqah Baznas Kota Yogyakarta.

Tabel 18. Ringkasan Hasil Uji Multikolinearitas
Tabel 18. Ringkasan Hasil Uji Multikolinearitas

Pembahasan Hasil Penelitian

Dari hasil penelitian juga dapat disimpulkan bahwa terdapat dampak positif pelatihan keterampilan dalam meningkatkan pendapatan mustahik dalam pemberdayaan Zakat, Infaq dan Sadakah BAZNAS Kota Yogyakarta. Karena koefisien regresi bernilai positif dan signifikansi kurang dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa semakin sering pelatihan keterampilan yang diberikan BAZNAS Kota Yogyakarta maka semakin besar pula peningkatan pendapatan mustahik dalam pemberdayaan Zakat, Infak dan Sadakah di BAZNAS Yogyakarta. . Kota. Dari hasil penelitian juga dapat disimpulkan bahwa terdapat dampak positif pendampingan dalam meningkatkan pendapatan mustahik dalam penguatan Zakat, Infaq dan Shadaqah BAZNAS Kota Yogyakarta.

Hasil tersebut menunjukkan bahwa bantuan yang diberikan pada program pemberdayaan yang diberikan BAZNAS Kota Yogyakarta dapat mempengaruhi peningkatan pendapatan usaha. Hal ini juga sejalan dengan penelitian yang dilakukan Suryani dan Akhmad Purnama dalam jurnal berjudul “Peran Pendampingan KUBe-FM dalam Meningkatkan Kesejahteraan Anggotanya” yang menyatakan bahwa pendampingan mempunyai pengaruh terhadap peningkatan pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan variabel bantuan modal, pelatihan keterampilan dan pendampingan secara bersama-sama terhadap peningkatan pendapatan mustahik pada pemberdayaan Zakat, Infaq dan Sadaqah BAZNAS Kota Yogyakarta.

Karena nilai signifikansi kurang dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa bantuan permodalan, pelatihan keterampilan dan pendampingan secara bersama-sama berpengaruh terhadap peningkatan pendapatan mustahik pada pemberdayaan Zakat, Infaq dan Sadaqah BAZNAS Yogyakarta.

Keterbatasan Penelitian

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai pengaruh bantuan permodalan, pelatihan keterampilan dan pendampingan terhadap peningkatan pendapatan mustahik dalam pemberdayaan zakat, infaq dan shadaqah BAZNAS Kota Yogyakarta yang telah dijelaskan sebelumnya, maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut. Selain itu, hasil pengujian regresi berganda menunjukkan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,312 atau 31,2% yang menunjukkan bahwa variabel Bantuan Permodalan, Pelatihan Keterampilan dan Pendampingan berpengaruh terhadap peningkatan Pendapatan Mustahik pada Zakat, Infaq dan Pendampingan sebesar 31,2%. Pemberdayaan Shadaqah BAZNAS Kota Yogyakarta. 5 BAZNAS Kota Yogyakarta memandu bagaimana membentuk sumber daya manusia yang baik dan benar untuk keberlangsungan usaha anggota.

7 BAZNAS Kota Yogyakarta memandu cara mengelola usaha dengan baik dan benar agar usaha tetap berjalan. 10 BAZNAS Kota Yogyakarta selalu memberikan kendali langsung dan tidak langsung terhadap kegiatan usaha para anggotanya. 11 BAZNAS Kota Yogyakarta selalu memantau pengelolaan sumber daya anggota, strategi pemasaran, pengelolaan keuangan, dan lain-lain.

1 Saya berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan program pelatihan yang diadakan BAZNAS Kota Yogyakarta 2 Saya sering berhalangan hadir.

KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan

Hal ini terlihat dari hasil uji F pada taraf signifikansi 5% diperoleh nilai F sebesar 9,514 dengan nilai F signifikansi sebesar 0,000.

Saran

Diharapkan para mustahik penerima zakat produktif, infaq dan shadaqah dari BAZNAS Kota Yogyakarta dapat lebih mengoptimalkan pemberdayaan yang diberikan oleh lembaga Amil Zakat agar usaha yang mereka jalankan dapat terus berkembang. Untuk menyelesaikan skripsi saya di Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta, saya berencana melakukan penelitian terhadap penerima dana zakat, infaq dan shadaqah dari BAZNAS Yogyakarta. 1 BAZNAS Kota Yogyakarta selalu memberikan pendampingan kepada kelompok secara berkala setiap satu bulan sekali/sesuai jadwal pertemuan yang telah disepakati.

2 BAZNAS Kota Yogyakarta membantu anggota dalam mengembangkan jaringan untuk kelangsungan usaha 3 anggota BAZNAS Kota Yogyakarta. memerintahkan anggotanya untuk selalu berusaha keras meningkatkan taraf perekonomian. 8 Pendamping yang diberikan BAZNAS Kota Yogyakarta dapat berperan sebagai sosok yang dapat memediasi perbedaan kepentingan antar kelompok maupun individu. 2 BAZNAS Kota Yogyakarta membantu anggota dalam pengembangan jaringan untuk keberlangsungan usaha anggota. memerintahkan anggotanya untuk selalu berusaha keras meningkatkan taraf perekonomian.

4 BAZNAS Kota Yogyakarta mendorong anggotanya untuk menemukan dan menggali potensi diri. mengarahkan bagaimana membentuk personel yang baik dan benar demi kelangsungan usaha anggota. bimbingan bagaimana melakukan muamala yang baik dan benar dalam kelangsungan usaha. panduan tentang cara menjalankan bisnis dengan baik dan benar dalam operasi berkelanjutan. 8 Pendamping yang diberikan BAZNAS Kota Yogyakarta dapat berperan sebagai pihak yang dapat memediasi perbedaan kepentingan antar kelompok atau 11 BAZNAS Kota Yogyakarta selalu memantau pengelolaan sumber daya anggota, strategi pemasaran, pengelolaan keuangan, dan lain-lain. 12 Pendampingan dapat dilakukan. hubungan komunikasi dan interaksi dengan anggota/kelompok.

Gambar

Gambar 1. Lingkaran Setan Kemiskinan Versi Nurkse
Gambar 2. Konsumsi dan Pendapatan dalam Hipotesis Siklus Hidup  Sumber: Sukirno (2005)
Gambar 3. Paradigma Penelitian  Keterangan :
Tabel 1. Populasi Responden Penelitian
+7

Referensi

Dokumen terkait

3 Pelanggan akan dimudahkan karena pelanggan tidak harus menempuh jarak yang jauh untuk melakukan transaksi Kenyamanan X2 No Pernyataan kenyamanan Produk BRILink STS TS KS S SS 1

Pilihan jawaban tersebut adalah: SS : Sangat Setuju S : Setuju KS : Kurang Setuju TS : Tidak Setuju STS : Sangat Tidak Setuju No Pernyataan SS S KS TS STS 1 Saya sangat

Pernyataan SS% S% TS% STS% 1 Materi pelatihan sesuai dengan kebutuhan Bapak/ibu 81,82 18,18 2 Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan sesuai dengan harapan Bapak/ibu 63,64 36,36

86 N = Netral TS = Tidak Setuju STS = Sangat Tidak Setuju Pernyataan: No Minat Beli Y Jawaban Pernyataan SS S N TS STS 1 Saya tertarik membeli produk kecantikan brand

Hasil Perhitungan Skala Likert No Pernyataan Responden Total Poin Total Persentase Kategori SS S TS STS SS S TS STS 1 Jamu pegal linu adalah bahan alami atau

Lembar Kuesioner 1 PELATIHAN X1 No Pernyataan STS TS N S SS 1 2 3 4 5 Instruktur 1 Kualifikasi instruktur sudah sesuai dengan bidang pelatihan yang ditangani

Motivasi Kerja X2 Kinerja Y No Pernyataan Jawaban STS TS N S SS Kebutuhan fisiologis phsysiological needs 1 Saya menerima gaji yang dapat memenuhi kebutuhan hidup saya

Keterangan pilihan: - SS : Sangat Setuju - S : Setuju - TS : Tidak Setuju - STS : Sangat Tidak Setuju No Pernyataan Alternatif jawaban Skor SS S TS STS 1 Pemberian ASI ekslusif