Rancangan Bahan Ajar Pembelajaran Sastra Lintas Kurikulum Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Bahasa dan Sastra Indonesia
Dosen Pengampu : Dra. Suhartiningsih, M.Pd.,
Kelas A / Anggota Kelompok :
Ilma Fifatyana (230210204173)
Queen Tiara Majiid (230210204076)
Faradillah Uzlifah Dwi R. (230210204082)
Meyla Eka Anissyakira (230210204072)
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEGNOLOGI UNIVERSITAS JEMBER
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
TAHUN 2024
A. Identitas
i) Bidang Studi = Bahasa Indonesia ii) Fase/Kelas = B/III
iii) Elemen = Membaca dan Berbicara 1. Capaian Pembelajaran
Peserta didik mampu menjelaskan hal-hal yang dihadapi oleh tokoh cerita pada teks narasi.
2. Indikator
1) Mampu membaca cerita “Beo yang haus” dengan benar. (terpadu dengan Bahasa Indonesia).
2) Mampu menghitung batu kerikil yang dimasukkan gagak ke dalam kendi dengan benar (terpadu dengan Matematika).
3) Mampu menyebutkan wujud- wujud benda dengan benar (terpadu dengan IPA).
4) Mampu memberi contoh sikap tolong menolong dilingkungan sekitar, seperti dengan teman, guru, dan orang lain dengan baik (terpadu dengan Ppkn).
5) Mampu menyebutkan ciri- ciri musim kemarau dengan benar (terpadu dengan IPS).
6) Mampu menyanyikan lagu yang ada dalam teks berjudul “aku pasti bisa” dengan benar (terpadu dengan SBDP).
3. Tujuan Pembelajaran
● Peserta didik mampu membaca cerita “Beo yang haus” dengan benar setelah guru membagikan teks cerita tersebut.
● Peserta didik mampu menghitung batu kerikil yang dimasukkan Beo ke dalam kendi dengan benar setelah membaca cerita “Beo yang Haus”
(terpadu dengan Matematika).
● Peserta didik mampu menyebutkan wujud- wujud benda dengan benar setelah membaca cerita “Beo yang Haus” (terpadu dengan IPA).
● Peserta didik mampu memberikan contoh sikap tolong menolong di lingkungan sekitar, baik dengan teman, guru, dan orang lain dengan baik setelah membaca cerita “Beo yang Haus” (terpadu dengan Ppkn).
● Peserta didik mampu menyebutkan ciri- ciri musim kemarau dengan benar setelah membaca cerita “Beo yang Haus” (terpadu dengan IPS).
● Peserta didik mampu menyanyikan lagu yang ada dalam teks berjudul
“Beo yang haus” dengan benar setelah guru menampilkan video “ku Bisa” (terpadu dengan SBDP).
4. Skenario Pembelajaran a. Kegiatan awal
- Guru menyapa para peserta didik dan mengajak berbincang mengenai benda apa saja yang ditemui di rumah maupun sekolah.
- Setelah itu guru bisa meminta para peserta didik untuk bernyanyi bersama-sama lagu berjudul “Aku pasti bisa” yang telah tersambung dengan materi pembelajaran yang ada.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran kepada peserta didik yaitu bahwa peserta didik diharapkan mampu memahami informasi dari bacaan dan tayangan yang dipirsa tentang diri dan lingkungan, narasi imajinatif, dan puisi anak.
b. Kegiatan inti
- Guru mendampingi peserta didik menyebutkan angka 1 sampai 20 dengan urut. Guru membantu peserta didik mengenali antara angka satuan dan angka puluhan.
- Guru meminta murid untuk menyebutkan apa saja benda yang ada disekeliling mereka. Setelah itu, guru memberi arahan untuk menghitung berapa banyak benda yang sudah disebutkan.
- Guru menyebutkan beberapa benda yang telah siswa sebutkan 1. Buku
2. Pensil 3. Air 4. Meja
- Guru memperkenalkan kepada murid terkait benda mana yang tergolong padat, cair, dan juga gas. Kemudian, guru bertanya kepada murid “Air termasuk benda cair, padat atau gas?”
- Guru meminta salah satu siswa agar menyebutkan masing- masing contoh benda padat, cair dan gas.
- Guru memberikan sebuah gambar :
Lalu meminta peserta didik mengamati gambar tersebut, lalu minta mereka menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah.
pertanyaan yang bisa guru berikan:
1. Apa yang kalian lihat pada gambar itu?
2. Musim apa yang terjadi pada daerah itu?
3. Apa yang kalian ketahui tentang musim kemarau?
- Guru memberikan sebuah cerita berjudul “Beo yang haus”.
Selanjutnya guru membacakan cerita tersebut dan peserta didik diperintahkan untuk menyimak terlebih dahulu, setelah guru selesai membacakan cerita tersebut peserta didik menceritakan kembali isi cerita “Beo yang haus” dengan bahasanya sendiri.
c. Kegiatan penutup
- Setelah sesi pembelajaran selesai, guru memberikan pujian kepada setiap anak atas partisipasi dan usahanya untuk membaca dalam pembelajaran pada hari itu. guru bisa memberikan nilai dengan memberi bintang atau smiley face pada pekerjaan peserta didik atau memberikan pujian langsung kepada peserta didik.
- Guru mengajak anak-anak untuk berbagi apa yang peserta didik pelajari hari itu. Guru menanyakan kepada peserta didiknya apakah terdapat kesulitan saat mengikuti pembelajaran, apakah peserta didik masih memiliki kesulitan dalam mengeja maupun membaca pada akhir pembelajaran.
- Guru memberikan tugas ringan kepada peserta didik mengenai materi yang telah dipelajari pada mata pelajaran Bahasa Indonesia hari ini.
5. Materi
1. Materi tentang penjumlahan 2. Materi tentang sifat - sifat benda
3. Materi tentang jenis - jenis musim di Indonesia 6. Penilaian
Terdapat dua penilaian : 1.) Penilaian sikap
Berisi kejadian sikap positif maupun negatif. Contohnya : Berisi kejadian sikap positif maupun negatif. Menilai apakah siswa sudah bertanggungjawab, kerja sama dan jujur serta santun.
2.) Penilaian pengetahuan
Berupa tugas ringan berisi soal-soal yang berkaitan dengan materi yang telah dijelaskan. Contoh soal antara lain :
1. Berapakah Batu kerikil yang dimasukkan gagak ke kendi tersebut ?
2. setelah membaca cerpen diatas, bisa kalian
kelompokkan benda cair dan benda padat? sebutkan persatu satu
3. berikan contoh hidup tolong menolong yang sama dengan sikap gagak terhadap temannya?
4. didalam cerpen diatas menggambarkan musim apa?
nahh, bagaimana ciri-ciri musim tersebut
5. nyanyilah lagu yang telah dicontohkan guru didepan!
apakah nyanyian itu berhubungan dengan gagak yang haus ?