i Halaman Depan ...
Daftar Isi ... i
BAB 1 PENDAHULUAN ... 1
1.1 Latar Belakang ... 1
1.2 Rumusan Masalah ... 2
1.1 Tujuan ... 3
1.2 Manfaat ... 3
1.3 Target Luaran ... 3
BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI ... 4
BAB III METODE PELAKSANAAN ... 6
3.1 Edukasi Demam Berdarah Dengue ... 6
3.2 Pelatihan Pembuatan Spray Anti Nyamuk ... 7
3.3 Evaluasi program ... 8
BAB IV BIAYA DAN JADWAL KEGIATA ... 9
4.1 Anggaran Biaya ... 9
4.2 Jadwal Kegiatan ... 9
DAFTAR PUSTAK ... 10
LAMPIRAN ... 12
Lampiran 1. Format Jadwal Kegiatan ... 12
Lampiran 2. Biodata Ketua, Anggota dan Dosen Pendamping ... 13
Lampiran 3. Biodata Dosen Pendamping ... 17
Lampiran 4. Format Justifikasi Anggaran Kegiatan ... 18
Lampiran 5. Susunan Organisasi Tim Pelaksana dan Pembagian Tugas ... 20
Lampiran 6. Surat Pernyataan Ketua Pelaksana ... 21
Lampiran 7. Formulir Surat Pernyataan Kesediaan Bekerjasama dari Mitra ... 22
Lampiran 8. Denah detail lokasi mitra Kerja ... 23
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
Perkumpulan Tuna daksa Kristiani (PERSANI) Nusa Tenggara Timur merupakan sebuah komunitas disabilitas yang berdiri pada tanggal 21 April 2010. Pusat kegiatan komunitas PERSANI berlokasi di Jln, Oelon III, Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. Komunitas PERSANI merupakan komunitas difabel yang bergerak dalam bidang pengembangan masyarakat khususnya dalam bidang Pengembangan ekonomi Tunadaksa Yang berada di lingkup Kota Kupang. Semua anggota PERSANI berdomisili di berbagai daerah di Kota Kupang dan sekitarnya. Mereka biasanya berkumpul di kelurahan Sikumana 2 kali dalam satu bulan untuk membahas kegiatan yang akan dilakukan. Selain itu, semua kegiatan rutin yang akan dilakukan oleh komunitas ini berpusat di rumah ibu Serafina Bete selaku penanggungjawab berada di Kelurahan Sikumana.
Kota Kupang Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu kota endemis Demam Berdarah Dengue dengan Incident Rate (IR) tertinggi di Nusa tenggara Timur yaitu sebesar 392,8 pada tahun 2020 (Kemenkes RI, 2021). Terdapat 752 kasus DBD dan delapan kasus kematian akibat DBD pada tahun 2020. Pada September 2023 tercatat 187 kasus DBD dengan 2 kematian di Kota Kupang. Tahun 2022 jumlah kasus DBD dilaporkan sebanyak 445 kasus.
Kota Kupang mempunyai enam wilayah kecamatan yang terdiri 51 Kelurahan dan merupakan wilayah endemis DBD dan terjadi setiap tahunnya merata pada seluruh wilayah kecamatan.
Demam Berdarah Dengue merupakan salah satu penyakit endemik yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk betina yang biasanya berasal dari spesies Aedes Aegypti. Berdasarkan data sebaran kasus DBD di Kota Kupang, Puskesmas Sikumana berada pada urutan pertama dengan kasus DBD tertinggi sebanyak 142 kasus dan empat orang dilaporkan meninggal. Pada tahun 2022 berita yang dilansir pada POSKUPANG.COM, terdapat 82 penderita DBD dengan jumlah 1 kasus kematian di Puskesmas Sikumana. Memasuki musim penghujan populasi nyamuk Aedes aegypti cenderung meningkat karena telur yang belum menetas akan menetas ketika habitat perkembangbiakannya digenangi air hujan. Selain itu, kelangsungan hidup nyamuk Aedes aegypti akan lebih lama bila tingkat kelembaban tinggi.
Salah satu faktor risiko yang mempengaruhi kejadian DBD adalah masih kurangnya pengetahuan dan perilaku pencegahan oleh masyarakat. Masyarakat yang memiliki pengetahuan rendah akan melaksanakan tindakan pencegahan penyakit DBD yang rendah.
Ketersediaan informasi kesehatan memiliki peran yang penting untuk menyampaikan informasi kesehatan agar mempermudah masyarakat dalam menerima pesan kesehatan.
Namun, selama ini ada kesenjangan pemberian informasi yang diberikan kepada beberapa kelompok masyarakat yakni pada para penyandang disabilitas. Orang dengan disabilitas masih menghadapi kesulitan dalam mendapatkan akses untuk pekerjaan yang layak, pendidikan
yang inklusif, pelayanan dalam masyarakat, atau bahkan pemenuhan kebutuhan dasar (Muti, 2018).
Disabilitas merujuk pada kondisi fisik, intelektual, atau sensorik yang dapat membatasi aktivitas dan partisipasi dalam kehidupan sehari-hari (Azhar et al., 2023). Para disabilitas kerap kali disebut oleh masyarakat sebagai orang cacat dan orang yang tidak bisa produktif melakukan sesuatu bahkan menghasilkan sesuatu dalam hidupnya. Tak jarang juga masyarakat menganggap, para disabilitas ini tidak bisa menjalankan tugasnya dan tanggung jawabnya dengan baik, maka seringkali hak - hak mereka pun terabaikan. Tantangan orang dengan disabilitas untuk dapat beraktifitas seperti orang pada umumnya terjadi karena kurangnya fasilitas fisik bangunan dan atau infrastruktur (Syafi'ie, 2014) yang memungkinkan mereka untuk beraktifitas secara mandiri. Penyakit DBD merupakan penyakit yang dapat menyerang siapa saja, tanpa terkecuali para penyandang disabilitas. Bahkan kaum ini merupakan kaum rentan, oleh karena itu edukasi dan pelatihan tentang penyakit DBD perlu untuk dilakukan pada para penyandang disabilitas.
Komunitas Perkumpulan Tuna Daksa Kristiani (PERSANI) merupakan komunitas yang memperjuangkan hak-hak dasar penyandang disabilitas dalam berbagai sektor.
Tunadaksa merupakan istilah lain dari cacat tubuh atau tunafisik, berbagai kelainan bentuk tubuh yang mengakibatkan kelainan fungsi dari tubuh untuk melakukan gerakan-gerakan yang dibutuhkan Kegiatan komunitas yang berpusat di Kelurahan Sikumana ini tidak menutup kemungkinan para Tunadaksa tertular penyakit DBD. Selain itu, mayoritas anggota komunitas PERSANI tidak memiliki pendidikan yang memadai mengakibatkan mereka kesulitan mendapatkan informasi kesehatan.
Komunitas ini memiliki potensi yang dapat dijadikan mitra dalam program ini karena anggotanya sudah terbiasa menjadi fasilitator dalam berbagai acara dan memiliki jaringan kerjasama dengan komunitas disabilitas lain. Pemberian informasi tentang DBD perlu untuk dilakukan agar para penyandang disabilitas memiliki informasi yang sama tentang kesehatan dan dapat melindungi diri dari ancaman penyakit ini.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan terkait dengan kondisi mitra dalam program ini, maka rumusan masalah dalam kegiatan ini, yaitu:
1. Apa solusi bagi penyandang disabilitas Tunadaksa dalam melakukan pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD)?
2. Bagaimana cara melakukan pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) pada penyandang disabilitas Tunadaksa
3. Apa program yang efektif yang dapat diterapkan pada penyandang disabilitas khususnya tunadaksa dalam mencegah berkembangnya nyamuk Aedes aegypti?
1.3 Tujuan
Tujuan dari program PKM-PM ini adalah sebagai berikut:
1. Mengurangi risiko terkena penularan DBD pada Tunadaksa
2. Meningkatkan pengetahuan para penyandang disabilitas Tunadaksa tentang DBD, gejala, penularan serta pencegahan DBD.
3. Pemberdayaan penyandang disabilitas khususnya Tunadaksa Tentang pencegahan DBD.
1.4 Manfaat
Manfaat dari program PKM-PM ini yaitu untuk mengurangi risiko penularan penyakit DBD pada disabilitas khususnya Tunadaksa serta meningkatkan keterampilan untuk menghindari gigitan nyamuk melalui kegiatan pelatihan dan pemberdayaan.
1.5 Target Luaran
Luaran yang hendak dicapai dalam program PKM-PM ini adalah:
1. Laporan kemajuan program PKM-PM 2. Laporan akhir kegiatan PKM-PM 3. Akun media sosial PKM-PM
4. Publikasi artikel ilmiah hasil kegiatan PKM-PM 5. Buku panduan mitra
BAB II
GAMBARAN UMUM LOKASI
Kelurahan Sikumana merupakan salah satu kelurahan yang berada di Kota Kupang Nusa Tenggara Timur. Kelurahan Sikumana masuk dalam wilayah kerja Puskesmas Sikumana.
Berdasarkan data sebaran kasus DBD di Kota Kupang, Puskesmas Sikumana berada pada urutan pertama dengan kasus DBD tertinggi sebanyak 142 kasus dan empat orang dilaporkan meninggal. Pada tahun 2022 berita yang dilansir pada POSKUPANG.COM, terdapat 82 penderita DBD dengan jumlah 1 kasus kematian di Puskesmas Sikumana. Pada periode Januari-November 2022 kelurahan Sikumana memiliki penduduk terbanyak yang menderita DBD yakni sebanyak 23 orang dengan jumlah kematian sebanyak 1 orang.
Dari hasil survei lokasi yang dilakukan oleh kelompok pada hari Senin, 12 Februari 2024 kondisi lingkungan di lokasi mitra yaitu Jalan Oelen Kelurahan Sikumana masih kurang baik. Hal ini karena sampah tidak dibuang pada tempat penampungan sampah melainkan hanya ditumpuk di pinggir jalan rumah warga. Sampah plastik yang menumpuk tersebut pada musim hujan dapat menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti. Selain sampah yang menumpuk terdapat juga genangan air di lingkungan sekitar dikarenakan saat ini masuk pada musim penghujan.
Mitra yang akan bekerja sama dengan kelompok pengabdian ini adalah Perkumpulan Tuna daksa Kristiani (PERSANI). Perkumpulan Tuna daksa Kristiani (Persani) Nusa Tenggara Timur merupakan sebuah komunitas disabilitas yang berdiri pada tanggal 21 April 2010 dan mendapat rekomendasi dari Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa-Kota Kupang dengan No surat: Kel.Opr.474.4/17/I/2011 pada tanggal 20 Januari 2011 dan telah memiliki akta notaris organisasi No. 7 tanggal 21 Oktober 2011 serta secara resmi terdaftar di Pengadilan Negeri Kupang dengan nomor: 204/PN/Kupang tanggal 10 November 2011.
Komunitas PERSANI NTT berlokasi di Jalan Oelon III, Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. Organisasi PERSANI NTT bergerak dalam bidang pengembangan masyarakat khususnya dalam bidang Pengembangan ekonomi Tunadaksa Yang berada di lingkup Kota Kupang, Kabupaten Kupang dan sekitarnya. PERSANI NTT bersama organisasi penyandang disabilitas lainnya terus berjuang untuk advokasi hak-hak dasar penyandang disabilitas dalam berbagai sektor. Saat ini Lembaga PERSANI NTT masih memfokuskan pada beberapa aktivitas internal organisasi, yaitu pendampingan dan penguatan organisasi tingkat lokal (daerah), di kabupaten dan kota Kupang serta melakukan kegiatan rutin organisasi dalam bentuk arisan sebagai pemersatu anggota.
Gambar 2.1: Lokasi Komunitas PERSANI
Berdasarkan hasil wawancara dengan ketua komunitas PERSANI Ibu Serafina Bete, anggota komunitas PERSANI berjumlah 21 anggota dan tidak hanya dari Tunadaksa melainkan juga terdapat disabilitas lain yaitu 1 orang Tunanetra dan 2 orang dengan keterbatasan intelektual serta 3 relawan dengan kondisi tubuh normal. Semua anggota tinggal di rumah masing-masing dan biasanya mengadakan pertemuan 2 kali dalam sebulan di minggu kedua dan keempat dalam bulan untuk membahas kegiatan yang akan dilakukan. Pertemuan ini diadakan di rumah ibu ketua dan sekaligus merupakan balai perkumpulan Persani.
Hampir semua anggota tidak memiliki pendidikan yang tidak memadai, hal ini dikarenakan adanya diskriminasi dalam bidang pendidikan. Oleh karena itu, saat ini komunitas PERSANI sedang memperjuangkan pendidikan inklusi bagi penyandang disabilitas dengan menjalin kerjasama dengan berbagai instansi. Meskipun dengan keterbatasan yang mereka miliki, anggota komunitas PERSANI sudah banyak yang menjadi fasilitator dalam berbagai kegiatan yang melibatkan para penyandang disabilitas seperti seminar, pelatihan dan sebagainya. Dari hasil wawancara juga diperoleh bahwa, komunitas PERSANI sudah menjadi tempat penelitian para mahasiswa, namun belum ada program pengabdian yang dilakukan.
Maka dari itu, kami menjadikan komunitas ini sebagai mitra untuk melaksanakan program PKM-PM ini.
BAB III
METODE PELAKSANAAN
Pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini dirancang secara luring atau tatap muka di tempat Komunitas PERSANI (Perkumpulan Tuna daksa Kristiani) NTT yang berlokasi di Jalan Oelon III, Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.
Pelaksanaan program ini dilakukan oleh mahasiswa/i Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana Kupang.
EVALUASI
Rincian metode pelaksanaan sebagai berikut : 3.1 Edukasi Demam Berdarah Dengue
Edukasi bagi penyandang Disabilitas Tuna Daksa merupakan langkah penting dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan tentang penyakit Demam Berdarah, maka kami terlebih dahulu melakukan penyuluhan tentang bahaya penyakit DBD. Kegiatan Penyuluhan akan dilakukan secara langsung ke lapangan dengan melibatkan para anggota komunitas PERSANI yang berada di Kelurahan Sikumana. Kegiatan sosialisasi atau penyuluhan ini akan dilaksanakan dengan menggunakan metode ceramah. Metode ceramah merupakan suatu cara dalam menerangkan dan menjelaskan suatu ide, pengertian atau pesan secara lisan kepada kelompok sasaran sehingga memperoleh informasi dalam hal ini informasi tentang kesehatan.
Dalam kegiatan penyuluhan bahaya DBD ini materi yang akan disampaikan yaitu pengertian penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), penyebab dan cara penularan penyakit DBD, ciri-ciri nyamuk, tanda dan gejala serta cara pencegahan penyakit dan pemberantasan nyamuk. Penyuluhan ini selain dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan, juga dilakukan sebagai langkah awal untuk menumbuhkan kesadaran mitra akan pentingnya kegiatan ini.
Dengan begitu, harapannya remaja dapat berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian ini.
Sebelum melaksanakan kegiatan penyuluhan tentang bahaya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dilakukan Pre Test untuk mengukur sejauh mana pemahaman para remaja tentang penyakit DBD. Dan setelah kegiatan penyuluhan akan dilakukan Post Test untuk mengetahui apakah terjadi peningkatan pengetahuan mitra tentang penyakit DBD setelah dilakukan kegiatan penyuluhan. Hasil dari Pre Test dan Post Test ini juga dijadikan sebagai acuan dalam evaluasi kegiatan yang telah dilakukan.
3.2 Pelatihan Pembuatan Spray Anti Nyamuk
Pelatihan pembuatan spray anti nyamuk dilakukan untuk memberikan keterampilan praktis kepada penyandang Disabilitas Daksa sehingga mereka dapat terhindar dari gigitan nyamuk Aedes aegypti, meningkatkan kemandirian dalam melakukan pencegahan dan mengelola kesehatan mereka serta mengajarkan mereka untuk menggunakan bahan-bahan
EVALUASI PROGRAM EDUKASI
TENTANG DBD
PELATIHAN PEMBUATANSPRAY
ANTINYAMUK
alami dan mudah dijangkau. Hal ini juga dapat menghemat biaya dan menambah pengetahuan mereka terkait manfaat bahan-bahan alami yang digunakan. Pelatihan pembuatan spray anti nyamuk dilakukan di lokasi balai komunitas PERSANI dengan melibatkan seluruh anggota komunitas PERSANI agar dapat melatih cara pembuatan spray anti nyamuk berbahan dasar kulit jeruk dan daun serai.
Jenis tumbuhan ini dapat digunakan sebagai insektisida alami karena memiliki minyak atsiri yang tidak disukai oleh nyamuk maupun serangga. Jeruk nipis (Citrus aurantifolia) biasa digunakan karena tanaman ini kaya akan kandungannya. Kulit buah jeruk nipis jeruk aurantifolia mengandung bahan kimia yang bersifat metabolit sekunder seperti minyak atsiri, Flavonoid, Saponin, Steroid, dan Terpen. Minyak atsiri pada kulit jeruk nipis seperti limonene dan limonoid menghambat pergantian kulit pada jentik dan dapat masuk ke dalam tubuh jentik nyamuk sebagai racun. Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) banyak digunakan karena kandungan kimia yang berkhasiat dalam tanaman tersebut. Kulit buah jeruk nipis Citrus aurantifolia dapat digunakan sebagai mengandung sunyata kimia yang merupakan metabolit sekunder seperti minyak atsiri, flavonoid, saponin, steroid, dan terpen. (Melviani et al., 2023).
Serai dapur (Cymbopogon nardus) mengandung sitronela dan jeruk nipis (Citrus aurantifolia) mengandung linalool dan limonen merupakan contoh tanaman yang mengandung bioinsektisida yang bisa digunakan sebagai penolak nyamuk. Sitronela memiliki sifat racun yang bila terkena atau termakan nyamuk akan menyebabkan nyamuk dehidrasi serta limonene dan linalool adalah zat yang efektif untuk mengusir nyamuk.
Dalam proses pembuatan spray anti nyamuk ini, terdiri 3 tahap yaitu persiapan (alat dan bahan), tahapan pembuatan dan pengemasan. Berikut merupakan rinciannya:
1. Persiapan
Sebelum membuat spray anti nyamuk hal pertama yang dilakukan yaitu mempersiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan untuk proses pembuatannya yaitu:
Alat yang digunakan:
● Blender
● Timbangan digital
● Pisau
● Saringan stainless steel
● Talenan kayu
● Mangkuk
● Gelas ukur kaca kapasitas 2 Lt
● Cerek kaca
● Senduk
● Apron
● Sarung tangan plastik Bahan yang digunakan yaitu:
● Kulit jeruk
● Daun serai
● Air
2. Tahapan pembuatan
Tahapan pembuatan yaitu tahapan dalam membuat spray anti nyamuk, langkah-langkah atau tahapan pembuatannya yaitu:
● Siapkan kulit jeruk(1 ons) dan daun serai (1 ons) yang sudah dicuci bersih, lalu potong menjadi beberapa bagian yang kecil
● Masukan ke dalam blender kemudian tambahkan 50 ml air
● Blender hingga halus, siapkan wadah/mangkuk lalu saring
● Filtrat yang telah dihasilkan kemudian ditambahkan dengan 100 ml air lalu masukan ke dalam wadah/botol spray
3. Pengemasan
Spray anti nyamuk yang telah dibuat kemudian akan dikemas dalam botol kemasan berukuran 100 ml.
Gambar 3.1: Kemasan spray anti nyamuk
3.3 Evaluasi program
Efektivitas keberhasilan program diukur dengan membandingkan hasil pretest dan post test pengetahuan serta observasi peningkatan keterampilan dalam mengelolah kulit jeruk dan daun serai sebagai spray anti nyamuk. Keberlanjutan program PKM PM diharapkan dapat dicapai melalui kemitraan dengan Balai Komunitas Persani.
BAB IV
BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN 4.1 Anggaran Biaya
No Jenis Pengeluaran Biaya (Rp)
1. Perlengkapan 2.580.000
2. Bahan habis pakai 2.580.000
3. Lain-lain 1.470.000
Total 6.930.000
4.2 Jadwal Kegiatan
No Jenis Kegiatan
Bulan
Penanggung Jawab
1 2 3 4
1. Persiapan Marselina
2. Pembelian alat dan bahan Deltri
3. Kegiatan edukasi Selni
4. Pelatihan
Pembuatan produk Veronika
6. Pembuatan Jurnal Selni
8. Pendampingan Veronika
9. Evaluasi Semua
Anggota
10. Pelaporan Semua
anggota 11. Publikasi Jurnal
DAFTAR PUSTAKA
Azhar, J. K., Hidayat, E. N., & Raharjo, S. T. (2023). Kekerasan Seksual: Perempuan Disabilitas Rentan Menjadi Korban. Share: Social Work Journal, 13(1), 82-91.
Broto, W., Fatimah, S., Arifan, F., & Damayanti, E. K. (2021). Pemanfaatan Ekstrak Batang Serai dan Limbah Kulit Jeruk Sebagai Obat Spray Anti Nyamuk. Pentana: Jurnal Penelitian Terapan Kimia, 2(1), 6-11.
BPS. 2022. Jumlah Kasus penyakit Menurut kabupaten/Kota dan Jenis Penyakit. URL : https://ntt.bps.go.id/indicator/30/1485/1/jumlah-kasus-penyakit-menurut-kabupaten- kota-dan-jenis-penyakit.html . Diakses tanggal 14 Febuari 2024.
Dipahayu, D., & Annurijati, S. (2022). Penyuluhan Formulasi Spray Anti Nyamuk dari Infusa Limbah Daun Serai (Cymbopogon nardus) dan Kulit Buah Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia). Jurnal Abdi Masyarakat Kita, 2(2), 152-160.
Tarmizi, S.N.2023. Atasi DBD, Kemenkes tebar Nyamuk Wolbacia di Kupang. URL : https://www.kemkes.go.id/id/rilis-kesehatan/atasi-dbd-k. Diakses tanggal 14 Febuari 2024.
Lubu, R. A. Y., Romeo, P., & Ndoen, H. I. (2023). Correlation of Predisposing, Enabling and Reinforcing Factors with Dengue Hemorrhagic Fever Prevention in The Work Area of Sikumana Health Center Kupang City. Media Kesehatan Masyarakat, 5(1), 1-8.
Mukaromah, A. H., Saptaningtyas, R., Wardoyo, F. A., Maharani, A. I., Nova, D. A., Shofwana, F., ... & Kurniawan, S. (2024). Pemanfaatan Daun Sereh dan Kulit Jeruk untuk Pencegahan Gigitan Nyamuk Aedes Aegypti. Pelita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(1), 8-14.
Nedabang, A. 2023. Manajemen Surveilans Epidemiologi KLB Penyakit DBD di UPTD
Puskesmas Sikumana Tahun 2022. URL :
https://kupang.tribunnews.com/amp/2023/06/12/manajemen-surveilans-epidemiologi- klb-penyakit-dbd-di-uptd-puskesmas-sikumana-tahun-2022?page=2 . Diakses tanggal 14 Februari 2024.
Ramba, C. M. (2023). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja Puskesmas Sikumana. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala, 5(1), 64-71.
Sinar, Y., Dion, Y., & Djogo, H. M. A. (2022). Gambaran Pengetahuan Keluarga Tentang Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue (Dbd) di Wilayah Kerja Puskesmas Sikumana. CHMK Health Journal, 6(1), 365-371.
WHO. 2023. Dengue- Global Situation. URL : https://www.who.int/emergencies/disease- outbreak-news/item/2023-DON498 . Diakses tanggal 14 Februari 2024.
Widinarsih, D. (2019). Penyandang disabilitas di indonesia: perkembangan istilah dan definisi.
Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 20(2), 127-142.
Wahyuni, S., & Azha’ari, I. F. (2023). Workshop Pengolahan Spray Anti Nyamuk Berbahan Tumbuhan Serai dan Kulit Jeruk di Kelurahan Habaring Hurung. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 4(4), 4935-4940.
Lampiran 1. Format Jadwal kegiatan No Jenis Kegiatan
Bulan
Penanggung jawab
1 2 3 4
1. Persiapan Marselina
2. Kegiatan bulan pertama
Niken 3. Kegiatan bulan
kedua
Deltri 4. Kegiatan bulan
ketiga
Selni
Lampiran 2. Biodata Ketua, Anggota dan Dosen Pendamping 1. Biodata Ketua
A. Identitas Diri
B. Kegiatan Kemahasiswaan yang Sedang/ Pernah Diikuti
C. Penghargaan yang Pernah Diterima
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari ternyata ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan PKM-PM
Kupang, 14-02 2024 Ketua
Marselina Ude
1 Nama Lengkap Marselina Ude
2 Jenis Kelamin Perempuan
3 Program Studi Kesehatan Masyarakat
4 NIM 2107010108
5 Tempat dan Tanggal Lahir Mboa poma, 13 Maret 2002
6 Alamat Email [email protected]
7 Nomor telepon/HP 082144206515
No Jenis Kegiatan Status dalam
kegiatan
Waktu dan Tempat 1. Pertukaran Mahasiswa
Merdeka
Peserta 2023
(Universitas Sumatera
Utara) 2.
No Jenis
Penghargaan
Pihak Pemberi Penghargaan
Tahun 1
2
2. Biodata Anggota 1 A. Identitas Diri
B. Kegiatan Kemahasiswaan yang Sedang/ Pernah Diikuti
C. Penghargaan yang Pernah Diterima
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari ternyata ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan PKM-PM
Kupang, 14-02-2024 Anggota
Maria Detriani Miani
1 Nama Lengkap Maria Detriani Miani
2 Jenis Kelamin Perempuan
3 Program Studi Kesehatan Masyarakat
4 Nim 2107010099
5 Tempat dan Tanggal Lahir Lait, 04 April 2001
6 Alamat Email [email protected]
7 Nomor telepon/HP 081353523539
No Jenis Kegiatan Status dalam
Kegiatan
Waktu dan Tempat 1
2 -
No Jenis Penghargaan Pihak Pemberi Penghargaan
Tahun
1 -
2 -
3. Biodata Anggota 2 A. Identitas Diri
B. Kegiatan Kemahasiswaan yang Sedang/ Pernah diikuti
C. Penghargaan yang pernah Diterima
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari ternyata ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan PKM-PM
Kupang, 14-02- 2024 Anggota
Rowita Yunita Selnia 1 Nama Lengkap Rowita Yunita Selnia
2 Jenis Kelamin Perempuan
3 Program Studi Kesehatan Masyarakat
4 NIM 2107010042
5 Tempat dan Tanggal Lahir Nara, 5 September 2002 6 Alamat Email [email protected] 7 Nomor Telepon/HP 082146001361
No Jenis kegiatan Status dalam kegiatan Waktu dan Tempat 1 Turnamen Voli
Tingkat Universitas
Anggota Universitas
Kristen Artha Wacana 2
No Jenis Penghargaan Pihak Pemberi Penghargaan
Tahun 1 Sertifikat Juara II Voli
UKAWE CUP II
Panitia Turnamen Voli Tingkat Universitas
2023
2
4. Biodata Anggota 3 A. Identitas Diri
B. Kegiatan Kemahasiswaan yang Sedang/ Pernah Diikuti
C. Penghargaan yang Pernah Diterima
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari ternyata ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan PKM-PM
Kupang, 14-02-2024 Anggota
Veronika Bala keytimu
1 Nama Lengkap Veronika Bala keytimu
2 Jenis kelamin Perempuan
3 Program Studi Kesehatan Masyarakat
4 NIM 2107010046
5 Tempat dan Tanggal Lahir Maumere, 23 November 2003
6 Alamat Email [email protected]
7 Nomor Telepon / Hp 081238852275
No Jenis Kegiatan Status dalam
Kegiatan
Waktu dan Tempat
1 -
2 -
No Jenis Penghargaan Pihak Pemberi Penghargaan
Tahun
1 -
2 -
Lampiran 3. Biodata Dosen Pendamping A. Identitas Diri
B. Riwayat Pendidikan
C. Rekam jejak Tri Dharma PT ( dalam 5 tahun terakhir) Pendidikan / Pengajaran
Penelitian
Pengabdian kepada masyarakat
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari ternyata ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan PKM-PM
Kupang, … Feburari 2024
…………..
1 Nama Lengkap Afrona E.L. Takaeb, S.KM.,
MHID
2 Jenis Kelamin Perempuan
3 Program Studi 4 NIP/ NIDN
5 Tempat dan Tanggal Lahir 6 Alamat Email
7 Nomor Telepon/ HP
No Jenjang Bidang ILmu Institusi Tahun Lulus 1
2 3
NO. Nama Mata Kuliah Wajib/Pilihan SKS
No Judul Penelitian Penyandang Dana Tahun 1
2
No Judul Pengabdian kepada Masyarakat
Penyandang Dana Tahun
NIP ………
Lampiran 4. Format Justifikasi Anggaran kegiatan Jenis Pengeluaran
Volume
Harga Satuan (Rp)
Nilai (Rp)
1.Perlengkapan yang diperlukan
a. Timbangan digital 2 150.000 300.000
b. Blender 2 350.000 700.000
c. Pisau 10 20.000 200.000
d. Saringan stainless steel 2 20.000 40.000
e. Talenan kayu 5 20.000 100.000
f. Mangkuk 6 35.000 210.000
g. Apron 10 30.000 300.000
h. Gelas ukur kaca kapasitas 2 Lt
2 100.000 200.000
i. Cerek kaca 2 50.000 100.000
j. Leaflet 20 15.000 300.000
k. Spanduk 1 100.000 100.000
l. sendok 6 5.000 30.000
SUB TOTAL 2.580.000
2. Bahan Habis pakai
a. Botol Spray 60 25.000 750.000
b. Label 60 5.000 300.000
c. Kulit Jeruk 20 40.000 800.000
d. Daun Serai 20 20.000 400.000
e. Air Aqua 6 50.000 300.000
f. Sarung tangan plastik 100 300.000 30.000
SUB TOTAL 2.580.000
3. Paket Data
a. Pembelian paket data 1 300.000 300.000
SUB TOTAL 300.000
4. Lain-lain
a. Desain grafis 300.000 300.000
b. Publikasi pada jurnal 500.000 500.000
c. Transport lokal 4 150.000 600.000
d. Kertas 2 60.000 120.000
SUB TOTAL 1.470.000
TOTAL 6.930.000
Lampiran 5. Susunan Organisasi Tim Pelaksana dan Pembagian Tugas
No Nama / NIM Program
Studi
Bidang Ilmu
Alokasi waktu (jam/
minggu
Uraian Tugas
1. Marselina Ude (2107010108)
Kesehatan Masyarakat
PKIP 8jam Mempertanggungjawabkan program yang telah dibuat dan mengelola anggota tim serta memberikan penyuluhan atau edukasi tentang DBD kepada mitra dengan menerapkan SOP Kesehatan
2. Maria Detriani Miani (2107010099)
Kesehatan Masyarakat
PKIP 8 jam Penanggung Jawab dalam kegiatan rencana evaluasi dan pelaksanaan pre dan posttest sebelum dan sesudah kegiatan penyuluhan dan pelatihan.
3 Rowita Yunita Selnia (2107010042)
Kesehatan Masyarakat
PKIP 8 jam Penanggung jawab
pelaksanaan pelatihan dan pengedukasian cara membuat spray anti nyamuk dan pembeliaan alat dan bahan.
4 Veronika Bala Keytimu (2107010046)
Kesehatan Masyarakat
PKIP 8 jam Penanggung jawab atas pembuatan spray anti nyamuk dan proses
pengemasan nya
Lampiran 6. Surat Pernyataan Ketua Pelaksana
SURAT PERNYATAAN KETUA TIM PELAKSANA
Nama Ketua Tim : Marselina ude Nomor Induk mahasiswa : 2107010108
Program Studi : Kesehatan Masyarakat
Nama Dosen Pendamping : Afrona Elisabeth Lelan Takaeb, S.KM.,MHID Perguruan Tinggi : Universitas Nusa Cendana Kupang
Dengan ini menyatakan bahwa proposal PKM-PM saya dengan judul DIFABEL LAWAN DBD: MENJADI PAHLAWAN KESEHATAN DI RUMAH SENDIRI yang diusulkan untuk tahun anggaran 2024 adalah:
1. Asli karya kami, belum pernah dibiayai oleh lembaga atau sumber dana lain, dan tidak dibuat dengan menggunakan kecerdasan buatan/artificial intelligence (AI).
2. Kami berkomitmen untuk menjalankan kegiatan PKM secara sungguh-sungguh hingga selesai.
Bilamana di kemudian hari ditemukan ketidaksesuaian dengan pernyataan ini, maka saya bersedia dituntut dan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan mengembalikan seluruh biaya yang sudah diterima ke kas negara.
Demikian persyaratan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan sebenar-benarnya.
Kupang, … Februari 2024 Yang Menyatakan
Marselina Ude NIM 2107010108
Lampiran 7. Formulir Surat Pernyataan Kesediaan Bekerjasama dari Mitra SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN KERJASAMA DARI MITRA
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Serafina Bete
Pimpinan Mitra : PersatuanTunadaksa Kristiani (PERSANI) Bidang
Kegiatan
: Pengabdian Masyarakat
Alamat : Jln. Oelon III, Keluarahan Sikumana, Kecamatan Maulafa Kota Kupang
Dengan ini menyatakan Bersedia untuk Bekerjasama dengan Pelaksana Kegiatan PKM Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) dengan judul: “DIFABEL LAWAN DBD:
MENJADI PAHLAWAN KESEHATAN DI RUMAH SENDIRI”
Nama Ketua Tim : Marselina Ude Nomor Induk Mahasiswa : 2107010108
Program Studi : Kesehatan Masyarakat
Nama Dosen Pendamping : Afrona E.Lelan Takaeb, S.KM, MHID Perguruan Tinggi : Universitas Nusa Cendana
Guna menerapkan dan/atau mengembangkan iptek pada tempat kami.
Bersama ini pula kami nyatakan dengan sebenarnya bahwa diantara pihak Mitra dan Pelaksana Program tidak terdapat ikatan kekeluargaan dan/atau ikatan usaha dalam wujud apapun juga.
Demikian Surat Pernyataan ini dibuat dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab tanpa ada unsur pemaksaan di dalam pembuatannya untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya.
Kupang, 19-02-2024 Yang Membuat Pernyatan,
Serafina Bete