• Tidak ada hasil yang ditemukan

ringkasan - SIKEPO - Otoritas Jasa Keuangan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "ringkasan - SIKEPO - Otoritas Jasa Keuangan"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

1/2

RINGKASAN

SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 32/POJK.03/2021 TENTANG PERUBAHAN ATAS SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 9/POJK.03/2019 TENTANG PENILAIAN KEMBALI BAGI PIHAK UTAMA

BANK

1. Latar Belakang

Penerbitan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No 32/POJK.03/2021 tentang Perubahan atas Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 9/POJK.03/2019 tentang Penilaian Kembali bagi Pihak Utama Bank (SEOJK Perubahan SEOJK PKPU) ini dilatarbelakangi sehubungan dengan ditetapkannya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14/POJK.03/2021 tentang Perubahan atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 34/POJK.03/2018 tentang Penilaian Kembali bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan (POJK Perubahan POJK PKPU) yang telah diundangkan dan berlaku pada 30 Juli 2021, sehingga diperlukan penyesuaian terhadap SEOJK yang saat ini berlaku sebagaimana Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 9/POJK.03/2019 tentang Penilaian Kembali bagi Pihak Utama Bank (SEOJK PKPU), untuk memberikan penjelasan lebih lanjut terkait dengan penambahan ketentuan dalam cakupan, tata cara dan konsekuensi hasil akhir dari penilaian kembali pihak utama Bank sebagaimana POJK Perubahan POJK PKPU .

2. Pokok-pokok Pengaturan

Dalam SEOJK Perubahan SEOJK PKPU ini, dilakukan penambahan dan/atau penyesuaian substansi pengaturan dari SEOJK PKPU, yang secara umum sebagai berikut:

a. Penyesuaian definisi Pihak Utama Pengurus, Pejabat Eksekutif dan prinsip kehati-hatian di sektor jasa keuangan dan/atau prinsip pengelolaan LJK yang baik bagi Bank.

b. Penambahan cakupan indikasi permasalahan yaitu menghambat atau mengganggu upaya dan pelaksanaan kewenangan OJK dan/atau upaya dari Pihak Utama Bank dan/atau pihak lain dalam penanganan permasalahan solvabilitas dan/atau likuiditas Bank dan permasalahan lainnya yang bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

c. Penetapan hasil akhir penilaian kembali tanpa mengikuti seluruh langkah penilaian kembali (4 Tahap) dan penetapan jangka waktu penyampaian tanggapan dari Pihak Utama kurang dari 10 (sepuluh) hari kerja, dengan pertimbangan tertentu.

d. Penambahan konsekuensi hasil akhir penilaian kembali yaitu perlakuan sebagai pihak terkait bagi Pihak Utama yang ditetapkan Tidak Lulus yang mengacu pada peraturan BMPK/BMPD/BMPP beserta pengenaan jangka waktu larangan.

e. Pemberlakuan:

Ketentuan dalam SEOJK Perubahan SEOJK PKPU ini juga berlaku terhadap proses penilaian kembali yang sedang dilaksanakan terhadap Pihak Utama berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 34/POJK.03/2018

(2)

2/2

tentang Penilaian Kembali bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan (POJK PKPU) dan POJK Perubahan POJK PKPU.

1) Pihak yang termasuk dalam daftar pihak yang dilarang untuk menjadi Pihak Utama atau Pihak Utama yang ditetapkan dengan predikat Tidak Lulus berdasarkan:

a) PBI Nomor 12/23/PBI/2010 tentang Uji Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test);

b) PBI Nomor 14/6/PBI/2012 tentang Uji Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) Bank Syariah dan Unit Usaha Syariah;

c) PBI Nomor 14/9/PBI/2012 tentang Uji Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) Bank Perkreditan Rakyat; atau

d) POJK PKPU,

diperlakukan sebagai pihak terkait Bank sebagaimana dimaksud dalam POJK Perubahan POJK PKPU.

2) SEOJK Perubahan SEOJK PKPU ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Referensi

Dokumen terkait

6/POJK.3/2015 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No.43/SEOJK.03/2016 tanggal 28 September 2016 tentang Transparansi

  a.   Peraturan  Otoritas  Jasa  Keuangan  (POJK)  Nomor  32/POJK.03/2016  tanggal  8 Agustus  2016  tentang 

9/SEOJK.03/2020 tanggal 30 Juni 2020 tentang Perubahan atas Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 14.255,00 Terkait dengan

Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13/POJK.03/2015 Tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Perkreditan Rakyat Sebagai Upaya Menjaga Usaha dan Kesehatan Perbankan pada

SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 13/SEOJK.07/2014 TENTANG PERJANJIAN BAKU Sehubungan dengan berlakunya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 1/POJK.07/2013 tentang

Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 4/POJK.04/2022 tentang Perubahan Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 7/POJK.04/2021 tentang Kebijakan Dalam Menjaga Kinerja dan Stabilitas

Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 16 /POJK.03/2017 merupakan peraturan yang mengatur tentang pendirian, pengoperasian, dan pengawasan bank

SALINAN SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 29 /SEOJK.01/2019 TENTANG PERUBAHAN ATAS SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 38 /SEOJK.01/2017 TENTANG