• Tidak ada hasil yang ditemukan

RPS KEPERAWATAN DEWASA ANISKA Genap 2024-2025 (1)

N/A
N/A
Laura Vicuna Malut

Academic year: 2025

Membagikan "RPS KEPERAWATAN DEWASA ANISKA Genap 2024-2025 (1)"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

MATA KULIAH (MK) KODE RUMPUN MK BOBOT (SKS) SEMESTER Tgl. Penyusunan Keperawatan Dewasa Sistem

Endokrin, Imunologi, Pencernaan, Perkemihan dan Reproduksi Pria

KEP 1744 KMB T: 3 SKS P: 1 SKS IV – IK4 31/07/2024

OTORISASI Pengembang RPS Koordinator RMK Ka. Prodi

Ns. Aniska Indah Fari, M.Kep.

NIDN. 0210048902 Ns. Aniska Indah Fari, M.Kep.

NIDN. 0210048902 Ns. Bangun Dwi Hardika, S.Kep., M.K.M NIDN. 0216098803

Capaian

Pembelajaran (CP) CPL-PRODI

SIKAP DAN TATA NILAI

a. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius;

b. menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama,moral, dan etika;

c. menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;

d. menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;

e. bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;

f. menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri.

g. mampu bertanggung gugat terhadap praktik profesional meliputi kemampuan menerima tanggung gugat terhadap keputusan dan tindakan professional sesuai dengan lingkup praktik di bawah tanggungjawabnya, dan hukum/peraturan perundangan;

h. mampu melaksanakan praktik keperawatan dengan prinsip etis dan peka budaya sesuai dengan Kode Etik Perawat Indonesia; memiliki sikap menghormati hak privasi, nilai budaya yang dianut dan martabat klien, menghormati hak klien untuk memilih dan menentukan sendiri asuhan keperawatan dan kesehatan yang diberikan, serta bertanggung jawab atas kerahasiaan dan keamanan informasi tertulis, verbal dan elektronik yang diperoleh dalam kapasitas sesuai dengan lingkup tanggungjawabnya.

i. Menginternalisasi nilai-nilai CHAMPION dan Spiritualitas Charitas

PENGETAHUAN

a. menguasai filosofi, paradigma, teori keperawatan, khususnya konseptual model danmiddle range theories;

b. menguasai konsep teoritis ilmu biomedik;

c. menguasai nilai-nilai kemanusiaan(humanity values);

d. menguasai teknik, prinsip dan prosedur pelaksanaan asuhan/ praktik keperawatan yang dilakukan secara mandiri atau berkelompok, pada bidang

(2)

keilmuan keperawatan dasar, keperawatan medikal bedah, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan jiwa, keperawatan keluarga, keperawatan gerontik, dan keperawatan komunitas, keperawatan gawat darurat dan kritis, manajemen keperawatan, serta keperawatan bencana;

e. menguasai konsep teoretis komunikasi terapeutik;

f. menguasai konsep dan prinsip manajemen keperawatan secara umum dan dalam pengelolaan asuhan keperawatan kepada klien di berbagai tatanan pelayanan kesehatan;

g. menguasai prinsip-prinsip K3, hak dan perlindungan kerja ners, keselamatan pasien dan perawatan berpusat atau berfokus pada pasien

KETERAMPILAN KHUSUS

a. mampu memberikan asuhan keperawatan yang lengkap dan berkesinambungan yang menjamin keselamatan klien (patient safety) sesuai standar asuhan keperawatan dan berdasarkan perencanaan keperawatan yang telah atau belum tersedia;

b. mampu melakukan komunikasi terapeutik dengan klien dan memberikan informasi yang akurat kepada klien dan/atau keluarga /pendamping/penasehat untuk mendapatkan persetujuan keperawatan yang menjadi tanggung jawabnya;

c. mampu melakukan studi kasus secara teratur dengan cara refleksi, telaah kritis, dan evaluasi sertapeer reviewtentang praktik keperawatan yang dilaksanakannya;

d. mampu melakukan upaya pencegahan terjadinya pelanggaran dalam praktik asuhan keperawatan;

KETERAMPILAN UMUM

a. bekerja di bidang keahlian pokok untuk jenis pekerjaan yang spesifik, dan memiliki kompetensi kerja yang minimal setara dengan standar kompetensi kerja profesinya;

b. membuat keputusan yang independen dalam menjalankan pekerjaan profesinya berdasarkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif;

c. menyusun laporan atau kertas kerja atau menghasilkan karya desain di bidang keahliannya berdasarkan kaidah rancangan dan prosedur baku, serta kode etik profesinya, yang dapat diakses oleh masyarakat akademik;

d. mengomunikasikan pemikiran/argumen atau karya inovasi yang bermanfaat bagi pengembangan profesi, dan kewirausahaan, yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan etika profesi, kepada masyarakat terutama masyarakat profesinya;

e. bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang profesinya sesuai dengan kode etik profesinya;

f. melakukan evaluasi secara kritis terhadap hasil kerja dan keputusan yang dibuat dalam melaksanakan pekerjaannya oleh dirinya sendiri dan oleh sejawat;

g. mendokumentasikan, menyimpan, mengaudit, mengamankan, dan menemukan kembali data dan informasi untuk keperluan pengembangan hasil kerja profesinya

h.

meningkatkan kapasitas pembelajaran secara mandiri.

CPMK :

1. Melakukan simulasi asuhan keperawatan dengan kasus gangguan sistem endokrin, imunologi, pencernaan, perkemihan dan reproduksi pria pada klien dewasa dengan memperhatikan aspek legal dan etis.

2. Melakukan simulasi pendidikan kesehatan dengan kasus gangguan sistem endokrin, imunologi, pencernaan, perkemihan dan reproduksi pria pada klien dewasa dengan memperhatikan aspek legal dan etis.

3. Mengintegrasikan hasil-hasil penelitian kedalam asuhan keperawatan dalam mengatasi masalah sistem endokrin, imunologi, pencernaan,

(3)

7. yang efisien dan efektif Deskripsi singkat

MK Fokus mata kuliah ini adalah pada pemenuhan kebutuhan klien dewasa dengan gangguan sistem endokrin, imunologi, pencernaan, perkemihan dan reproduksi pria. Pemberian asuhan keperawatan pada kasus gangguan sistem endokrin, imunologi, pencernaan perkemihan dan reproduksi pria berdasarkan proses keperawatan dengan mengaplikasikan ilmu biomedik seperti biologi, histologi, biokimia,anatomi, fisiologi, patofisiologi, ilmu keperawatan medikal bedah, ilmu penyakit dalam, farmakologi,nutrisi, bedah dan rehabilitasi. Gangguan dari sistem tersebut meliputi gangguan peradangan, kelainan degeneratif, keganasan dan trauma, yang termasuk dalam 10 kasus terbesar baik lokal, regional, nasional dan internasional.

Lingkup bahasan mulai dari pengkajian sampai dengan evaluasi asuhan terhadap klien. Intervensi keperawatan meliputi terapi Modalitas Keperawatan pada berbagai kondisi termasuk terapi komplementer

Bahan

Kajian/Materi Pembelajaran

1.

Anatomi, fisiologi, kimia, fisika dan biokimia terkait sistem endokrin, imunologi, pencernaan, perkemihan danreproduksi pria

2.

Patofisiologi, farmakologi dan terapi diet pada gangguan

a.

sistem endokrin (DM, gangguan tiroid),

b.

sistem imunologi (rematik, SLE, HIV-ADS),

c.

sistem pencernaan (Apendisitis, kanker kolorektal,hepatitis, sirosis hepatis, ileus obstruksi, cholelythiasis/cholesystitis, gastritis)

d.

sistem perkemihan (penyakit ginjal kronik,urolithiasis)

e.

sistem reproduksi (BPH, Ca Prostat)

3.

Persiapan, pelaksanaan dan paska pemeriksaan diagnostikdan laboratorium pada masalah gangguan sistem endokrin, imunologi, pencernaan, perkemihan dan reproduksi pria

4.

Asuhan keperawatan (pengkajian, analisa data, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi secarakomprehensif meliputi bio-psiko-sosio- spiritual) sistem endokrin, imunologi, pencernaan , perkemihan dan reproduksi pria

5.

Pendidikan kesehatan dan upaya pencegahan primer,sekunder dan tersier pada masalah gangguan system endokrin, imunologi, pencernaan , perkemihan dan reproduksi pria

6.

Hasil-hasil penelitian tentang penatalaksnaan gangguansistem endokrin, imunologi, pencernaan , perkemihan dan reproduksi pria

a.

Trendanissue

b.

Evidence based practice

a.

Manajemen kasus pada gangguan sistem endokrin, imunologi, pencernaan , perkemihan dan reproduksi pria

b.

Peran dan fungsi perawat serta fungsi advokasi pada kasus dengan gangguan sistem endokrin, imunologi, pencernaan, perkemihan dan reproduksi pria

7.

Intervensi keperawatan:

a.

Pengukuran Ante Brachial Index (ABI)

b.

Pemeriksaan GDS

c.

Injeksi sub kutan (dalam pemberian insulin) Halaman2dari23
(4)

d.

PemasanganNasogastric Tube(NGT)

e.

Bilas lambung (gastric Lavage)

f.

Menentukan jenis dan jumlah kalori dalam diet

g.

Restriksi cairan

h.

Wash-out/ Enema

i.

Colostomy care

j.

Pemasangan kateter urin

k.

Dialysis

l.

Irigasi bladder

m.

Bladder training

n.

Pemberian obat kemoterapi

o.

Manajemen nyeri

p.

Pemeriksaan CCT

Pustaka Utama:

1. Ackley B.J., Ladwig G.B. (2014). Nursing Diagnosis Handbook: An Evidence-Based Guide to Planning Care. 10th edition. Mosby: Elsevier Inc.

2. Barber B, Robertson D, (2012).Essential of Pharmacology for Nurses, 2nd edition, Belland Bain Ltd, Glasgow

3. Black J.M., Hawks J.H. (2014). Keperawatan Medikal Bedah: Manajemen Klinis untuk Hasil yang Diharapkan (3-vol set). Edisi Bahasa Indonesia 8. Elsevier (Singapore) Pte.Ltd.

4. Bulechek G.M., Butcher H.K., Dochterman J.M., Wagner C. (2013). Nursing Interventions Classifications (NIC). 6th edition. Mosby: Elsevier Inc.

5. Dudek,S. G. (2013). Nutrition Essentials for Nursing Practice, 7th. Lippincott: William Wilkins

6. Grodner M., Escott-Stump S., Dorner S. (2016) Nutritional Foundations and Clinical Applications: A Nursing Approach. 6th edition. Mosby:

Elsevier Inc.

7. Johnson, M., Moorhead, S., Bulechek, G. M., Butcher, H. K., Maas, M. L. & Swanson, S. (2012). NOC and NIC Linkages to NANDA-I and Clinical Conditions: Supporting Critical Reasoning and Quality Care, 3rd edition. Mosby:Elsevier Inc.

8. Hall E. (2014). Guyton dan Hall Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Edisi Bahasa Indonesia 12. Saunders: Elsevier (Singapore) Pte.Ltd.

9. Huether S.E. and McCance K.L. (2016) Understanding Pathophysiology. 6th edition. Mosby: Elsevier Inc.

10. Lewis S.L., Dirksen S. R., Heitkemper M.M., Bucher L.(2014). Medical Surgical Nursing, Assessment 11. and Management of Clinical Problems. 9th edition. Mosby: Elsevier Inc.

12. Lynn P. (2011). Taylor's Handbook of Clinical Nursing Skill, China: Wolter Kluwer Health

13. Madara B, Denino VP, (2008). Pathophysiology; Quick Look Nursing, 2nd ed. Jones and Barklet Publisher, Sudbury

14. McCance, K.L. & Huether, S. E. (2013). Pathophysiology: The Biologic Basis for Disease in Adults and Children, 7th edition. Mosby: Elsevier Inc 15. McCuistion L.E., Kee, J.L. and Hayes, E.R. (2014). Pharmacology: A Patient-Centered Nursing process approach. 8th ed. Saunders: Elsevier Inc 16. Moorhead S., Johnson M., Maas M.L., Swanson E. (2013). Nursing Outcomes Classifications (NOC): Measurement of Health Outcomes. 5th

edition. Mosby: Elsevier Inc.

17. Nanda International. (2014). Nursing Diagnoses 2015-17: Definitions and Classification (Nanda International). Philladelphia: Wiley Blackwell 18. Silverthorn, D. U. (2012). Human Physiology: An Integrated Approach (6th Edition) Skidmore-Roth, Linda (2016). Mosby's 2016Nursing Drug

Reference. 29th edition.Mosby: Elsevier Inc

19. Waugh A., Grant A., Nurachmah E., Angriani R. (2011). Dasar-dasar Anatomi dan Fisiologi Ross dan Wilson. Edisi Indonesia 10. Elsevier

(5)

2.

Fari, A. I. (2019). Efektifitas Progressive Muscle Relaxation (PMR) dan Relaxation Breathing Exercise (RBE) Terhadap Tingkat Fatigue dan Selfcare Pasien GGK. Jurnal Kesehatan Saelmakers Perdana 2 (1), 99-110.http://ojs.ukmc.ac.id/index.php/JOH

3.

Koerniawan, D., Srimiyati, S., Fari, A. I., Frisca, S., & Pratama, W. P. (2020). Pendampingan Upaya Menurunkan Inkontinensia Urin Bagi

Masyarakat Di Talang Betutu Palembang. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 4(1), 77-83.

https://journal.ummat.ac.id/index.php/jmm/article/view/1753

4.

Pranata,L., Daeli, Novita Elisabeth., & Sri. (2019). Upaya Pencegahan Penyakit Diabetes Mellitus dan Komplikasi di Kelurahan Talang Betutu Palembang. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Berkarakter 2 (2), 173-179.(https://journal-litbang-rekarta.co.id/index.php/jp...

5.

S Frisca, NE Daeli, MNAN Aeni, AS Sukistini, H Andila, VF Pratiwi. (2020). Pendampingan dan Peningkatan Kesehatan Lansia Dengan Senam Kaki dan Pendekatan Spiritualitas Charitas di Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat Immanuel Palembang. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) 4 (1), 63-69.http://journal.ummat.ac.id/index.php/jmm/article/view/1751

6.

VY Windahandayani, L Pranata, K Ajul, AI Fari. (2022). Pelatihan Pelvic Floor Muscule Exercise (Pfme) Pada Lansia Dalam Meningkatkan Fungsi Defekasi. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat 3 (2).https://doi.org/10.31004/cdj.v3i2.4401

7.

Nanda, Indaryati, d koerniawan pengaruh komorbid hipertensi dan diabetes mellitus terhadap kejadian covid-19: comorbid covid-19, jurnal

keperawatan florence nightingale, 2021

https://scholar.google.com/citations?view_op=view_citation&hl=en&user=0gvxi34aaaaj&citation_for_view=0gvxi34aaaaj:ulom3_a8wrac Dosen Pengampu

1.

Ns. Aniska Indah Fari, M.Kep. (AIF)

2.

Ns. Sanny Frisca.,M.Kep (SF)

3.

Ns. Veroneka Yosepfha Windahandayani.,M.Kep (VYW) Mata Kuliah Syarat Keperawatan Dewasa Sistem Pernafasan, kardiovaskuler, hematologi
(6)

MATRIKS PEMBELAJARAN

A. PEMBELAJARAN TEORI

MggKe-

Sub-CPMK (kemampuan akhir tiap pembelajaran)

Indikator Penilaian

Kriteria &

Bentuk Penilaian

Bentuk, Metode Pembelajaran, &

Penugasan (media &

sumber pembelajaran)

Materi Pembelajaran (Pustaka)

Bobot Penilaian

(%)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

AIF

Mahasiswa mampu memahami anatomi, fisiologi, kimia, fisika dan biokimia terkait sistem perkemihan

1. Pemahaman konsep anatomi sistem

perkemihan 2. Pemahaman

konsep fisiologi sistem

perkemihan 3. Kedalaman internalisasi konsep anatomi dan fisiologi sistem perkemihan

 Aspek metakognitif

 Aspek kognitif

 Aspek konatif

 Aspek afektif

Pra-interaksi (mandiri)

3 x 60menit a. Konsep anatomi sistem perkemihan

b. Organ-organ tubuh yang berperan dalam sistem perkemihan

c. Konsep fisiologi sistem perkemihan d. Konsep fungsi sistem perkemihan

2%

Interaksi (tatap muka

kelas) 3 x 50 menit a. Review kegiatan pra-interaksi

b. Konsep anatomi fisiologi pada sistem perkemihan dan hubungan metabolisme dalam kehidupan manusia c. Proses keperawatan pasien dengan gangguan sistem

perkemihan Post-interaksi (mandiri)

3 x 60menit:Reflective learning

Studi kasus mandiri

AIF

Mahasiswa mampu memahami dan mengaplikasikan simulasi asuhan keperawatan dengan kasus gangguan sistem perkemihan pada klien dewasa dengan memperhatikan aspek legal dan etis

 Pemahaman konsep asuhan keperawatan pada pasien dengan gagal ginjal akut dan kronik

 Kedalaman internalisasi konsep gagal ginjal akut dan kronik

 Aspek metakognitif

 Aspek kognitif

 Aspek konatif

 Aspek afektif

Pra-interaksi (mandiri)

3 x 60menit Asuhan Keperawatan dengan Kasus gagal ginjal kronik a. Konsep medis gagal kronik

b. Patoflow diagram dan proses penyakit dapat menyebabkan tanda dan gejala hingga masalah keperawatan

c. Konsep dasar keperawatan gagal ginjal kronik

d. Integrasi jurnal penelitan dalam proses keperawatan pada pasien dengan gagal ginjal kronik

2%

Interaksi (tatap muka

kelas) 3 x 50 menit a. Review kegiatan pra-interaksi Studi kasus gagal ginjal kronik

(7)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) serta

mengintegrasikan hasil-hasil

penelitian ke dalam asuhan

keperawatan untuk mengatasi masalah pada kasus-kasus dengan gangguan sistem perkemihan yakni gagal ginjal kronik

 Penerapan asuhan keperawatan pada pasien dengan gagal ginjal akut dan kronik

Post-interaksi (mandiri) 3 x 60menit:

Reflectivelearning

Studi kasus mandiri

AIF

Mahasiswa mampu memahami dan mengaplikasikan simulasi asuhan keperawatan dengan kasus gangguan sistem perkemihan pada klien dewasa dengan memperhatikan aspek legal dan etis serta

mengintegrasikan hasil-hasil

penelitian ke dalam asuhan

keperawatan untuk mengatasi masalah pada kasus-kasus dengan gangguan sistem perkemihan yakni kasus BPH

 Pemahaman konsep asuhan keperawatan pada pasien dengan Benigna Prostat

Hyperplasia (BPH)

 Kedalaman internalisasi konsep BPH

 Penerapan asuhan keperawatan pada pasien dengan BPH

 Aspek metakognitif

 Aspek kognitif

 Aspek konatif

 Aspek afektif

Pra-interaksi (mandiri)

3 x 60menit Asuhan Keperawatan Pasien dengan kasus BPH

a. Patofisiologi, farmakologi, dan terapi diet pada kasus b. Upaya-upaya pencegahan primer, sekunder, danBPH

tersierpada pada kasus BPH

c. Persiapan, pelaksanaan dan paska pemeriksaan diagnostik dan laboratorium pada pada kasus BPH

2%

Interaksi (tatap muka

kelas) 3 x 50 menit d. Asuhan keperawatan (pengkajian, analisa data, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi secara komprehensif meliputi bio-psiko- sosio-spiritual) pada kasus BPH

Integrasi jurnal penelitan dalam proses keperawatanpada pasien dengan BPH

Post-interaksi (mandiri) 3 x 60menit:Reflective learning

a. Peran dan fungsi perawat pada kasus BPH

b. Tren dan isu terkait kasus pada kasus BPH (guidelines) c. Evidence based practicedalam penatalaksanaan

padakasus BPH a. Studi kasus mandiri

(8)

MggKe-

Sub-CPMK (kemampuan akhir tiap pembelajaran)

Indikator Penilaian

Kriteria &

Bentuk Penilaian

Bentuk, Metode Pembelajaran, &

Penugasan (media &

sumber pembelajaran)

Materi Pembelajaran (Pustaka)

Bobot Penilaian

(%)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

AIF

Mahasiswa mampu memahami dan mengaplikasikan simulasi asuhan keperawatan dengan kasus gangguan sistem perkemihan pada klien dewasa dengan memperhatikan aspek legal dan etis serta

mengintegrasikan hasil-hasil

penelitian ke dalam asuhan

keperawatan untuk mengatasi masalah pada kasus-kasus dengan gangguan sistem perkemihan yakni kasus urolitiasis

Pemahaman konsep asuhan keperawatan pada pasien dengan urolitiasis Kedalaman internalisasi konsep urolitiasis Penerapan asuhan keperawatan pada pasien dengan urolitiasis

 Aspek metakognitif

 Aspek kognitif

 Aspek konatif

 Aspek afektif

Pra-interaksi (mandiri)

3 x 60menit Asuhan Keperawatan Pasien dengan kasus urolitiasis a. Patofisiologi, farmakologi, dan terapi diet pada kasus

urolitiasis

b. Upaya-upaya pencegahan primer, sekunder, dan tersierpada pada kasus urolitiasis

c. Persiapan, pelaksanaan dan paska pemeriksaan diagnostik dan laboratorium pada pada kasus urolitiasis

2%

Interaksi (tatap muka

kelas) 3 x 50 menit a. Asuhan keperawatan (pengkajian, analisa data, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi secara komprehensif meliputi bio-psiko- sosio-spiritual) pada kasus urolitiasis

b. Integrasi jurnal penelitan dalam proses keperawatan pada pasien dengan urolitiasis

Post-interaksi (mandiri) 3 x 60menit:Reflective learning

a. Peran dan fungsi perawat pada kasus urolitiasis b. Tren dan isu terkait kasus pada kasus urolitiasis

(guidelines)

c. Evidence based practicedalam penatalaksanaan padakasus urolitiasis

a. Studi kasus mandiri

AIF

Mahasiswa mampu memahami dan mengaplikasikan simulasi asuhan keperawatan dengan kasus gangguan sistem perkemihan pada

Pemahaman konsep asuhan keperawatan pada pasien dengan urolitiasis Kedalaman

 Aspek metakognitif

 Aspek kognitif

 Aspek konatif

 Aspek afektif

Pra-interaksi (mandiri)

3 x 60menit Asuhan Keperawatan Pasien dengan kasus Ca Prostat d. Patofisiologi, farmakologi, dan terapi diet pada kasus e. Ca Prostat

f. Upaya-upaya pencegahan primer, sekunder, dan tersierpada pada kasus Ca Prostat

g. Persiapan, pelaksanaan dan paska pemeriksaan diagnostik dan laboratorium pada pada kasus Ca Prostat

2%

(9)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) klien dewasa

dengan memperhatikan aspek legal dan etis serta

mengintegrasikan hasil-hasil

penelitian ke dalam asuhan

keperawatan untuk mengatasi masalah pada kasus-kasus dengan gangguan sistem perkemihan yakni ca prostat

internalisasi konsep urolitiasis Penerapan asuhan keperawatan pada pasien dengan urolitiasis

Interaksi (tatap muka

kelas) 3 x 50 menit c. Asuhan keperawatan (pengkajian, analisa data, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi secara komprehensif meliputi bio-psiko- sosio-spiritual) pada kasus Ca Prostat

d. Integrasi jurnal penelitan dalam proses keperawatan a. pada pasien dengan Ca Prostat

Post-interaksi (mandiri) 3 x 60menit:Reflective learning

d. Peran dan fungsi perawat pada kasus Ca Prostat e. Tren dan isu terkait kasus pada kasus Ca Prostat

(guidelines)

f. Evidence based practicedalam penatalaksanaan pada kasus Ca Prostat

Studi kasus mandiri

VYW

Mahasiswa mampu memahami anatomi, fisiologi, kimia, fisika dan biokimia terkait sistem pencernaan

1. Pemahaman konsep anatomi sistem

pencernaan 2. Pemahaman

konsep fisiologi sistem

pencernaan 3. Kedalaman internalisasi konsep anatomi dan fisiologi sistem pencernaan

 Aspek metakognitif

 Aspek kognitif

 Aspek konatif

 Aspek afektif

Pra-interaksi (mandiri)

3 x 60menit a. Konsep anatomi sistem pencernaan

b. Organ-organ tubuh yang berperan dalam sistempencernaan

c. Konsep fisiologi sistem pencernaan d. Konsep fungsi sistem pencernaan

2%

Interaksi (tatap muka

kelas) 3 x 50 menit b. Review kegiatan pra-interaksi

c. Konsep anatomi fisiologi pada sistem pencernaan dan hubungan metabolisme dalam kehidupan manusia a. Proses keperawatan pasien dengan gangguan sistem

pencernaan Post-interaksi (mandiri)

3 x 60menit:Reflective learning

Studi kasus mandiri

(10)

MggKe-

Sub-CPMK (kemampuan akhir tiap pembelajaran)

Indikator Penilaian

Kriteria &

Bentuk Penilaian

Bentuk, Metode Pembelajaran, &

Penugasan (media &

sumber pembelajaran)

Materi Pembelajaran (Pustaka)

Bobot Penilaian

(%)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

VYW etis serta

Mengintegrasikan hasil-hasil

penelitian ke dalam asuhan

keperawatan untuk mengatasi masalah pada kasus-kasus dengan gangguan sistem pencernaan antara lain kasus appendiksitis, hepatitis, sirosis hepatis, kanker kolorektal, colelithiasis dan gastritis

Pemahaman konsep asuhan keperawatan pada pasien dengan appendicitis Kedalaman internalisasi konsep appendicitis Penerapan asuhan keperawatan pada pasien dengan appendicitis

 Aspek metakognitif

 Aspek kognitif

 Aspek konatif

 Aspek afektif

Pra-interaksi (mandiri)

3 x 60menit Asuhan Keperawatan dengan Kasus appendicitis a. Konsep medis appendicitis

b. Patoflow diagram dan proses penyakit dapat menyebabkan tanda dan gejala hingga masalah keperawatan

c. Konsep dasar keperawatan appendicitis

d. Integrasi jurnal penelitan dalam proses keperawatan pada pasien dengan appendicitis

Interaksi (tatap muka

kelas) 3 x 50 menit a. Review kegiatan pra-interaksi b. Studi kasus appendicitis Post-interaksi (mandiri)

3 x 60menit:Reflective learning

Studi kasus mandiri

SF UJIAN TENGAH SEMESTER 20%

VYW etis serta

Mengintegrasikan hasil-hasil

penelitian ke dalam asuhan

keperawatan untuk mengatasi masalah pada kasus-kasus dengan gangguan sistem pencernaan antara lain kasus appendiksitis, hepatitis, sirosis

Pemahaman konsep asuhan keperawatan pada pasien dengan hepatitis dan sirosis hepatis Kedalaman internalisasi konsep hepatitis dan sirosis hepatis

 Aspek metakognitif

 Aspek kognitif

 Aspek konatif

 Aspek afektif

Pra-interaksi (mandiri)

3 x 60menit Asuhan Keperawatan dengan Kasus hepatitis dan sirosis hepatis

e. Konsep medis hepatitis dan sirosis hepatis

f. Patoflow diagram dan proses penyakit dapat menyebabkan tanda dan gejala hingga masalah keperawatan

g. Konsep dasar keperawatan hepatitis dan sirosis hepatis h. Integrasi jurnal penelitan dalam proses keperawatan

pada pasien dengan hepatitis dan sirosis hepatis

2%

Interaksi (tatap muka

kelas) 3 x 50 menit c. Review kegiatan pra-interaksi

a. Studi kasus hepatitis dan sirosis hepatis

(11)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) hepatis, kanker

kolorektal, colelithiasis dan gastritis etis serta

Mengintegrasikan hasil-hasil

penelitian ke dalam asuhan

keperawatan untuk mengatasi masalah pada kasus-kasus dengan gangguan sistem pencernaan antara lain kasus appendiksitis, hepatitis, sirosis hepatis, kanker kolorektal, colelithiasis dan gastritis

Penerapan asuhan keperawatan pada pasien dengan Hepatitis dan sirosis hepatis

Post-interaksi (mandiri) 3 x 60menit:Reflective learning

Studi kasus mandiri

VYW

 Pemahaman konsep asuhan keperawatan pada pasien dengan colelhitiasis dan gastritis

 Kedalaman internalisasi

 konsep colelhitiasis dan gastritis Penerapan asuhan keperawatan pada pasien dengan colelhitiasis dan gastritis

 Aspek metakognitif

 Aspek kognitif

 Aspek konatif

 Aspek afektif

Pra-interaksi (mandiri)

3 x 60menit Asuhan Keperawatan dengan Kasus colelhitiasis dan gastritis a. Konsep medis colelhitiasis dan gastritis

b. Patoflow diagram dan proses penyakit dapat menyebabkan tanda dan gejala hingga masalah keperawatan

c. Konsep dasar keperawatan colelhitiasis dan gastritis d. Integrasi jurnal penelitan dalam proses keperawatan

pada pasien dengan colelhitiasis dan gastritis

2%

Interaksi (tatap muka

kelas) 3 x 50 menit b. Review kegiatan pra-interaksi Studi kasus colelhitiasis dan gastritis Post-interaksi (mandiri)

3 x 60menit:Reflective learning

Studi kasus mandiri

VYW

Pemahaman konsep asuhan keperawatan pada pasien dengan kanker kolorektal.

 Aspek metakognitif

 Aspek kognitif

 Aspek konatif

Pra-interaksi (mandiri)

3 x 60menit AsuhanKeperawatan Pasien dengan kasus kanker kolorektal a. Patofisiologi, farmakologi, dan terapi diet pada kasus

kanker kolorektal

b. Upaya-upaya pencegahan primer, sekunder, dan tersierpada pada kasus kanker kolorektal

c. Persiapan, pelaksanaan dan paska pemeriksaan diagnostik

2%

(12)

MggKe-

Sub-CPMK (kemampuan akhir tiap pembelajaran)

Indikator Penilaian

Kriteria &

Bentuk Penilaian

Bentuk, Metode Pembelajaran, &

Penugasan (media &

sumber pembelajaran)

Materi Pembelajaran (Pustaka)

Bobot Penilaian

(%)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

Kedalaman internalisasi konsep kanker kolorektal.

Penerapan asuhan keperawatan pada pasien dengan kanker kolorektal.

 Aspek afektif dan laboratorium pada pada kasus kanker kolorektal Interaksi (tatap muka

kelas) 3 x 50 menit a. Asuhan keperawatan (pengkajian, analisa data, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi secara komprehensif meliputi bio-psiko-sosio- spiritual) pada kasus kanker kolorektal

b. Integrasi jurnal penelitan dalam proses keperawatan pada pasien dengan kanker kolorektal

Post-interaksi (mandiri) 3 x 60menit:Reflective learning

a. Peran dan fungsi perawat pada kasus kanker kolorektal

b. Tren dan isu terkait kasus pada kasus kanker kolorektal (guidelines)

c. Evidence based practicedalam penatalaksanaan pada kasus kanker kolorektal

d. studi kasus mandiri

SF

Mahasiswa mampu memahami anatomi, fisiologi, kimia, fisika dan biokimia terkait sistem endokrin dan imunitas

1. Pemahaman konsep anatomi sistem endokrin danimunitas 2. Pemahaman

konsep fisiologi sistem endokrin danimunitas 3. Kedalaman

internalisasi konsep anatomi

 Aspek metakognitif

 Aspek kognitif

 Aspek konatif

 Aspek afektif

Pra-interaksi (mandiri)

3 x 60menit a. Konsep anatomi sistem endokrin dan imunitas b. Organ-organ tubuh yang berperan dalam sistem

endokrin dan imunitas

c. Konsep fisiologi sistem endokrin dan imunitas d. Konsep fungsi sistem endokrin dan imunitas

2%

Interaksi (tatap muka

kelas) 3 x 50 menit a. Review kegiatan pra-interaksi

b. Konsep anatomi fisiologi pada sistem endokrin dan imunitas serta hubungan metabolisme dalam kehidupan manusia

c. Proses keperawatan pasien dengan gangguan sistem endokrin dan imunitas

(13)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) dan fisiologi

sistem endokrin dan imunitas

Post-interaksi (mandiri) 3 x 60menit:Reflective learning

Studi kasus mandiri

SF

Mahasiswa mampu memahami dan mengaplikasikan simulasi asuhan keperawatan dengan kasus gangguan sistem endokrin dan imunitas pada klien dewasa dengan memperhatikan aspek legal dan etis serta

mengintegrasikan hasil-hasil

penelitian ke dalam asuhan

keperawatan untuk

Pemahaman konsep asuhan keperawatan pada pasien dengan diabetes mellitus Kedalaman internalisasi konsep diabetes mellitus s Penerapan asuhan keperawatan pada pasien dengan diabetes

 Aspek metakognitif

 Aspek kognitif

 Aspek konatif

 Aspek afektif

Pra-interaksi (mandiri)

3 x 60menit Asuhan Keperawatan Pasien dengan kasus diabetes mellitus dan hipertiroid

a. Patofisiologi, farmakologi, dan terapi diet pada kasus diabetes mellitus dan hipertiroid

b. Upaya-upaya pencegahan primer, sekunder, dan tersier pada pada kasus diabetes mellitus dan hipertiroid

c. Persiapan, pelaksanaan dan paska pemeriksaan diagnostik dan laboratorium pada pada kasus diabetes Mellitus dan hipertiroid

2%

Interaksi (tatap muka

kelas) 3 x 50 menit a. Asuhan keperawatan (pengkajian, analisa data, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi secara komprehensif meliputi bio-psiko- sosio- spiritual) pada kasus diabetes mellitus dan hipertiroid

b. Integrasi jurnal penelitan dalam proses keperawatan e. pada pasien dengan diabetes mellitus dan

hipertiroid

(14)

MggKe-

Sub-CPMK (kemampuan akhir tiap pembelajaran)

Indikator Penilaian

Kriteria &

Bentuk Penilaian

Bentuk, Metode Pembelajaran, &

Penugasan (media &

sumber pembelajaran)

Materi Pembelajaran (Pustaka)

Bobot Penilaian

(%)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

mengatasi masalah pada kasus-kasus dengan gangguan sistem endokrin dan imunitas yakni kasus diabetes mellitus, hipertiroid, dan Systemic Lupus Erythematosus (SLE), Rematik, HIV-AIDS

melitus Post-interaksi (mandiri) 3

x 60menit:

Reflectivelearning

a. Peran dan fungsi perawat pada kasus diabetes mellitus dan hipertiroid

b. Tren dan isu terkait kasus pada kasus diabetes mellitus (guidelines) dan hipertiroid

c. Evidence based practicedalam penatalaksanaan padakasus diabetes mellitus dan hipertiroid d. Studi kasus mandiri

SF

 Pemahaman konsep asuhan keperawatan pada pasien dengan SLE dan rematik

 Kedalaman internalisasi konsep SLE dan rematik Penerapan asuhan keperawatan pada pasien dengan SLE dan rematik

 Aspek kognitif

 Aspek konatif

 Aspek afektif

Pra-interaksi (mandiri)

3 x 60menit Asuhan Keperawatan Pasien dengan kasus SLE dan rematik a. Patofisiologi, farmakologi, dan terapi diet pada kasus

SLE dan rematik

b. Upaya-upaya pencegahan primer, sekunder, dan tersier pada pada kasus SLE dan rematik

c. Persiapan, pelaksanaan dan paska pemeriksaan a. diagnostik dan laboratorium pada pada kasus

SLE dan rematik

2%

Interaksi (tatap muka

kelas) 3 x 50 menit a. Asuhan keperawatan (pengkajian, analisa data, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi secara komprehensif meliputi bio-psiko- sosio-spiritual) pada kasus SLE dan rematik

b. Integrasi jurnal penelitan dalam proses keperawatan a. pada pasien dengan SLE dan rematik

Post-interaksi (mandiri) 3 x 60menit:Reflective learning

b. Peran dan fungsi perawat pada kasus SLE dan rematik c. Tren dan isu terkait kasus pada kasus SLE (guidelines)

dan rematik

d. Evidence based practicedalam penatalaksanaan padakasus SLE dan rematik

a. Studi kasus mandiri

(15)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

SF

 Pemahaman konsep asuhan keperawatan pada pasien

 dengan HIV dan AIDS Kedalaman internalisasi konsep HIV dan AIDS

 Penerapan asuhan keperawatan pada pasien dengan HIV dan AIDS

 Aspek kognitif

 Aspek konatif

 Aspek afektif

Pra-interaksi (mandiri)

3 x 60menit Asuhan Keperawatan Pasien dengan kasus HIV dan AIDS a. Patofisiologi, farmakologi, dan terapi diet pada

kasus

b. HIV dan AIDS

c. Upaya-upaya pencegahan primer, sekunder, dan tersier pada pada kasus HIV dan AIDS

d. Persiapan, pelaksanaan dan paska pemeriksaan diagnostik dan laboratorium pada pada kasus HIV dan AIDS

2%

Interaksi (tatap muka

kelas) 3 x 50 menit a. Asuhan keperawatan (pengkajian, analisa data, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi secara komprehensif meliputi bio-psiko- sosio-spiritual) pada kasus SLE dan rematik b. Integrasi jurnal penelitan dalam proses keperawatan

pada pasien dengan SLE dan rematik Post-interaksi (mandiri)

3 x 60menit:Reflective learning

a. Peran dan fungsi perawat pada kasus SLE dan rematik b. Tren dan isu terkait kasus pada kasus SLE (guidelines)

dan rematik

c. Evidence based practicedalam penatalaksanaan padakasus SLE dan rematik

g. Studi kasus mandiri

AIF UJIAN AKHIR SEMESTER 30%

(16)

B. PEMBELAJARAN PRAKTIKUM

MggKe-

Sub-CPMK (kemampuan akhir

tiappembelajaran) Indikator Penilaian Kriteria & Bentuk Penilaian

Bentuk, Metode Pembelajaran, & Penugasan

(media & sumber pembelajaran) Materi Pembelajaran(Pustaka) BobotPenilaian

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (%)(7)

AIF Mendemostrasikan intervensi keperawatan pada gangguan sistem peperkemihan pada klien dewasa sesuai dengan standar yang berlaku, berfikir kreatif dan inovatif sehingga menghasilkan

pelayanan yang efisien dan efektif

Penerapan prinsip pemeriksaan fisik sistemperkemihan

 Aspek kognitif

 Aspek psikomotor

 Aspek afektif

Pre-test

Demonstrasi dan re-demonstrasi

Latihan mandiri

Evaluasi/Laporan praktikum

Pemasangan kateter urin 1%

AIF Aspek kognitif

 Aspek psikomotor

 Aspek afektif

Pre-test

Demonstrasi dan re-demonstrasi

Latihan mandiri

Evaluasi/Laporan praktikum

Irigasi bladder & Bladder training

1%

AIF Aspek kognitif

 Aspek psikomotor

 Aspek afektif

Pre-test

Demonstrasi dan re-demonstrasi

Latihan mandiri

Evaluasi/Laporan praktikum

Dialysis 1%

AIF Aspek kognitif

 Aspek psikomotor

 Aspek afektif

Pre-test

Demonstrasi dan re-demonstrasi

Latihan mandiri

Evaluasi/Laporan praktikum

Pemeriksaan CCT (clereance creatinine test)

1%

AIF Aspek kognitif

 Aspek psikomotor

 Aspek afektif

Pre-test

Demonstrasi dan re-demonstrasi

Latihan mandiri

Evaluasi/Laporan praktikum

Manajemen Nyeri dan pemberian obat kemoterapi

1%

VWY Mendemostrasikan intervensi keperawatan pada gangguan sistem pencernaan pada klien dewasa sesuaidengan standar yang berlaku, berfikir kreatif dan inovatif sehingga menghasilkan

pelayanan yang efisien dan efektif

Penerapan tatalaksana pasien pasca pembedahan mengatasimasalah sistem pencernaan

 Aspek kognitif

 Aspek psikomotor

 Aspek afektif

Pre-test

Demonstrasi dan re-demonstrasi

Latihan mandiri

Evaluasi/Laporan praktikum

Pemasangan NGT 1%

VWY Aspek kognitif

 Aspek psikomotor

 Aspek afektif

Pre-test

Demonstrasi dan re-demonstrasi

Latihan mandiri

Evaluasi/Laporan praktikum

Penatalaksanaan bilas lambung (gastric lavage)

1%

VWY Aspek kognitif

 Aspek psikomotor

 Aspek afektif

Pre-test

Demonstrasi dan re-demonstrasi

Latihan mandiri

Evaluasi/Laporan praktikum

Perawatan pasien pasca bedah kolostomi/ colostomy care

1%

VW Aspek kognitif Pre-test Restriksi Cairan 1%

(17)

 Aspek psikomotor

 Aspek afektif Demonstrasi dan re-demonstrasi

Latihan mandiri

Evaluasi/Laporan praktikum SF Mendemostrasikan

intervensi keperawatan pada gangguan sistem pencernaan pada klien dewasa sesuaidengan standar yang berlaku, berfikir kreatif dan inovatif sehingga menghasilkan

pelayanan yang efisien dan efektif

Penerapan tatalaksana pasien pasca pembedahan mengatasimasalah sistem endokrin dan imunologi

 Aspek kognitif

 Aspek psikomotor

 Aspek afektif

Pre-test

Demonstrasi dan re-demonstrasi

Latihan mandiri

Evaluasi/Laporan praktikum

Pengukuran Ante brachial

Index (ABI) 1%

SF Aspek kognitif

 Aspek psikomotor

 Aspek afektif

Pre-test

Demonstrasi dan re-demonstrasi

Latihan mandiri

Evaluasi/Laporan praktikum

Menentukan jenis dan jumlah kalori dalam diet

1%

SF Aspek kognitif

 Aspek psikomotor

 Aspek afektif

Pre-test

Demonstrasi dan re-demonstrasi

Latihan mandiri

Evaluasi/Laporan praktikum

Pemeriksaan GDS 1%

SF Aspek kognitif

 Aspek psikomotor

 Aspek afektif

Pre-test

Demonstrasi dan re-demonstrasi

Latihan mandiri

Evaluasi/Laporan praktikum

Injeksi sub kutan dalam pemberian insulin

1%

SF

AIF Mahasiswa mampu menerapkan keterampilanX-XV pada berbagai kasus keperawatan medikal bedah (pencernaan, perkemihan,

endokrin dan imunitas)

Penerapan

keterampilanX-XV pada berbagai kasus keperawatan medikal bedah (pencernaan, perkemihan, endokrin dan imunitas)

 Aspek kognitif

 Aspek psikomotor

 Aspek afektif

Evaluasi/Laporan praktikum EVALUASI AKHIR

PRAKTIK 10%

(18)

UNIVERSITAS KETOLIK MUSI CHARITAS FAKULTAS ILMU KESEHATAN

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS

Kode Dokumen

FR/IKMC/PP-03/R1

RENCANA TUGAS MAHASISWA

MATA KULIAH Keperawatan Dewasa Sistem Endokrin, Imunologi, Pencernaan, Perkemihan dan Reproduksi Pria

KODE KEP 1744 SKS 4 SKS (T: 3 SKS; P: 1 SKS) SEMESTER IV – IK4

DOSEN PENGAMPU 1. Ns. Aniska Indah Fari, M.Kep. (AIF) 2. Ns. Sanny Frisca.,M.Kep (SF)

3. Ns. Veroneka Yosepfha Windahandayani.,M.Kep (VYW)

TUGAS 1

BENTUK TUGAS

Analisis asuhan keperawatan dengan gangguan system gastrointestinal,system urologi dan system endokrin dan imunologi JUDUL TUGAS

Project Asuhan Keperawatan dewasa dengan gangguan system gastrointestinal,system urologi dan system endokrin dan imunologi SUB-CPMK

Mahasiswa mampu melakukan simulasi pengelolaan asuhan keperawatan pada klien dengan gangguan sistem endokrin, imunologi, pencernaan, perkemihan dan reproduksi pria pada klien dewasa dengan memperhatikan aspek legal dan etis.

DESKRIPSI TUGAS

1. Mahasiswa secara berkelompok mengelola asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan sistem sistem endokrin, imunologi, pencernaan, perkemihan dan reproduksi pria pada klien dewasa

2. Mahasiswa secara berkelompok menyusun laporan project asuhan keperawatan

3. Mahasiswa secara berkelompok memaparkan hasil laporan project asuhan keperawatan melalui persentasi banner

4. Mahasiswa mengunggah laporan project asuhan keperawatan dalam bentuk paper ke masing-masing pembimbing dan softfile melalui lumen ukmc METODE PENGERJAAN TUGAS

Discovery Learning, Mind-Mapping Learning, case study BENTUK DAN FORMAT LUARAN

1. Laporan project asuhan keperawatan di upload pada lumen ukmc dan persentasi banner INDIKATOR, KRITERIA, DAN BOBOT PENILAIAN

Sesuai Rubrik Penilaian JADWAL PELAKSANAAN

Pelaksanaan Project dimulai sejak 10 Februari s/d 30 Mei 2025 dan pelaksanaan persentasi banner dilakukan pada minggu ke 16 pertemuan Teori

(19)
(20)

UNIVERSITAS KETOLIK MUSI CHARITAS FAKULTAS ILMU KESEHATAN

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS

Kode Dokumen

FR/IKMC/PP-03/R1

RUBRIK PENILAIAN DESKRIPTIF

KRITERIA ANGKA INDIKATOR KINERJA

TUGAS 1

Penilaian Bimbingan Project

No Kriteria Indikator Pencapaian Bobot

(B) Nilai

(N) Nilai Akhir (BXN) 1 Sistematika Keterkaitan dalam proses asuhan keperawatan (pengkajian s/d evaluasi)Penulisan (Format, Bahasa dan sistematika) 2

2 Isi Laporan Project

Keaslian terhadap laporan yang ditulis 3

Kelengkapan isi laporan dapat dipertanggungjawabkan dengan refrensi

4 Proses Diskusi Kemampuan berdiskusi

4 Penguasaan materi terhadap literasi yang dilaksanakan

Pemahaman terhadap tugas yang diberikan Ketajaman dan ketepatan dalam menjawab

5 Penampilan Sikap dan perilaku dalam presentasiEtika 1

Nilai Akhir =(N X B)/ 10 10

Penilain Persentasi Banner

No Kriteria Indikator Pencapaian Bobot

(B) Nilai

(N) Nilai Akhir (BXN) 1 Kognitif Kemampuan memahami masalah

4 Kemampuan presentasi dengan jelas, ringkas, tepat dan efektif

Kemampuan memahami materi terhadap substansi topik

2 Afektif Kesopanan

3 Cara berkomunikasi

Sikap menghargai

3 Psikomotorik Kemampuan secara sistematis dalam penulisan artikel secara menyeluruh 3

Nilai Akhir =(N X B)/ 10 10

(21)

2.

< 75 % tidak dapatmengikuti ujian Praktikum (7 pertemuan)

1. 100% mengikuti ujian

2. < 100% tidak dapatmengikuti ujian

B.

Kriteria penilaian yang digunakan adalah sebagai berikut : No. Nilai Angka

Grade Range Nilai Huruf

Letter Grade Ekuivalen

Equivalent Predikat

Predicate/ Grade Description

1. 85 – 100 A 4,00 Sangat Baik(Excellent)

2. 80 – 84 A- 3,70 Sangat Baik(Excellent)

3. 75 – 79 B+ 3,30 Baik(Good)

4. 70 – 74 B 3,00 Baik(Good)

5. 65 – 69 B- 2,70 Baik(Good)

6. 60 – 64 C+ 2,30 Cukup(Satisfactory)

7. 55 – 59 C 2,00 Cukup(Satisfactory)

8. 50 - 54 D 1,00 Kurang(Unsatisfactory)

9. 0 – 49 E 0,00 Gagal(Fail)

10. 0 T* - -

C.

Evaluasi

No Indikator Bobot

1 TERSTRUKTUR Laporan PraktikumTugas Teori 28%22% 50%

2 UTS PraktikumTeori 10%10% 20%

3 UAS PraktikumTeori 20%10% 30%

Total 100%

(22)

Jadwal Pembelajaran Teori (IK IV A) Pertemuan

Ke Hari, Tanggal dan Waktu Materi Kajian Pengampu

1

Rabu, 12 Februari 2025

07.30 - 10.00 wib Anatomi fisologi sistem perkemihan AIF 2 Rabu, 19 Februari 2025

07.30 - 10.00 wib Anatomi fisiologi sistem endokrin dan

imunitas SF

3 Rabu, 26 Februari 2025

07.30 - 10.00 wib Askep DM dan hipertiroid SF 4 Rabu, 05 Maret 2025

07.30 - 10.00 wib Askep SLE dan rematik SF

5 Rabu, 12 Maret 2025

07.30 - 10.00 wib Askep HIV-Aids SF

6

Rabu, 19 Maret 2025

07.30 - 10.00 wib Askep Gagal ginjal kronik AIF

7

Rabu, 26 Maret 2025

07.30 - 10.00 wib Askep BPH AIF

8

Rabu, 09 April 2025

07.30 - 10.00 wib UJIAN TENGAH SEMESTER SF

9

Rabu, 16 April 2025

07.30 - 10.00 wib Askep urolitiasis AIF

10

Rabu, 23 April 2025

07.30 - 10.00 wib Askep Ca Prostat AIF

11

Rabu, 30 April 2025

07.30 - 10.00 wib Anatomi fisiologi sistem pencernaan VYW

12

Rabu, 07 Mei 2025

07.30 - 10.00 wib Askep appendiksitis VYW

13

Rabu, 14 Mei 2025

07.30 - 10.00 wib Askep hepatitis dan sirosis hepatis VYW

14

Rabu, 21 Mei 2025

07.30 - 10.00 wib Askep cholelythiasis dan gastritis VYW

15

Rabu, 28 Mei 2025

07.30 - 10.00 wib Askep ca. colorectal VYW

16

Rabu, 11 Juni 2025

07.30 - 10.00 wib UJIAN AKHIR SEMESTER

AIF

Note : untuk tanggal merah, silahkan mengatur kembali jadwal pengganti antara dosen dan mahasiswa

(23)

1

Rabu, 12 Februari 2025

10.30 - 13.20 wib Pemasangan kateter urin AIF 2 Rabu, 19 Februari 2025

10.30 - 13.20 wib Pengukuran Ante brachialIndex

(ABI) SF

3 Rabu, 26 Februari 2025

10.30 - 13.20 wib Menentukan jenis dan jumlah

kalori dalam diet SF

4 Rabu, 05 Maret 2025

10.30 - 13.20 wib Pemeriksaan GDS SF

5 Rabu, 12 Maret 2025

10.30 - 13.20 wib Injeksi sub kutan

dalam pemberian insulin SF

6

Rabu, 19 Maret 2025

10.30 - 13.20 wib Irigasi bladder & Bladder

training AIF

7

Rabu, 26 Maret 2025

10.30 - 13.20 wib Dialysis AIF

8

Rabu, 09 April 2025

10.30 - 13.20 wib Evaluasi Tengah Semester SF

9

Rabu, 16 April 2025

10.30 - 13.20 wib Pemeriksaan CCT (clereance

creatinine test) AIF

10

Rabu, 23 April 2025

10.30 - 13.20 wib Manajemen Nyeri dan pemberianobat

kemoterapi AIF

11

Rabu, 30 April 2025

10.30 - 13.20 wib Pemasangan NGT VYW

12

Rabu, 07 Mei 2025

10.30 - 13.20 wib Penatalaksanaan bilas lambung

(gastric lavage) VYW

13

Rabu, 14 Mei 2025

10.30 - 13.20 wib Perawatan pasien pasca bedah

kolostomi/ colostomy care VYW

14

Rabu, 21 Mei 2025

10.30 - 13.20 wib Restriksi Cairan VYW

15

Rabu, 28 Mei 2025

10.30 - 13.20 wib Penatalaksanaan Enema VYW

16

Rabu, 11 Juni 2025

07.30 - 13.20 wib Ujian Akhir Praktikum

AIF

Note : untuk tanggal merah, silahkan mengatur kembali jadwal pengganti antara dosen dan mahasiswa

(24)

Jadwal Pembelajaran Teori (IK IV B) Pertemuan

Ke Hari, Tanggal dan Waktu Materi Kajian Pengampu

1

Kamis, 14 Februari 2025

12.30 - 15.00 wib Anatomi fisologi sistem perkemihan AIF 2 Kamis, 21 Februari 2025

12.30 - 15.00 wib Anatomi fisiologi sistem endokrin dan

imunitas SF

3 Kamis, 27 Februari 2025

12.30 - 15.00 wib Askep DM dan hipertiroid SF 4 Kamis, 06 Maret2025

12.30 - 15.00 wib Askep SLE dan rematik SF

5 Kamis, 13 Maret2025

12.30 - 15.00 wib Askep HIV-Aids SF

6

Kamis, 20 Maret2025

12.30 - 15.00 wib Askep Gagal ginjal kronik AIF

7

Kamis, 27 Maret 2025

12.30 - 15.00 wib Askep BPH AIF

8

Kamis, 10 April 2025

12.30 - 15.00 wib UJIAN TENGAH SEMESTER SF

9

Kamis, 17 April 2025

12.30 - 15.00 wib Askep urolitiasis AIF

10

Kamis, 24 April 2025

12.30 - 15.00 wib Askep Ca Prostat AIF

11

Kamis, 01 Mei 2025

12.30 - 15.00 wib Anatomi fisiologi sistem pencernaan VYW

12

Kamis, 08 Mei 2025

12.30 - 15.00 wib Askep appendiksitis VYW

13

Kamis, 15 Mei 2025

12.30 - 15.00 wib Askep hepatitis dan sirosis hepatis VYW

14

Kamis, 22 Mei 2025

12.30 - 15.00 wib Askep cholelythiasis dan gastritis VYW

15

Kamis, 29 Mei 2025

12.30 - 15.00 wib Askep ca. colorectal VYW

16

Kamis, 13 Juni 2025

12.30 - 15.00 wib UJIAN AKHIR SEMESTER

AIF

Note : untuk tanggal merah, silahkan mengatur kembali jadwal pengganti antara dosen dan mahasiswa

(25)

1

Jumat, 14 Februari 2025

13.00 - 15.50 wib Pemasangan kateter urin AIF 2 Jumat, 21 Februari 2025

13.00 - 15.50 wib Pengukuran Ante brachialIndex

(ABI) SF

3 Jumat, 28 Februari 2025

13.00 - 15.50 wib Menentukan jenis dan jumlah

kalori dalam diet SF

4 Jumat, 07 Maret 2025

13.00 - 15.50 wib Pemeriksaan GDS SF

5 Jumat, 14 Maret 2025

13.00 - 15.50 wib Injeksi sub kutan

dalam pemberian insulin SF

6

Jumat, 21 Maret 2025

13.00 - 15.50 wib Irigasi bladder & Bladder

training AIF

7

Jumat, 28 Maret 2025

13.00 - 15.50 wib Dialysis AIF

8

Jumat, 11 April 2025

13.00 - 15.50 wib Evaluasi Tengah Semester SF

9

Jumat, 11 April 2025

13.00 - 15.50 wib Pemeriksaan CCT (clereance

creatinine test) AIF

10

Jumat, 25 April 2025

13.00 - 15.50 wib Manajemen Nyeri dan pemberianobat

kemoterapi AIF

11

Jumat, 02 Mei 2025

13.00 - 15.50 wib Pemasangan NGT VYW

12

Jumat, 09 Mei 2025

13.00 - 15.50 wib Penatalaksanaan bilas lambung

(gastric lavage) VYW

13

Jumat, 16 Mei 2025

13.00 - 15.50 wib Perawatan pasien pasca bedah

kolostomi/ colostomy care VYW

14

Jumat, 23 Mei 2025

13.00 - 15.50 wib Restriksi Cairan VYW

15

Jumat, 30 Mei 2025

13.00 - 15.50 wib Penatalaksanaan Enema VYW

16

Jumat, 13 Juni 2025

13.00 - 15.50 wib Ujian Akhir Praktikum

AIF

Note : untuk tanggal merah, silahkan mengatur kembali jadwal pengganti antara dosen dan mahasiswa

(26)

Referensi

Dokumen terkait

Suharyanto, Am, 2013, Asuhan Keperawatan pada Klien Gangguan Sistem. Perkemihan, Jakarta: Trans

test Tes tulisan (UTS) Menjelaskan prinsip-prinsip asuhan keperawatan kritis pada pasien dengan gangguan sistem pernafasan dengan tepat dan benar 80 - 90% dan sikap

Studi kasus yang menjadi pokok bahasan penelitian ini adalah digunakan untuk mengeksplorasi masalah Asuhan Keperawatan Pada Klien Yang Mengalami Gagal Jantung

Mampu mendemonstrasikan intervensi keperawatan pada kasus dengan gangguan sistem endokrin, imunologi, pencernaan dan perkemihan pada klien dewasa sesuai dengan

Hasil studi kasus menunjukan bahwa pengelolaan asuhan keperawatan pada pasien stroke non hemoragik dalam pemenuhan kebutuhan aktivitas dan istirahat dengan masalah keperawatan gangguan

Hasil studi kasus menunjukkan bahwa pengelolaan asuhan keperawatan pasien hipertensi dalam pemenuhan kebutuhan fisiologis: gangguan sirkulasi dengan masalah keperawatan risiko perfusi

Hasil studi kasus menunjukan bahwa pengelolaan asuhan keperawatan pada pasien stroke hemoragik dalam pemenuhan kebutuhan aktivitas dan latihan dengan masalah keperawatan gangguan

Laporan kasus asuhan keperawatan gangguan kelebihan volume cairan pada pasien dengan penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis di ruang hemodialisa RSUD dr. Slamet