• Tidak ada hasil yang ditemukan

sekar - - Electronic theses of IAIN Ponorogo

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "sekar - - Electronic theses of IAIN Ponorogo"

Copied!
73
0
0

Teks penuh

Bagaimana analisis fikih muamalah akad dan timbul mekanisme dengan sistem lelang di Koperasi Pekerja Republik Indonesia (KP-RI). Bagaimana analisis fikih muamalah implikasi uang yang timbul dari pengurangan pembayaran iuran dengan sistem lelang pada Koperasi Pegawai Negeri Sipil Republik Indonesia (KP-RI) “SEKAR” Kecamatan Sooko Kabupaten Ponorogo.

Kegunaan Penelitian

Telaah Pustaka

14Dewi Malikah Nur Rosydah, Islamic Law Review of Motorcycle Gathering (in Klagen Village, Karanngmojo District, Magetan Regency) (Undergraduate Thesis, STAIN Ponorogo, 2008). 17 Uswatun Khasanah, Islamic Law Review of the Mabrur Hajj Gathering in Ponorogo Regency (Undergraduate Thesis, STAIN Ponorogo, 2007).

Metode Penelitian

Data kontrak dan mekanisme dibuat dengan sistem lelang di Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KP-RI) “SEKAR”. Data implikasi uang pengurangan pembayaran iuran arisan dengan sistem lelang pada Koperasi Pegawai Negeri Sipil Republik Indonesia (KP-RI) “SEKAR” Kecamatan Sooko Kabupaten Ponorogo.

Bab ini membahas tentang hasil penelitian yang berkaitan dengan tesis ini, yang meliputi: Sejarah berdirinya Koperasi Pegawai Negeri Sipil Republik Indonesia (KP-RI) "SEKAR", bentuk dan mekanisme pelaksanaan kontrak, serta implikasinya uang hasil pengurangan pembayaran iuran pendiri dengan sistem lelang Koperasi Karyawan Republik Indonesia (KP-RI) “SEKAR”. Bab ini membahas tentang analisis fikih muamalah terhadap mekanisme akad dan arisan dengan sistem lelang Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KP-RI) “SEKAR” Kecamatan Sooko Kabupaten Ponorogo dan analisis fikih muamalah tentang akibat uang hasil pengurangan pembayaran iuran arisan dengan sistem lelang Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KP-RI) “SEKAR” Kecamatan Sooko Kabupaten Ponorogo Bab V : Penutupan.

TINJAUAN UMUM TENTANG QAR D{

Qar d{

Artinya: “Barangsiapa meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, maka Allah akan melipat gandakan (pahala) pinjaman itu untuknya, dan dia akan mendapat pahala yang besar”. (AS: Al Hadid:11). 2) V.S: Al Baqarah: 245. Maksudnya: "Barangsiapa yang ingin memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya berlipat ganda. Maksudnya: " Jika anda dalam perjalanan (dan tidak membayar tunai) dan anda tidak mempunyai penulis, maka barang tanggungan mesti dipegang (oleh penghutang).

ملسم اور

نابح نباو جام نبا اور

Konsep Ta’awun Dalam Muamalah

Konsep ta'awun ialah aktiviti tolong-menolong sesama anggota masyarakat. Sikap tolong-menolong ini bertujuan sesuai dengan nilai-nilai tauhid khususnya dalam hal menciptakan kebaikan dan ketakwaan kepada Allah SWT. 'awunagar ialah setiap orang saling membantu dalam kebaikan dan ketakwaan.53. Maksudnya: "Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam melakukan dosa dan pelanggaran. Apabila kamu membisikkan rahsia, janganlah kamu membisikkan rahsia dengan dosa dan permusuhan dan menderhaka kepada Rasul, tetapi bisikan rahsia dengan kebajikan. dan takwa.

Berdasarkan dua ayat tersebut, kita dapat melihat bahwa kita selalu dianjurkan untuk saling membantu dalam melakukan ta'aw dalam segala aspek kehidupan, termasuk dalam bidang ekonomi, seperti melakukan kegiatan arisan. Dalam pengertian umum, arisan atau simpanan bersama (simpanan masyarakat) adalah akumulasi uang secara teratur dengan nilai yang telah ditentukan. Jumlah uang. Padahal hakekat arizan adalah setiap anggotanya meminjamkan kepada anggota yang menerimanya, kecuali yang menerima arizan terlebih dahulu, kemudian dia berutang setelah menerima arizan juga. orang terakhir yang menerima arizan selalu menjadi debitur anggota.

Dari sudut pandang ini, kaidah al-Adah Muhakkamah, yakni kebiasaan atau tradisi baik yang berlaku dalam suatu masyarakat, dapat dijadikan hukum, asalkan tidak bertentangan dengan prinsip ajaran Islam, seperti menghalalkan hal-hal yang jelas dilarang oleh Islam, seperti babi, judi, maisir), atau melarang hal-hal yang jelas diperbolehkan oleh Islam, seperti jual beli, menikah dan meminjam atau berutang.

Sejarah Berdirinya Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KP-RI)

Setoran yang dikelola termasuk simpan di tempat yang Anda inginkan, simpan untuk liburan, simpan untuk hari kerja sama dan simpanan berjangka. Musyawarah lelang terdiri dari anggota koperasi itu sendiri ditambah orang-orang di luar anggota koperasi yang mempunyai keinginan untuk mengikuti rapat lelang dan keikutsertaannya dapat dipertanggungjawabkan. Penggalangan modal dari anggota sehingga terbentuk koperasi yang kuat dengan rasio modal sendiri lebih besar dari modal pinjaman sehingga kuat menghadapi segala tantangan.

Mengembangkan kepekaan terhadap peluang usaha seperlunya untuk benar-benar menjadikan koperasi sebagai sumber kemakmuran bagi seluruh anggota. Hidup seimbang antara takwa, harkat, martabat dan ekonomi keluarga bagi seluruh anggotanya untuk mencapai kedamaian hidup. Bentuk penggunaan kontrak dan mekanisme yang dihasilkan dengan sistem lelang di Negara Republik Indonesia, Koperasi Pegawai Negeri (KP-RI) “SEKAR”.

Akad atau kesepakatan dalam arisan dilaksanakan dengan kesepakatan atau ijab dan qabul antara kedua belah pihak yang mengadakan kesepakatan. Adapun arisan dengan sistem lelang di Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KP-RI) “SEKAR” Kecamatan Sooko Kabupaten Ponorogo harus memenuhi unsur-unsur tersebut karena unsur-unsur tersebut akan membentuk suatu perbuatan hukum. Akad perjanjian asal usul dengan sistem lelang pada Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KP-RI) “SEKAR” Kecamatan Sooko Kabupaten Ponorogo dilaksanakan secara tertulis dihadapan pengurus, peserta dan pengurus membuat perjanjian atau memberikan izin qabul tentang peraturan pelaksanaan arisan ini.

Sebagai calon peserta lelang arisan, Anda harus memiliki etika yang baik dan mengikuti ketentuan mengenai aturan pelaksanaan lelang arisan. Sedangkan mekanisme arisan dengan sistem lelang di Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KP-RI) “SEKAR” dalam arisan ini, ada 37 orang yang bersedia mengadakan arisan lelang dengan syarat biaya mulai dari Rp. 25.000 dibayarkan pada tanggal 20 setiap bulan. Misalnya pada arisan ini ada yang memenangkan lelang dengan penawaran tertinggi Rp 3.000,00 maka setiap anggota hanya membayar Rp 22.000,00 sehingga Rp dikurangi Rp 3.000,00 x 37 orang, hasilnya Rp dan hasil tersebut diberikan kepada pemenang lelang .

Jadi pembayaran biaya lelang arisan mengatur berapa penawaran tertinggi atau pemenang lelang arisan, sehingga pada setiap lelang hasil undiannya berbeda-beda. Implikasi Tunai Pengurangan Pembayaran Arisan Dengan Sistem Lelang Pada Koperasi Pegawai Negeri Sipil Seluruh Indonesia (KP-RI).

Implikasi Uang Hasil Pengurangan Pembayaran Arisan Dengan Sistem Lelang di Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KP-RI)

Namun tidak dipungkiri bahwa setiap orang yang mengikuti arisan dengan sistem lelang ini ingin mendapatkan undian dengan nilai lelang yang kecil agar dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan. Dituturkan oleh Ibu Widanarti, salah satu anggota arisan, menurutnya dengan sistem lelang ini ia merasa tidak rugi karena berani melelang saat dibutuhkan. Menurut Ibu Nunung, keinginannya adalah untuk mengikuti arisan dengan sistem lelang ini, jika dia membutuhkannya, dia berani melelangnya dengan skor tinggi dan dia pasti akan memenangkan lotere.

Pak Mulyono menyatakan bahwa mengikuti arisan dengan sistem lelang tidak merugikan karena nilai lelang sudah ditentukan, tinggal keberanian untuk mengundi. Sedangkan menurut Ibu Welas, satu orang yang memenangkan undian arisan dengan sistem lelang ini tidak merasa dirugikan karena menerima konsekuensi dari peraturan dan mengetahui hasilnya. Begitu pula dengan Ibu Niken yang mengikuti arisan dengan sistem lelang. Dia tidak pernah memenangkan undian arisan. Ia tidak merasa dirugikan karena memiliki prinsip bahwa kerjasama dalam arisan dapat menimbulkan rasa gotong royong dan gotong royong.

Pak Sartoko selaku anggota arisan dengan sistem lelang menjelaskan bahwa uang yang diperoleh dari hasil undian arisan z. Hal serupa menurut Bapak Tumarija, sebagai anggota arian dengan sistem lelang yang belum pernah memenangkan undian mengatakan, selain mengikuti aris, sistem lelang bertujuan untuk menjalin silaturahmi antar masyarakat dan sebagai sarana menabung.

Mulai dari rincian pembayaran dan rincian biaya administrasi arisan dengan sistem lelang di Koperasi Pegawai Negeri Sipil (KP-RI) Republik Indonesia. Akad yang digunakan dalam arisan dengan sistem lelang di Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KP-RI) “SEKAR” Kecamatan Sooko Kabupaten Ponorogo ini sama dengan syarat pelaksanaan akad lainnya. Para ahli hukum Islam mensyaratkan para pihak yang bertransaksi harus memiliki keterampilan. Dengan adanya akal sehat berarti para pihak melakukan transaksi, termasuk transaksi untuk arisan, dengan sistem lelang di Koperasi Pekerja Republik Indonesia (KP-RI) “SEKAR”.

Dan sighat dapat menggunakan banyak cara seperti berbicara, menulis, gerak tubuh dan tindakan, dan terutama dalam pertemuan sosial dengan sistem lelang. Praktik arisana dengan sistem lelang di Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KP-RI) “SEKAR” Kecamatan Sooko Kabupaten Ponorogo dalam pelaksanaannya menggunakan qard{ akad, yaitu perbuatan memberikan harta kepada orang yang akan menggunakan dan mengembalikan harta tersebut. kompensasi nanti. Peserta lelang yang menggunakan sistem lelang di Koperasi Pegawai Negeri Republik Indonesia (KP-RI) "SEKAR" di Distrik Sooko ini menyerahkan sejumlah uang.

Dari analisis di atas, penulis menyimpulkan bahwa akad yang dihasilkan dengan sistem lelang di Koperasi Pegawai Negeri Republik Indonesia (KP-RI) “SEKAR” Kecamatan Sooko Kabupaten Ponorogo tidak bertentangan dengan syariat Islam dan menurut qardh merupakan salah satu bentuk kontrak yang ada dalam Islam. Analisis Fiqh Akibat Pengurangan Pembayaran Arisan Dengan Sistem Lelang Pada Koperasi Karyawan.

Analisa Fiqh Terhadap Implikasi Uang Hasil Pengurangan Pembayaran Arisan Dengan Sistem Lelang Di Koperasi Pegawai

Ayat di atas memerintahkan kita untuk saling menyampaikan pesan kepada yang berhak menerimanya dalam kebaikan, sedangkan tujuan yang timbul dengan sistem lelang itu sendiri adalah amanat yang sejalan dengan visi dan misi Koperasi “SEKAR” dan untuk membantu orang dalam rizki dengan cara menyetor secara teratur dan bergiliran mendapatkannya, termasuk dalam kategori saling percaya yang diperintahkan oleh Allah SWT. Tujuan utama diselenggarakannya arisan dengan sistem lelang adalah untuk kesejahteraan anggota dan keluarganya serta masyarakat pada umumnya. Yakni dengan saling membantu untuk menciptakan keharmonisan antar anggota aris dan sistem lelang.

Pengurangan pembayaran bagi setter dengan sistem lelang ini sudah diketahui oleh anggota, di dalam kontrak dan kesepakatan awal yang mengikuti stand up. Jika arisan diakumulasikan dengan sistem lelang ini dari awal hingga putaran pengundian terakhir maka pengundiannya hampir sama, sehingga tidak ada yang dirugikan satu sama lain. Bahkan, animo anggota untuk mengikuti arisan penggunaan sistem lelang ini sangat tinggi dan anggotanya terus bertambah. Dilihat dari penjelasan para anggota, penulis kembali berkesimpulan bahwa implikasi arisan dengan sistem lelang ini adalah sesuai dengan syarat adanya kesepakatan atau ijab dan qabul antara orang yang mengadakan perjanjian bukanlah sesuatu yang ada dalam hukum Islam. tidak menentang. .

Kemudian jika kita lihat praktek tersebut berawal dari sistem lelang di Koperasi Pegawai Negeri Republik Indonesia (KP-RI) “SEKAR”. Dalam pelelangan ini, arisan dijumlahkan di antara pembayaran iuran arisan dalam satu periode dan hasil undian yang diperoleh tidak proporsional.

Kesimpulan

Republik Indonesia (KP-RI) “SEKAR” Kecamatan Sooko Kabupaten Ponorogo merupakan kebiasaan buruk (urf batil) yang dilakukan oleh para anggota arisan. Dengan demikian, rapat lelang di Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KP-RI) "SEKAR" Kecamatan Sooko Kabupaten Ponorogo bertentangan dengan syariat Islam.

Saran

Referensi

Dokumen terkait

selaku guru kelas TK B 3 menuturkan tentang pentingnnya pembelajaran bermain peran bagi anak usia dini, sebagai berikut: “Metode bermain peran penting untuk di tanamkan karena anak