• Tidak ada hasil yang ditemukan

SKRIPSI Haslita Nisa 13804241035

N/A
N/A
Fitroh Satrio

Academic year: 2023

Membagikan "SKRIPSI Haslita Nisa 13804241035"

Copied!
126
0
0

Teks penuh

PENGARUH PELAPORAN KEUANGAN TERHADAP HARGA SAHAM PADA INDUSTRI SEKTOR PERTANIAN YANG TERCATAT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio keuangan terhadap harga saham industri sektor pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2012-2016.

Identifikasi Masalah

Oleh karena itu, penulis akan melakukan penelitian dengan judul Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Harga Saham Industri Pertanian yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2012-2016. Peran sektor pertanian Indonesia masih dapat ditingkatkan jika dikelola dengan baik dalam menghadapi sumber daya alam yang semakin menipis atau memburuk.

Pembatasan Masalah

Rumusan Masalah

Apa dampak Return of Equity Ratio (ROE) terhadap harga saham sektor pertanian yang terdaftar di BEI tahun 2012-2016. Apa pengaruh Earning Per Share (EPS) terhadap harga saham sektor pertanian yang terdaftar di BEI BEI tahun 2012-2016.

Tujuan Penelitian

Pasar Modal

Rasio aktivitas adalah rasio yang digunakan untuk mengukur efektivitas suatu perusahaan dalam menggunakan asetnya (Kasmir. Perputaran Piutang) adalah rasio yang digunakan untuk mengukur berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menagih piutang dalam suatu periode.

Saham

Seperti halnya saham biasa, jika terjadi likuidasi, klaim pemegang saham preferen berada di bawah klaim pemegang obligasi. Sebagai pemilik perusahaan, pemegang saham biasa mempunyai beberapa hak, yaitu hak kendali, hak menerima bagi hasil, dan hak memesan efek terlebih dahulu. Dalam hal ini, hak tagih pemegang saham mendapat prioritas terakhir setelah seluruh kewajiban perusahaan terbayar (dari penjualan kekayaan perusahaan).

Namun, jika tidak ada sisa kekayaan perseroan, maka pemegang saham tidak akan menerima dana hasil likuidasi.

Harga Saham

Karena takut harga saham terus turun, investor menjualnya di harga Rp 1.400 sehingga rugi Rp 600 per saham. saham. Bagi perusahaan yang sudah go public, tujuan ini dapat dicapai dengan memaksimalkan nilai pasar dari harga saham tersebut. Di pasar sekunder atau dalam aktivitas perdagangan saham sehari-hari, harga saham mengalami fluktuasi baik berupa kenaikan maupun penurunan.

Selain itu, menurut Alwi, ada beberapa faktor yang mempengaruhi pergerakan harga saham atau indeks saham, faktor tersebut dapat digolongkan menjadi faktor fundamental yang berasal dari lingkungan internal dan faktor keadaan perekonomian yang berasal dari lingkungan eksternal.

Penelitian yang Relevan

Pengaruh ROA, ROE, NPM, EPS dan DER terhadap Tingkat Harga Saham (Pada Perusahaan Food and Beverage di BEI. Variabel DER berpengaruh negatif namun tidak signifikan, sedangkan variabel NPM berpengaruh positif dan signifikan terhadap saham dengan menggunakan independen variabel DPS dan perusahaan yang digunakan oleh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Variabel Earning Per Share (EPS) dan Dividend Per Share (DPS) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap harga saham.

Kerangka Berpikir

  • Hubungan Current Ratio (CR) terhadap Harga Saham
  • Hubungan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap Harga Saham Debt to Equity Ratio (DER) dihitung dengan membagi total utang
  • Hubungan Return on Equity (ROE) terhadap Harga Saham
  • Hubungan Total Asset Turn Over (TATO) terhadap Harga Saham Rasio ini yang mengukur kemampuan perusahaan dalam
  • Hubungan Earning Per Share (EPS) terhadap Harga Saham

Karena perusahaan dianggap mempunyai kemampuan untuk melunasi kewajiban jangka pendeknya, hal ini dapat meningkatkan permintaan dan harga saham perusahaan tersebut. Semakin tinggi rasio ini maka semakin besar pula risiko yang dihadapi perusahaan sehingga dapat mempengaruhi harga saham karena keuntungan yang diperoleh digunakan untuk membayar hutang sehingga keuntungan yang berkurang menjadi semakin kecil. Sehingga investor akan percaya bahwa kedepannya perusahaan akan memberikan pendapatan yang lebih besar, hal ini akan mempengaruhi kenaikan harga saham perusahaan tersebut.

Hubungan Total Asset Turn Over (TATO) dengan Harga Saham Rasio ini mengukur kemampuan perusahaan dalam rasio ini Rasio ini mengukur kemampuan perusahaan dalam menggunakan dana yang tersedia yang tercermin dari perputaran modalnya.

Hipotesis Penelitian

H2 : Diduga terdapat pengaruh signifikan secara parsial debt to equity (DER) terhadap harga saham industri sektor pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2012-2016. H3 : Diduga terdapat pengaruh signifikan secara parsial Equity Ratio (ROE) terhadap harga saham industri sektor pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2012-2016. H4 : Diduga terdapat pengaruh signifikan secara parsial Total Asset Turn Over (TATO) terhadap harga saham industri sektor pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2012-2016.

H5 : Dihipotesiskan terdapat pengaruh signifikan secara parsial earnings per share (EPS) terhadap harga saham pada perusahaan sektor pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2012-2016.

Definisi Operasional Variabel Penelitian

Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh atau hubungan antara dua variabel atau lebih (Sugiyono, 2013:11). CR merupakan rasio keuangan yang menunjukkan kemampuan perusahaan dalam membayar hutang jangka pendek yang akan segera jatuh tempo dengan menggunakan aset lancar. DER merupakan rasio keuangan yang menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menjamin utang kreditur dengan modal sendiri, sehingga rasio ini bertujuan untuk mengetahui setiap rupiah modal sendiri yang dijadikan jaminan atas utang kreditur.

TATO adalah rasio keuangan yang digunakan untuk mengukur perputaran seluruh aset perusahaan dan jumlah penjualan yang dihasilkan dengan menggunakan setiap rupee aset.

Populasi dan Sampel

Perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebelum 31 Desember 2012 dan tidak delisting selama periode pengamatan 2012-2016. Memberikan laporan keuangan berkala kepada Bursa Efek Indonesia dan mempublikasikannya di situs resmi BEI. Perusahaan sektor pertanian telah menerbitkan laporan keuangan yang menyajikan data laporan keuangan dan harga saham yang diperlukan untuk tahun 2012-2016.

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan keuangan perusahaan pertanian yang diterbitkan setiap tahunnya oleh Bursa Efek Indonesia tahun 2012-2016 yang dapat diunduh di website BEI, harga saham yang dapat diunduh di situs Yahoo Finance, dan daftar produk pertanian. perusahaan yang tercatat di BEI melalui website shareok.com.

Tabel 2. Daftar Populasi Perusahaan Pertanian yang Listing di BEI
Tabel 2. Daftar Populasi Perusahaan Pertanian yang Listing di BEI

Teknik Pengumpulan Data

Regresi Data Panel

Data cross-sectional mengamati nilai satu atau lebih variabel dari unit sampling atau subjek yang berbeda dalam periode yang sama. Pertama, data panel merupakan kombinasi data cross-sectional dan time-series yang dapat memberikan lebih banyak informasi yang tidak dapat disediakan oleh data cross-sectional atau time-series saja, sehingga menimbulkan variabilitas yang besar. Kedua, menggabungkan data panel dapat memberikan solusi yang lebih baik dalam menghasilkan perubahan dinamis dibandingkan dengan data cross-sectional.

Y merupakan variabel terikat dalam hal ini harga saham,

Teknik Estimasi Regresi Data Panel

Uji Spesifikasi Model

Uji Asumsi Klasik

Uji multikolinearitas bertujuan untuk menguji apakah model regresi menemukan adanya korelasi antar variabel independen. Uji Autokorelasi bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi linier terdapat korelasi antara kesalahan perancu pada periode t dengan periode t-1 sebelumnya. Untuk mengetahui ada tidaknya autokorelasi pada model regresi penelitian ini maka akan dilakukan uji Durbin.

Tujuan dari uji heteroskedastisitas adalah untuk menguji apakah terdapat perbedaan varians model regresi antara residu observasi yang satu dengan observasi yang lain.

Tabel 4. Dasar Pengambilan Keputusan Uji Autokorelasi
Tabel 4. Dasar Pengambilan Keputusan Uji Autokorelasi

Uji Hipotesis

Uji F ini merupakan uji yang bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh koefisien regresi secara bersama-sama terhadap variabel terikat. Pengujian dilakukan dengan membandingkan nilai signifikansi dengan nilai yang ditetapkan sebesar (0,05) atau 5%. Jika signifikansi < 0,05 maka Ho ditolak yang berarti variabel independen secara bersama-sama mempengaruhi variabel dependen. Jika signifikansinya > 0,05 atau 5% maka Ho diterima yang berarti variabel-variabel independen secara bersama-sama tidak mempengaruhi variabel dependen.

Deskripsi Objek Penelitian

Deskripsi Data

Rasio utang terhadap ekuitas 16 sampel sektor pertanian mempunyai mean (rata-rata) sebesar 80,14913, nilai terendah sebesar 0,02, nilai tertinggi sebesar 871,9 dan standar deviasi sebesar 185,0701. Sektor pertanian yang rasio utang terhadap ekuitasnya paling rendah adalah Inti Agri Resources Tbk., sedangkan sektor pertanian. Sektor pertanian dengan return on equity terendah adalah Central Proteinaprima Tbk., sedangkan sektor pertanian dengan return on equity tertinggi adalah Central Proteinaprima Tbk.

Industri pertanian dengan total perputaran aset terendah adalah Jaya Agra Wattie Tbk., sedangkan industri pertanian dengan total perputaran aset tertinggi adalah Dharma Samudera Fishing Industries Tbk.

Analisis Data

H0 : Rasio ROE tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada Industri Pertanian yang terdaftar di BEI. Ha : Rasio ROE berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada Industri Pertanian yang terdaftar di BEI. Ha : Laporan TATO berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada Industri Pertanian yang terdaftar di BEI tahun 2018.

Ha : Rasio earnings per share berpengaruh signifikan terhadap harga saham industri pertanian yang terdaftar di BEI.

Gambar 2. Hasil Uji Normalitas
Gambar 2. Hasil Uji Normalitas

Pengaruh Current Ratio (CR) terhadap Harga Saham

Penggunaan alat analisis data panel yang menggabungkan data time series dengan data cross-sectional dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio keuangan berupa CR, DER, ROE, TATO dan EPS terhadap harga saham industri pertanian yang terdaftar di BEI. pada tahun 2012-2016. Harga = Harga Saham CR = Rasio Lancar DER = Rasio Hutang terhadap Ekuitas ROE = Pengembalian Ekuitas TATO = Total Aset Pendapatan EPS = Laba per saham. Hal ini sesuai dengan hipotesis yang dikembangkan dimana CR akan berpengaruh signifikan terhadap harga saham.

Pengaruh Debt to Equity Ratio (DER) terhadap Harga Saham. Hasil pengujian hipotesis menyimpulkan bahwa DER berpengaruh.

Pengaruh Debt to Equity Ratio (DER) terhadap Harga Saham Hasil pengujian hipotesis menyimpulkan bahwa DER berpengaruh

Nilai koefisien CR yang positif menjelaskan bahwa setiap kenaikan CR sebesar 1% akan berdampak pada peningkatan harga saham, dengan asumsi rasio lainnya konstan. Jika perusahaan dinilai semakin mampu melunasi kewajiban jangka pendeknya, maka hal ini akan menarik investor untuk membeli saham perusahaan tersebut dan meningkatkan harga sahamnya. Hal ini tidak sejalan dengan hipotesis yang dikembangkan dimana DER akan berpengaruh signifikan terhadap harga saham, namun konsisten dengan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Suharno (2016) bahwa debt-equity rasio tidak berpengaruh secara parsial terhadap harga saham pada perusahaan farmasi di Indonesia. Bursa Efek.

Minimnya pengaruh DER terhadap harga saham menunjukkan bahwa informasi perubahan DER yang tercatat dalam laporan akuntansi tidak berdampak terhadap keputusan investor untuk membeli saham perusahaan sektor pertanian.

Pengaruh Return On Equity (ROE) terhadap Harga Saham

Selain itu, DER bukanlah satu-satunya rasio solvabilitas yang digunakan investor untuk menilai harga saham, masih ada beberapa rasio solvabilitas lain yang dapat digunakan investor untuk memprediksi harga saham.

Pengaruh Total Assets Turnover (TATO) terhadap Harga Saham Hasil pengujian hipotesis menyimpulkan bahwa TATO

Meningkatnya minat investor untuk menanamkan modalnya seiring dengan meningkatnya permintaan terhadap saham, sehingga berimplikasi pada naiknya harga saham perusahaan.

Pengaruh Earning per Share (EPS) terhadap Harga Saham

Pengaruh Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), Return On Equity (ROE), Return On Total Asset (TATO) dan Earning Per Share (EPS) terhadap Harga Saham. Variabel Current Ratio berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham dengan nilai koefisien sebesar 4.859593 dan signifikansi sebesar 0.0493. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa Current Ratio berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI pada tahun 2012-2016.

Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa Total Asset Turnover berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI pada tahun 2012-2016.

Keterbatasan Penelitian

Variabel Earnings per Share berpengaruh signifikan terhadap harga saham dengan nilai koefisien sebesar 2.198691 dan signifikansi sebesar 0.0018. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa laba per saham berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI pada tahun 2012-2016. Nilai F hitung sebesar 120,6245 dengan probabilitas sebesar 0,000000 kurang dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh variabel independen (current rasio, debt to equity rasio, return on equity rasio, total assets turn over dan earnings per share) sama – sama terikat berpengaruh signifikan terhadap harga saham perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI pada tahun 2012-2016.

Perubahan yang terjadi pada harga saham dapat dijelaskan oleh variabel Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), Return on Equity (ROE), Total Asset Turnover (TATO) dan Earnings per Share (EPS) sebesar 96,8%. . , sisanya sebesar 3,32% dijelaskan oleh variabel lain diluar model.

Saran

Analisis pengaruh rasio keuangan terhadap harga saham perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI TH 2010-2012). Pengaruh rasio keuangan terhadap harga saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia tahun 2011. Pengaruh earnings per share dan dividen per share terhadap harga saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2006-2008.

Pengaruh kondisi perekonomian terhadap harga saham perusahaan farmasi yang terdaftar di bursa efek indonesia.

Gambar

Tabel 1. Penelitian yang Relevan  No.  Nama
Gambar 1. Paradigma Penelitian  Keterangan:
Tabel 2. Daftar Populasi Perusahaan Pertanian yang Listing di BEI
Tabel 3. Daftar Sampel Perusahaan Pertanian yang Listing di BEI
+7

Referensi

Dokumen terkait

Apabila probabilitas signifikan lebih lebih 5%, maka hipotesis nol ditolak, yang menyatakan variabel independen tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel

Pengujian simultan (Uji F) dilakukan untuk menguji pengaruh variabel independen hipotesis yang diperoleh untuk t-tabel sebesar 2,048 (lihat pada tabel statistik). Maka

Hasil pengujian t statistik atau uji hipotesis pada tabel di atas menunjukkan variabel Capital Adequacy Ratio (C AR)berhubungan positif (0,150) dengan nilai

Hasil pengujian hipotesis penelitian pada tabel 4.8 menunjukkan nilai koefisien regresi variabel komite audit independen perusahaan pada persamaan 1 sebesar 0.237

Berdasarkan hasi uji parsial (uji t) pada tabel 4.11 diketahui bahwa nilai dari probabilitas yang diperoleh dari variabel independen yaitu pendapatan asli daerah sebesar 0,3903

Pengujian pada hipotesis kedua yaitu Variabel Analisis Risiko Berdasarkan hasil yang diperoleh dalam pengujian pada variabel kedua diketahui nilai t hitung 0,233 < t tabel 0,2387 dan

Dari hasil Uji-t statistik berdasarkan tabel di atas, pengujian hipotesis yang diusulkan bahwa variabel sistem pengendalian intern berhubungan positif 0.90 dengan nilai probabilitas

Hasil pengujian reliabilitas untuk masing- masing variabel diperoleh data sebagai berikut: Tabel 5.9 Hasil Uji Realiabilitas Variabel Nilai Hitung Alpha Cronbach Keterangan