PENDAHULUAN
Rumusan Masalah
Apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan kenyamanan jamaah di Masjid Al Azhar Islamic Center Parepare.
Tujuan Penelitian
Kegunaan Penelitian
TINJAUAN PUSTAKA
Tinjauan Teori
Kerangka Pikir
METODE PENELITIAN
- Lokasi dan Waktu Penelitian
- Fokus Penelitian
- Jenis dan Sumber Data
- Teknik Pengumpulan dan Pengolahan Data
- Uji Keabsahan Data
- Teknik Analisis Data
Responden dalam penelitian ini adalah pengurus masjid sebanyak 2 orang dan jamaah masjid Al Azhar Islamic Center Parepare sebanyak 2 orang. Jadi, gambaran umum Masjid Al Azhar Islamic Center Parepare adalah masjid pemerintah, namun masih dikelola sepenuhnya oleh pihak pengelola. Sarana dan prasarana masjid menjadi indikator perkembangan Masjid Al Azhar Islamic Center Parepare yang sedang diupayakan oleh pihak pengelola masjid.
Dalam hal ini program kerja pengurus Masjid Islamic Center Al Azhar Parepare adalah dari segi pembangunan fisik masjid yang harus dibangun beserta kontribusinya, maka program pengembangan juga akan terlaksana. 53Hasanuddin, S.Sos., Bendahara Masjid Al Azhar Islamic Center Parepare, Wawancara tanggal 15 Juni 2021. pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. 54 juta. Ali Hafid, Sekretaris Masjid Al Azhar Islamic Center Parepare, Wawancara 09 Juni 2021. Mendapat masukan dari jamaah, pihak pengurus mencoba menerapkannya jika memang diperlukan untuk menerapkannya.
57M. Ali Hafid, Sekretaris Masjid Al Azhar Islamic Center Parepare, Wawancara 09 Juni 2021. Setelah mendapat titik temu, makan akan dilaksanakan sesuai kebijakan pemerintah dan sebaliknya. Begitu pula di Masjid Al Azhar Islamic Center Parepare yang memiliki kotak amal dan banyak jamaah yang berdonasi setiap salat Jumat. 59Hasanuddin, S.Sos., Bendahara Masjid Al Azhar Islamic Center Parepare, Wawancara tanggal 15 Juni 2021. per minggu yaitu setiap hari jumat ada juga yang bulanan sehingga memperhatikan kebersihan masjid sangat baik 60.
60M. Ali Hafid, Sekretaris Masjid Al Azhar Islamic Center, Parepare, wawancara pada 9 Juni 2021. “Untuk infrastruktur dalam skala yang lebih kecil, kami memanfaatkan keuangan masjid yang bersumber dari isi kotak amal dan sumbangan dari jemaah.” 61. 63M. Ali Hafid, Sekretaris Masjid Al Azhar Islamic Center, Parepare, wawancara pada 9 Juni 2021. melaksanakan salat di masjid yaitu selalu menjaga jarak dengan menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan. “Jadi pelayanan dari Masjid Al Azhar Islamic Center cukup baik, sangat memuaskan bagi jamaah yang ingin berkumpul di masjid.”64.
Dari pernyataan di atas terlihat bahwa jamaah masjid Al Azhar Islamic Center merasa nyaman dan aman dalam melaksanakan shalat kapanpun di dalam masjid. Bagi para pengurus masjid diharapkan selalu berupaya meningkatkan kenyamanan jamaah baik dari segi bangunan, fasilitas, kebersihan dan keamanan masjid itu sendiri, sehingga masjid Al Azhar Islamic Center Parepare dapat lebih dikembangkan lagi kedepannya. JUDUL PENELITIAN : STRATEGI PENGELOLAAN MASJID DALAM MENINGKATKAN KENYAMANAN BERJAMAAH DI BEK-BESAN MASJID EL AZHAR ISLAMIC CENTER.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Penerapan Strategi Manajemen Masjid Pada Masjid Al Azhar
Untuk menunjang keberhasilan pencapaian tujuan pangan, diperlukan pengelolaan masjid yang baik dari pengurus masjid. Apalagi terkait kenyamanan jamaah, pengurus masjid mempunyai peranan penting untuk meningkatkan kenyamanan jamaah masjid itu sendiri. Berdasarkan hasil wawancara diatas penulis dapat menjelaskan bahwa pengurus masjid melihat apa yang diinginkan jamaah, dalam hal ini pengurus masjid selalu meminta masukan dari jamaah tentang apa saja yang perlu diperbaiki, kapan.
Kami mempunyai visi dan misi, bahasanya agar Islamic center ini menjadi contoh atau kiblat bagi masjid-masjid lain dalam hal program keagamaan. Berdasarkan hasil wawancara diatas dapat penulis jelaskan bahwa sesuai dengan namanya merupakan Islamic center yang dapat diartikan sebagai pusat atau kiblat yang menjadi acuan bagi masjid-masjid lainnya dalam pendidikan dan pelatihan masyarakat mengenai ilmu agama. .Islami. fungsinya untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat muslim dalam beribadah, belajar dan berdiskusi. Penjelasan di atas adalah pihak pengelola selalu berusaha untuk memastikan masjid Al Azhar Islamic Center selalu bersih setiap saat agar jamaah yang datang salat berjamaah merasa nyaman saat salat.
Pihak pengelola selalu berupaya untuk meningkatkan Masjid Al Azhar Islamic Center dari segi pembangunan, fasilitas dalam masjid dan kebersihan masjid saja agar jamaah merasa nyaman ketika melaksanakan salat di masjid. Dari pernyataan di atas terlihat bahwa pengurus masjid juga berusaha fokus untuk meningkatkan kenyamanan jamaah saat beribadah di masjid. Dengan mengadakan pertemuan untuk mengevaluasi apa yang harus dilakukan pengurus masjid untuk meningkatkan kenyamanan jamaah.
Setiap hari ketika waktu salat tiba, jamaah masjid Al Azhar Islamic Center Parepare berdatangan, baik dari jamaah yang berada di sekitar masjid maupun orang-orang yang lalu lalang, oleh karena itu tidak heran jika masjid ini selalu ramai dikunjungi jamaah. Karena letaknya sangat strategis di pinggir jalan raya makassar dan juga di depan masjid terdapat rumah sakit, di samping masjid juga terdapat gedung Islamic Center yang satu komplek dengan masjid, di belakang terdapat sebuah kedai kopi. Dalam penerapan protokol kesehatan di Masjid Al Azhar Islamic Center, pihak pengelola tetap menerapkan anjuran pemerintah yaitu memberi tanda jarak pada setiap lantai agar jamaah dapat mengetahui batas jarak yang telah ditetapkan, menggunakan masker saat salat dan Selimut yang seharusnya digunakan saat salat, kini digulung rapi dan diletakkan di sudut masjid karena begitu ketatnya pengelola dalam menerapkan protokol kesehatan.
Berdasarkan hasil wawancara, pihak pemerintah kota sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh pengurus masjid dalam meningkatkan kenyamanan jamaah masjid, baik dari segi pelayanan yang diberikan oleh pihak pengurus masjid dalam menerima masukan dari pihak pemerintah kota maupun dari segi kebersihan yaitu penting.adalah. yang selalu diperhatikan oleh pengurus masjid. Dari uraian yang disampaikan dapat dipahami bahwa pengurus Masjid Al Azhar Islamic Center Parepare menerapkan strategi pengelolaan yaitu melihat keinginan jamaah dan selalu melakukan evaluasi dalam setiap pertemuan demi kesejahteraan dan kenyamanan masyarakat. jamaah di area ibadah, meminta masukan dari jamaah agar pengurus mengetahui apa yang perlu dilakukan. Faktor Pendukung dan Penghambat Dalam Meningkatkan Kenyamanan Jamaah Masjid Al Azhar Islamic Center Parepare.
Faktor pendukung dan penghambat
Kerja sama dan komunikasi yang baik dengan pengurus masjid juga penting dalam pengelolaan masjid karena dapat mempengaruhi perkembangan masjid di masa depan. Berdasarkan faktor-faktor pendukung tersebut maka kerjasama antara manajemen dengan manajemen lainnya sangat baik baik dari segi komunikasi manajemen, dan juga sangat baik sehingga jika ada program yang ingin dijalankan terlaksana dengan baik. Fasilitas masjid yang saat ini belum bisa terakomodir antara lain tempat wudhu karena letaknya di belakang, sedangkan jamaah banyak yang datang dari depan.
Dari pernyataan diatas maka sangat diperlukan peningkatan kenyamanan jamaah baik itu fasilitas masjid seperti tempat wudhu maupun toilet yang ada di Masjid Al Azhar Islamic Center Parepare yang letaknya di belakang masjid mengingat luasnya yang cukup besar. Sejumlah orang datang dari arah depan, baik dari jamaah sekitar masjid maupun orang-orang yang melakukan perjalanan sementara yang menyempatkan diri berhenti sambil salat di masjid. Dari pernyataan diatas maka pengamanan di dalam masjid sangat diperlukan agar jamaah yang datang shalat tidak lagi merasa takut kehilangan suatu barang, dan perlu juga adanya perhatian dari jamaah agar jamaah tidak lengah. meletakkan barang-barang berharganya, dilihat dari keadaan masjid yang selalu ramai dengan orang-orang yang keluar, masuk ke dalam masjid untuk salat. Dalam implementasi strategi pengelolaan masjid, manajemen masjid Al Azhar Islami Center Parepare menerapkan strategi pengelolaan masjid melalui beberapa tahapan yaitu analisis lingkungan, perumusan strategi, implementasi strategi dan evaluasi strategi.
Fase ini dilaksanakan oleh pengurus masjid dalam menyusun strategi pengelolaan masjid untuk meningkatkan kenyamanan jamaah masjid dan masyarakat. Setiap organisasi mempunyai faktor pendukung dalam berjalannya organisasi, seperti yang terjadi pada Masjid Al Azhar Islamic Center Parepare, diantaranya adalah faktor pendukung yang terjadi pada Masjid Al Azhar Islamic Center Parepare yaitu kerjasama manajemen dan komunikasi yang baik, dukungan dari jamaah, jika pengurus mempunyai program yang ingin dijalankannya maka jemaah merespon dengan baik ketika pengurus melaksanakan program tersebut dan juga didukung dengan anggaran keuangan yang cukup sehingga program yang ingin dilaksanakan dapat berjalan sesuai keinginan. Sedangkan faktor penghambatnya adalah perbaikan fasilitas masjid yaitu tempat wudhu dan toilet masjid yang saat ini belum bisa terealisasi karena proses yang harus dilakukan pengelola terlalu lama dan juga memerlukan izin dari pemerintah daerah.
Strategi Pengelolaan Masjid Dalam Mewujudkan Masyarakat Religius di Masjid Besar Limbung Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa. Tesis, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Pengelolaan Masjid dalam meningkatkan daya tarik (Masjid Amirul Mukminin Makassar). Skripsi di Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Berdasarkan strategi yang diterapkan pengurus masjid untuk meningkatkan kenyamanan jamaah, terlepas dari apakah semuanya telah dilakukan dengan baik atau ada kegagalan.
Apakah Anda puas dengan kinerja pengurus masjid dalam melayani jamaah dari segi kebersihan, keamanan dan fasilitas lainnya?
PENUTUP
Saran
Berkenaan dengan pembahasan permasalahan skripsi ini, guna mengoptimalkannya, penulis dapat menyampaikan saran-saran yang diharapkan dapat menjadi bahan masukan demi tercapainya proses pembelajaran yang efektif. Triantono.Pengantar Penelitian Pendidikan untuk pengembangan profesi kependidikan & Tenaga Kependidikan.Jakarta: Kencana Predana Media Grub.2010. Setelah dilakukan pengujian terhadap instrumen penelitian tesis mahasiswa dengan judul di atas, maka instrumen tersebut dianggap telah memenuhi kelayakan untuk digunakan dalam penelitian tersebut.