• Tidak ada hasil yang ditemukan

skripsi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "skripsi"

Copied!
111
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

Bagaimana penerapan fungsi pengelolaan keuangan pedagang muslim di Pasar Kampueng Djaja Pinrang berdasarkan perspektif pengelolaan keuangan syariah. Apa saja kendala dalam penerapan fungsi pengelolaan keuangan pedagang muslim di Pasar Kampoeng Djaja Pinrang.

Tujuan Penelitian

Kegunaan Penelitian

TINJAUAN PUSTAKA

Tinjauan Teori

  • Teori Manajemen Keuangan
  • Teori Pedagang Muslim
  • Teori Pasar
  • Teori Manajemen Keuangan Syariah

Berdasarkan judul penulis, maka fokus penelitian ini mengkaji tentang pengelolaan keuangan pedagang muslim di pasar Kampoeng Djaja Pinrang serta perspektif pengelolaan keuangan syariah. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan para narasumber tersebut dapat dijelaskan bahwa menurut mereka pengelolaan keuangan mampu mengelola perekonomian dan menghimpun dana dengan baik. Berdasarkan hasil wawancara yang diberikan oleh sumber tersebut, dapat dijelaskan bahwa pengelolaan keuangan bekerja paling baik jika mengetahui sisi pendapatan dan sisi pengeluaran.

Manajemen keuangan adalah mengelola keuangan dengan cara merencanakan, memperkirakan, mengarahkan, itu saja yang saya tahu. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan oleh narasumber tersebut, dapat dijelaskan bahwa ia tidak mengetahui pengelolaan keuangan pedagang tersebut, karena ketika ia ke pasar, ia hanya membeli apa yang dibutuhkan saja, tidak memperhatikan pengelolaannya. Indikator yang digunakan untuk mengetahui pengelolaan keuangan pedagang di pasar Kampoeng Djaja Pinrang adalah.

Menurut Najmuddin, pengelolaan keuangan adalah segala ketentuan dan kegiatan yang melekat pada usaha perolehan dan pengalokasian dana.89 Dari pembahasan ini hampir sama dengan kegiatan yang dilakukan oleh para pedagang di pasar Kampoeng Djaja Pinrang. Penerapan fungsi pengelolaan keuangan bagi pedagang muslim di pasar Kampoeng Djaja Pinrang berdasarkan perspektif pengelolaan pasar Kampoeng Djaja Pinrang berdasarkan aspek syariah dalam pengelolaan keuangan. Hambatan dalam menjalankan fungsi pengelolaan keuangan bagi pedagang muslim di pasar Kampoeng Djaja Pinrang Pedagang muslim di pasar Kampoeng Djaja Pinrang.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan tesis penulis yang berjudul “Pengelolaan Keuangan Pedagang Muslim di Pasar Kampoeng Djaja Pinrang Berdasarkan Aspek Pengelolaan Keuangan Syariah”, penulis mengambil kesimpulan akhir yaitu sebagai berikut. Penerapan fungsi pengelolaan keuangan pada pedagang muslim di Pasar Kampoeng Djaja Pinrang sudah dilaksanakan, namun belum cukup baik, hanya sebagian fungsi pengelolaan yang dilaksanakan. Para pedagang muslim di Pasar Kampoeng Djaja Pinrang perlu meningkatkan pemahamannya mengenai pengelolaan keuangan berdasarkan ketentuan syariah, karena jika diperkenalkan akan lebih baik lagi karena sesuai dengan anjuran Allah SWT dalam Al-Quran.

Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi, lanjutan observasi penelitian mengenai pengelolaan keuangan pedagang di pasar Kampoeng Djaja Pinrang berdasarkan perspektif pengelolaan keuangan syariah, serta menjadi wawasan bagi peneliti untuk melakukan penelitian. Hendrianto. “Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga Keluarga Nelayan (Studi Kasus pada Pasar Banjir di Kecamatan Barus Kabupaten Tapanuli Tengah)”.

Gambar 2.1 Bagan Kerangka Pikir Pedagaang Di Pasar Kampoeng Djaja Pinrang
Gambar 2.1 Bagan Kerangka Pikir Pedagaang Di Pasar Kampoeng Djaja Pinrang

Kerangka Konseptual

Kerangka Pikir

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada pedoman penulisan karya ilmiah yang diterbitkan oleh IAIN Parepare.

Pendekatan dan Jenis Penelitian

Lokasi dan Waktu Penelitian

Fokus Penelitian

Jenis dan Sumber Data

Teknik Pengumpulan dan Pengolahan Data

UJi Keabsahan Data

Triangulasi metode dapat dilakukan dengan menggunakan lebih dari satu teknik pengumpulan data untuk memperoleh data yang sama yaitu observasi, dokumentasi dan wawancara. Observasi dalam penelitian ini bertujuan untuk mencari data yang lengkap dan valid, dokumentasi bertujuan untuk mengambil gambar kaitannya dengan wawancara pedagang dan data keuangan. Sedangkan wawancara bertujuan untuk mengumpulkan data-data yang ingin diteliti seperti dari pengelola pasar, pedagang dan pembeli.63.

Bahan referensi yang dimaksud adalah data pendukung untuk membuktikan bahwa data yang ditemukan peneliti.

Teknik Analisis Data

Kesimpulan sementara bisa diuji lagi dengan data lapangan, refleksi lagi, peneliti bisa bertukar pikiran dengan rekan sejawat, melakukan triangulasi agar sampai pada kebenaran ilmiah. Penarikan kesimpulan dari data yang diperoleh peneliti Untuk menarik kesimpulan, apabila masih bersifat pendahuluan biasanya kesimpulan yang diambil harus direvisi karena terkadang belum terstruktur dengan baik.66. Simpulan dalam penelitian kualitatif mungkin dapat menjawab rumusan masalah yang dirumuskan di awal, atau mungkin juga tidak, karena seperti yang telah dikemukakan, permasalahan dan rumusan masalah dalam penelitian kualitatif masih bersifat sementara dan akan berkembang seiring dengan berjalannya penelitian. .

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Penerapan Fungsi-Fungsi Manajemen Keuangan Pedagang Muslim

Beberapa usaha pedagang di pasar Kampoeng Djaja Pinrang yang diteliti adalah usaha syal, kosmetik, pakaian, sembako dan beras. Perencanaan merupakan langkah awal yang harus dilakukan pedagang di Pasar Kampeong Djaja Pinrang sebelum membangun usaha. Perencanaan keuangan yang saya pakai meliputi barang dan uang, ada juga yang sistem payday loan, tapi orang yang dikenal, dan ada juga kanvas di pasar sentral, ada yang sistem take pay.

Narasumber mengatakan mereka tidak melakukan perencanaan keuangan, karena menurut para pedagang, mereka mengelola usahanya sendiri sehingga tidak memerlukan perencanaan keuangan. Menurut sumber, penyusunan anggaran penjualan beras Sunarti adalah untuk beras impor sebesar Rp. Menurut sumber yang dipaparkan, penyusunan anggaran untuk jangka waktu satu tahun itu ditujukan untuk tempat usaha, kemudian modal untuk penjualan sepatu dan jilbab.

Untuk pemeriksaan tumpukan geladak dilakukan setiap hari karena saya berjualan di pasar Kampoeng Djaja setiap hari itupun suami saya membantu pemeriksaannya”.96 Berdasarkan apa yang diberikan sumber, pedagang menentukan harga barangnya. Sesuai standar, kemudian zakatnya biasanya dikeluarkan pada bulan suci Ramadhan. Menurut sumber yang diberikan, pemeriksaan harta benda yang dilakukan para pedagang ini tidak teratur, kadang harian dan bulanan tergantung pendapatannya.

Mendengar yang disampaikan narasumber adalah cara yang digunakan untuk mengendalikan keuangan seperti mengoreksi keuangan usaha yang sempat menurun pada masa lalu. Berdasarkan hasil wawancara dengan narasumber, yang disampaikan narasumber tersebut dapat dijelaskan bahwa penggeledahan dilakukan dengan memungut biaya kepada masyarakat yang meminjam atau menggunakan tabungan pribadi. Menurut sumber tersebut, dia sendiri yang menyimpan dana hasil penjualan tersebut.

"Saya berjualan di pasar beras. Harga yang saya pasang ini menurut saya wajar. Ada yang harganya Rp 7.000 sampai Rp 8.000 per liter dan biasanya sebagian penghasilan saya disumbangkan ke panti asuhan dan masjid" 108 Dari apa yang disampaikan Menurut informan, harga beras yang dijual kepada pembeli berkisar antara Rp 7.000 hingga Rp 8.000 per liter dan menurutnya harga tersebut wajar bagi pedagang, setelah itu uang sedekah disalurkan ke panti asuhan dan masjid. Saat saya berjualan di pasar, saya memasang label harga pada berbagai barang, seperti jilbab, dan barang impor yang saya jual adalah sepatu. Kesimpulan dari wawancara di atas adalah salah satu prinsip pengelolaan keuangan menurut syariah yang dianut oleh para pedagang adalah menetapkan harga sesuai standar, membayar zakat di bulan Ramadhan dan membantu, mendoakan dan berbagi kebahagiaan dengan anak yatim.

Tabel 4.3 Laporan keuangan Saharuddin di Pasar Kampoeng Djaja Pinrang
Tabel 4.3 Laporan keuangan Saharuddin di Pasar Kampoeng Djaja Pinrang

Hambatan dalam Penerapan Fungsi-Fungsi Manajemen Keuangan

Hasil dari dua wawancara di atas menjelaskan bahwa kendala yang menyebabkan pengelolaan keuangan pedagang disebabkan oleh dampak COVID-19 sehingga pengelolaannya terkadang tidak teratur. Meski demikian, para pedagang di Pasar Kampoeng Djaja Pinrang tetap berjualan untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Selanjutnya dari Sunarti selaku pedagang beras di Pasar Kampoeng Djaja Pinrang mengatakan bahwa: 114.

Lebih lanjut pernyataan Nawir selaku pedagang hijab dan sepatu di Pasar Kampoeng Djaja Pirang, ujarnya. Pemahaman para pedagang muslim mengenai pengelolaan keuangan cukup baik, namun masih sederhana, karena menurut mereka pengelolaan keuangan itu sangat penting, karena jika tidak diatur menurut mereka maka akan terjadi konflik antara dana usaha dan uang pribadi. Namun ada juga pedagang yang tidak melakukan perencanaan keuangan dan fungsi pengelolaan keuangan lainnya yaitu penganggaran, audit, pengelolaan, pengendalian, pencarian, penyimpanan, ada yang melakukan dan ada pula yang tidak.

Bahwa pemerintah memberikan perhatian terhadap keadaan para pedagang dengan melakukan sosialisasi pentingnya fungsi pengelolaan keuangan yang diterapkan pada perusahaan, tentunya pada kalangan pedagang, dan tidak hanya pada perusahaan atau lembaga organisasi lainnya. Namun pengelolaan keuangan bagi para pedagang memungkinkan para pedagang untuk mengelola pendapatannya dan melakukan pengelolaan keuangan dengan baik. Penerapan Pengelolaan Keuangan Syariah Sebagai Upaya Memajukan dan Mengembangkan UMKM di INDONESIA.” JES: Jurnal Ekonomi Syariah, 6.01, 2021.

Norsa'adah. “Analisis Pengelolaan Keuangan Usaha Peternakan Itik Balagung di Desa Kayakah Kecamatan Amuntai Selatan”. Wiranatha, Adi. “Analisis Etika Persaingan Usaha Pedagang Muslim di Panorama Pasar Dalam Perspektif Etika Bisnis Islam.”

PENUTUP

Saran

Gambar

Gambar 2.1 Bagan Kerangka Pikir Pedagaang Di Pasar Kampoeng Djaja Pinrang
Tabel 4.1 Data nama-nama Informan di Pasar Kampoeng Djaja Pinrang
Tabel 4.2 Laporan penjualan Megawati di Pasar Kampoeng Djaja Pinrang  No.  Nama Barang  Harga Beli  Harga Jual   Laba
Tabel 4.3 Laporan keuangan Saharuddin di Pasar Kampoeng Djaja Pinrang

Referensi

Dokumen terkait

Dana Desa adalah dana yang bersumber dari anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang diperuntukkan bagi Desa yang ditransfer melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah

Peraturan Pemerintah No 60 Tahun 2014 tentang dana desa pada pasal 1 ayat 2 mengatakan bahwa “Dana desa adalah dana yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja

Berdasarkan hasil wawancara informan tersebut mengatakan bahwa Dinas Pengelolaan Keuangan Aset Daerah Kabupaten Pinrang sudah melakukan upaya penagihan pajak

Alokasi Dana Desa adalah dana yang dialokasikan oleh pemerintah kabupaten/Kota untuk Desa, yang bersumber dari bagian dana perimbangan keuangan pusat dan daerah

Baznas Kota Bukittinggi sudah mengakui penerimaan dana non halal sebagai dana yang bersumber dari transaksi yang tidak sesuai dengan syari'ah lalu memisahkan dana

Proses penghimpunan dana (Funding), bank menarik simpanan dan tabungan dari masyarakat guna membuat suatu kemampuan keuangan ditambah dengan modalnya sendiri yang cukup kuat

Analisis SWOT Klaster Kampoeng Batik Laweyan terdiri dari faktor kekuatan (Strengths) yang bersumber dari dalam Kampoeng Batik Laweyan meliputi: sebagian besar

Bapak Nur selaku pedagang makanan ringan mengatakan bahwa zakat perniagaan diberikan kepada orang yang membutuhkan seperti janda, anak yatim piatu, dan fakir miskin dan disalurkannya