• Tidak ada hasil yang ditemukan

Slide Assesment dalam Praktek Pekerjaan Sosial

Rachmawan Izwardi

Academic year: 2023

Membagikan "Slide Assesment dalam Praktek Pekerjaan Sosial"

Copied!
27
0
0

Teks penuh

(1)

Assesment dalam Praktek Pekerjaan Sosial

Yessilia Osira Disampaikan dalam perkuliahan Mata kuliah Intervensi Individu dan Keluarga Di Jurusan Kesejahteraan Sosial FISIP

Universitas Bengkulu TA Genap 2021/2022

(2)

Tahapan Praktek Pekerjaan Sosial

Enggament

Asesmen

Rencana Intervensi

Intervensi Supervisi

dan Evaluasi Terminasi dan Referal

2

(3)
(4)

4

Salah satu model pendekatan yang dapat dipakai dalam praktik pekerjaan adalah biopsiokososial (biopsychosocial

approach). Model ini memandang suatu penyakit selain dari aspek biomedik juga memperhitungkan pengaruh

sosial (eksternal) dan faktor psikodinamik (internal) terhadap suatu penyakit. Menurut Engel (1980) Model ini

mencari gabungan dari kombinasi tubuh, emosi, dan integrasi sosial dengan cara menjadikan komponen- komponen manusia ini secara kolektif mempertahankan

fungsi dari keseluruhan.

(5)

Dalam pratik pekerjaan sosial klinis, model

biopsikososial dijadikan sebagai alat asesmen dengan menambah satu aspek yaitu Spiritual. Penambahan

aspek spiritual pada

model biopsikososial dikarenakan spiritualitas pada hakikatnya adalah suatu kekuatan yang datang dari

luar kekuatan diri sebagai manusia. Spiritualitas adalah pencarian manusia akan makna dan tujuan hidup, sehingga memiliki keseluruhan kepribadian

dari sejumlah pengalaman hidup yang beragam (Napsiyah dan Fuadi, 2011).

(6)

Apa yang disebut Asesmen Psikososial?

Asesmen Biopsikososial Spiritual adalah laporan pekerja sosial mengenai masalah yang harus dipecahkan.

Pertimbangan pekerja sosial tentang berbagai faktor yang mencakup gangguan fisik , psikis, Sosial dan

Spritual/kepercayaan serta dampaknya, hasil yang diperoleh dari tes psikologi, status hukum, deskripsi masalah, aset dan sumber daya yang ada, prognosis (rencana kegiatan yang akan dilaksanakan berdasarkan

prediksi logik, atau prediksi hasil), dan perencanaan pemecahan masalah.

6

(7)

• Mengkomunikasikan informasi tentang klien kepada kolega untuk perencanaan kasus dan tujuan referal.

• Menetapkan dalam tulisan suatu penjelasan tentang keberadaan (“where the client is at”) klien selama pemberian pelayanan, laporan asesmen psikososial menawarkan informasi dasar tentang klien ketika memasuki lembaga pelayanan.

• Memberikan kesempatan kepada pekerja sosial untuk berefleksi, memperbaiki pemikiran, dan membuat pertanyaan klien dan situasinya—untuk mencernakan informasi dan kesannya tentang klien melalui penulisan laporan tersebut.

1. Asesmen

Biopsikososialspiritual Anda harus:

(8)

II. Bagian-Bagian Asesmen Psikososial

Asesmen

psikososial terbagi tiga bagian,

masing-masing bagian memiliki

subbagian yang berbeda.

I. Informasi Dasar Klien

1.Informasi identitas klien

2. Referal

3.Pernyataan Masalah ( Presenting Problem)

4 .Sumber Data

5. Deskripsi Umum Klien

II. Latar Belakang dan Keberfungsian

Klien Saat Sekarang

Latar Belakang dan Susunan Komposisi Keluarga

Latar belakang pendidikan Pekerjaan dan Keterampilan Agama/Keterlibatan Spiritual

Keberfungsian Fisik, Kondisi Kesehatan, & Latar BelakanMedis

Latar Belakang dan Keberfungsian Psikologis dan Psikiatri Sosial, Komunitas, dan Kegiatan

Rekreasi

Pemenuhan Kebutuhan Dasar Status Hukum Klien Lingkungan lainnya atau faktor

psikososial klien

Kekuatan, Kapasitas, dan Sumber Daya Klien

8

(9)

III. Kesan (Impresi), Pembahasan, dan Rekomendasi

1. Ringkasan Klinis, Kesan, dan Asesmen

2. Tujuan dan Rekomendasi untuk Bekerja dengan Klien Dalam rangka mempelajari cara menggabungkan semua

ini pada bagian yang berbeda dalam asesmen psikososial, silakan lihat lembar info (infosheet) untuk

setiap bagian tertentu.

(10)

Informasi identitas termasuk dalam bagian” informasi dasar asesmen psikososial Anda, harus mencakup sebagai berikut

Nama Klien

Jeni s Kelamin

Tempat dan Tanggal lahir dan umur Status pernikahan

10

(11)

Ras, etnis

Penghasilan (status sosial ekonomi)

Lingkungan klien tinggal (profil umum masyarakat)

Pengaturan Hidup (dengan siapakah klien hidup?)

(12)

Contoh::

Maria de los Angeles Arrieta, seorang wanita lajang, 37 tahun dari Jalapa, Meksiko, kini tinggal di Jamaika, New York sudah sepuluh tahun. Dia menggambarkan dirinya

sebagai seorang pekerja keras, dia menjelaskan bagaimana dia memegang posisi sebagai asisten paralegal selama tiga tahun terakhir, setelah mendapatkan promosi.

Penghasilannya, tergantung pada bonus tahunan, bervariasi antara $ 45.000 dan $ 55.000 per tahun

12

(13)

2. Referal/Rujukan

Apa jenis informasi yang harus dimasukkan dalam bagian rujukan dari asesmen psikososial?

Rujukan, termasuk di bawah "informasi dasar" dari asesmen psikososial Anda, harus

mencakup sebagai berikut:

Sumber referal (Siapa yang merujuk klien ke

lembaga?)

Bentuk permintaan klien ( Apa bentuk bantuan yang dicari

(14)

Contoh:

• Mr. Salomo pertama meminta bantuan setelah mendengar tentang layanan lembaga dari adik

iparnya. Meskipun Mr Salomo tak bisa menjelaskan sumber masalahnya, ia melihat, kesedihan dan depresi yang sedang dialaminya mulai

mempengaruhi pekerjaannya, dia menghawatikan hal itu karena telah mengalami beberapa peristiwa kecemasan ekstrim. Ia percaya, bahwa kesepakatan mendapatkan bentuk bantuan yang diperlukan

akan meningkatkan kesuksesannya dalam bekerja.

14

(15)

3. Pernyataan Masalah (Presenting the Problem)

Pada bagian pernyataan masalah, Anda harus:

1. Menjelaskan masalah yang dialami klien sewaktu datang ke lembaga meminra bantuan (atau dirujuk). Tercakup di dalamnya keterangan:

a. Definisi masalah/kebutuhan menurut klien dan harapan pelayanan klien dari lembaga.

b. Sejarah singkat perumusan masalah:

˃ Durasi masalah

˃ Upaya yang dilakukan sebelumnya untuk memecahkan masalah

˃ Keterlibatan klien sebelumnya dengan lembaga-lembaga sosial untuk bantuan pemecahan masalah

2. Jika klien berada dalam krisis atau dianggap "berisiko tinggi" (misalnya, dalam bahaya dilecehkan, menggunakan kekerasan terhadap orang lain,

(16)

Hal Solomon, 32 tahun, pengusaha yang menyatakan masalahnya (the presenting problem): dia merasa tidak layak memperoleh penghasilan lebih dari satu juta dolar setiap tahun dalam 10 tahun terakhir karirnya.. Dia mengatakan bahwa jumlah uang itu, jauh dari memadai dengan tingkat energi yang telah dia gunakan, dan dibandingkan orang lain dengan karir yang sama.

Tampaknya dia merasa bersalah dengan keadaan ini, dia menginginkan penghasilan yang lebih dari yang sudah diperolehnya.

Mr Salomo datang ke wawancara, mengenakan celana panjang dan kemeja polo, kecokelatan, dan mengatakan tinggi badannya 6,1'' dan berat 165. Pounds. Dia berjalan 5 mil sehari dan

bekerja di gym setidaknya satu jam setiap hari. Dia tidak memakai cincin atau perhiasan lainnya, tetapi ia mengenakan jam emas merek Rolex. Awalnya, ia duduk bergerak terus di kursinya dan jari-jarinya terus mengetuk lengan kursinya. Setelah 5 menit, dia merosot di kursinya, dan terus menerus mengusap air matanya saat ia membahas karirnya setelah resmi bercerai, kehidupan keluarga dan isu-isu keintiman . Dia datang untuk mendapatkan pertolongan memecahkan masalahnya dari perasaan tidak berharga, depresi, dan rasa bersalah yang telah berlangsung lebih dari 2 tahun, hal ini dimulai ketika perceraiannya beberapa tahun lalu.

From Glicken, M.D. (2005) Improving the effectiveness of the helping professions: An evidence based approach to practice. Thousand Oaks, CA: Sage.

16

(17)

Bagaimana seharusnya melihat sumber data dalam asesmen psikososial Anda?

1. Mengidentifikasi semua jenis informasi yang digunakan untuk menulis asesmen ini:

a. Wawancara b. Observasi

c. Bahan-bahan tertulis (misalnya catatan lembaga)

d. Konsultasi dengan kontak sejajar/tambahan

e. Catatan dari lembaga yang merujuk

2. Gambarkan keterlibatan klien dalam proses pengumpulan data

a. Siapa saja yang hadir selama wawancara dan

observasi?

b. Berapa kali wawancara yang dilakukan, konsultasi dg kolega,

dst?

c. Berapa lama informasi

(18)

Apa yang harus Anda cantumkan

sebagai bagian dari

gambaran umum

klien?

Desktipsi umum klien

Anda harus mencakup

item-item berikut:

1. Penampilan klien, sikap, pengaruh, dan gaya interpersonal

selama wawancara.

2. Kejelasan klien dalam menyampaikan masalah, melalui

memori, pikiran, berbicara, atau

perasaan klien terhadap kenyataan

3. Catatan tentang tanda-tanda atau penyampaian klien

tentang kecemasan, depresi, atau mood (suasana perasaan) lainnya,

jika ada

4. Tunjukkan cara klien berelasi dengan Anda selama proses

interview

18

(19)

Contoh:

"Sepanjang wawancara kami, Mr. Solomon terus menyatakan keprihatinan tentang pekerjaannya dan profesionalisme.

Meskipun demikian, dia selalu datang tepat waktu untuk

wawancara, yang dijadwalkan setelah jam kerja regulernya. Ia

selalu mengenakan jas dan dasi setiap wawancara. Beberapa kali selama percakapan kami, ia berhenti; lalu berkomentar, bahwa ia mengalami kesulitan mengekspresikan perasaan dan

kecemasannya kepada orang lain. Meskipun demikian, setelah beberapa pertemuan, ia tampak jauh lebih nyaman, bahkan terlibat dengan saya dalam topik percakapan santai, meskipun

(20)

4. Latar Belakang dan Susunan Keluarga

From Summers, Nancy. Fundamentals of Case Management, 2nd Edition, Thomson, Brooks/Cole, Belmon, Ca. 2006; p. 248.

20

Bagian latar belakang dan susunan keluarga , harus menyebutkan:

1. Anggota keluarga dan hubungan yang signifikan;

daftar anggota, usia, tanggal pernikahan, kematian, perceraian. Gambarkan relasi pernikahan baik kekuatan maupun kesulitannya, jika hal itu diperlukan.

2. Pertumbuhan keluarga; daftar anggota keluarga, usia, di mana mereka tinggal, kematian, perceraian.

Gambarkan seluruh relasi ini.

3. Sejarah penyalahgunaan zat yang terkait, masalah hukum, dan/atau masalah psikiatrik/kejiwaan di antara anggota keluarga.

Contoh:

Marie, ibu dari dua anak remaja, Oliver (12 tahun), tinggal di rumah,

sementara Michael, (17 tahun), saat ini berada dalam kamp di Gunung Allen. Marie menyatakan, dia dan Oliver rukun dan baik-baik saja di sekolah. Marie mengunjungi

Michael setiap akhir pekan, dan berharap pengalaman Michael di

kamp akan berguna untuk kehidupannya kelak.

(21)

5.Latar Belakang Pendidikan

Bagian latar belakang pendidikan berisi

tentang: Contoh;

1. Sejarah sekolah dan statusnya saat

sekarang. Isinya:

2. Pendidikan tertinggi

3. Gelar yang diperoleh

4. Sekolah khusus/pendidikan

bakat,tantangan, dan tujuannya.

Salomo menjadi seorang pengusaha di bidang komputer, setelah tahun kedua kuliah di Standford University. Dia tidak

kembali kuliah untuk menyelesaikan studi dan memperoleh gelar. Dia mengatakan, kekurangannya dalam pendidikan formal membuatnya merasa

tidak yakin dengan kemampuan intelektualnya. Namun, ia banyak

membaca, sebagai upaya untuk menutupi kekurangan dalam pendidikan

formal. Ia membaca buku yang

direkomendasikan oleh orang-orang yang

(22)

6. Pekerjaan dan Keterampilan

Apa jenis informasi yang harus tercakup pada bagian Pekerjaan dan Keterampilan? Bagian ini menjelaskan tentang:

Contoh:

22

1. Pekerjaan, riwayat kerja, dan status pekerjaan

sekarang (misalnya, bekerja, tidak bekerja, full-time, paruh waktu).

2. Pelatihan/keterampilan khusus.

María de los Angeles Arrieta bekerja sebagai asisten paralegal di Manhattan, New

York, selama sepuluh tahun terakhir. Dia menyelesaikan gelarnya delapan tahun lalu,

dan tempat kerjanya telah menawarkan beberapa pelatihan. Maria mengikutinya

dengan antusias, menurut keterangannya.

(23)

7. Keterlibatan agama dan spiritual

Bagian Keterlibatan agama dan spiritual menyebutkan tentang:

Tingkat keterlibatan dan dukungan komunitas agama dan/atau praktik

dan keyakinan spiritual.

Contoh: Marie

menggambarkan dirinya sebagai seorang Katolik

taat. Dia selalu

menghadiri misa setiap minggu, bersama dua anak kecilnya. Dia secara

teratur menghadiri pertemuan mingguan, pertemuan sosial lainnya

yang diselenggarakan oleh gereja.

(24)

8. Keberfungsian Fisik, Kondisi Kesehatan, dan Latar Belakang Medis

24

1. Perkembangan fisik, kesehatan umum, keterbatasan

(disabilitas), dan

keberfungsiannya saat sekarang

2. Riwayat penyakit, kecelakaan, kecenderungan genetik, dan

obat-obatan melalui resep.

Contoh: Simon Kowalsky, kesehatannya secara umum baik, meskipun terkadang mengeluh sakit

kepala dan kelelahan. Dia

berkonsultasi dengan dokter umum, yang menduga kondisi ini berkaitan dengan stress. Kalau sakit kepalanya

kambuh, dia menggunakan aspirin, obat non-resep. Keluarganya, terutama di sisi ayah, memiliki sejarah penyakit jantung, yang

memberikan kontribusi ketidaknyamanan terhadap Mr.

Kowalsky menyangkut tingkat stresnya.

(25)

9. Latar Belakang dan Keberfungsian Psikologik dan Psikiatrik

Apa jenis informasi yang harus tercakup pada bagian Latar Belakang dan Keberfungsian Psikologik serta Psikiatrik

dari asesmen psikososial Anda?

Bagian Latar Belakang dan Keberfungsian Psikologik serta Psikiatrik harus menyebut

tentang:

1. Sejarah kesehatan mental/masalah kejiwaan/psikiatrik, obat resep, kecanduan (misalnya, alkohol, dan penggunaan napza).

2. Sejarah fisik, mental, dan/atau

Contoh: Mr. Salomo (laporan) ... depresi atau kecemasan dalam hidupnya, terjadi sewaktu ia memutuskan untuk menikah.

Ia percaya penyebab depresi adalah konflik dengan orang tuanya selama pernikahan. Dia mengatakan bahwa dia

sehat, meskipun terkadang merasa mudah lelah .... Dia menggunakan obat

penenang beberapa tahun lalu karena kecemasan dan depresi sejak perceraian,

tapi tidak ingat nama obat penenang itu.

Dia mengatakan bahwa obat itu membuatnya mengantuk, dan ia menghentikan penggunaannya karena

mengganggu pekerjaannya.

(26)

26

1. From Glicken, M.D. (2005) Improving the

effectiveness of the

helping professions: An evidence based approach to practice. Thousand

Oaks, CA: Sage.

2. https://puspensos.kemens os.go.id/penggunaan-

model-pendekatan- biopiskososial-dalam-

praktek-pekerjaan-sosial- klinis

3. From Summers, Nancy.

Fundamentals of Case

Management, 2nd Edition, Thomson, Brooks/Cole,

Belmon, Ca. 2006; p. 248.

(27)

» Terimakasih…

Referensi

Dokumen terkait

Saat ini kebutuhan tenaga profesional di bidang Pekerjaan Sosial masih sangat besar mengingat estimasi jumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) tahun 2013

Penerapan pengetahuan (perspektif, teori atau model) dalam penanganan masalah sosial masih terbatas pada wilayah tertentu saja, atau masih dalam komunitasnya, yang

Penerapan pengetahuan (perspektif, teori atau model) dalam penanganan masalah sosial masih terbatas pada wilayah tertentu saja, atau masih dalam komunitasnya, yang

Penerapan pengetahuan (perspektif, teori atau model) dalam penanganan masalah sosial masih terbatas pada wilayah tertentu saja, atau masih dalam komunitasnya, yang

 berjuang untuk untuk mengakses mengakses sistem sistem sumber. Menurut ideologi ini pemecahan Menurut ideologi ini pemecahan masalah sosial dengan merubah secara

Praktikum I adalah Praktik Pekerjaan Sosial Mikro dan Makro dengan fokus Pengenalan Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dan Potensi Kesejahteraan Sosial (PSKS) serta

Dari penelitian dengan tema kesejahteraan sosial yang berjudul ―Bagaimana Peran Dinas Sosial Kabupaten Blitar dalam mengatasi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial atau

Untuk merespon masalah sosial, kebutuhan terkait pentingnya profesi pekerjaan sosial, dan tantangan bagi perkembangan pekerja sosial di Indonesia maka hal yang