SOAL PPPK KOMPETENSI
TEKNIS Penata Layanan Operasional
1. Merupakan tanda hormat penulis sebelum memulai penulisanisi surat atau pembicaraan, adalah
A. Alamat surat B. Salutasi
C. Salam penutup D. Pembukaan E. Perihal
2. Secara umum, urutan-urutan bagian surat yang benar di bawah ini adalah ....
A. Tanggal, bulan, tahun surat; kepala surat; nomor surat; lampiran;
perihal; alamat yang dituju; salam pembuka; alenia pembuka; isi surat; alenia penutup; salam penutup
B. Tanggal, bulan, tahun surat; kepala surat; nomor surat; lampiran;
perihal; alamat yang dituju; salam pembuka; isi surat; alenia pembuka; alenia penutup; salam penutup
SOAL KOMPETENSI TEKNIS PENATA LAYANAN OPERASIONAL
jadiasnberbagi
C. Kepala surat; tanggal, bulan, tahun surat; nomor surat; lampiran;
perihal; alamat yang dituju; salam pembuka; alenia pembuka; isi surat; alenia penutup; salam penutup
D. Kepala surat; tanggal, bulan, tahun surat; nomor surat; lampiran;
perihal; alamat yang dituju; salam pembuka; alenia pembuka; isi surat; salam penutup; alenia penutup
E. Kepala surat; tanggal, bulan, tahun surat; nomor surat; lampiran;
perihal; salam pembuka; alamat yang dituju; alenia pembuka; isi surat; alenia penutup; salam penutup
3. Jenis surat dinas yang berisi penjelasan atau petunjuk tentang cara pelaksanaan suatu ketentuan atau peraturan dari pejabat tertentu kepada bawahan atau karyawan ...
A. Surat pengumuman B. Surat edaran
C. Surat pemberitahuan D. Memo atau nota E. Surat permintaan
4. Surat yang berisi kebijakanatau petunjuk pelaksanaansuatu peraturan atau kebijakan, sehingga waktu menulis perlu mempertahankan dan menjaga ciri kewibawaan, dinamakan…
A. Surat perjalanan dinas B. Surat keputusan C. Surat tugas D. Surat instruksi E. Surat perintah
5. Pada saat kita diperintahkan untuk menyimpan dokumen (arsip surat masuk) maka peralatan yang harus kita identifikasi adalah...
A. Perforator, odner, stafler
B. Perforator, odner, stafler, buku agenda C. Perforator, odner, stafler, buku ekspedisi D. Perforator, odner, stafler, lembar disposisi E. Perforator, odner, stafler, stampel
6. Sebagai Penata Layanan Operasional, salah satu tanggung jawab utama adalah memastikan bahwa semua dokumen dan berkas dapat ditemukan dengan cepat dan mudah saat dibutuhkan.
Untuk mencapai tujuan ini, dalam menerapkan sistem penyandian yang efektif untuk menentukan lokasi masing-masing dokumen atau berkas. Sistem penyandian ini merupakan metode pengkodean yang memberikan identifikasi unik pada setiap dokumen atau berkas. Dengan sistem ini, setiap dokumen diberikan kode khusus yang menunjukkan lokasi penyimpanan serta kategori atau subkategori dokumen tersebut. Dalam peran
sebagai Penata Layanan Operasional, sistem penyandian menjadi alat yang sangat penting untuk meningkatkan efisiensi, keteraturan, dan keamanan dalam pengelolaan dokumen.
Dengan menerapkan sistem ini, dapat memastikan bahwa setiap dokumen selalu berada dalam jangkauan dan dapat diakses dengan cepat saat diperlukan, mendukung kelancaran operasional dan produktivitas organisasi secara keseluruhan.
Sistem penyandian untuk menentukan lokasi masing-masing dokumen atau berkas adalah ...
A. Tesaurus B. Faset C. Notasi D. Indexing E. Filling
7. Membaca surat, memeriksa lampiran, membubuhkan stempel agenda, dan mencatat surat dalam buku agenda masuk. Kegiatan tersebut termasuk bagian dari ....
A. Penyimpanan B. Pencatatan surat
C. Penerimaan D. Penyortir E. Pembukuan
8. Kegiatan instansi yang ditransmisikan secara elektronik melalui sambungan komputer dalam proses dokumentasi disebut ....
A. electronic file transfer protocol B. electronic document type definition C. electronic optical character recognition D. electronic data interchange
E. electronic database record
9. Simbol yang dibubuhkan pada lembaran surat sebagai pedoman penyimpanan, disebut ....
A. Unit B. Sub unit
C. Arsip D. Kode E. Judul
10. Struktur dan tata kerja organisasi memiliki nilai guna ....
A. Informasional B. Kebuktian C. Intrinsik D. Administrasi E. Hukum
11. Jenis arsip yang berhubungan dengan masalah kepegawaian seperti surat lamaran kerja, curriculum vitae, absensi merupakanjenis arsip ....
A. Inventory Record B. Personal Record C. Financial Record D. Sales Record E. Arsip Aktif
12. Naskah perjanjian, notula rapat, berita acara, akte pendirian dan laporan-laporan merupakan contoh dalam penggolongan arsip, yang termasuk ke dalam penggolongan berbentuk ....
A. Surat
B. Pembukuan C. Liteler D. Arsip aktif E. Arsip pasif
13. Mengapa media relation sangat penting bagi suatu institusi /organisasi?
A. karena akan mempengaruhi keberhasilan suatu program dan cukup efisien sehingga tidak memerlukan banyak dana dan daya B. untuk mendapatkan cukup pengetahuan tentang semua kegiatan
yang sudah tercapai
C. untuk menciptakan publisitas dan citra positif
D. Karena media dan pers merupakan sebagai alat, pendukung atau media kerja sama untuk kepentingan proses publikasi dan publisitas berbagai kegiatan program kerja untuk kelancaran aktifitas komunikasi
E. agar pemerintah lebih menekankan pada service atau demi meningkatkan pelayanan umum
14. Dalam strategi komunikasi suatu manajemen, komunikasi memiliki salah satu fungsi yaitu fungsi informasi yang maksudnya ....
A. untuk mendidik atau mengubah struktur pengetahuan penerima. B.
sumber atau pengirim menyebarluaskan informasi dalam rangka agar dapat diketahui penerima.
C. sumber mempengaruhi penerima dengan informasi yang persuasif untuk mengubah persepsi, sikap, dan perilaku.
D. sumber menyebarluaskan informasi untuk menghibur sambil mempengaruhi penerima.
E. mempengaruhi lewat pesan yang disampaikan dan memerlukan media sebagai alat komunikasinya.
15. Mengapa Strategi komunikasi pemerintah saat ini memiliki peranyang penting dalam perbaikan tata kelola komunikasi pemerintah?
A. karena mendukung jalannya proses komunikasi yang sangat rumit.
B. bertujuan membuat sasaran bersedia untuk merubah pikiran, sikap, pendapat, dan perilakunya sesuai dengan yang diinginkan oleh komunikator.
C. bertujuan untuk membuat sasaran percaya kepada apa yang disampaikan oleh komunikator dan mengikuti kemauan komunikator.
D. untuk mencapai suatu komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah secara efektif agar pemberian informasi dapat diterima oleh masyarakat
E. agar pesan yang disampaikan dapat mengena kepada khalayak sasaran
16. Keberhasilan komunikasi oleh instansi juga ditentukan oleh karakteristik komunikator, yakni kemampuan seseorang dalam menyampaikan isi pesan komunikasi. Salah satu karakteristik yang diperlukan adalah eksistensi komunikasi, yaitu ....
A. kepercayaan penerima pesan (komunikan) terhadap komunikator yang meliputi unsur-unsur keterampilan dan keahlian yang dimiliki komunikator untuk berkomunikasi
B. kemampuan mengemas dan menafsirkan pesan secara berkualitas, komprehensif, sistematis dan logis
C. Daya tarik yang dimiliki komunikator dalam penyampaian pesan yang mencakup daya tarik fisik dan daya tarik nonfisik.
D. kewenangan yang dimiliki komunikator dan atau kewenangan komunikan untuk memberikan reward and punishment (penghargaan dan hukuman) yang dianggap mampu membangkitkan motivasi di antara pihak-pihak yang berkomunikasi.
E. Mekanisme penyampaian pesan berkaitan dengan metode dan media yang sesuai dengan kemampuan dan kapasitas indera penerima pesan
17. Berikut ini yang bukan merupakan tujuan Aktivitas komunikasi yang dilancarkan oleh anggota organisasi dalam hubungan kerja adalah ....
A. meningkatkan hubungan kerja dan kerja sama yang baik antar individu dan antar unit organisasi atau departemen
B. mengetahui sedini mungkin masalah-masalah yang timbul dalam pelaksanaan pekerjaan dari masing-masing unit organisasi;
C. mengurangi aspek negatif dari timbulnya konflik maupun frustrasi;
D. mendorong semangat kerja
E. membuat suasana kerja terasa lebih intim 18. Apa Tujuan komunikasi organisasi?
A. perubahan perilaku dan sikap dari komunikan.
B. memperkuat isi pesan komunikasi
C. menerima pesan atau informasi dari komunikator untuk memudahkan, melaksanakan, dan melancarkan jalannya suatu organisasi.
D. membuat proses pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan baik.
E. meningkatkan motivasi seseorang dalam melakukan sesuatu.
19. Penata Layanan Operasional berkedudukan sebagai pelaksana teknis fungsional pada Instansi merupakan jabatan…...
A. Pekerjaan B. Profesi C. Pencapaian D. Keprofesionalan E. Karier
20. Dalam jabatan sebagai Penata Layanan Operasional di instansi pemerintahan, terdapat persyaratan minimum terkait akumulasi nilai Angka Kredit yang harus dipenuhi oleh seorang Penata Layanan Operasional. Persyaratan ini biasanya menjadi syarat untuk kenaikan pangkat atau jabatan lebih tinggi di dalam hierarki instansi pemerintahan tersebut. Artinya, Penata Layanan Operasional perlu mencapai atau melebihi jumlah nilai tertentu dalam Angka Kredit untuk memenuhi syarat kenaikan pangkat atau jabatan. Hal tersebut disebut….
A. Angka Jumlah nilai minimal B. Angka Kredit total
C. Angka kredit kumulatif D. Angka kredit keseluruhan E. Angka minimal
21. Pentingnya kedisiplinan dan keteraturan dalam pekerjaan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di jabatan sebagai Operator Layanan Operasional di instansi pemerintahan. Kedisiplinan adalah kemampuan untuk mematuhi aturan, prosedur, dan tanggung jawab yang diberikan kepada seseorang dalam lingkungan kerja.
Dalam konteks ini, seorang Penata Layanan Operasional perlu disiplin dalam mengikuti prosedur Penata Layanan Operasional, mematuhi kebijakan pemerintah terkait, dan mematuhi tenggat waktu yang ditetapkan. Dalam hal ini, seorang Penata Layanan Operasional perlu memiliki jadwal yang teratur untuk menangani berbagai aspek, seperti pertemuan dengan pihak lain, analisis data, dan penyusunan dokumen. Kombinasi kedisiplinan dan keteraturan ini penting karena pekerjaan sebagai Penata Layanan Operasional memerlukan perhatian terhadap detail, kepatuhan pada prosedur, dan kemampuan untuk mengelola waktu dengan efektif demi mencapai kesepakatan yang menguntungkan bagi negara. Kedisiplinan dan keteraturan dalam bekerja Aparatur Sipil Negara dapat diwujudkan dengan cara ....
A. Pembentukan kelompok budaya kerja di setiap unit kerja B. Penetapan sistem prosedur yang efektif dan efisien serta
sistem penilaian yang jelas
C. Pemberian penghargaan berdasar sistem prestasi kerja yang objektif disertai prosedur rekruitmen yang ketat
D. Pendelegasian wewenang dan tanggung jawab yang didukung keahlian, keterampilan dan loyalitas pejabat yang menerima pendelegasian wewenan
E. Semua jawaban benar
.
22. Pentingnya kemampuan, keterampilan, dan sikap perilaku yang dimiliki oleh seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas sebagai Penata Layanan Operasional di instansi pemerintahan.
Kemampuan dan karakteristik yang dimiliki oleh seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berupa pengetahuan, ketrampilan dan sikap perilaku yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas jabatannya, sehingga ASN tersebut dapat melaksanakan tugasnya secara profesional, efektif dan efisien. Merupakan pengertian dari ....
A. Pengangkatan B. Kenaikan pangkat C. Jabatan fuingsional D. Kompetensi
E. Syarat obyektif
23. Dalam peran sebagai seorang Penata Layanan Operasional di lembaga pemerintahan, seorang pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) diharapkan memiliki komitmen yang kuat terhadap kepentingan nasional. "Semangat nasionalisme yang tinggi" mengacu pada dedikasi yang mendalam terhadap kesejahteraan dan kepentingan negara, yang dapat tercermin dalam sikap, tindakan, dan keputusan yang diambil oleh pegawai tersebut dalam menjalankan tugasnya sebagai Penata Layanan Operasional. Selain itu, "mampu mengaktualisasikannya saat menjalankan fungsi dan tugasnya" menekankan bahwa seorang pegawai ASN diharapkan tidak hanya memiliki
semangat nasionalisme yang tinggi secara abstrak, tetapi juga mampu menerapkannya dalam praktik sehari-hari saat melakukan tugas
untuk kepentingan negara. Dengan demikian, Seorang pegawai ASN diharapkan memiliki semangat nasionalisme yang tinggi dan mampu mengaktualisasikannya saat menjalankan fungsi dan tugasnya sehingga setiap pegawai ASN...
A. Memiliki karakter yang kuat dengan wawasan kebangsaan dan semangat patriotisme
B. Memiliki orientasi berpikir mengutamakan kepentingan publik, bangsa, dan negara
C. Memiliki rasa cinta tanah air yang tinggi dan mampu berfungsi sebagai pelayan publik berintegritas dan profesional
D. Berperan aktif dalam mewujudkan kemajuan bangsa dan negara E. Memiliki orientasi berpikir yang luas yang berlandaskan pada
nilai-nilai Pancasila
24. Tahapan dalam proses penyusunan di mana draft didiskusikan dan diperdebatkan oleh berbagai pihak terkait adalah?
A. Evaluasi kebijakan B. Implementasi kebijakan C. Pembahasan publik D. Pembentukan kebijakan E. Penyusunan agenda
25. Peran utama seorang pegawai ASN dalam jabatan sebagai Penata Layanan Operasional di lembaga pemerintahan. Dalam konteks ini,
"perpanjangan tangan pemerintah" merujuk pada bagaimana pegawai ASN dianggap sebagai representasi atau wakil langsung dari pemerintah. "Menjembatani perbedaan" menunjukkan bahwa
Penata Layanan Operasional bertindak sebagai penghubung antara pemerintah dan pihak lain yang terlibat. Dalam hal tugas ASN sebagai perpanjangan tangan pemerintah yang menjembatani perbedaan, setiap ASN diharapkan mampu...
A. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan mengedepankan persatuan dan kesatuan
B. Membangun hubungan secara sosialpsikologis dengan
semua elemen untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan C. Merekomendasikan tindakan korektif yang mampu jika menemui
situasi pertikaian antara kelompok masyarakat
D. Menjalin komunikasi yang efektif dan harmonis dengan masyarakat untuk meningkatkan reputasi pelayanan
E. Menguatkan kelompokkelompok minoritas lewat kegiatankegiatan sosial psikologis sehingga merasa setara dengan kelompok mayoritas
26. Dalam konteks jabatan sebagai Penata Layanan Operasional di lembaga pemerintahan, masih ada masalah yang berkaitan dengan kurangnya disiplin di antara sejumlah pegawai ASN. Disiplin dalam melaksanakan tugas merujuk pada kepatuhan pegawai ASN terhadap aturan, prosedur, dan tanggung jawab yang terkait dengan pekerjaan mereka sebagai Penata Layanan Operasional. Ketidakdisiplinan dapat mengakibatkan berbagai masalah, seperti keterlambatan dalam menyelesaikan tugas, kurangnya kualitas dalam hasil kerja, atau bahkan pelanggaran terhadap kode etik atau hukum yang berlaku. Dalam konteks Penata Layanan Operasional, di mana waktu dan ketelitian sangat penting, kurangnya disiplin dapat mengganggu
proses dan bahkan merugikan kepentingan nasional. Masih banyaknya ASN yang tidak disiplin dalam melaksanakan tugas, bertentangan dengan syarat modernisasi yaitu....
A. Penciptaan iklim yang baik dalam masyarakat terhadap modernisasi
B. Kedisiplinan yang tinggi,tetapi tidak melanggar HAM warga negara
C. Sentralisasi wewenang dalam pelaksanaan perencanaan sosial D. Adanya sistem pengumpulan data yang baik dan teratur dan
terpusat
E. Cara berpikir yang ilmiah yang melembaga dalam kelas penguasa maupun masyarakat
27. Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) untuk Penata Layanan Operasional disusun berdasarkan pada penetapan tertentu yang mencakup kebijakaninstansi, tujuan strategis instansi terkait, atau pedomanyang ditetapkan oleh otoritas yang berwenang dalam konteks manajemen kinerja. Pada dasarnya, penetapan untuk menyusun SKP memberikan landasan atau kerangka kerja yang harus diikuti oleh Penata Layanan Operasional dalam menetapkan sasaran kinerja mereka.
Dengan demikian, SKP yang disusun akan sesuai dengan visi, misi, dan tujuan instansi atau instansi terkait, serta dapat memberikan kontribusi yang signifikanterhadap pencapaianhasil yang diinginkan.
Jadi Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) Penata Layanan Operasional disusun berdasarkan penetapan…..
A. Kinerja unit kerja yang bersangkutan.
B. Prestasi unit kerja yang bersangkutan
C. Performa unit kerja yang bersangkutan D. Efektivitas unit kerja yang bersangkutan E. Capaian unit kerja yang bersangkutan
28. Pada sistem penilaian kinerja yang digunakan untuk mengevaluasi kinerja seorang Penata Layanan Operasional. Sistem penilaian kinerja ini didasarkan pada sejumlah kriteria atau metrik tertentu yang relevan dengan pekerjaan. Sistem Penilaian kinerja Jabatan Fungsional Penata Layanan Operasional yang didasarkan pada sistem…..
A. Sistem Pengakuan kinerja dan Sistem Rencana perkembangan B. Sistem penghargaan dan Sistem Kebijakan promosi
C. Sistem Tatanan pencapaian dan Sistem penghargaan
D. Sistem prestasi dan Sistem karier
E. Sistem karier dan Sistem Tatanan pencapaian
29. Sebagai Operator Layanan Operasional, menyadari bahwa manajemen memainkan peran sentral dalam mengelola dan mengoordinasikan semua aspek, mulai dari perencanaan hingga penyelesaian. Dalam konteks pekerjaan, manajemen melibatkan sejumlah tugas kunci yang harus dikelola dengancermat dan efisien. Dengan menerapkan praktik manajemen yang baik, Penata Layanan Operasional dapat membantu memastikan kelancaran, efisiensi, dan keberhasilan secara keseluruhan. Apa yang dimaksud dengan manajemen dalam konteks pekerjaan Penata Layanan Operasional?
A. Pengelolaan waktu dan biaya B. Pemilihan metode
C. Desain struktur
D. Pembuatan jadwal kerja E. Penilaian keamanan
30. Pada aktivitas atau tindakan yang dilakukandalam kerangka program Penata Layanan Operasional. Kegiatan program Penata Layanan Operasional mencakup berbagai jenis aktivitas yang dirancang dan diimplementasikan untuk mencapai tujuan tertentu. Kegiatan program Operator Layanan Operasional biasanya disesuaikan dengan tujuan spesifik dari program tersebut serta kebutuhan dan karakteristik audiens yang dilayani. Jadi, kegiatan program Penata Layanan Operasional merupakan elemen kunci dalam merancang dan melaksanakan program Penata Layanan Operasional yang efektif, karena mereka memberikan sarana konkret untuk mentransfer pengetahuan, mempengaruhi sikap, dan mengubah perilaku audiens target sesuai dengan tujuan program. Hal yang perlu diperhatikan dalam membuat atau merumuskan kegiatan program Penata Layanan Operasional adalah....
A. Kecepatan B. Waktu
C. Ketersediaan teknologi D. Ketepatan
E. Hari
31. Sebagai Penata Layanan Operasional, pemahaman yang mendalam tentang regulasi dan standar terkait sangatlah penting untuk memastikan bahwa pekerjaan mematuhi peraturan yang berlaku dan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan. Regulasi dan standar ini
mencakup berbagai aspek, Dengan memahami dan mematuhi regulasi serta standar terkait, Operator Layanan Operasional dapat memastikan bahwa pekerjaan berjalan dengan lancar, sesuai dengan harapan, dan memenuhi tanggung jawab sosial serta lingkungan. Hal ini juga membangun kepercayaan dengan pihak terkait dan meningkatkan reputasi profesional instansi. Penting bagi seorang Operator Layanan Operasional untuk memahami regulasi dan standar terkait adalah?
A. Untuk meningkatkan keuntungan B. Untuk menghindari tuntutan hukum C. Untuk mengurangi kualitas pekerjaan D. Untuk mempercepat waktu konstruksi E. Untuk menarik klien baru
32. Penilaian kinerja dalam jabatan fungsional Penata Layanan Operasional mengacu pada proses di mana baik pejabat penilai maupun individu yang dinilai aktif terlibat dalam seluruh tahapan penilaian. Artinya, tidak hanya pejabat penilai yang memberikan penilaian, tetapi juga melibatkan individu yang sedang dinilai dalam memberikan masukan, refleksi, dan evaluasi terhadap kinerjanya sendiri. Pernyataan tersebut menegaskan prinsip…..
A. Objektif B. Terukur C. Transparan D. Partisipatif E. Akuntabel
33. Presiden selaku pemegang kekuasaan pemerintahan merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam kebijakan,
pembinaan profesi, dan manajemen ASN.
Presiden mendelegasikan sebagian kekuasaannya kepada, kecuali:
A. Kementerian PANRB B. BKN
C. KASN D. LAN
E. Kepala Daerah
34. Kompetensi seorang Operator Layanan Operasional diukur berdasarkan tiga faktor utama: tingkat pendidikan, spesialisasi dalam bidang tertentu, pelatihan yang diterima, dan pengalaman kerja yang dimiliki. Dengan mempertimbangkan ketiga faktor tersebut, dapat diukur sejauh mana seorang Penata Layanan Operasional memiliki keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman yang diperlukan untuk menjalankan tugas mereka dengan efektif dan profesional.
Kompetensi Penata Layanan Operasional yang diukur dari tingkat dan spesialisasi pendidikan, pelatihan, dan pengalaman bekerja adalah ....
A. Kompetensi akademik B. Kompetensi teknis C. Kompetensi manajerial D. Kompetensi sosial kultural E. Kompetensi pendidikan
35. Jumlah beban kerja yang diharapkan atau yang dapat dicapai oleh seorang Penata Layanan Operasional dari setiap pelaksanaan tugas jabatan biasanya dinyatakan sebagai suatu ukuran atau parameter tertentu. Ini bisa menjadi standar kuantitatif atau kualitatif yang digunakan untuk mengevaluasi produktivitas dan kinerja dalam menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan. Sehingga jumlah beban kerja Penata Layanan Operasional yang akan dicapai dari setiap pelaksanaan tugas jabatan, biasanya dinyatakan sebagai….
A. Realisasi B. Target
C. penghargaan D. Indikator E. Satuan
36. Pegawai ASN Penata Layanan Operasional yang diangkat berdasarkan keterampilan, pendidikan, dan pengalamannya untuk melaksanakan fungsi utama dalam Jabatan Fungsional adalah ....
A. Jabatan fungsional keterampilan penyelia B. Jabatan fungsional keterampilan mahir C. Jabatan fungsional keterampilan pemula D. Jabatan fungsional keterampilan terampil E. Jabatan fungsional keterampilan pertama
37. Kompensasi dasar berupa honorarium sesuai dengan beban kerja, tanggung jawab jabatan dan resiko pekerjaan yang ditetapkan oleh peraturan perundang-undangan adalah ...
A. Tunjangan
B. Honorarium C. Gaji
D. Remunirasi E. Pendapatan
38. Dalam jabatan sebagai Penata Layanan Operasional di lembaga pemerintahan, salah satu aspek penting adalah proses perumusan kebijakan. Proses perumusan kebijakan merupakan tahapan penting di mana keputusan strategis dibuat untuk membentuk arah dan pendekatan yang akan diambil.
Perhatikan pernyataan berikut ini:
(1) Apa masalah kebijakan (2) Perumusan masalah
(3) Apa hasil-hasil yang diharapkan kebijakan di masa depan (4) Memecahkan masalah dalam perumusan
(5) Apa pilihan kebijakan yang paling ideal untuk menghasilkan kebijakan
(6) Apa hasil kebijakan yang didapat setelah diimplementasikan (7) Bagaimana kinerja suatu kebijakan
Yang termasuk informasi dalam proses perumusan kebijakan adalah...
A. (1), (2), (4), (5), (7) B. (1), (2), (3), (4), (6) C. (2), (3), (4), (6), (7) D. (3), (4), (5), (6), (7) E. (1), (3), (5), (6), (7)
39. Kerangka kerja kebijakan merupakan struktur konseptual yang digunakan untuk merencanakan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi kebijakan dalam suatu bidang tertentu. Dalam konteks Penata Layanan Operasional, kerangka kerja kebijakan membantu dalam mengatur langkah-langkah strategis yang akan diambil dalam menjalankan kepentingan negara. Dengan memiliki kerangka kerja kebijakan yang kokoh, Penata Layanan Operasional dapat lebih efektif dalam merencanakan dan melaksanakan tugas untuk memperjuangkan kepentingan nasional. Kerangka kerja ini membantu memastikan bahwa langkah-langkah yang diambil selaras dengan tujuan dan kondisi yang ada, sehingga meningkatkan peluang untuk mencapai hasil yang diinginkan.
Perhatikan pernyataan berikut ini:
(1) Tujuan yang akan dicapai
(2) referensi nilai seperti apa yang perlu dipertimbangkan dalam pembuatan kebijakan
(3) Sumber Daya yang mendukung kebijakan
(4) Kemampuan aktor yang terlibat dalam pembuatan kebijakan (5) lingkungan yang mencakup lingkungan sosial, ekonomi, politik
dan sebagainya
(6) Adanya pengaruh dari kelompok luar
(7) Adanya pilihan kebijakan pemerintah yang bertujuan untuk mempengaruhi rakyat.
Berdasarkan urutan di atas, yang manakah termasuk dalam aspek kerangka kerja kebijakan adalah...
A. (2), (4), (5), (7), (1) B. (1), (2), (4), (6), (7) C. (1), (2), (3), (4), (5) D. (3), (4), (5), (6), (7) E. (1), (2), (4), (5), (7)
40. Seseorang memiliki jabatan sebagai Penata Layanan Operasional dan juga merupakan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN), yang berarti mereka adalah bagian dari struktur administrasi pemerintah yang diatur oleh hukum dan peraturan ASN yang berlaku di negara tersebut. Sebagai pegawai ASN, mereka tunduk pada aturan, regulasi, dan kewajiban yang berlaku bagi pegawai negeri sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Yang bukan merupakan fungsi dari pegawai ASN:
A. Pelayan Publik
B. Perekat dan pemersatu bangsa C. Pembina Kerukunan Masyarakat D. Pelaksana Kebijakan Politik E. Salah semua
JAWABAN DAN PEMBAASAN SOAL PPPK LAYANAN OPERASIONAL
1. Jawaban Pembahasa n
: B. Salutasi
: Salutasi adalah bagian dari surat atau pembicaraan yang merupakan tanda hormat atau penyapaan kepada penerima surat atau lawan bicara sebelum memulai isi surat atau pembicaraan.
Ini termasuk ucapan seperti "Kepada Yth." atau "Dear" di awal surat atau pembicaraan.
2. Jawaban : C. Kepala surat; tanggal, bulan, tahun surat; nomor surat; lampiran; perihal; alamat yang dituju; salam pembuka; alenia pembuka; isi surat; alenia penutup; salam penutup
Pembahasan :Urutan yang benar untuk bagian-bagian surat secara umum adalah sebagai berikut:
1. Kepala surat (biasanya berisi nama dan logo institusi atau perusahaan).
2. Tanggal, bulan, dan tahun surat.
3. Nomor surat.
4. Lampiran (jika ada).
KUNCI JAWABAN DAN PEMBAHASAN
SOAL TEKNIS
5. Perihal.
6. Alamat yang dituju.
7. Salam pembuka.
8. Alenia pembuka.
9. Isi surat.
10. Alenia penutup.
11. Salam penutup.
Dengan mengikuti urutan ini, surat akan tersusun secara teratur dan mudah dipahami oleh penerima.
3. Jawaban Pembahasa n
: B. Surat edaran
: Surat edaran adalah jenis surat dinas yang berisi penjelasan atau petunjuk tentang cara pelaksanaan suatu ketentuan atau peraturan dari pejabat tertentu kepada bawahan atau karyawan. Surat ini biasanya disebarkan kepada penerima yang lebih luas, bukan hanya kepada penerima tunggal. Surat edaran digunakan untuk menyampaikan informasi secara efisien kepada seluruh unit atau departemen di dalam suatu organisasi tentang hal-hal tertentu yang perlu dipahami atau dilaksanakan.
4. Jawaban Pembahasa n
: D. Surat instruksi
: Surat instruksi adalah surat yang berisi kebijakan atau petunjuk pelaksanaan suatu peraturan atau kebijakan. Saat menulis surat instruksi, penting untuk mempertahankan dan menjaga ciri kewibawaan, karena surat tersebut berfungsi sebagai panduan atau arahan resmi yang akan diikuti oleh penerima surat. Surat
keputusan, meskipun memiliki sifat yang mirip, lebih cenderung digunakan untuk mengumumkan keputusan atau kebijakan yang diambil oleh pihak yang berwenang.
5. Jawaban Pembahasa n
: A. Perforator, odner, stafler
: Dalam menyimpan dokumen (arsip surat masuk), peralatan yang harus diidentifikasi termasuk:
1. Perforator: Digunakan untuk membuat lubang pada dokumen sehingga dapat dimasukkan ke dalam odner.
2. Odner: Digunakan untuk menyimpan dokumen dalam map atau odner agar tertata dengan baik.
3. Stafler: Digunakan untuk menggabungkan beberapa lembar dokumen atau surat menjadi satu set yang sama.
Peralatan tambahan seperti buku agenda, buku ekspedisi, lembar disposisi, dan stampel mungkin diperlukan untuk proses lain terkait administrasi surat masuk, tetapi tidak termasuk dalam peralatan utama yang diperlukan untuk menyimpan dokumen dalam arsip.
6. Jawaban Pembahasa n
: D. Indexing
: Indexing adalah proses sistematis di mana lokasi masing-masing dokumen atau berkas ditentukan dengan menggunakan sejumlahnotasi atau kode tertentu. Indexing membantu dalam pengorganisasian dan pencarian dokumen dengan cepat dalam sistem penyimpanan arsip atau perpustakaan. Notasi atau kode yang digunakan dalam indexing disebut sebagai "indeks" atau "kata kunci,"
dan mereka membantu mengidentifikasi, mengelompokkan, dan mengarahkan pengguna ke dokumen yang relevan.
7. Jawaban : B. Pencatatan surat
Pembahasan : Kegiatan membaca surat, memeriksa lampiran, membubuhkan stempel agenda, dan mencatat surat dalam buku agenda masuk adalah bagian dari proses pencatatan surat. Ini adalah langkah-langkah yang diambil saat menerima surat atau dokumen untuk mengelola catatan tentang surat tersebut dan memastikan bahwa surat tersebut masuk ke sistem penyimpanan arsip dengan benar.
8. Jawaban : D. electronic data interchange
Pembahasan : Electronic Data Interchange (EDI) adalah sistem pengiriman informasi dan dokumen bisnis melalui sambungan komputer. Ini memungkinkan instansi atau organisasi untuk mentransmisikan data dan dokumen secara elektronik, yang dapat mencakup pesanan, faktur, kontrak, dan berbagai jenis dokumen bisnis lainnya. EDI adalah cara untuk mempermudah pertukaran informasi antara organisasi tanpa perlu dokumen fisik atau proses manual.
9. Jawaban : D. kode
Pembahasan : Simbol yang dibubuhkan pada lembaran surat sebagai pedoman penyimpanan umumnya disebut "kode." Kode ini dapat berupa nomor, huruf, atau kombinasi keduanya yang digunakan untuk mengidentifikasi, mengindeks, dan menyimpan surat atau
dokumen secara sistematis dalam sistem kearsipan. Kode ini membantu dalam penemuan kembali arsip yang tepat ketika diperlukan.
10. Jawaban Pembahasan
: D. Administrasi
:Struktur dan tata kerja organisasi memiliki nilai guna administrasi. Ini berarti informasi yang terkait dengan struktur organisasi dan cara kerjanya memiliki nilai penting dalam menjalankan operasi organisasi secara efisien. Informasi ini digunakan untuk mengatur dan mengelola sumber daya organisasi, memutuskan kebijakan, dan menjalankan kegiatan sehari-hari.
Oleh karena itu, informasi administrasi memiliki nilai guna administratif yang tinggi dalam konteks manajemen organisasi.
11. Jawaban : B. Personal Record
Pembahasan : Arsip yang berhubungan dengan masalah kepegawaian seperti surat lamaran kerja, curriculum vitae, absensi, dan data pribadi karyawan termasuk dalam jenis arsip personal record. Ini adalah jenis arsip yang berisi informasi pribadi tentang karyawan dan catatan-catatan yang berkaitan dengan kepegawaian mereka.
12. Jawaban Pembahasan
: A. Surat
: Naskah perjanjian, notula rapat, berita acara, akte pendirian, dan laporan-laporan adalah contoh-contoh yang termasuk dalam penggolongan arsip berbentuk surat. Ini adalah jenis arsip yang
biasanya berbentuk dokumen tertulis atau surat-menyurat yang berkaitan dengan aktivitas organisasi atau bisnis.
13. Jawaban : E. agar pemerintah lebih menekankan pada service atau demi meningkatkan pelayanan umum
Pembahasan : Media relations bisa diartikan,”merupakan bagian dari public relations eksternal yang membina dan mengembangkan hubungan baik dengan media massa sebagai sarana komunikasi antar organisasi dan publik-publiknya untuk mencapai tujuan organisasi”. Dari sisi organisasi, membina dan mengembangkan hubungan baik dengan media massa itu paling tidak berarti memenuhi dan menanggapi kebutuhan dan kepentingan media massa terhadap organisasi tersebut. Hubungan media dan pers merupakan sebagai alat, pendukung atau media kerja sama untuk kepentingan proses publikasi dan publisitas berbagai kegiatan program kerja untuk kelancaran aktifitas komunikasi.
14. Jawaban : B. sumber atau pengirim menyebarluaskan informasi dalam rangka agar dapat diketahui penerima.
Pembahasan : Begitupun secara umum ada lima kategori fungsi komunikasi menurut Onong Uchana Effendy, yaitu :
1. Fungsi informasi, yaitu sumber atau pengirim menyebarluaskan informasi dalam rangka agar dapat diketahui penerima.
2. Fungsi mendidik, yaitu untuk mendidik atau mengubah struktur pengetahuan penerima.
3. Fungsi mempengaruhi, yaitu sumber mempengaruhi penerima dengan informasi yang persuasif untuk mengubah persepsi, sikap, dan perilaku.
4. Fungsi menghibur, yaitu sumber menyebarluaskan informasi untuk menghibur sambil mempengaruhi penerima.
15. Jawaban : D. untuk mencapai suatu komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah secara efektif agar pemberian informasi dapat diterima oleh masyarakat
Pembahasan : Strategi komunikasi pemerintah yang tepat, berdasarkan pengemasan materi dan data dukung yang berkualitas melalui beragam channeling komunikasi kekinian, menjadi isu strategis yang perlu dijadikan pengarus utama dalam perbaikan tata kelola komunikasi pemerintah. Kualitas suatu komunikasi
pemerintahan sangat penting bagi
kesejahteraan masyarakat.Pemerintah harus terlibat dalam proses pertukaran informasi mengenai kebijakan, ide atau gagasan dan keputusan antara pemerintah dan masyarakat. Strategi komunikasi pemerintah bertujuan untuk mencapai suatu komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah secara efektif agar pemberian informasi dapat diterima oleh masyarakat
16. Jawaban : B. kemampuan mengemas dan menafsirkan pesan secara berkualitas, komprehensif, sistematis dan logis
Pembahasan :Eksistensi komunikasi, yaitu kemampuan mengemas dan menafsirkan pesan secara berkualitas, komprehensif, sistematis dan logis, sehingga isi pesan yang disampaikan mampu menggugah
dan membangkitkan inspirasi kedua belah pihak yang terlibat dalam berkomunikasi.
17. Jawaban Pembahasan
: E. membuat suasana kerja terasa lebih intim
: Komunikasi bagi pimpinan bukan saja sebagai alat untuk menyampaikan informasi tetapi juga sarana memadukan aktivitas kerja sama keorganisasian (organizational cooperation).
Michele Tolela Myers dan Gail E Myers (dalam Ulbert, 1992:220), menyatakan, ”communication is what permits people to organize,..without communication there is no organized activity”.
Aktivitas komunikasi yang dilancarkan oleh anggota organisasi dalam hubungan kerja, pada umumnya bertujuan untuk:
1. meningkatkan hubungan kerja dan kerja sama yang baik antar individu dan antar unit organisasi atau departemen;
2. mengetahui sedini mungkin masalah-masalah yang timbul dalam pelaksanaan pekerjaan dari masing-masing unit organisasi;
3. mengurangi aspek negatif dari timbulnya konflik maupun frustrasi;
4. mendorong semangat kerja
18. Jawaban : C. menerima pesan atau informasi dari komunikator untuk memudahkan, melaksanakan, dan melancarkan jalannya suatu organisasi
Pembahasan : Komunikasi organisasi didefinisikan
sebagai pertunjukan dan penafsiran pesandi antara unit- unit komunikasi yang merupakan bagian dari suatu organisasi tertentu. Tujuan komunikasi
organisasi adalah untuk memudahkan, melaksanakan, dan melancarkan jalannya suatu organisasi.
19. Jawaban : E. Karier
Pembahasan : Jabatan Penata Layanan Operasional, yang berkedudukan sebagai pelaksana teknis fungsional pada Instansi, termasuk dalam kategori E. Karier. Ini karena jabatan tersebut merupakan bagian dari jalur karier yang melibatkan pelaksanaan tugas teknis fungsional dalam mendukung program dan kegiatan.
20. Jawaban Pembahasan
: C. Angka kredit kumulatif
: Angka kredit kumulatif mengacu pada jumlah total nilai yang harus dicapai atau dilewati oleh seorang Penata Layanan Operasional untuk memenuhi syarat kenaikan pangkat atau jabatan lebih tinggi di dalam hierarkiinstansi pemerintahan. Ini mencerminkan akumulasi nilai dari berbagai kegiatan atau pencapaian yang telah dilakukan oleh seorang pegawai selama masa kerjanya dalam jabatan tersebut. Dengan mencapai atau melebihi jumlah nilai yang ditetapkan, seorang Penata Layanan Operasional dapat memenuhi syarat untuk kenaikan pangkat atau jabatan lebih tinggi.
21. Jawaban : B. Penetapan sistem prosedur yang efektif dan efisien serta sistem penilaian yang jelas
Pembahasan : Penetapan sistem prosedur yang efektif dan efisien membantu memastikan bahwa setiap langkah dalam proses kerja, dijalankan dengan tepat dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Sistem penilaian yang jelas juga penting untuk memberikan umpan balik kepada ASN mengenai kinerja mereka dalam mematuhi aturan dan prosedur serta hasil dari pekerjaan yang mereka lakukan. Dengan adanya sistem penilaian yang jelas, ASN dapat merasa lebih termotivasi untuk menjaga kedisiplinan dan keteraturan dalam pekerjaan mereka.
.
22. Jawaban : D. Kompetensi
Pembahasan : Kompetensi adalah kemampuan kerja setiap individu yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang sesuai dengan standardisasi yang diharapkan (Badan Nasional Sertifikasi Profesi, 2014). Sedangkan dalam lingkup PNS/
ASN, pengertian kompetensi menurut Peraturan Pemerintah No. 101 Tahun 2000 tentang Pendidikandan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil (PNS), kompetensi adalah kemampuan dan karakteristik yang dimiliki oleh seorang PNS, berupa pengetahuan, keterampilan, dan sikap perilaku yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas jabatannya. Pengertian kompetensi menurut UndangUndang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Kompetensi Kerja adalah kemampuan kerja setiap individu yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang sesuai dengan standar yang ditetapkan.
23. Jawaban : B. Memiliki orientasi berpikir mengutamakan kepentingan publik, bangsa, dan negara
Pembahasan : Pilihan ini merangkum dengan baik konsep semangat nasionalisme yang tinggi dan kemampuan untuk mengaktualisasikannya dalam tugas sehari-hari sebagai Operator
Layanan Operasional. Memiliki orientasi berpikir yang mengutamakan kepentingan publik, bangsa, dan negara menunjukkan bahwa seorang pegawai ASN memiliki komitmen yang kuat terhadap kesejahteraan dan kepentingan negara dalam menjalankan tugasnya.
Hal ini mencakup sikap, tindakan, dan keputusan yang diambil dalam rangka mendukung dan mempromosikan kepentingan nasional.
24. Jawaban : C. Pembahasan publik
Pembahasan : Tahapan ini melibatkan pengungkapan draft kebijakan atau peraturan kepada masyarakat umum atau pihak-pihak terkait lainnya untuk mendapatkan masukan, tanggapan, dan umpan balik. Pada tahap ini, draft biasanya dibuka untuk diskusi dan debat terbuka di forum-forum publik atau melalui mekanisme partisipasi masyarakat, seperti pertemuan umum, konsultasi publik, atau penilaiandampak sosial. Pada tahap pembahasan publik, pihak terkait dapat memberikan masukan, saran, atau keberatan terhadap draft kebijakan atau peraturan yang diajukan. Diskusi dan debat yang terjadi dapat membantu mengidentifikasi kekurangan, potensi konflik, atau dampak yang tidak diinginkan dari draft tersebut, serta memberikan kesempatan bagi pihak-pihak terkait untuk menyampaikan pandangan mereka. Dengan melibatkan masyarakat dalam pembahasan publik, proses penyusunan kebijakan atau peraturan menjadi lebih terbuka, transparan, dan inklusif, sehingga dapat menghasilkan kebijakan atau peraturan yang lebih akurat, relevan, dan dapat diterima oleh semua pihak yang terlibat.
25. Jawaban : B. Membangun hubungan secara sosial psikologis dengan semua elemen untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan
Pembahasan : Dalam peran sebagai perpanjangan tangan pemerintah yang menjembatani perbedaan, seorang pegawai ASN diharapkan dapat membangun hubungan yang baik dan harmonis dengan berbagai pihak yang terlibat. Hal ini mencakup elemen-elemen seperti pihak swasta, instansi non-pemerintah, dan negara-negara mitra. Dengan membangun hubungan yang baik secara sosial- psikologis, seorang ASN dapat memfasilitasi dialog yang efektif, mempromosikan kerjasama, dan menjaga kesatuan dalam mencapai tujuan yang menguntungkan bagi negara.
26. Jawaban : B. Kedisiplinan yang tinggi, tetapi tidak melanggar HAM warga negara
Pembahasan :Dalam konteks modernisasi, kedisiplinanyang tinggi tetap diperlukan untuk mencapai efisiensi dan efektivitas dalam pelaksanaan tugas. Namun, kedisiplinan tersebut harus sejalan dengan prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia (HAM) warga negara. Hal ini menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kepatuhan terhadap aturan dan tanggung jawab sebagai seorang ASN dengan hak-hak dasar yang dimiliki oleh setiap individu sebagai warga negara. Oleh karena itu, kurangnya disiplin di antara sejumlah pegawai ASN merupakan tantangan yang bertentangan dengan syarat modernisasi yang mencakup kedisiplinan yang tinggi, tetapi juga menjunjung tinggi prinsip-prinsip HAM.
27. Jawaban : A. Kinerja unit kerja yang bersangkutan.
Pembahasan : Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) untuk Penata Layanan Operasional disusun berdasarkan pada penetapan tertentu yang mencakup kebijakan instansi, tujuan strategis instansi terkait, atau pedoman yang ditetapkan oleh otoritas yang berwenang dalam konteks manajemen kinerja. Ini berarti bahwa SKP tersebut harus terkait dengan kinerja unit kerja yang bersangkutan, dalam hal ini, unit kerja yang menjadi lingkup tugas Penata Layanan Operasional.
Dalam menyusun SKP, Penata Layanan Operasional harus mempertimbangkan visi, misi, dan tujuaninstansi atau instansi terkait.
Oleh karena itu, penetapan untuk menyusun SKP memberikan landasan atau kerangka kerja yang harus diikuti oleh Penata Layanan Operasional dalam menetapkan sasaran kinerja mereka.
Hal ini akan memastikan bahwa SKP yang disusun akan sesuai dengan kebutuhan unit kerja tersebut dan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pencapaian hasil yang diinginkan oleh instansi atau instansi terkait.
28. Jawaban Pembahasa n
: D. Sistem prestasi dan Sistem karier
: Sistem penilaian kinerja untuk Operator Layanan Operasional didasarkan pada sejumlah kriteria atau metrik tertentu yang relevan dengan pekerjaan mereka. Dalam hal ini, jawaban yang tepat adalah "D. Sistem prestasi dan Sistem karier".
1. Sistem prestasi: Merupakan pendekatan di mana kinerja seorang pegawai dievaluasi berdasarkan pencapaian hasil-hasil tertentu
yang telah ditetapkan sebelumnya. Ini berarti bahwa penilaian kinerja dilakukan berdasarkan pada kriteria prestasi yang telah disepakati sebelumnya, seperti pencapaian target, kualitas pekerjaan, inisiatif, dan kontribusi terhadap tujuan instansi.
2. Sistem karier: Merupakan pendekatan yang mengevaluasi kinerja pegawai dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap perkembangan karier mereka. Penilaian kinerja juga dapat mempengaruhi peluang promosi, kenaikan gaji, atau kesempatan untuk mengikuti pelatihan dan pengembangan karier.
Dengan demikian, sistem penilaian kinerja yang didasarkan pada
"Sistem prestasi dan Sistem karier" akan mempertimbangkan baik pencapaian kinerja aktual maupun dampaknya terhadap kemajuan karier pegawai tersebut. Ini membantu menciptakan insentif bagi pegawai untuk mencapai hasil terbaik dalam pekerjaan mereka sambil juga memotivasi mereka untuk mengembangkan diri secara profesional.
29. Jawaban : A. Pengelolaan waktu dan biaya
Pembahasan : Manajemen dalam konteks pekerjaan Penata Layanan Operasional mencakup berbagai tugas dan tanggung jawab untuk mengelola berbagai aspek. Salah satu aspek utama dari manajemen adalah pengelolaan waktu dan biaya pekerjaan. Ini melibatkan penentuan jadwal kerja yang efisien untuk memastikan pekerjaan yang diemban selesai tepat waktu, serta pengelolaan biaya agar tetap dalam anggaran yang telah ditetapkan. Pengelolaan waktu melibatkan perencanaan jadwal kerja yang realistis, alokasi sumber
daya yang tepat pada waktu yang tepat, serta pemantauan dan pengendalian kemajuan secara teratur untuk menghindari penundaan yang tidak diinginkan. Pengelolaan biaya mencakup pengawasan dan pengendalian pengeluaran agar tetap sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan. Ini mencakup pemantauan biaya, tenaga kerja, peralatan, dan biaya lainnya, serta pengambilan tindakan yang diperlukan untuk mengelola atau mengurangi biaya yang tidak terduga.
30. Jawaban : D. Ketepatan
Pembahasan : Saat merumuskan kegiatan program Penata Layanan Operasional, penting untuk memperhatikan ketepatan dalam hal tujuan spesifik dari program tersebut serta kebutuhan dan karakteristik audiens yang dilayani. Kegiatan harus dirancang dengan cermat agar sesuai dengan tujuan program dan dapat efektif dalam mentransfer pengetahuan, mempengaruhi sikap, dan mengubah perilaku audiens target. Kesesuaian dan ketepatan kegiatan dengan konteks dan tujuan program sangat penting untuk kesuksesan program Penata Layanan Operasional.
31. Jawaban Pembahasan
: B. Untuk menghindari tuntutan hukum
: Memahami dan mematuhi regulasi serta standar terkait sangat penting, karena dapat membantu menghindari tuntutan hukum yang mungkin timbul akibat pelanggaran terhadap peraturan yang berlaku.
1. Kepatuhan Hukum: Memahami dan mematuhi regulasi serta standar terkait adalah penting untuk memastikan bahwa pekerjaan
berada dalam batas-batas hukum yang berlaku. Melanggar regulasi atau standar bisa berpotensi menyebabkan tuntutan hukum, sanksi, atau denda yang dapat merugikan instansi.
2. Keamanan dan Kualitas: Regulasi dan standar sering kali bertujuan untuk menjaga keamanan, kesehatan, dan kualitas dalam pekerjaan. Dengan memahami dan mematuhi regulasi ini, Penata Layanan Operasional dapat memastikan pekerjaan dilaksanakan dengan standar yang sesuai, mengurangi risiko terjadinya kecelakaan kerja atau kerugian yang disebabkan oleh kualitas yang rendah.
3. Reputasi Profesional: Mematuhi regulasi dan standar juga membantu membangun reputasi profesional instansi. Masyarakat, klien, mitra bisnis, dan pihak terkait lainnya cenderung lebih percaya dan menghargai yang beroperasi dalam kerangka hukum yang tepat dan mematuhi standar kualitas yang diakui.
Dengan demikian, pemahaman dan kepatuhan terhadap regulasi serta standar terkait adalah kunci untuk menghindari tuntutan hukum, menjaga keamanan dan kualitas pekerjaan, serta membangun reputasi profesional yang baik bagi Penata Layanan Operasional.
32. Jawaban Pembahasan
: D. Partisipatif
:Penilaian kinerja dalam jabatan fungsional Operator Layanan Operasional mengikuti prinsip partisipatif, yang berarti bahwa proses penilaian melibatkan baik pejabat penilai maupun individu yang dinilai secara aktif dalam seluruh tahapan penilaian.
Dalam prinsip ini, tidak hanya pejabat penilai yang memberikan penilaian, tetapi juga individu yang sedang dinilai memiliki peran yang aktif dalam memberikan masukan, refleksi, dan evaluasi terhadap kinerjanya sendiri. Ini menciptakan lingkungan penilaian yang lebih inklusif dan adil, di mana individu yang dinilai memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam proses penilaian mereka sendiri.
Dengan melibatkan individu yang dinilai secara aktif, prinsip partisipatif memungkinkan adanya pemahaman yang lebih baik tentang kinerja sebenarnya, serta memungkinkan untuk peningkatan kualitas penilaian secara keseluruhan. Oleh karena itu, penilaian kinerja dalam jabatan fungsional Penata Layanan Operasional menegaskan prinsip partisipatif.
33. Jawaban : E. Kepala Daerah
Pembahasan : Presiden, sebagai pemegang
kekuasaan pemerintahan, memiliki otoritas tertinggi dalam kebijakan, pembinaan profesi, dan manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN).
Namun, Presiden sering kali mendelegasikan sebagian kekuasaannya kepada berbagai lembaga atau instansi pemerintah yang bertanggung jawab dalam hal-hal tertentu.
Kementerian PANRB (A), BKN (B), KASN (C), dan LAN (D) adalah lembaga-lembaga yang biasanya menerima delegasi kekuasaan dari Presiden terkait dengan urusan pemerintahan, manajemen ASN, dan pembinaan pegawai negeri.
Sementara itu, Kepala Daerah (E) tidak menerima delegasi langsung dari Presiden karena Kepala Daerah memiliki otonomi dalam menjalankan pemerintahan di wilayahnya masing-masing dan tidak berada di bawah wewenang langsung Presiden dalam konteks delegasi kekuasaan terkait manajemen ASN. Kepala Daerah bertanggung jawab atas manajemen ASN di wilayahnya sendiri.
34. Jawaban Pembahasan
: B. Kompetensi teknis
: Kompetensi seorang Penata Layanan Operasional diukur berdasarkan tiga faktor utama: tingkat pendidikan, spesialisasi dalam bidang tertentu, pelatihan yang diterima, dan pengalaman kerja yang dimiliki. Dengan mempertimbangkan ketiga faktor tersebut, dapat diukur sejauh mana seorang Penata Layanan Operasional memiliki keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman yang diperlukan untuk menjalankan tugas mereka dengan efektif dan profesional.
Kompetensi teknis mencakup keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman yang spesifik terkait dengan bidang pekerjaan atau profesi tertentu. Dalam hal ini, kompetensi Penata Layanan Operasional yang diukur dari tingkat dan spesialisasi pendidikan, pelatihan, dan pengalaman bekerja adalah kompetensi teknis.
35. Jawaban Pembahasan
: B. Target
:Dalam konteks jumlah beban kerja yang diharapkan atau dapat dicapai oleh seorang Penata Layanan Operasional dari
setiap pelaksanaan tugas jabatan, istilah"target" mengacu pada jumlah yang diinginkan atau yang ditetapkan untuk dicapai. Target ini bisa menjadi standar kuantitatif atau kualitatif yang digunakan untuk mengevaluasi produktivitas dan kinerja dalam menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan.
Dengan menetapkan target, instansi atau instansi terkait dapat memberikan pedoman yang jelas kepada Penata Layanan Operasionaltentang seberapa banyak pekerjaanyang diharapkan atau diinginkan untuk diselesaikan dalam periode waktu tertentu. Target ini membantu dalam mengukur pencapaian kinerja dan produktivitas, serta memberikan arah bagi pengembangan profesional.
Jadi, jumlah beban kerja Penata Layanan Operasional yang akan dicapai dari setiap pelaksanaan tugas jabatan, biasanya dinyatakan sebagai "target", yang merupakan sasaran yang ingin dicapai dalam menjalankan tugas-tugasnya.
36. Jawaban Pembahasan
: B. Jabatan fungsional keterampilan mahir
: Pegawai ASN Penata Layanan Operasional yang diangkat berdasarkan keterampilan, pendidikan, dan pengalamannya untuk melaksanakan fungsi utama dalam Jabatan Fungsional disebut sebagai "Jabatan fungsional keterampilan mahir." Ini menunjukkan bahwa pegawai yang diangkat untuk jabatan tersebut memiliki tingkat keterampilanyang tinggi dan telah memiliki pengalaman yang relevan dalam bidang tersebut.
Dengan demikian, jabatan fungsional keterampilan mahir menandakan bahwa pegawai yang menempati jabatan tersebut diharapkan memiliki kompetensi yang lebih tinggi dan mampu melaksanakan tugas-tugas yang kompleks dan beragam dalam konteks pekerjaan mereka sebagai Penata Layanan Operasional.
37. Jawaban Pembahasan
: C. Gaji
:Kompensasi dasarberupa honorarium sesuai dengan beban kerja, tanggung jawab jabatan, dan risiko pekerjaan yang ditetapkan oleh peraturan perundang-undangan adalah yang disebut sebagai
"gaji".
Gaji adalah pembayaran yang diberikan kepada karyawan sebagai imbalan atas pekerjaan yang dilakukan. Besarnya gaji biasanya ditetapkan berdasarkan faktor-faktor seperti tingkat keterampilan, tanggung jawab, pengalaman, dan tingkat risiko pekerjaan yang dijalankan oleh karyawan.
Honorarium, di sisi lain, adalah pembayaran yang diberikan kepada seseorang yang melakukan pekerjaan atau memberikan jasa secara sukarela atau sebagai tugas tambahan di luar pekerjaanutama mereka.
Jadi, dalam konteks ini, kompensasi dasar yang diberikan kepada pegawai sesuai dengan beban kerja, tanggung jawab jabatan, dan risiko pekerjaanyang ditetapkanoleh peraturan perundang-undangan adalah yang disebut sebagai "gaji".
38. Jawaban Pembahasan
: E. (1), (3), (5), (6), (7) :
(1) Apa masalah kebijakan
(3) Apa hasil-hasil yang diharapkan kebijakan di masa depan (5)Apa pilihan kebijakan yang paling ideal untuk menghasilkan kebijakan (6)Apa hasil kebijakan yang didapat setelah diimplementasikan (7)Bagaimana kinerja suatu kebijakan
39. Jawaban Pembahasan
: C. (1), (2), (3), (4), (5) :
Aspek kerangka kerja kebijakan adalah (1) Tujuan yang akan dicapai
(2) referensi nilai seperti apa yang perlu dipertimbangkan dalam pembuatan kebijakan
(3) Sumber Daya yang mendukung kebijakan
(4) Kemampuan aktor yang terlibat dalam pembuatan kebijakan (5) lingkungan yang mencakup lingkungan sosial, ekonomi, politik
dan sebagainya
40. Jawaban : C. Pembina Kerukunan Masyarakat
Pembahasan : Sebagai pegawai ASN, seseorang memiliki fungsifungsi utama yang mencakup:
• A. PelayanPublik: Sebagai pelayanpublik, ASN bertugas untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat sesuai
dengan mandat pemerintah dan kebijakan yang telah ditetapkan.
• B. Perekat dan pemersatu bangsa: ASN memiliki peran penting dalam memelihara persatuan dan kesatuan bangsa serta memfasilitasi kerja sama antara berbagai elemen masyarakat.
• C. Pembina Kerukunan Masyarakat: Salah satu peran ASN adalah memfasilitasi dan mendukung kerukunan dan keharmonisan antar masyarakat, meskipun fungsi ini mungkin lebih terkait dengan tugas-tugas kebijakan dan koordinasi di tingkat tertentu.
• D. Pelaksana Kebijakan Politik: Sebagai pegawai ASN, mereka seharusnya tidak terlibat secara langsung dalam pelaksanaan kebijakan politik, karena fungsi politik sering kali dilakukan oleh pejabat politik yang terpilih secara demokratis. ASN diharapkan untuk menjaga netralitas dan independensi dalam melaksanakan tugas-tugas administratif.
Dengan demikian, dari opsi yang diberikan, yang bukan merupakan fungsi langsung dari pegawai ASN adalah D. Pelaksana Kebijakan Politik.
SOAL KOMPETENSI
MANAJERIAL
1. Dalam menjalankan tugasnya, seorang pegawai dituntut memiliki integritas tinggi dalam bekerja sehingga menjadi teladan bagi yang lain. Pribadi yang berintegritas akan mendukung kinerja yang baik sehingga perusahaan semakin maju. Untuk mewujudkanhal tersebut yang sebaiknya Anda lakukan adalah...
A. Mempertimbangkan jika atasan meminta Anda melakukan suatu program kerja baru
B. Membantu rekan yang membutuhkan jika hal tersebut menguntungkan evaluasi kinerja Anda
C. Berusaha semampu Saya jika atasan memberikan tugas di luar tanggung jawab Saya
D. Menjunjung tinggi peraturan dan kode etik perusahaan dalam lingkungan kerja sehari-hari
E. Hanya memberikan usulanusulan yang menguntungkan salah satu pihak
2. Tim kerja anda diberikantugas untuk membuat draft proyek berskala besar oleh pimpinan dengan deadline yang cukup ketat. Padahal,
SOAL KOMPETENSI MENEJERIAL
tugas tersebut merupakan tugas yang belum pernah anda kerjakan sebelumnya sehingga anggota tim anda juga kebingungan karena belum memahami maksud dan cara mengerjakan tugas tersebut.
Sikap Anda sebagai ketua tim……….
A. Mempelajari tugas serupa secara mandiri baru membagikan pengetahuan Saya pada anggota tim
B. Meminta tiap anggota tim untuk mempelajari proyek tersebut baru kemudian mendiskusikan cara terbaik untuk menyelesaikannya
C. Mengerjakan proyek tersebut bersama sesuai dengan kemampuan tim dan mengatasi setiap kesulitan yang ada secara musyawarah
D. Meminta bantuan senior tim lain untuk bersamasama dengan tim menyelesaikan proyek tersebut agar tugas dapat selesai tepat waktu
E. Meminta bimbingan atasan untuk menjelaskan lebihdulu bagaimana cara mengerjakan proyek tersebut agar selesai tepat waktu
3. Anda dan rekan anda ditugaskanmewakili perusaaandalam seminar internasional di kota lain dengan jadwal kegiatan yang padat setiap harinya. Di tengah kesibukan Anda, didapati jika laporan kerja rekan Anda bermasalah dan harus direvisi secepat mungkin. Sikap anda terhadap kondisi rekan anda...
A. Membagi laporan sesuai tingkat prioritas dan menyuruhnya untuk kembali ke kantor merevisi laporan tersebut jika diperlukan
B. Memintanya untuk fokus pada seminar dan mengerjakan revisinya setelah rangkaian kegiatan diselesaikan
C. Menyarankan padanya untuk fokus pada kegiatan seminar saja, sambil mencari alasan keterlambatan revisi laporannya
D. Menyuruhnya untuk memutuskan masalahnya sendiri karena Saya harus fokus mengikuti sisa kegiatan seminar
E. Melaporkan hal tersebut pada atasan dan meminta kebijakannya karena seminar tersebut sama pentingnya
4. Proposal kerjasama yang dibuat tim Anda sudah selesai dikerjakan dan siap dikirimkan via email ke klien, tapi saat dilakukan pengecekan ulang masih ada beberapa data yang belum diolah karena dia kurang memahami cara menggunakan program pengolah data yang ada. Dalam kondisi tersebut sikap anda sebagai
sesama anggota tim...
A. Meminta rekan anggota lain yang mengerti cara kerja program tersebut untuk mengajarinya
B. Tidak mau tahu dan tetap memintanya mengolah data yang tersisa secepat mungkin
C. Meminta bantuan anggota lain untuk saling membantu mengolah data yang tersisa
D. Mengerjakan sendiri data yang tersisa agar dapat selesai tepat waktu
E. Memarahi anggota tersebut karena tidak melaporkan data yang belum diolah lebih awal
5. Anda merupakan guru baru yang ditempatkan di daerah perbatasan.
Dalam menjalankan tugas Anda berusaha keras memenuhi tanggungjawab sesuai dengan ketentuan dan kebijakan sekolah, namun tidak jarang di lapangan Anda mengalami berbagai kendala yang penyelesaiannya tidak Anda dapatkan dalam SOP. Sikap Anda terkait hal tersebut...
A. Mengamati kinerja guru senior dalam menyelesaikan masalahnya untuk kemudian dipraktikkan dalam tugas seharihari
B. Melihat dari kondisi yang ada dan melakukan penyesuaian yang diperlukan agar tetap sesuai dengan kebijakan sekolah
C. Memberi masukan pada kepala sekolah untuk merubah kebijakan yang ada agar sesuai dengan masalah yang muncul D. Mengajukan review berkala terhadap SOP yang ada dalam rapat
kerja sehingga semua guru dapat bekerja sesuai tanggungjawabnya
E. Tetap mengikuti kebijakan yang ada meskipun terkadang memakan waktu dan tidak sesuai dengan masalah yang ada 6. Anda adalah seorang guru honorer di sebuah sekolah swasta. Selama
menjadi guru honorer, gaji anda sangat paspasan dan hanya cukup untuk kebutuhan seharihari. Disaat yang sama, anda seringkali harus mengirimkan sejumlah uang untuk membiayai kebutuhan sekolah adik anda. Sehingga pengeluaran anda seringkali lebih besar dari pemasukan, sikap anda terkait hal ini...
A. Menghemat pengeluaran sebanyak mungkin sehingga kebutuhan pokok anda tetap terpenuhi
B. Membuat perencanaan keuangan harian untuk mengontrol pengeluaran
C. Mencari agen kredit murah untuk membayar tagihan meski bunganya cukup besar
D. Mencari pekerjaan tambahan di luar sekolah agar kondisi keuangan
Saya lebih stabil
E. Membicarakan kondisi keuangan Saya dengan orangtua sehingga kebutuhan pokok dan biaya sekolah adik Saya dapat terpenuhi
7. Demi menunjang kinerja pegawai, atasan berencana untuk melakukan beberapa perubahan krusial yang mungkin akan merubah ritme kerja Anda. Sikap Anda...
A. Tetap bekerja seperti biasa karena perubahan adalah hal yang sulit dihindari
B. Meragukan perubahan tersebut akan berpengaruh pada peningkatan kinerja pegawai
C. Bersemangat mengikuti perubahan dan mengajak pegawai yang lain untuk mendukung keputusan tersebut.
D. Antusias dan siap membantu atasan untuk melaksanakan perubahan tersebut
E. Meminta atasan untuk mempertimbangkan rencana tersebut karena mungkin akan mendapat pertentangan dari pegawai lain 8. Perusahaan tempat Anda bekerja menggunakan sistem IT yang selalu diperbaharui setiap tahunnya untuk meningkatkan
produktivitas karyawan. Namun, setelah beberapa waktu Anda dan rekanrekan Anda mendapati bahwa sistem tersebut malah mempersulit pekerjaan Anda. Sikap Anda...
A. Mengubah sistem ke setelan lama agar pekerjaan Saya berjalan dengan lancer
B. Melaporkan hal tersebut pada atasan agar sistem segera diperbaiki atau diubah Kembali ke sistem lama
C. Mencoba tetap menggunakan sistem yang baru meskipun bermasalah karena sudah menjadi kebijakan perusahaan
D. Mencari solusi bersama dengan tim IT agar sistem dapat bekerja lebih baik sesuai tujuan perusahaan
E. Membiarkan saja hal tersebut karena masalah yang muncul nantinya kesalahan system
9. Dalam rangka membantu masyarakat terdampak pandemi Corona Virus, instansi Anda berencana mengadakan program tambahan modal usaha yang akan menyasar para pelaku UMKM di seluruh Indonesia. Agar rencana tersebut berjalan lancar, maka langkah yang akan Anda tempuh sebagai ketua pelaksana kegiatan adalah...
A. Mengikuti arahan dari pimpinan saja agar sesuai dengan standar pelayanan dan kebijakan yang berlaku
B. Membuat rancangan program yang jelas dan mampu dipertanggungjawabkan pada pimpinan jika terjadi hal yang tidak diinginkan saat pelaksanaan program berlangsung
C. Memastikan pendistribusian program bantuan di setiap wilayah berjalan lancar
D. Membuat data yang jelas antara dana yang dikeluarkan dan jumlah penerima dana
E. Melakukan koordinasi dengan pemangku kepentingan di setiap wilayah terkait program bantuan agar dapat berlangsung netral dan obyektif
10. Dalam unit kerja Anda, atasan seringkali menuntut untuk menyelesaikan pekerjaan dengan cepat dan tepat waktu, terutama dalam pelaporan program kerja utama. Apa yang Anda lakukan untuk memenuhi target kerja tersebut……...
A. Melakukan semampu Saya untuk menyelesaikan tugas tepat waktu
B. Selalu berusaha memperbaiki standar kerja yang lebih tinggi sehingga memudahkan Saya mengerjakan lebih banyak tugas dalam satu waktu
C. Mencari metode kerja yang lebih efektif dan efisien yang mendorong penyelesaian tugas kerja
D. Mengajak rekan kerja lain untuk membicarakan kesulitan kami pada atasan sehingga beban kerja dapat berkurang
E. Fokus menyelesaikan prioritas target harian saja, karena program utama memerlukan banyak waktu penyelesaian
11. Atasan meminta tim kerja Anda untuk menyelesaikan suatu rancangan program kerja yang sama sekali baru dan belum banyak diminati sehingga Anda kesulitan untuk mencari informasi dan data penunjang yang berkaitan dengan tugas kerja tersebut. Menghadapi masalah tersebut, Anda akan ...
A. Melakukan diskusi dengan tim untuk memutuskan cara yang paling efektif guna mendapatkan data sebelum menyusun rancangan program
B. Menggunakan informasi dan data yang bisa tim Saya temukan saja, pimpinan akan memahami karena program tersebut sulit dijalankan
C. Mendorong kerjasama anggota tim untuk mencari informasi dan data yang diperlukan dari sumber apapun untuk kemudian didiskusikan bersama
D. Mencari sebanyak mungkin data dan informasi yang bisa Saya temukan baru kemudian disebarkan ke anggota tim yang lain E. Menyerahkan pencarian data dan informasi pada anggota tim
yang lain karena tugas utama Saya adalah memastikan target kerja selesai tepat waktu
12. Anda merupakan perwakilan divisi kerja yang dipilih untuk melakukanrotasi pekerjaandalam rangka meningkatkan fleksibilitas, keterlibatan dan retensi karyawan. Saat berada di divisi yang baru, Anda akan...
A. Mulai mencari tahu jobdesk pekerjaan Saya dari senior
B. Menyiapkan mental sambil menunggu arahan dari pimpinan kerja
C. Melakukan observasi sistem kerja di divisi tersebut agar lebih mengenal lingkungan kerja
D. Menyapa rekanrekan kerja yang belum Saya kenal sambil mencari informasi sistem kerja di divisi tersebut
E. Bersemangat mempelajari sistem kerja divisi dari data dan buku peraturan yang ada
13. Menjelang hari raya umat Hindu, teman Anda yang beragama Hindu berencana untuk mengajukan cuti pada pimpinankarena sudah lama tidak pulang kampung untuk merayakan hari raya dengan keluarga.
Namun, pimpinan kerja menolak dengan alasan banyak karyawan yang kebetulan mengajukan cuti pada hari tersebut, termasuk Anda sendiri. Sikap Anda...
A. Meminta pimpinan untuk mengijinkan cuti karena berkenaan dengan hari raya agamanya
B. Menanyakan pada rekan tersebut, apa dia tidak keberatan jika bertukar jatah cuti dengan Saya
C. Memberikan ijin cuti Anda karena merayakan hari raya dengan keluarga hanya setahun sekali
D. Membiarkan saja karena Saya juga punya kepentingan di hari tersebut
E. Mencari temanteman lain yang mau bertukar posisi dengan rekan tersebut agar ia bisa pulang kampong
14. Untuk meningkatkan keakraban antara pegawai, divisi Anda berencana mengadakan piknik bersama. Dalam diskusi, beberapa orang mengusulkan agar piknik diadakan pada hari selain weekend karena dikhawatirkan akan terjebak macet. Sementara Anda dan beberapa rekan lainnya memilih hari Minggu dengan alasan lebih leluasa untuk bepergian. Setelah mengalami perdebatan, akhirnya diputuskan piknik diadakan pada hari Selasa. Sikap Anda...
A. Memutuskan untuk tidak ikut piknik saja karena Saya lebih suka bepergian di hari Minggu
B. Mengikuti acara piknik jika rekanrekan lain yang sependapat dengan Saya memutusakan pergi
C. Mengikuti keputusan rapat dan ikut piknik di hari Selasa
D. Mengajak rekan lain yang sependapat dengan Saya untuk mengadakan piknik mandiri di hari Minggu
E. Mendiskusikan kembali keinginan Saya pada atasan agar diijinkan untuk pergi piknik di hari lain saja
15. Perusahaan tempat Anda bekerja mengumumkan adanya penambahan pegawai baru untuk meningkatkan produktivitas.
Dampak dari kebijakan tersebut, jadwal shift Anda dan rekanrekan pegawai yang telah lama bekerja di perusahaan tersebut berubah.
Sikap Anda...
A. Merasa khawatir dan panik karena bisa saja mempengaruhi kinerja Saya
B. Biasa saja dan yakin tetap bekerja dengan baik
C. Merasa positif, bersemangat dan segera menyesuaikan diri D. Kesal dan mengeluhkan kebijakan perusahaan yang terlalu
mendadak
E. Mengajak pegawai lain untuk memprotes kebijakan tersebut 16. Karena kurangnya komunikasi, Anda dan rekan Anda mengalami
kesalahpahaman sehingga kemungkinan menghambat tugas kerja yang diberikan, sikap Anda adalah...
A. Tetap mengerjakan bagian tugas kerja Saya dengan baik dan baru membicarakannya setelah tugas kerja selesai
B. Mencoba membicarakannya denganrekan kerja lain yang lebih senior untuk mendapat solusi
C. Tidak mengambil pusing masalah tersebut karena yang paling utama adalah mengerjakan tugas kerja tepat waktu
D. Berusaha mencari tahu permasalahan yang sebenarnya dan menyelesaikannya agar tugas kerja berjalan lancar
E. Tetap tenang dan yakin dapat mengatasi permasalahan tersebut tanpa menganggu tugas kerja
17. Dalam sebuah rapat kerja, atasan Anda membeberkan beberapa masalah keuangan yang sedang terjadi yang jika tidak segera diselesaikan dapat berdampak pada pemutusan kerja. Saran Anda mengenai kondisi tersebut...
A. Memastikan bahwa kepala bagian keuangan akan bertanggung jawab penuh atas masalah ini
B. Membeberkan semua masalah pada seluruh karyawan agar dapat lebih siap jika pemutusan kerja terjadi
C. Menjaga kerahasiaan permasalahan dan bersamasama atasan berusaha mencari solusi terbaik yang
menguntungkan perusahaan
D. Mendesak pimpinan melakukan investigasi internal untuk mencari orang yang bertanggungjawab atas hal tersebut
E. Tidak terlalu memikirkan hal tersebut karena hal tersebut mungkin saja tidak akan terjadi
18. Apa yang akan Anda lakukanjika Anda diminta melaksanakan tugas kerja dengan sistem kerja yang berbeda dari biasanya oleh atasan yang lebih muda dan dianggap kurang berpengalaman?
A. Mengajak rekan lainnya untuk mendesak pimpinan agar menggantinya dengan atasan yang lain
B. Tetap berpikir positif dan menjalankan perintahnya selama hal tersebut baik dan sesuai prosedur
C. Berusaha menjalankan perintahnya dengan baik meskipun setengah hati
D. Saya merasa tidak perlu terlalu menghormatinya
E. Bersikap santai dan bekerja sesuai dengan cara kerja yang Saya sukai karena hasil adalah yang utama
19. Setelah melakukan riset yang cukup lama, Anda mengajukan draft kerja yang dibuat pada pimpinan. Namun, menurut pimpinan draft kerja tersebut dianggap kurang matang dan meminta Anda untuk membuat draft kerja yang baru. Sikap Anda...
A. Merasa kecewa pada pimpinan karena tidak menghargai jerih payah Saya
B. Merasa sedih karena Saya sudah berusaha sebaik mungkin menyusun draft kerja tersebut
C. Bersikeras meyakinkan pimpinan bahwa draft kerja yang dibuat adalah yang terbaik
D. Segera membuat draft kerja baru yang lebih baik untuk diajukan kembali
E. Meminta bimbingan pimpinan bagaimana cara membuat draft kerja yang lebih baik
20. Anda diminta untuk melakukan inspeksi lapangan beberapa hari ke depan karena beberapa proyek instansi mengalami masalah di lapangan, padahal Anda sudah berjanji untuk pulang kampung karena adik Anda akan menikah minggu ini. Maka sikap Anda... A.
Meminta izin pada atasan untuk mendelegasikan tugas kerja Saya pada rekan kerja yang lain untuk mengikuti acara keluarga B. Meminta bantuan rekan lain untuk menggantikan Saya pada hari
H agar tugas kerja tetap selesai tepat waktu
C. Menghubungi adik di kampung dan menjelaskan alasan tidak bisa hadir pada hari H
D. Berusaha menyelesaikan inspeksi secepat mungkin agar tetap bisa pulang kampung
E. Berpurapura sakit agar atasan tidak jadi melakukan inspeksi lapangan
21. Saat Anda ingin menggunakan alat fotokopi ternyata beberapa fungsi tombol di alat tersebut mengalami error dan hanya Anda yang menyadarinya. Sikap Anda?
A. Diam saja dan menunggu orang lain menyadarinya B. Tidak peduli karena bukan bagian dari pekerjaan saya C. Saya segera melaporkannya ke bagian perlengkapan
D. Melaporkan hal tersebut pada atasan agar segera ditindaklanjuti E. Memberitahu rekan kerja lain agar menggunakan mesin fotokopi
di divisi lain saja sementara waktu