Pengaruh Penerapan Strategi Pembelajaran Aktif Tipe Questions Student Have (QSH) Terhadap Pemahaman Konsep Matematis Siswa
Kelas VII SMP N 20 Padang
Annisa Siregar*), Yulyanti Harisman**), Hamdunah**)
*)Mahasiswi Program Studi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Sumatera Barat
**)Staf pengajar Program Studi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Sumatera Barat
ABSTRACT
This research backed by lack of the students’ confidence to ask that cause the students’ mathematic concept is low. The purpose of this research to find out wether the students’ concept understanding with Questions Student Have (QSH) is better than implement convensional strategy to the VII grade students of SMPN 20 Padang. This research is experimental research with the sampel is randomized control group. VII8 is the experimental class and VII7 a sa control class. The instrument of this research is a post test with the understanding concept indicator.
Hypothesis test using t-test with the minitab. The result of hypothesis testing is p.value = 0.034 lower than = 0,05. This means the hypothesis of this research is accepted. That the student understanding is better by using Questions student have than using convensional strategy in VII grade of SMPN 20 padang.
Keyword : understanding mathematic concept, active learning, questions student have.
PENDAHULUAN
Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang sangat penting dipelajari siswa mulai dari jenjang pendidikan SD, SMP, SMA bahkan sampai Perguruan Tinggi. Hal ini disebabkan karena matematika memiliki peranan penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu matematika merupakan sarana berfikir ilmiah dan berperan dalam pembentukan pola fikir yang kritis, sistematis dan logis.
Mengingat begitu pentingnya peranan matematika, maka guru harus mengupayakan berbagai hal untuk meningkatkan kemampuan belajar matematika siswa. Salah satu cara yang dapat dilakukan guru adalah dengan menciptakan strategi pembelajaran yang tepat, menyenangkan, dan membangkitkan semangat siswa untuk belajar.
Sehingga dengan cara tersebut diharapkan siswa lebih menyenangi pelajaran matematika dan akan
berdampak baik terhadap kualitas pembelajaran matematika.
Berdasarkan observasi yang dilakukan di SMPN 20 Padang pada tanggal 2 September 2014 terlihat bahwa banyak siswa yang tidak aktif dalam proses pembelajaran dan pembelajaran masih berlangsung satu arah dimana guru hanya menjelaskan pelajaran dan siswa mencatat pelajaran. Ketika guru menanyakan apakah ada siswa yang ingin bertanya, sebagian kecil siswa menjawab tidak dan yang lainnya hanya diam. Namun ketika guru memberikan latihan, banyak siswa yang tidak bisa mengerjakan. Siswa sibuk mencari jawaban ke teman- temannya yang lain sehingga kelas menjadi ribut.
Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan beberapa orang siswa di SMPN 20 Padang, dapat disimpulkan bahwa penyebab siswa tidak mau bertanya adalah karena rasa percaya diri siswa yang kurang.
Siswa hanya menerima pembelajaran dari guru yang mengakibatkan pemahaman konsep matematis siswa menjadi rendah.
Mengatasi kurangnya kepercayaan diri siswa untuk bertanya dan rendahnya pemahaman konsep matematis siswa, maka salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah menerapkan strategi pembelajaran yang bervariasi dan menarik. Strategi pembelajaran matematika disusun dan dikembangkan oleh guru bertujuan untuk meningkatkan kesuksesan dan keberhasilan dalam mencapai tujuan serta hasil belajar siswa dalam pembelajaran. Salah satu strategi pembelajaran yang dapat diterapkan yaitu strategi Questions Students Have (QSH).
Silberman (2013:91) mengatakan bahwa “Strategi Question Students Have (QSH) merupakan cara yang tidak membuat siswa takut untuk mempelajari apa yang mereka butuhkan dan harapkan”. Strategi ini
mewajibkan siswa menyampaikan pertanyaan yang dimilikinya dalam bentuk tulisan, dan ini akan berpengaruh baik terhadap pembelajaran. Apabila strategi Question Students Have (QSH) ini benar-benar terlaksana dengan baik maka siswa akan menjadi aktif dalam bertanya, menanggapi maupun
menjawab pertanyaan sehingga semua siswa aktif dalam belajar.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemahaman konsep matematis siswa dengan penerapan strategi Questions Students Have (QSH) lebih baik daripada pemahaman konsep matematis siswa dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas VII SMPN 20 Padang.
METODE PENELITIAN
Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian Randomized Control Group Only Design. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 11 Mei 2015 sampai 30 Mei 2015 di SMPN 20 Padang. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 20 Padang. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara acak dengan kelas VII8 sebagai kelas eksperimen yang terdiri dari 35 orang siswa dan kelas VII7 sebagai kelas kontrol ang terdiri dari 34 orang siswa.
Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes akhir berdasarkan indikator pemahaman konsep yang berfungsi untuk
mengukur tingkat kemampuan pemahaman konsep siswa. Sebelum diadakan tes akhir terlebih dahulu dilakukan uji coba tes, uji coba tes dilakukan di kelas VII3 SMPN 13 Padang pada tanggal 25 Mei 2015 yang di ikuti oleh 32 oarng siswa.
Berdasarkan hasil analisis tingkat kesukaran dan daya pembeda soal, maka disimpulkan semua soal diterima. Reliabilitas soal ditentukan dengan rumus alpha merujuk pada Arikunto (2010: 288). Dari hasil perhitungan diperoleh bahwa soal tes akhir reliabel.
Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis dengan uji-t satu pihak. Sebelum menganalisis data hasil penelitian terlebih dahulu dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas, kemudian uji hipotesis dengan uji-t satu pihak dengan menggunakan bantuan software MINITAB.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Berdasarkan hasil analisis data test akhir diperoleh skor rata-rata ( ̅) kelas eksperimen 77,42 dan skor rata-rata kelas kontrol 71,49 dari hasil tersebut dapat di lihat bahwa skor rata-rata kelas eksprimen lebih
tinggi dari skor rata-rata kelas kontrol. Simpangan baku (s) nilai siswa pada kelas kontrol lebih besar dari simpangan baku nilai siswa pada kelas eksprimen, artinya nilai siswa pada kelas kontrol lebih menyebar dibandingkan dengan kelas eksprimen. Skor tertinggi untuk masing-masing kelas adalah 98 untuk kelas eksprimen dan 90 untuk kelas kontrol. Sementara skor terendah untuk kelas eksprimen adalah 46 dan untuk kelas kontrol adalah 35.
Hipotesis penelitian adalah
“pemahaman konsep matematis siswa dengan penerapan strategi Questions Student Have (QSH) lebih baik dari pada pemahaman konsep matematis siswa dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas VII SMPN 20 Padang”.
Sebelum uji hipotesis, terlebih dahulu dilakukan uji normalitas dengan uji Anderson-Darling dan uji homogenitas dengan software MINITAB merujuk pada Syafriandi (2001). Setelah dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas data kedua kelas sampel berdistribusi normal, dan memiliki variansi yang homogen, selanjutnya dilakukan uji t
satu pihak dengan bantuan software MINITAB. Berdasarkan hasil perhitungan terlihat bahwa pada selang kepercayaan 95% diperoleh p- value = 0,034. Karena p-value lebih kecil dari = 0.05 , maka tolak H0. Jadi dapat disimpulkan, pemahaman konsep matematis siswa dengan penerapan strategi Questions Students Have (QSH) lebih baik dari pada pemahaman konsep matematis siswa dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas VII SMPN 20 Padang.
Dalam proses pembelajaran tidak semua siswa menangkap apa yang dijelaskan oleh guru, karena itu guru mengharapkan partisipasi dalam menyampaikan pertanyaan mengenai materi yang belum dipahami Pembelajaran menggunakan strategi pembelajaran aktif tipe Questions Student Have (QSH) memberikan kesempatan kepada siswa yang tidak percaya diri untuk menyampaikan pertanyaan secara lisan agar menyampaikan pertanyaannya melalui tulisan.
Indikator yang diamati yaitu menyatakan ulang sebuah konsep, menyajikan konsep dalam berbagai
bentuk representasi matematis dan mengaplikasikan konsep atau algoritma ke pemecahan masalah.
Contoh jawaban tes akhir siswa dengan indikator menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematispada soal nomor 4 sebagai berikut:
Gambar 1. Lembar jawaban siswa pada soal nomor 4
Berdasarkan Gambar 1 terlihat bahwa siswa sudah dapat menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis. Siswa sudah dapat menggunakan informasi yang diketahui pada soal dan menjadikannya kedalam bentuk gambar. Indikator menyatakan ulang sebuah konsep dan mengaplikasikan konsep atau algoritma pada pemecahan masalah dapat dilihat pada Gambar 2.
Gambar 2. Lembar jawaban siswa pada soal Nomor 5
Berdasarkan Gambar 2 terlihat bahwa siswa sudah mampu menyatakan ulang sebuah konsep dan mengaplikasikan konsep atau algoritma pada pemecahan masalah dalam menentukan biaya penanaman rumput yang ditanyakan pada soal.
KESIMPULAN
Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang dikemukakan, dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep matematis siswa menggunakan strategi pembelajaran aktif tipe Questions Student Have (QSH) lebih baik daripada pemahaman konsep matematis siswa menggunakan pembelajaran konvensional siswa kelas VII SMPN 20 Padang.
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur
Penelitian Suatu
Pendekatan Praktik.
Jakarta: Rineka Cipta.
Silberman, Melvin. 2013. Active Learning 101 Strategi Pembelajaran Aktif.
Yogyakarta: Pustaka Insan Madani.
Suryabrata, Sumadi. 2003.
Metodologi Penelitian.
Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.
Sudjana. 2005. Metoda Statistik.
Bandung: Tarsito.