TUGAS INDIVIDU
PERENCANAAN SUMBER DAYA PERUSAHAAN
Oleh:
Naufal Yafi W (1204200132)
PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI DAN BISNIS
ITTELKOM SURABAYA
2023-2024
Studi Kasus Perusahaan Labbaik Chicken Kota Serang
Labbbaik chicken merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kuliner.
Perusahaan ini sudah berdiri sejak 2011 dan memiliki 25 outlet yang tersebar di Pulau Jawa dan Sumatera. Karena sudah berdiri sejak lama, tentu saja perusahaan ini memiliki struktur organisasi yang terdiri dari pemilik, manajemen restoran, chef, delivery crew, waiters, dan chasier. Masing-masing staf ini mempunyai spesifikasi pekerjaan sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. Oleh karena itu, Kemampuan daya saing suatu perusahaan atau organisasi sangat ditentukan oleh tingkat produktivitas dan pelayanan maksimal yang dihasilkan para karyawan. Salah satu hal yang dapat meningkatkan kemampuan dari para karyawan adalah mengadakan suatu pelatihan. Pelatihan merupakan cara untuk membangun sumber manusia menuju era globalisasi yang penuh persaingan dan tantangan.
Terdapat enam macam On the Job Training yaitu sebagai berikut:
1. Job instruction training
Pelatihan ini dimulai dengan penjelasan awal tentang tujuan pekerjaan dan menunjukkan langkah-langkah pelaksanaan pekerjaan.
2. Apprenticeship
Pelatihan yang mengarah pada proses penerimaan karyawan baru yang bekerja bersama dan di bawah bimbingan praktisi yang ahli, namun dengan hanya dilakukan dengan beberapa waktu tertentu.
3. Internship dan assistantships
Pelatihan yang hampir sama dengan pelatihan apprenticeship, namun memiliki perbedaan yaitu jika internship dan assistantships ini mengarah pada kekosongan pekerjaan yang menuntut Pendidikan formal yang lebih tinggi.
4. Job rotation dan transfer
Proses belajar yang biasanya digunakan untuk mengisi kekosongan dlaam manajemen dan teknikal. Tetapi pelatihan ini memiliki kelebihan dan kekurangan yaitu:
- Kelebihan: jika pelatihan ini diberikan oleh manajer yang ahli, maka peserta akan memperolah tambahan pengetahuan mengenai pelaksanaan dan praktik dalam pekerjaan.
- Kekurangan: peserta pelatihan hanya merasa dipekerjakan sementara waktu dan tidak mempunyai komitmen untuk terlibat dalam pekerjaan sesungguhnya.
5. Junior biards dan committee assignment
Pelatihan dengan memindahkan peserta pelatihan ke dalam komite untuk bertanggung jawab dalam mengambil keputusan administrasi serta menempatkan peserta ke dalam anggota eksekutif agar memperoleh kesempatan dalam berinteraksi dengan eksekutif yang lain.
6. Couching dan counseling
Aktivitas yang mengharapkan timbal balik dalam penampilan kerja, dukungan dari pelatih, dan penjelasan secara perlahan tentang bagaimana melakukan pekerjaan yang tepat.