Judul: Kajian Hasil Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Menggunakan LKS di SD Inpres Pa'bundukang Kecamatan Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa. Hasil belajar bidang studi pendidikan agama Islam dicapai melalui penggunaan LKS di SD Inpres Pa'bundukang Kecamatan Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa………………….
PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Salah satu upaya yang dapat digunakan guru untuk meningkatkan hasil belajar siswa adalah melalui penggunaan lembar kerja siswa. Salah satu mata pelajaran yang diajarkan adalah pendidikan agama Islam yang terdiri dari dan menggunakan buku teks.
Rumusan Masalah
Faktor apa saja yang menjadi peluang dan tantangan dalam upaya meningkatkan hasil pembelajaran pendidikan agama Islam menggunakan LKS di SD Inpres Pa'bundukang Kecamatan Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa? Bagaimana mengatasi tantangan peningkatan hasil pembelajaran pendidikan agama Islam dengan mengatasi LKS di SD Inpres Pa’bundukang Kecamatan Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa.
Tujuan penelitian
Manfaat Penelitian
Hasil Belajar
Faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam diri siswa, sedangkan faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari luar diri siswa. Faktor-faktor yang ada di dalam organisme itu sendiri disebut faktor individu (kematangan/pertumbuhan, kecerdasan, pelatihan, motivasi dan faktor pribadi).
Bidang Studi Pendidikan Agama Islam 1. Pengertian
Lebih lanjut Darajat menegaskan, tujuan pendidikan Islam adalah kepribadian muslim, yaitu kepribadian yang seluruh aspeknya dijiwai oleh ajaran Islam. Dari pemikiran di atas, penulis dapat menyimpulkan bahwa tujuan pendidikan agama Islam adalah mendidik peserta didik agar memiliki ilmu dan hikmah.
LKS (Lembar Kerja Siswa) 1. Pengertian dan tujuan
Sedangkan manfaat LKS bagi guru adalah dapat membantu dalam menyusun atau menetapkan rencana pembelajaran dan tentunya sebagai pedoman bagi guru dalam proses pembelajaran. Dengan pemberian lembar kerja siswa, umpan balik yang berkesinambungan dapat diberikan sehingga motivasi belajar hakiki dalam diri siswa dapat tetap terjaga. Lembar kerja siswa juga dapat berfungsi sebagai alat untuk memperkaya hasil belajar, karena karya yang diciptakan dapat memperluas dan memperkaya materi pembelajaran yang dipelajari.
Guru memberikan petunjuk cara mengerjakan lembar kerja siswa kemudian menugaskan siswa untuk mengerjakan lembar kerja siswa tergantung topik/subtopik yang akan dipelajarinya. Sebaliknya jika siswa menyelesaikan LKSnya dengan benar maka akan mendorongnya untuk melakukan kegiatan berikutnya. Ketika siswa mengerjakan LKS, mereka tidak hanya mendapat arahan dan bimbingan dari guru saja, namun juga melibatkan peran aktif orang tua siswa.
Memberikan kesempatan dan dorongan kepada anak agar tumbuh rasa percaya diri dan kemampuan menyelesaikan LKS. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa lembar kerja siswa harus disusun dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan tujuan pembelajaran, agar penggunaannya dapat efektif.
Jenis Penelitian
Lokasi dan Objek Penelitian
Variabel Penelitian
Defenisi Operasional Variabel
Lembar kerja siswa yang dimaksud dalam penelitian ini merupakan pedoman bagi siswa untuk melakukan pekerjaan tertentu yang dapat meningkatkan dan memperkuat hasil belajar. Dari definisi di atas peneliti dapat menyimpulkan bahwa yang dimaksud dengan peningkatan hasil belajar bidang studi pendidikan agama Islam dengan menggunakan LKS dalam penelitian ini adalah adanya perubahan individu akibat proses pembelajaran yang dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. . faktor (dari luar siswa) yang menyebabkan terbentuknya akhlak siswa melalui penggunaan bimbingan bagi siswa dalam pelaksanaan tugas tertentu di SD Inpres Pa'bundukang.
Populasi dan Sampel 1. Populasi
- Sampel
Lebih lanjut Ali menjelaskan, populasi adalah keseluruhan objek penelitian, baik berupa orang, objek, peristiwa, maupun gejala yang terjadi. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa populasi adalah keseluruhan objek yang akan diteliti untuk menjawab permasalahan dalam penelitian yang dilakukan. Populasi dalam penelitian ini adalah guru dan siswa SD Negeri Pa’bandukang Kecamatan Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa yang berjumlah 195 orang.
Mengingat keterbatasan waktu, biaya, tenaga, dan kemampuan peneliti, jelas mustahil untuk meneliti seluruh populasi penelitian ini. Oleh karena itu yang akan diteliti dalam penelitian ini hanyalah sebagian dari populasi saja dan itulah yang disebut dengan sampel. Cara pengambilan sampel untuk mewakili populasi dalam penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel sederhana yaitu dengan cara pengundian sebesar 20%.
Berdasarkan pendapat di atas, maka sampel dalam penelitian ini berjumlah 10% dari 205 warga atau 20 orang yang diambil dari 2 orang guru pendidikan agama Islam dan 18 orang siswa kelas IV. Berdasarkan tabel tersebut diketahui bahwa sampel dalam penelitian ini terdiri dari 2 orang guru pendidikan agama Islam dan 18 orang siswa.
Instrumen Penelitian
Dalam menerapkan metode dokumentasi, peneliti meneliti benda-benda tertulis seperti buku, majalah, dokumen, peraturan, notulensi rapat atau catatan harian.
Teknik Pengumpulan Data
Arikunto menyatakan observasi adalah kegiatan memperhatikan suatu objek dengan menggunakan seluruh indera. Dokumentasi yaitu kumpulan dokumen yang berkaitan dengan masalah peningkatan hasil pembelajaran dengan menggunakan lembar kerja. Pengisian daftar/angket yaitu rancangan beberapa pertanyaan yang dibagikan kepada siswa yang menjadi sampel penelitian ini untuk memperoleh data peningkatan hasil belajar bidang pendidikan agama Islam melalui pemanfaatan LKS.
Teknik Analisis Data
Gambaran Umum Lokasi Penelitian
Bagus Bagus Bagus Bagus Bagus Bagus Bagus Bagus Bagus Bagus Bagus. Sumber: Laporan Bulanan SD Inpres Pa'bundukang Januari 2012 Beberapa tahun terakhir, jumlah siswa di SDI Pa'bundukang mengalami penurunan. Sumber : Calon pengurus SDI Pa'bundukang angkatan 2012. SD Inpres Pa'bundukang dipimpin oleh seorang kepala sekolah perempuan.
Guru Kelas V Guru Kelas VI Guru Agama Guru Kelas II Guru Kelas III Guru Pembantu. Hasil pembelajaran bidang Studi Pendidikan Agama Islam dicapai melalui pemanfaatan LKS di SD Inpres Kecamatan Pa'bundukang.
Mengingat 83,33% siswa menjawab “ya” pada angket nomor 1, maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan LKS dapat meningkatkan semangat siswa. Tanggapan siswa mengenai pemanfaatan LKS dalam membimbing siswa belajar di rumah sehingga tercapai hasil belajar pendidikan agama islam. Respon siswa mengenai penggunaan LKS untuk mengaktifkannya dalam proses pembelajaran di kelas sehingga tercapai hasil pembelajaran pendidikan agama Islam.
Tanggapan siswa terhadap penggunaan LKS untuk meningkatkan konsentrasi belajar guna meningkatkan hasil belajar pendidikan agama Islam: tidak. Jawaban siswa tentang pemanfaatan LKS dalam meningkatkan peran orang tua dalam membantu dan membimbing belajar anaknya. Berdasarkan tabel di atas diketahui 11 atau 61,11 persen siswa menjawab “ya” pada pertanyaan tentang penggunaan LKS.
Jadi dapat disimpulkan bahwa penggunaan LKS cukup berpengaruh dalam upaya membimbing siswa dalam memproses hasil belajarnya (menemukan atau memvalidasi konsep-konsep yang telah dipelajari). Artinya penggunaan LKS dapat dikategorikan mempengaruhi motivasi belajar mandiri siswa.
Faktor-Faktor yang Jadi Peluang dan Tantangan dalam Upaya Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam dengan
- Faktor yang menjadi peluang
-Faktor yang menjadi peluang dan tantangan dalam upaya peningkatan hasil pembelajaran pendidikan agama Islam. Pendidikan agama Islam dan kebiasaan belajar siswa biasa. Selain itu kebiasaan belajar yang baik juga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi hasil belajar pendidikan agama Islam di SD Inpres Pa'bundukang. Banyak sekali peluang yang bisa kita manfaatkan untuk meningkatkan hasil pembelajaran pendidikan agama Islam, misalnya saja. kegigihan siswa.
Berdasarkan wawancara tersebut diketahui bahwa ketekunan dapat menjadi peluang untuk meningkatkan hasil belajar pendidikan agama Islam. Dengan demikian, dapat kita simpulkan bahwa peluang untuk meningkatkan hasil pembelajaran pendidikan agama Islam di SD Inpres Pa'bundukang antara lain:. Minat terhadap pelajaran pendidikan agama Islam 3. Tantangan dalam meningkatkan hasil belajar siswa di SD Inpres Pa'bundukang.
Dalam meningkatkan hasil pembelajaran pendidikan agama Islam, kita mengalami keterbatasan pada buku teks dan media pembelajaran. Metode Mengatasi Tantangan Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam dengan Menggunakan LKS di Sekolah Dasar.
Berdasarkan hasil wawancara di atas, peneliti menyimpulkan bahwa tantangan dalam upaya meningkatkan hasil belajar pendidikan agama Islam SD Inpres Pa'bundukang: Keterbatasan buku teks dan media pembelajaran 2. Metode yang digunakan untuk mengatasi tantangan peningkatan hasil belajar pendidikan agama Islam. hasil pembelajaran pendidikan agama Islam melalui pemanfaatan LKS di sekolah dasar. proses pembelajaran masih berlangsung. wawancara tanggal 7 November 2012 di SD Inpres Pa'bundukang). Berdasarkan hasil wawancara di atas dapat disimpulkan bahwa cara mengatasi tantangan peningkatan hasil belajar siswa di SD Inpres Pa'bundukang adalah dengan memampukan siswa mencatat pembelajaran di rumah, menggunakan media praktik buatan guru, dan bekerja sama dengan orang tua untuk melaksanakan bimbingan di rumah siswa.
Mencatat sebenarnya merupakan cara lama, namun cara ini sangat efektif untuk membiasakan siswa dalam belajar. Maka kerjasama dengan orang tua sebagai pilihan lain yang digunakan untuk mengatasi tantangan perkembangan teknologi yang berdampak negatif pada siswa, menurut penulis merupakan langkah yang sangat baik. Ketika orang tua memperhatikan kebiasaan anak di rumah, membantunya belajar, mendampingi saat menonton televisi, dan memberikan penjelasan tentang hal-hal yang mungkin menimbulkan persepsi salah pada anak, maka akan membantu siswa meningkatkan kemampuan berpikirnya.
PENUTUP
Apakah dengan menggunakan LKS dapat membiasakan belajar di rumah sehingga hasil belajar pendidikan agama Islam meningkat? Apakah penggunaan LKS dapat mengaktifkan proses pembelajaran di kelas sehingga hasil pembelajaran pendidikan agama Islam meningkat? Apakah LKS digunakan untuk fokus pembelajaran sehingga hasil pembelajaran pendidikan agama Islam meningkat?
Dengan penggunaan LKS, orang tua selalu membantu dan memantau Anda untuk belajar di rumah sehingga hasil belajar pendidikan agama Islam meningkat. Apakah penggunaan LKS mempersiapkan Anda sebelum melakukan kegiatan pembelajaran untuk meningkatkan hasil pembelajaran pendidikan agama Islam? Apakah penggunaan LKS dapat memandu Anda dalam mengolah hasil belajar (menemukan dan membuktikan konsep yang dipelajari) sehingga meningkatkan hasil belajar pendidikan agama Islam?
Apakah penggunaan LKS memotivasi Anda untuk belajar mandiri sehingga meningkatkan hasil belajar pendidikan agama Islam? Apakah penggunaan LKS dapat memperkaya konsep-konsep yang dipelajari untuk diterapkan dalam kehidupan nyata, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar pendidikan agama Islam?
SEKOLAH DASAR INPRES PA’BUNDUKANG
True telah melakukan penelitian dengan judul “Peningkatan Hasil Belajar Bidang Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Menggunakan LKS di SD Inpres Pa’bundukang Kecamatan Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa” yang dimulai pada tanggal 13 Oktober sampai dengan 13 Desember 2012. Peneliti menyelesaikan pendidikan dasarnya di Cambajawaya Sekolah Dasar Negeri pada tahun 2002 dan melanjutkan pendidikan di SMP Negeri I Bontonompo pada tahun yang sama.