Teknik
Self Talk
Apa itu
Teknik Self Talk?
Self-talk adalah berbicara dengan diri sendiri menggunakan cara yang positif. Upaya ini juga dapat membantu seseorang dalam mengambil keputusan dengan tepat dan menjadi lebih bijak dalam
menghadapi masalah
kehidupan. Melalui positive self-talk,
seseorang akan terus terdorong untuk
berpikir positif, optimis, termotivasi,
dan selalu berusaha melihat sisi
positif dari segala hal.
Jenis Teknik Self Talk
Self talk positif
Menggunakan kata-kata dan kalimat positif untuk memotivasi diri, meningkatkan
kepercayaan diri, dan membantu
mengatasi tantangan.
Self talk negatif
Berfokus pada hal-hal negatif,
kritik diri, dan perasaan tidak
mampu, yang dapat berdampak
buruk pada
kesehatan menta
l.
Cara Melakukan Self Talk
POINT 03
Pikirkan Kata-kata Positif
POINT 04
Berikan Afirmasi Positif
POINT 05
Bergabung Dengan Circle Yang Positif
POINT 01 POINT 02
Mengenali Pikiran NegatifPahami Perasaan Diri Sendiri
Manfaat Self
POINT 01 Talk
Menurunkan Tingkat risiko stress dan depresi
POINT 02
Meningkatkan kepercayaan diri
POINT 03
Meningkatkan motivasi
POINT 04
Mengambil sisi positif dari suatu
peristiwa
POINT 05
Membuat hidup lebih bahagia
Contoh Penerapan Self Talk
01
Contoh Penerapan Self-Talk Positif:
Saat menghadapi kesulitan: "Meskipun sulit, saya akan belajar dari pengalaman ini dan menjadi lebih kuat."
Alih-alih berkata "Saya selalu gagal," Alodokter menyarankan untuk mengubahnya menjadi "Saya akan belajar dari kesalahan ini dan menjadi lebih baik."
Saat merasa cemas: "Saya tenang dan percaya diri. Saya mampu mengatasi situasi ini."
Saat melakukan kesalahan: "Setiap orang membuat kesalahan. Ini adalah kesempatan untuk belajar dan berkembang.“
Memberikan apresiasi pada diri sendiri: "Saya bangga dengan usaha yang telah saya lakukan hari ini."
Menetapkan tujuan: "Saya akan mencapai tujuan ini dengan usaha dan keyakinan."
02
Contoh Penerapan Self-Talk Negatif:
Saat menghadapi kegagalan: "Saya memang selalu gagal. Tidak ada gunanya mencoba lagi."
Saat merasa tidak percaya diri: "Saya tidak akan pernah bisa melakukan ini. Saya terlalu bodoh.“
Menyalahkan diri sendiri: "Semua ini salah saya. Saya selalu membuat kesalahan."
Merasa pesimis: "Tidak ada yang akan berhasil. Semuanya akan berantakan."
Membandingkan diri dengan orang lain: "Orang lain lebih baik dari saya. Saya tidak akan pernah sehebat mereka."