I.APORAN KARYA SENI
PENCIPTAAN
I.AGU HYMNE
FKIKPTSEMEN PADANG
,'tlliilg
Oleh:
Erfan Lubis,SPd.
Nip.131532921
3l ta-
altd Ft
l- / ,
,,/ tb/ lJ( I
/
aoocJ yt, ( tI lut.q1 LUA - r. ; --
.!bj
FOROM KOMONIKASI
ISTRIKARYAWAN PTSEMEN PADANG
2W
DAFTAR ISI
Halaman PENGANTAR
BAB
1
PENDAHULUAN A.Konsep Pemikiran B.Landasan Teori C.Tujuan Karya SeniBAB II PROSES PENCIPTAAN KARYA SENI A.Pengertian
B.ldentitas Karya C.Nilai lnstrinsik Lagu D.Nilai Ekstrinsik Lagu BAB III PENUTUP
7
2 2 3 4 5 5 5 5 7 10
KATA PENGANTAR
Puji syukur ke hadirat Tuhan yang Mahakuasa yang telah menganugerahkan seni dan keindahan.
Musik
merupakan ekspresi kejiwaan yang dituangkan lewat bunyi. Adapun musikitu
dapat disajikan dengan melodi dan syair yang harmonisdan dapat digunakan untuk kepentingan pribadi dan juga untuk
kepentingan kelompokyang
menjadi segmenpenting
dalam menunjang keberadaan sebuah lembaga atau organisasi.Sehubungan
dengan ini penulis membuat lagu Hymne FKIK
(Forum Komunikasilstri
Karyawan) yang merupakan salah satu implementasi kebutuhan kelompok yang bergerak dalam bidang organisasi social untuk menialin hubungan silaturahmiantara istri
karyawanuntuk
menunjang kerja suami ,dan merupakan eksistensidari
organisasitersebut dalam
berbagaisocial akan
bermakna dan menggugah rasa bangga terhadap kelompok organisasitersebut.
Pada kesempatan
ini
penulis mencoba kembali memaparkan Lagu HymneFKIK dalam bentuk laporan yang berisikan berbagai hal yang dijalani dalam proses penciptaan
dan
pengaransemennya. Penulisberharap
kiranya semuaitu
dapatbermanfaat untuk para pembaca yang berminat untuk menciptakan
dan mengaransemenlagu. Sebagai karya manusia yang memiliki
keterbatasan, tentunya hasil karya initak
mungkin luput dari kekurangan, dan karenaitu
penulis mengharapkankontribusi pemikiran baik berupa kritikan maupun
saran. Akhir kata penulis ucapkanterima
kasih.Padang,
Maret zql4
Penulis
BAB 1 PENDAHULUAN
A. Konsep Pemikiran
Dalam menyampaikan suatu keinginan dan
mengungkapkanapa
yangdirasakan
serta
mengekspresikan keinginan, terkadang orang sangatsulit
untukmemahami dan menerima apa yang
disampaikan. Seringkali menafsirkan, apa yang didengar dan yang dilihatnyatidak
sesuai dengan maksudnya. Oleh karenaitu
sangatdibutuhkan
keahlian dan caratertentu untuk
mempelajarinya. Begitujuga
halnya dalam menuangkan perasaan atau buah pikiran melalui karya musik.Menurut
Dungga (1978t241adalah:"Ekpresi
dalammusik
bentuk kreatifitas dari ungkapanjiwa
seseorang seniman yangdi
tuangkanlewat
media ungkap, vocaldan instrumental dalam suatu
karyaseni".
Dengan demikiansi pemusik
harus mampu menafsirkan berbagai bunyi-bunyian dalam bentuk irama dan nada-nada yang dapat menggambarkan isi hatinya.Miler
([s. a.]:
1) menyatakan, si pemusik sudahberhasil
menciptakansuatu
karya musik apabilaciptaan dapat
diterima dengan baik,artinya
karyatersebut
menarik dapatditerima
dan dipahami oranglain.
Lahirnyasuatu karya musik merupakan bentuk implementasi diri
yangdituangkan lewat karya,
kadangkala karyatersebut
dipengaruhioleh
perasaandan emosi sipencipta. Untuk melahirkan sebuah karya musik dapat
disajikanmelalui instrumen
(gabunganalat-alat
musik), suara, gabunganinstrument
dan suara, dari ketiga
bentuk penyajian di atas yang paling sederhana adalah paduan suara karena tidak mengeluarkan biaya yang banyak.B. landasan Teori
Sebagai pijakan
dalam
penulisan karya seni berangkatdari
landasanteori
yang dinyatakanoleh
Liang Gie bahwa "Seni yang sejatiterletak
pada karya seni yangrill".
Maksudnya kesenian yang sebenarnya adalah karya dari seni itu sendiri. Olehkarena itu berkesenian yang ideal merupakan kegiatan pratikum
danekperimental,
yang merupakan sebuah gambaran"berbuat"
dalam berkesenian, sedangkan eksperimental lebih dekat ke notasinya kepada kreativitas.Kesenian kususnya lagu sangat dekat hubungannya dengan permasaalahan yang menyangkut emosional dan pesan terhadap khalayak yang menjadikan lagu sebagai pembawa pesan
pribadi atau
kelompok, yangjelas
merupakan sebuah implementasi laguterhadap
keberadaansimbol identitas
suatu kelompok yangdapat dilihat misalnya dari keberadaan lagu yang menjadi segmen
pentingidentitas
sebuah organisasi,melaluikarya lagu
FKIKini terbentuknya
rangkaian variasi-variasi,ide-ide dan
gagasan.Pusatdan
pengembanganbahasa
(tanpatahun :319) menyatakan bahwa:"lde merupakan rancangan dalam
alam pikiran,gagasanatau cita-cita jika demikian ide garapan dalam karya
music merupakan rancangan gagasan musicyang ada dalam pikiran dan
perasaan siseniman guna mewujudkan sebuah cita-cita berupa karya music nyata."
FKIK PT Semen keberadaannya
sangat penting di
kalangan organisasi Dengan keberadaanlagu ini
akan mengandungarti tersendiri
dalam masyarakat terutama organisasi yang bersangkutan .C. Tujuan Xarya seni
Laporan
tentang
prosespenciptaan lagu
HYMNE FKIKini
dengan tujuan untuk mendokumentasikan karya musik sehingga dapat digunakan sebagai:1. untuk menjalin hubungan social antar istri karyawanan;
2. untuk menunjang profesi suami dalam suatu lembaga atau organisasi ;
3.
untuk menanamkan rasa kebanggaan terhadap lembaga atau organisasi yng bersangkutan.;4.untuk menjalin kesatuan dan persatuan antar istri karyawan 5.untuk menanamkan rasa persaudaraan antar istri karyawan.
BAB II
PROSES PENCIPTAAN KARYA SENI
A.
PengertianLagu Hymne FKIK merupakan lagu yang mengandung pesan
moral
dalamsuatu organisasi atau lembaga, khususnya di PT Semen Padang,
guna menopang rasa kesatuan dan persatuan dan meningkatkan rasa social antara istrikaryawan.
"
Komposisi
musik yang disajikan untuk paduan suara yang di
dalamnyamencakup unsur-unsur musik seperti nada, irama, melodi,
instrumen, penataan ansambel,dan
sebagainya. Penyajiannya komposisiini
berbentuk musikdan vokal. Untuk memperoleh
hasil yang harmonis, penulis mengacu dan memperhatikan segala hal yang berhubungan dengan proses penciptaan lagu, teknik vokal, serta musiknya.Penggarapan lagu
ini
diutamakan pada visi dan misi dan penyusunan syairyang dapat mendukung melodi lagu yang telah dibuat
berdasarkan perenungan dari penulis sesuai dengan karakter lagu Hymne serta visi dan misi FKIK PT Semen Padang sebagai bentuk suatu organisasi yang tergabung dalamsuatu
lembagayang lebih
menekankanpada rasa
kesatuandan
persatuanserta
sisial, yangjuga
merupakansymbol identitas dan
kebangganbagi
PTSemen Padang.
8.
ldentitas
KaryaSebagai
sebuah karya seni musik, penulis
sangatberkepentingan
dalam menjelaskanidentitas
karyaini
baik secarainstrinsik
maupunekstrinsik
kepada para pembaca ataupun masyarakat secara umum.Butir-butir yang
berhubungan dengannilai instrinsik (unsur dalam)
dari lagu tersebut, yaitu sebagai berikut.1. Notasi 2. Melodi 3. Syair 4. Metrum 5. Nada dasar 6. Tanda tempo 7. Tanda dinamik 8. Harmoni
9. Aransemen 10. Bentuk lagu
Butir-butir
yang berhubungan dengan nilai ekstrinsik (unsur luar)dari
lagu tersebut antara lain:l.
Pilihan harmoni 2. Dasar garapan 3. Proses4. Waktu
5. Teknik
penyajian ..- -
,.. -,
.l:J lC. Nilai
lnstrinsik
Lagu 1. NotasiNotasi lagu ini banyak
mempergunakannot setengah dan seperempat
yang disusunmenurut
kebutuhan syairdan
berdasarkan gayadan
karakter lagu yang diinginkan.2. Melodi
Pada awal lagu melodi cenderung mendatar dan pada bagian kedua sedikit berubah
,
sedangkan pada bagian ketiga melodi cenderung melompattajam
dan tegas .3. Syair
Syair lagu sesuai dengan karaher lagu Hymne FKIK ini
cenderungmenekankan pada rasa kesatuan dan persatuan antar istri karyawan,
dan menanamkan rasa cinta, rasa memiliki, serta kebanggaan.4. Metrum
Metrum
atau Birama laguini
adalah4/4
dan lagu ini dimulai pada ketukan keempat.5. Nada dasar
Nada dasar lagu pada bagian 1 adalah do=G.
6. Tanda Tempo
Tempo lagu
ini
disesuaikan dengansifat dan karakter
lagu Hymne, yaitu:Largo (lambat).
7. Tanda Dinamik
Tanda
dinamik
yang dipakai pada bagianawal
adalahmp
(mezzo pionol, yang artinya agak pelan. Pada bagian ke kedua memakai tanda dinamik mf lmezzofortel, yang artinya agak keras,
sedangkanpada
bagiantiga memakai
tanda dinamikff
(foft
e s si m ol y ang a rti nya lebi h keras.8. Harmoni
Harmoni
yang dipakai
berpedoman padaakor
lagu yang disusun dengan sistem harmoni tradisional S, A, T, B (Sopran, Alto, Tenor, Bass).9. Bentuk lagu
Lagu ini
terdiri
dari empat bentuk, yaitu:&
B.10. Aransemen D. Nilai Ekstrinsik
Lagu Hymne
ini
diciptakandan
diaransemenoleh
Erfan Lubis, S.Pd., atas dasar persetujuan pengurus FKIKuntuk
dijadikan lagu resmi, laguini
digunakan pada acara-acara resmi seperti acara pertemuan dan acara resmi lainnya.1. Pilihan Harmoni
Pilihan harmoni ditentukan setelah mendapatkan
tema
lagu melalui prosesperenungan dan pertimbangan-pertimbangan melodi dan
kesesuaian antaramelodi dan syair. Pilihan harmoni bertujuan untuk memberikan kesan
indah, agung dan tegas pada penyajiannya.2. Dasar garapan
Pembuatan lagu didasari oleh keinginan untuk mengekspresikan ide melalui
lagu, yang pada akhirnya lagu tersebut dapat dinikmati dan dipahami
oleh pendengarnya.3. Proses
Beberapa
hal yang perlu dilalui dalam
proses penciptaansebuah
karya musik adalah:a. eksplorasi ide;
b. penyusunan kebutuhan lagu;
c. mereka-reka nada dan melodi;
d. mengaransemen koor;
e. menyusun syarr;
f.
penyesuaianatribut
harmoni;g. pengujian/eksperimen dengan melibatkan grup koor;
h. mengukuhkan hasil cipta;
i. teknik penyajian lagu.
Sehubungan dengan penyajian lagu
di
atas akan mengikuti cara-cara yang biasa dilakukanuntuk
menampilkan sebuah paduan suara yangterdiri
beberapa jenis suara.hr6/ui1^oor - P,(,)
BAB III PENUTUP
Lagu Hymne
FKIK PTSemen
Padangmerupakan
kebanggaanbagi
istri karyawan kususnya keluarga besar PT Semen Padang. denganpemaparan
lagu ini sangat perlu memberikan keterangan yang lebih konkret tentang keberadaan lagu Hymne FKIK yang sesungguhnya.Dalam konsep penciptaan dan pengaransemenan karya seni yang semacam
ini
hendaknya dapat berkembang, sehingga sebuah ciptaan dalam bentuk apapun dapat dipertanggung jawabkan secara praktis dan teoretis yang berlatar belakang pola pikir ilmiah dan intelektual.2?c 9t
Lub
?v
+lYt"lNE FK tK..
?T SFr,E^l Vtut
,PMrrP 9o=
Cirr'.Er-as
?z 2.3
r :i_77fl
- _--_-!i
5 .55434
3 .3 X-
.E-t
'lqr
5 6 .7 t7 t3
q;F cr6,
1
343 4e
Pa
du niat ry
55 s
5
t7 7t
a
I
33 6-' 5.S
q krs
e Va4,
t- - Be 7t
Mdn6i
?a l}',,' Di
ot&+- W
Flr.r
lc,
27 t'
a t paunlerr
€€ 6 t !,^t{,l 7s
t
4
6 5 GS 45
3 oS
g ;2_E_ea 6L 6r -_- t76E s
{
le
5 o5
---5--
cc cs 6s-14
*v D1bua4 U tgr tr
I2a lawr
?r*t6
Ktt<PTftuttrl
?^5
ts; rritm
,Sc-{qrr J tr^ +, 72
r4n
z
na
-2- tz 3t
ra ,. I^ f4
2z 23 2t 23
5 23
77 c7 4n_ IIAr,l
7.,t<jiwa7 7
I.c
ulrc /L& 7 tle
l-
I
5 5 .345 55
,---_i I - '- -'rc ,^ -Fr-& la
dtr\,:43 Zl tZ 3zt 7_ Goc
s s .?sf zz 2-3
J4
lr4i, k',.
?aa6y 4,ryn'.
f, *.*t I - _2r: t - -o
( ?
--_
'43 3zt 9e 7t
2-j 7I * _-_27 6_
tq__
3 zooT
I
23 q5 7< .s1 3
LJ3-o
A 3 Ul 7 tz 32 t 7_6lj-
ambhrr^.7eJ.li frr.,t
"h+Ey -E K r KIc CF xtt<ka
Ow
4y'"
n.h
E FKIK
I nP^erlc-a9
'ET{< J ru/A NAN
SEII(AMA
'r
P^g\,
Nt 6MULl
,
ta4h/rlrril4u^J6^ / /
;Kr(
PTSa!^€^J ?aP*lte
. \4matva rl4rt EE".uP4t{A^v
$,teuuf,.r K 7trrt4
L\rtruRpa6
$11.{5}$tAA*tecrlaf qp
TER@ A-IA
'l€t-tTa K.rturauTaP
(iFKtK ?q'ttJNG W?t{Tv,\rJ )I
rFkar,< G.%NG6A,4t..r Krr-A Jr' "9 4
rua6 _
tt
i{a vl4 tYni
I3Z tz
l. - o.i
65
t7 tz_
l*'t